
Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa 7 tahun yang kelam pun telah berlalu. Sekarang, tidak ada lagi yang namanya pindah dan kabur. Entah sudah berapa kalia mereka pindah atau kabur dari Sapri. Reyhan benar - benar tidak membiarkan ayahnya itu untuk bertemu dengan sang bunda, karena dia tahu kalau bundanya itu sangat mudah luluh apalagi saat mendengar ayahnya kesusahan.
Reyhan tidak sanggup lagi melihat air mata yang mengalir dari mata bundanya, Cukup sudah kesedihan dalam hidup keluarganya. Semua kebutuham Adik dan bundanya, ditanggung Reyhan, dan awalnya Dini sang istri Reyhan sempat protes karena Reyhan selalu memberi uang kepada bundanya.
Dan sejak mendengar pertengkaran antara kakak dan istrinya itu Indah pun mulai berusaha mencari uang. Setiap pulang sekolah atau sedang libur, Indah akan pergi ke pasar untuk msmbantu pedagang kue untuk.jualan kadang Indah juga pernah jadi kuli panggul di pasar.
Meski berat tapi tetap Indah jalani, demi melihat senyum indah di wajh bunda dan kedua adiknya.
Waktu SMP sebagai sambilan Indah bekerja sebagai tukang gosok di rumah orang kaya, dan itu di gelutinya selama 3 tahun. Lulus SMP, Indah masuk ke SMA faforit dan semua itu berkat bantuan bos tempat dia menggosok.
Walau pun di bayarkan sama orang lain, tapi Indah juga harus membayar Spp karena Maya sang adik tidak mau melanjutkan sekolahnya kalau tidak sekolah yang sama dengannya. Tapi tak apalah, demi adiknya apa yang tidak Indah lakukan.
Lulus SMA indah mulai mencari pekerjaan yang agak layak dan bisa menambah keuangan keluarganya.
Indah mencoba melamar pekerjaan di berbagai tempat, dan alhamdulillah hasilnya nihil, mungkin karena dia bermodalan ijaza SMA makanya agak sulit untuk mendapatkan pekerjaan.
Nggak tau kenapa tumben matahari siang ini, sianarnya panas banget. Indah pun merasa sangat haus dan lapar. Dengan terpaksa Indah pun mencari tempat makan terdekat tapi tetap dia mencoba cari yang murah bahkan kalau bisa dia dapat yang free.
Saat Indah mencari tempat makan, tanpa sengaja Ondah pun melihat kertas yang tertempel di depan pintu masuk sebuah Cafee...
Di sana Indah melihat begitu jelas tulisan FREE EAT. Jelas Indah pun berlari melihat brosur tersebut. Indah tersenyum begitu membaca tulisa di kertas itu.
"Alhamdulillah YA ALLAH"ucap Indah.
"Akhirnya dapat kerjaan sementara juga"sambungnya. Dengan semangat pun Indah masuk ke dalam Cafe, Indah menghampiri meja kasir dan bertanya.
"Mmm... Maaf mbak, tadi saya baca di depan ada lowongan ya kak?"tanya Indah.
"Iya, apa kamu mau daftar?"tanya petugas tersebut
"Iya mbak"jawab Indah semangat.
"Kalau gitu, kamu harus ikuti beberapa tes, mau?"tanya mbaknya
"Kalu boleh tau, tesnya apa aja tu mbak?"tanya Indah mulai greget.
"Tes pertama adalah bernyanyi, tes kedua itu memasak dan tes ketiga pelayanan. Apa masih berminat?"tanya mbaknya.
Indah tersenyum senang, bagaimana tidak. Semua tes yang di bicarakan mbaknya itu ada pada dirinya.
"Kapan tes nya ,mbak?"tanya Indah
"Sekarang kalau bisa?"
"Baiklah, ayo" Mbaknya pun mengantarkan Indah untuk ke panggung mini yang ada di cafe itu. Sebelumnya Indah harus menunggu, mbaknya memanggil atasannya, tapi berhubung atasannya sedang tidak ada, jadi mbaknya merekam nanyian Indah dan akan di serahkan pada bossnya nanti.
"Baiklah, silahkan mulai..."
Indah mengangguk, dia membisikkan judul lagu yang akan di nyanyikannya pada pemain musik yang ada di belakangnya.
__ADS_1
Setelah itu, Indah berdiri dan mengatur napasnya, semoga suaranya tidak mengacau.
"Bismillahirahmanirrahim..."
Ce my only one
Ireoke bureugo sipeun ireum nae gyeote
Soneul japgoseo gachi georeoyo
Biga oneun bamedo oerowotdeon najedo
Geudae hwanhan bitkkareul naege gadeuk chilhaejwoyo
Naega deo jalhalgeyo ireoke gachi isseojundamyeon
Now I believe
Rarallarallara bureuneun norae
Chatgo chatgo chaja hemaeideon geudaewa
My, oh my, oh my, oh nae sarang
Georeo georeoganeun balgeoreummada
Gibun joa kkok duriseo chuneun chum gata
My, oh my, oh my, oh nae sarang
Be my only one
Ijeneun sumgiji ankodo malhal su isseo
Geureokena malhago sipdeon I say I love you
Swigo sipeun bamedo bappeudeon achimedo
Geudae naege swil goseul maeumsoge maryeonhaeyo
Naega deo jalhalgeyo geu mameul naege nanwojundamyeon
Now I believe
Rarallarallara bureuneun norae
Chatgo chatgo chaja hemaeideon geudaewa
My, oh my, oh my, oh nae sarang Be my only love
__ADS_1
My only one geudaereul bomyeon
Gidaego sipeo gajigo sipeo
I sarangiramyeon eoseolpeun kkumdo irwojil geot gateunde
Now I believe
Georeogeoreo ganeun balgeoreummada
Gibun joa kkok duriseo chuneun chum gata
My, oh my, oh my, oh nae sarang
Indah mengatur napasnya lagi, dia melihat semua orang memberinya tepuk tangan, apa suaranya bagus? Apa dia lulus?
Indah meletakkan Mic nya lagi, kemudia dia menghampiri mbaknya.
"Gimana mbak, apa saya lulus?"tanya Indah.
Petugas itu tersenyum, "Kita tunggu hasilnya nanti, karena bos lagi nggak ada jadi kita tunggu besok ,ok."ucap mbak itu, indah pun mengangguk.
"Sekarang ayo, kita lanjut ke tes selanjutnya, yaitu tes memasak"kata Mbaknya, Indah pun mengangguk.
Mbak itu pun membawa Indah pergi ke dapur dan menyuruh Indah untuk membuatkan semua menu yang ada di pesta.
Dengan cekatan Indah pun bisa menyelesaikan tesnya dengan gampang. 10 menit Indah sudah bisa menyajikan sebuah pasta.
"ini mbak silahkan di cicip!"ucap Indah, meletakkan sebuah piring hasil masakannnya pada petugas itu.
"Mm.... Ini sangat enak, kamu pasti keterima Indah. Makanan kamu enak dan kamu juga pandai bernyani, kalau tes melayani tidak perlu lah, aku yakin kamu juga pasti bisa."kata Mbak kasir sambil menikmati makanannya.
"Mbak serius mba?"tanya Indah
"Hmm... Ayo makan, tapi itu kalau aku yang boss nya. Apa kamu tau kalau boss di sini itu sangat aneh"ucap mbak kasir, mengajak Indah untuk makan berdua denganya.
Indah pun duduk di depan petugas kasir, mereka pun makan berdua sambil terus makan. Karena Indah yang memang sudah lapar dia pun langsung makan makanannya dengan sangat lahap...
"Ih aneh banget ya mbak" ucap Indah menyudahi makanannya.
"Tapi, mbak kenapa bisa tahan si sama dia?"tanya Indah.
"Ya mungkin karena aku diamnin aja,"jawab mbak kasir, entah kemapa dia tiba - tiba teringat dengan temannya waktu SD dulu, apa lagi dengan cowok yang bernama Dika itu. Wajah cowok itu, terus saja gentayangan di benaknya.
...****************...
Jangan lupa Like dan komennya ya guys, kalau bisa sih di vote ya kan tapi aku gak maksa kok. Gak vote juga gak apa - apa, yang penting kalian udah mau dukung karya yeoja.
Terimah kasih💜
__ADS_1