
Malam harinya Indah sibuk membantu bundanya untuk menyiapkan kue dagangannya untuk besok. Inilah salah satu kegiatan Arin sekarang. Setiap pagi dia akan menitipkan kue - kue ke warung - warung dan dia juga bekerja di kantin sekolah.
"Bun, bunda tau nggak. Kemarenkan aku daftar kerja, dan tadi alhamdulillah aku di terima bund" ucap Indah memberin
"Benarkah? Kerja apa memangnya?"tanya Arin.
"Cafe bund."jawab Indah, Arin menghentikan pekerjaannya dia menoleh keqrah putrinya itu.
"Kamu yang benar aja dong kak, apa nggak ada kerjaan lain selain kerja itu?"tanya Arin.
Indah pun ikut melihat kearah bundanya. " Kenapa memangnya bund? Kan yang penting halal."jawab Indah polos.
"Bukan gitu, di sana pasti gajinya murah banget ya?"kata Arin lagi.
"Nggak juga kok bund, cukup lah, buat nambah biaya kita kelak"jawab Indah.
Arin hanya diam, Indah tau kalau bundanya tidak suka dengan pekerjaan Indah tapi mau gimana lagi ya kan.
____
Paginya, Indah bersiap untuk pergi kerja.Saat hendak melangkah meninggalkan rumah, Indah di panggil bundanya.
"Indah, tunggu!"Indah menoleh ke belakang.
"Tolong, antarkan kue ini sekalian ya"kata bunda.
Indah menatap kantong kresek yang sedang di jinjing bunda. "Apa, Maya tidak bisa bund?"tanya Indah.
"Dia nanti harus ke kampusnya, katanya akan ada tes."kata Arin.
Indah menghela nafas, "Baiklah, bund. Kalau gitu aku pergi."ucap Indah. Arin mengangguk dab kembali masuk ke dalam rumah.
Indah menyelesaikan semuanya dengan cepat, sebenarnya dia sudah telat. Entah bagaimana nasibnya nanti?
____
__ADS_1
Indah sampai di cafe dengan nafas ngos ngosan, dia datang. Sebelum masuk Indah berusaha menenangkan detak jantungnya. "Hufft... Relax Indah " gumamnya.
Indah masuk ke dalam cafe dan langsung masuk ke ruangan khusus pegawai. Setelah berganti pakaian Indah pun menghampiri mbak kasir yang kemaren dia temui.
"Hai, mbak."sapa Indah.
"Kok telat? Ini hari pertama kamu lo, tapi kenapa udah telat?"tanya Mbak tersebut.
"Maaf mbak, "ucap Indah.
"Ini kalau sampai boss tau, saya mau bilang apa?" kata mbak yang bernama Lala.
"Maaf mbak, saya janji ini akan jadi yang terakhir kalinya saya telat." ucap Indah.
"Baiklah, ayo sini saya tunjukkan pelerjaannya. Tapi ingat ya Indah, disini yang paling penting itu disiplin, ok."kata Lala, ia membawa Indah ke dapur.
"Karena chef kita lagi libur, jadi kamu yang akan menggantikan posisinya untuk sementara."
"Baiklah mbak, tapi nanti kalau rasanya beda apa pelanggan nggak akan marah?"tanya Indah.
Awalbya Lala memang bersikap sangat tegas, tapi setelah Indah mengakui kesalahannya. Lala pun kembali ke seikapnya yang kemarena sangat ramah dan baik.
____
"La, tolong antar kan sarapan ke ruangan saya!"kata seorang pria pada Lala. Lala melihat pria yang sedang berjalan ke arah ruangan boss.
"Tumben Bos datangnya cepat"gumam Lala. Ia pun berjalan ke dapur dan memberitahukan pada Indah untuk membuatkan nasi goreng dan secangkir coffe.
"Nanti, langsung kamu antar ke ruangan bos aja ya!"kata Lala, Indah pin mengangguk paham.
Setel kepergian Lala, Indah mulai berkutat dengan bahan makanannya. Dia sangat senang dan sedikit gugup karena masakannya yang pertama di cicipi oleh atasannya.
Setelah selesai memasak, Indah memastikan semuanya tertata rapi dan tidak ada ke salahan.
"Oke." ucapnya, kemudian melangkah keluar untuk mengantarkan makanan itu.
__ADS_1
Tok... Tok... Tok...
"Masuk!"saut seseorang dari dalam, Indah masuk ke dalam.
Dia melihat seorang pria yang berpakaian casual sedang memainkan game yang ada di ponselnya.
"Permisi pak, ini sarapannya."ucap Indah.
"Iya, letakkan di sana" jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari ponselnya itu.
Setelah meletakkan makanan itu, Indah pun memutuskan untuk pergi ke luar.
"Selamat menikmati pak, dan permisi"ucap Indah. Saat gadis itu hendak membuka pintu, tiba - tiba sebuah suara mengibtrupsinya untuk berhenti.
"Tunggu!"panggil pria itu, menghentikan langkah Indah. Indah pun kembali berbalik, menatapa bos nya itu.
"Iya pak, ada apa?"tanya Indah.
"Kamu pegawai baru itu ya?"tanya Pria itu.
"Iya, pak."kata Indah.
"Ayo duduk, di sini. Aku ingin dengar tentang kamu, sambil temani aku makan"kata pria itu
Dengan langkah pelan Indah pun berjalan dan duduk di depan bos nya itu.
Indah pun mulai menceritakan tentang dirinya, pria itu tersenyum saat mendengar nama itu. Setelah selesai bercerita, Indah pun kembali pamit undur diri.
"Dia pasti bakalan senang saat mendengar ini semua"gumamnya sambil tersenyum.
___
Saat keluar dari ruangan bos, Indah tanpa sengaja menabrak seseorang. Hingga tubuh mungil Indah oun terhuyung ke belakang.
"Kalau punya mata tu di pake!?"bentak orang itu.
__ADS_1