Pendekar Setengah Naga

Pendekar Setengah Naga
Ujian Final AKPAVLA Bagian Ke Delapan.


__ADS_3

-[Di Dalam Kamar Bernomer 101, Gedung AKPERTI]-


Tampak Jendral Es dan Yuki Tiger sama-sama sedang berkultivasi di atas sofa yang saling berhadapan, tak lama berselang HP milik Jendral Love Killer itu pun mulai berdenting dan bergetar.


"Beep.... Beep..... Beep... " Suara saat HP tersebut mulai berdenting.


Jendral Love Killer itu pun mulai membuka kedua belah matanya kemudian mulai mengeluarkan HP tersebut dari dalam cincin ruang penyimpanan milik nya kemudian melihat layar HP mewah dan imut tersebut.


"Pesan Whatsapp dari Nando, apa Ujian Final telah selesai?" Gumam Jendral Es lalu mulai membaca isi pesan tersebut.


Beberapa saat kemudian, ekspresi dingin di wajah Mitha pun mulai berubah hangat, sebuah senyuman kecil manis menyejukkan mulai terpancar dari bibir kecil mungil nya tersebut.


"Dasar Adik Kecil, selamat ya kau sudah di Terima menjadi murid nya Dewi Obat,"


"Kita tidak hanya berada di bawah panji militer yang sama tapi juga berada di bawah Paviliun yang sama." Gumam Jendral Love Killer tersebut kemudian mulai melanjutkan meditasi es nya tersebut.


Ternyata Jendral Es adalah salah satu dari Sembilan Tetua di Paviliun Obat tersebut, Arung dan Mitha sungguh berjodoh.


-[Dunia Di Dalam Dantian Tetua Bella Azura]-


Zephyr Nine Colour Snake pun mulai memapah Tuan Naga Muda keluar dari dalam kamar berwarna pink tersebut.


"Terima kasih Zephyr." Ucap Arung.


"Kita harus segera keluar dari sini Tuan Naga Muda, aku tidak yakin bisa menang melawan wanita tadi." Ucap Zephyr.


Petir-petir tersebut mulai menyambar ke satu titik secara bersamaan, angin pun terasa semakin kencang berhembus di sekitar lembah hitam tersebut.


"Jderrrr.... Jderrrr..... Jderrr...... " Suara saat sambaran-sambaran petir tersebut mulai berpusat di satu titik saja.


Dari arah sambaran-sambaran petir tersebut muncullah sesosok Raksasa Wanita berkulit hitam serta memiliki dua buah tanduk hitam besar di kepalanya serupa seperti tanduk yang ada di kepala kerbau pada umum nya. Gelang tengkorak di kenakan nya di kedua lengan dan kedua kaki nya, sebuah kalung tengkorak juga tersemat di lehernya, pakaian yang di pakainya pun berwarna hitam minim. Kuku-kuku Jiwa Jahat Tetua Bella tersebut berwarna hitam dan juga panjang-panjang menambah seram penampilan nya tersebut.


"AKU BERNIAT MEMBUNUH MU TANPA KESAKITAN TAPI KAU MALAH BERANI MELAWAN KU,"


"AKAN KUKUNYAH KALIAN BERDUA SAMPAI MATI." Ucap Jiwa Jahat Tetua Bella yang sudah berubah ke sosok Jiwa asli nya.


Arung pun terperanjat menyaksikan penampilan mengerikan Cewek Cantik nan sexi yang sebelumnya bercciuman panas dengan nya, tampak empat buah taring hitam di dalam mulut nya serta lidah panjang yang menjulur hingga ke tanah. Ukuran Jiwa Jahat ini setara dengan ukuran Black Hole Dragon.


"Buset......ternyata aku bercciuman dengan Iblis wanita yang sangat buruk lupa sebelum nya, kenapa Gadis Cantik berkimono pink itu bisa berubah sejelek dan semenakutkan ini Zephyr?" Tanya Arung.


"Itu adalah perwujudan jiwa nya Tuan Naga Muda, gadis ini pasti sangat jahat sehingga dia memiliki bentuk jiwa semengerikan itu, ranah nya juga saat ini berada di ranah Alam Naga Puncak." Jawab Zephyr Nine Colour Snake.

__ADS_1


Jiwa Jahat Tetua Bella pun mulai menembakkan bola-bola berelemen kegelapan ke arah Arung dan Zephyr.


"Duarghhh...... Duarghhh...... Duargh.... " Suara ledakan akibat bola-bola tersebut menghantam perisai kultivasi api Sembilan wwarna tersebut


Ternyata saat ini Zephyr telah menjelma ke wujud Beast Ular Api Sembilan Warna Bertanduk Sembilannya, Jiwa Jahat Tetua Bella pun berhenti sejenak menembak kan bola-bola hitam tersebut, Gadis Jahat ini terkejut melihat Jiwa Ular yang di miliki Arung saat ini.


"TERNYATA KAU PENDEKAR SETENGAH ULAR, PANTAS SAJA KAU MAMPU MENGALAHKAN KOMANDAN BLACK ROCK." Ucap Jiwa Jahat Tetua Bella tersebut.


Ia pun mulai menengadah kan tangan nya ke atas, sebuah petir dahsyat pun mulai menyambar lengan nya tersebut sehingga membentuk sebuah Belati Hitam Jiwa di genggaman tangan nya tersebut.


"Apa...... " Gumam Arung saat menyaksikan peristiwa tersebut.


Beberapa saat kemudian dari balik awan hitam tersebut muncul seekor Naga Emas dan seekor Ular Emas Bertanduk Sembilan.


"Aurghhhhhh.............. " Raungan Jiwa Naga Emas yang memekakkan telinga.


"Aurghhhhhh............... " Raungan Jiwa Ular Emas Bertanduk Sembilan yang memekakkan telinga.


"Ugh.... Tidak hanya perutku yang sakit saat ini tapi juga telingaku." Gumam Arung saat mendengarkan kedua raungan jiwa tersebut.


Jiwa Jahat Tetua Bella pun sontak terkejut saat menyaksikan kemunculan Dua Beast Bangsawan tersebut.


"ULAR EMAS KITA HARUS MELANJUTKAN PERMAINAN CATUR KITA, AYO KITA KALAHKAN JIWA JAHAT INI SEGERA." Ucap Naga Emas lalu mulai mengumpulkan energi Cahaya Emas dari dalam mulut nya.


"AYO NAGA EMAS, AKU SUDAH HAMPIR MENANG TADI." Ucap Ular Emas lalu mulai mengumpulkan energi lahar emas dari dalam mulutnya.


"GAWAT, AKU TIDAK BISA LARI." Gumam Jiwa Jahat Tetua Bella kemudian mulai mengumpulkan segenap tenaga dalam elemen kegelapan nya di sekujur tubuh nya kemudian mulai memusat kan nya ke ujung Belati Hitam Jiwa nya tersebut.


"Zephyr ini kesempatan kita, ayo bantu Naga Emas dan Ular Emas, Sekarang." Perintah Arung.


"Baik Naga Muda." Ucap Ular Api Sembilan Warna tersebut kemudian mulai mengumpulkan segenap tenaga dalam elemen Api Sembilan Warna nya di dalam mulut nya tersebut.


Bola Lahar Emas panas berukuran raksasa pun mulai melesat bersamaan dengan Bola Cahaya Emas panas dan juga Bola Api Sembilan Warna ke arah Jiwa Jahat Tetua Bella tersebut.


"Whusssss....... " Suara saat ketiga bola berukuran super itu mulai melesat sambil berputar beriringan ke arah Jiwa Jahat Tetua Bella tersebut.


"Hyatttt...... " Teriak Jiwa Jahat Tetua Bella sambil melesatkan Sambaran Halilintar Kegelapan dari ujung Belati Hitam Jiwa nya tersebut.


Di karenakan ketiga serangan milik Beast-Beast tersebut lebih kuat berkali-kali lipat dari nya, Halilintar hitam itu pun buyar seketika saat beradu dengan serangan ketiga Jiwa Beast milik Arung tersebut.


"APA.....?" Gumam Jiwa Jahat Tetua Bella saat menyaksikan kejadian tersebut.

__ADS_1


"DUARGHHHH.............. " Suara ledakan yang dahsyat yang menghancurkan Jiwa Jahat Tetua Bella beserta seluruh dantian nya.


"GROAGHHHHH........... " Suara saat gunung-gunung dan lembah tersebut mulai hancur berkeping-keping.


"ZEPHYR AYO KITA KELUAR DARI DUNIA INI." Ucap Ular Emas Bertanduk Sembilan tersebut.


"Baik Ular Emas." Ucap Ular Api Sembilan Warna tersebut.


"DASAR MANUSIA, DIA TIDAK TAHU SIAPA YANG DI LAWAN NYA." Gumam Naga Emas.


Ketiga Jiwa Beast itu pun mulai kembali ke dalam tubuh Arung, begitu pula dengan kesadaran Arung. Tampak dunia tersebut telah hancur berkeping-keping bersamaan dengan Tubuh Jiwa Jahat Tetua Bella yang terbaring di atas lembah hitam tersebut yang terbakar oleh Api Sembilan Warna dan juga mulai melepuh oleh Lahar Emas panas dan juga oleh Cahaya Emas panas menjadi debu.


-[Tribun VVIP]-


Saat Jiwa Jahat Tetua Bella terkena tiga serangan dahsyat tersebut ia pun langsung muntah darah hitam yang sangat banyak di Tribun tersebut.


"Uargghhh......... " Suara muntahan tersebut.


"Gawat sepertinya Tetua Bella sudah kalah." Gumam Tetua Miki dan Tetua Zhang.


"Ugh... Kenapa Gadis Cantik itu muntah darah lalu pingsan, mungkinkah dia seorang Kultivator Dukun,"


"Setelah menyantet target nya mungkinkah santet itu telah mendal lalu melukainya kembali, pasti seperti itu." Gumam Xiao Mei Mei yang salah paham dengan keadaan tersebut.


Beberapa saat kemudian Tetua Bella pun jatuh pingsan, Tetua Miki dan Tetua Zhang pun langsung membawa Tetua Bella pergi dari Tribun VVIP tersebut. Dari dahi Tetua Bella tersebut empat berkas cahaya spiritual pun mulai melesat keluar ke dalam dahi Arung yang saat ini sedang berada di arena.


"Ugh... Gawat Tetua Bella yang merupakan Kultivator Jiwa terkuat bisa kalah dengan Tunangan Jendral Es tersebut,"


"Sekuat apa jiwa pemuda itu Zhang." Ucap Tetua Miki sambil melesat terbang dan penasaran dengan kekuatan Jiwa Arung.


"Aku tidak tahu Tetua Miki, kita harus segera melaporkan peristiwa ini kepada Wakil Patriak Keluarga Azura Tetua Yaoyan." Ucap Tetua Zhang sambil terbang.


"Hah..... "


"Yaoyan saat ini sedang di mabuk kepayang bersama dengan dua orang PSK yang di dapat nya di dalam Rumah Bordil Kota Seribu Obat ini." Gumam Tetua Miki.


BAGI TETUA YAOYAN RUMAH BORDIL SERIBU OBAT ITU MERUPAKAN RUMAH SERIBU CINTA BAGI NYA SAAT INI.


TO BE CONTINUED.........


[MOHON VOTE DAN LIKE NYA AGAR NOVEL INI TETAP TERBIT ON TIME CC NOVELIS JALANAN].

__ADS_1


__ADS_2