Penantian Cinta

Penantian Cinta
chapter 56


__ADS_3

Jam berganti hari,dan hari berganti bulan. Sudah 6 bulan pernikahan nindy dan Bagas terlewati, sekarang nindy berubah menjadi lebih pemurung entah karena apa.


Nindy sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumahnya dari pada pergi keluar, nindy akan pergi jika Bagas mengijinkannya. Bagas sudah mulai berubah setelah kedatangan Siska,apalagi sekarang Siska juga bekerja di tempat yang sama dengan Bagas tapi berbeda bagian.


Banyak orang yang berspekulasi buruk tentang hubungan manajernya dengan Siska,padahal mereka tahu kalau Bagas sudah menikah. Tapi setiap jam istirahat Bagas dan Siska terlihat bersama terus,makanya banyak yang curiga dengan hubungan mereka.


Rita dan Dinda yang melihat kejadian itu melapor kepada temannya alias Nindy, tapi nindy mengelak nya karena Bagas tidak pernah mengaku kalau ditanya hubungan nya dengan Siska dan jawabannya hanya sebatas sahabat saja tidak lebih.


Tapi kita tahu sendiri kalau diantara cowo dan cewe tidak mungkin menjadi sahabat,karena pasti salah satu diantaranya ada yang mempunyai perasaan kepadanya.


Nindy hanya menjelaskan kepada rita dan Dinda kalau hubungan mereka baik-baik saja, jadi tidak perlu khawatir. Tapi mereka tetap tidak percaya dengan penjelasan nindy, Dinda dan Rita mulai menyelidiki kedekatan antara Bagas dan Siska.


Mereka tidak mau temannya di sakiti oleh Bagas,walaupun Bagas idola mereka. Tapi kalau sudah menyakiti hati temannya, mereka tidak akan memaafkan nya. Dan akan mem-blacklist siapapun mereka.


Ketika waktunya jam pulang bekerja Rita dan Dinda yang membawa motornya ,mereka melihat kalau Bagas yang memboncengkan Siska di motornya. Padahal selama ini mereka tahu kalau Bagas tidak pernah memperbolehkan siapapun menaiki motornya, kecuali nindy atau istrinya.


Tambahkan kecurigaan Dinda terhadap kedekatan mereka. Dinda berniat mengikuti motor Bagas dengan Rita. kemana tujuan mereka sebenarnya,padahal mereka tahu sendiri dimana letak rumah dan cafe Bagas. Tapi ini berlawanan arah, apa mungkin Bagas berniat mengantar Siska pulang kerumahnya. Dan tebakan mereka benar,ketika melihat Bagas yang memberhentikan motornya di sebuah rumah di sebuah perumahan cluster.


Ceklek


"Gue nggak nyangka kalau pak Bagas tega berbuat seperti ini. Padahal dulu dia begitu baik kepada nindy, tapi lihat sekarang! perbuatannya yang seperti ini membuat gue jadi ilfill sama dia. " Dinda memotret Bagas yang sedang mengusap rambut Siska, dan lebih parahnya mereka saling bercipika cipiki, dipinggir jalan lagi.

__ADS_1


"Iya Din. gue juga nggak nyangka kalau pak Bagas seperti itu. Sumpah gue langsung nggak suka lagi sama dia, bodoh banget gue bisa mengidolakan orang seperti itu."


Dinda mengirimkan foto Bagas dan Siska yang sedang bermesraan di depan rumah siska kepada Nindy. Dia ingin memberikan bukti yang nyata kalau kecurigaan mereka tidak bohong tapi nyata .


Tring


Deg


Nindy membuka pesab yang dikirimkan oleh dinda dan hatinya langsung mencelos melihat suaminya yang sedang bermesraan dengan wanita lain.


Tes


Air matanya luruh menahan sakit hatinya, sudah banyak rekan kerjanya yang dulu mengirimkan foto kedekatan suaminya dengan Siska,tapi selama ini nindy hanya diam saja tak mau percaya dengan kelakuan suaminya diluar. Sebelum suaminya sendiri yang mengatakannya dia tidak akan bertanya pada Bagas.


Nindy membalas pesan Dinda dan mengucapkan terimakasih. Dan sekarang kini nindy lebih memilih sibuk dengan masakannya yang hampir matang. Nindy tidak berharap masakannya akan di makan oleh suaminya, sudah sejak kedatangan Siska , Bagas sekarang sudah jarang makan masakan nindy. Alasannya karena Bagas sudah makan diluar. Dan Nindy hanya bisa membungkus makanannya dan di berikan kepada orang sekitar seperti pemulung atau tukang ojek yang lewat.


Pikirnya dari pada mubazir dibuang,lebih baik di berikan kepada orang yang membutuhkan. Dan setelah 6 bulan pernikahan nya , nindy belum hamil juga. Padahal selama ini keadaannya baik-baik saja. Nindy juga sudah mengecek ke dokter dan katanya rahimnya bagus dan siap di buahi.


Tapi nyatanya sampai sekarang nindy belum hamil, dan itu membuat banyak beban di hati nindy. Padahal Nayla sebentar lagi akan melahirkan dan itu membuat Nindy bersedih. Apa ini ujian buat pernikahannya, nindy pun tidak tahu.


Padahal selama ini mereka masih saling berhubungan badan, walaupun tidak seperti di awal-awal pernikahan mereka yang sangat bergairah setiap berhubungan badan. Sekarang suaminya hanya meminta jatahnya 3 hari sekali, kalau dulu setiap hari mereka akan melakukannya. Perubahan demi perubahan Bagas membuat hati Nindy terluka, tidak ada yang mengetahuinya selain nindy. bahkan orang tua Bagas pun tidak tahu kelakuan anaknya yang semakin kesini semakin mengabaikan istrinya.

__ADS_1


Kalau sampai mereka tahu mungkin mereka tidak akan membiarkannya. Nindy menutup rapat rapat kelakuan suaminya dengan sangat baik, karena ketika mereka berkunjung ke rumah mertuanya. Nindy akan bersikap seperti tidak ada masalah di keluarganya.


Tapi sepintar pintarnya Nindy menutupi masalah nya, orang tua Bagas tetap menyadari adanya kejanggalan dengan sifat Bagas. Biasanya Bagas tidak pernah membiarkan istrinya melakukan hal yang berat tapi sekarang dia mengacuhkan nya, ibunya juga melihat kalau sekarang Bagas tidak pernah bermanja-manja padanya lagi dan sibuk dengan ponselnya.


Padahal selama ini anaknya akan selalu bermanja-manja padanya, ibu Bagas yang bernama Ratna juga menyadari kalau mantunya sekarang lebih banyak diam tidak seperti biasanya.


Ratna mendekati nindy yang sedang membaca buku di perpustakaan, dia melihat Nindy yang tidak fokus dengan bukunya dan malah melamun. Itu membuktikan kalau menantunya memang sedang menyimpan masalahnya sendirian.


Nindy yang melihat kedatangan Ratna langsung mengubah ekspresinya menjadi tersenyum manis. Ratna duduk di samping nindy dan menggenggam tangan nindy dengan erat. Dia juga mengelus punggung tangan nindy lembut.


"Setiap pernikahan pasti akan ada masalah, entah itu masalah kecil atau masalah besar. Allah menguji umatnya karena tahu kalau umatnya bisa melaluinya. Allah tidak sembarang memilih umatnya. Dan Allah tahu kalau kamu pasti bisa melalui ini semua. Ibu tidak akan mencampuri urusan keluarga kalian, yang ibu minta semoga kalian bisa menyelesaikan nya dengan kepala dingin."


Nindy menundukkan kepalanya, dia terdiam mendengar perkataan dari mertuanya. Selama ini dia juga berusaha untuk memperbaiki dirinya agar suaminya kembali mencintainya seperti dulu lagi.


"Insya Allah Bun. Nindy sedang belajar agar bisa menjadi istri yang Sholehah buat mas Bagas. Doakan yah Bun?" Nindy menatap wajah ibu mertuanya dengan senyum yang tulus. Dia berharap semoga ujian ini bisa di lalui dengan baik olehnya.


Aamiin


tbc.


Terima kasih atas dukungannya buat readerDi .semoga kalian tidak bosan dengan ceritaku ini.

__ADS_1


Jangan lupa like & komennya yah teman-teman.😘😘😍😍


__ADS_2