
Ibu Kota Kerajaan Dewi Es.
Tampak saat ini Tetua Yaoyan telah tiba di Kediaman Perdana Menteri Azura, saat ini dia tengah berada di dalam ruang rahasia bawah tanah mansion Ketua Paviliun Racun tersebut.
Ruang Rahasia Bawah Tanah.
Saat ini Perdana Menteri Azura tengah duduk di kursi di sebuah meja bundar panjang, dan Tetua Yaoyan duduk di hadapan nya di sisi meja bundar lain nya.
"Tetua Yaoyan, bagaimana perjalanan mu selama ini?" Tanya Perdana Menteri Azura berbasa-basi.
"Tidak ada yang istimewa dengan perjalanan ku Ketua, aku ke sini untuk mengantarkan flashdisc yang berisi video konspirasi tersebut." Ucap Tetua Yaoyan, lalu bangun dari kursi tersebut kemudian menghampiri Ketua Paviliun Racun tersebut sambil memberikan flash tersebut.
"Ini Ketua." Ucap Tetua Yaoyan.
"Bagus..... kerjamu memang bagus Yao Yan." Ucap Perdana Menteri Azura.
Tetua Yaoyan pun kembali ke kursi nya setelah memberikan Flash tersebut.
"Semoga Ketua menyukai film singkat yang aku sutradai di bintangi oleh ku dan Diil mengenakan topeng siluman tersebut." Gumam Tetua Yaoyan.
"Baiklah, ayo kita lihat kerjaan Wakil Patriak Baru Keluarga Azura ku." Gumam Perdana Menteri Azura, lalu mulai melihat video yang ada di dalam nya menggunakan laptop hitam di hadapan nya.
Beberapa saat kemudian, tampak di layar laptop tersebut Tetua Yaoyan yang tengah bermesraan dengan kedua Kupu-kupu yang di sewa nya untuk melayani Jendral Berserker sebelum nya.
"Sayang..... sini aku cium lagi.... " Ucap SyiSyi Salah Satu Kupu-kupu tersebut.
"Ayo My Girl." Ucap Tetua Yaoyan lalu berciuman panas dengan kedua Kupu-kupu tersebut.
"Ia Beib." Ucap SyuSyu Kupu-kupu lain nya.
Tetua Yaoyan pun baru sadar jika flash disk yang di berikan nya salah, dan flash disc tersebut merupakan dokumen pribadi nya saat bermesraan dengan kedua Kupu-kupu tersebut.
"Ugh.... memalukan sekali, itu kan video rekaman ku dengan SyiSyi dan SyuSyu.
"Maaf Ketua, flash disck itu milikku, tadi pasti aku salah saat memberikan nya." Ucap Tetua Yaoyan lalu mencabut flash di laptop milik Ketua Paviliun Racun tersebut kemudian memberikan flash lain nya.
"Tetua Yaoyan..... Tetua Yaoyan, tidak kusangka hobi mu main dengan dua wanita sekaligus, ini pasti pengaruh buruk dari Berserker." Gumam Perdana Menteri Azura, lalu mulai melihat data dari flashdisk tersebut.
"Tetua Yaoyan, jika kali ini kau salah lagi, aku akan menghukum mu dengan berat." Ucap Ketua Paviliun Racun tersebut.
Isi Video Konspirasi tersebut.
Di Dalam Gazebo Jendral Es.
Tampak Jendral Es tengah duduk bersama Ketua Sekte Iblis Beracun, sambil bercanda dan tertawa kecil,
"Wah... ada perlu apa Jendral Es mengundangku ke Mansion nya hari ini, apakah kau membutuh kan bantuan dari sekte ku?" Tanya Ketua Sekte Iblis Beracun tersebut.
"Kita akan membicarakan nya nanti Ketua, sebaiknya kita bersulang dulu." Ucap Jendral Es, sambil mengangkat cangkir arak nya berniat melakukan tos.
"Benar-benar Jendral Es, setelah meneguk arak kita akan mulai membicarakan nya." Ucap Ketua Sekte Iblis Beracun tersebut.
"Toss....... " Sahut Kompak Jendral Es dan Ketua Sekte Iblis Beracun tersebut.
__ADS_1
Mereka pun mulai meneguk arak tersebut sampai habis.
"Ah..... Lezat sekali..... " Ucap Ketua Sekte tersebut.
"Baiklah kita kembali ke bisnis, Ketua,"
"Yang kuinginkan dari mu adalah kepala mu." Ucap Jendral Es dengan licik.
"Ugh.... ada apa ini kenapa tenaga dalam ku menghilang, kultivasi ku hilang." Gumam Ketua Sekte Iblis Beracun.
"Apa yang kau taruh di dalam arak tersebut, Jendral Berengsek." Ucap Ketua Sekte lalu bangun.
Tampak darah hitam sudah mengalir dari dalam mulutnya.
"Itu adalah racun kematian." Ucap Jendral Es lalu mengeluarkan Pedang Es Beku Wewangian Surgawi nya.
"Slasshhhh..................... " Suara saat pedak tersebut memenggal kepala Ketua Sekte Iblis Beracun.
"Croot............ " Suara saat darah muncrat dari leher Ketua Sekte tersebut.
"Brukkkk........ " Suara saat tubuh dan kepala Ketua Sekte tersebut jatuh ke lantai.
Beberapa saat kemudian Jendral Es pun menyadari jika ada yang merekam nya, lalu berusaha membunuh penyusup tersebut, namun penyusup tersebut berhasil kabur.
Kembali ke Ruang Rahasia di Mansion Perdana Menteri Azura.
"Film pendek yang benar-benar bagus Yao Yan, topeng-topeng siluman itu memang benar-benar berguna." Ucap Perdana Menteri Azura.
"Terimakasih Ketua, ini berkat kerja sama tim saat proses produksi dan proses editing Ketua." Ucap Tetua Yaoyan.
"Ha..... Ha....... Ha...... "
"Ha..... Ha....... Ha....... " Tawa Bahagia Perdana Menteri Azura.
"Ia seperti nya sangat senang dengan video konspirasi tersebut, bagaimana nasib Patriak yach?"
"Saat ini dia sedang apa yach?" Gumam Tetua Yaoyan mengingat Patriak Keluarga nya.
Video tersebut pun menjadi viral dan memprovokasi Sekte Iblis Beracun dan Kerajaan yang berkuasa di pulau tersebut.
Di Penginapan Kota Seribu Obat.
Tampak Kak Luna tengah tidur berpelukan dengan Arung di tilam bawah tanpa mengenakan sehelai pakaian apapun dan hanya menutupi tubuh mereka berdua dengan sehelai selimut tebal.
"Hoam............. " Suara menguap Gisel lalu menoleh ke arah Sepasang Kekasih Terlarang tersebut.
"Akh........ tidak........ " Teriak Gisel kemudian menyetrum tubuh Kekasih nya tersebut.
"Drrrrttttttt............... " Suara setruman listrik.
Luna pun terbangun kemudian menutupi tubuhnya dengan selimut, tampak Arung mulai bangun kemudian memakai celana boxer nya segera.
"Ugh..... sakitnya." Gumam Arung.
__ADS_1
"Dasar Pelakor.... Kak Luna tega banget sama aku, padahal kita sudah bersama-sama selama ini." Ucap Gisel sambil meneteskan air mata.
"Gisel... maafkan aku, tapi aku juga mencintai Pendekar Naga." Ucap Luna.
Gisel pun bangun dari ranjang tersebut kemudian menampar pipi Luna.
"Plok........... " Suara tamparan di pipi Luna, Gadis berambut pirang itu pun pergi keluar dari dalam kamar tersebut setelah berganti pakaian.
"Gisel tunggu...... " Ucap Arung lalu berganti pakaian dan mulai mengejarnya.
"Huft............ " Suara Nafas Panjang Luna.
"Ugh.... Gisel benar-benar menampar ku dan menyebutku Pelakor, mau gimana lagi, semoga saja dia bisa menerima keadaan ini." Gumam Luna kemudian beranjak ke Kamar Mandi.
Di Dalam Koridor Hotel.
Tampak Gisel terus berjalan dengan air mata yang berlinang kemudian menangis terisak-isak, para pengunjung lain nya pun menatap ke arah mereka berdua. Arung hanya bisa diam dan berjalan di belakang Gisel.
"Hiks...... Hiks......... Hiks....... "
"Hiks...... Hiks........ Hiks........ " Tangis Gisel.
"Tidak Ku sangka Wakil Komandan Luna yang sudah ku anggap Kakakku sendiri berani berselingkuh di depan ku, hatiku sakit sekali." Gumam Gisel Alba.
"Sepertinya dia sangat kecewa, apa yang harus kulakukan?" Gumam Arung.
Beberapa saat kemudian mereka berdua pun mulai memasuki lift.
Di Dalam Lif.
"Pergi sana Buaya Darat, apa aku Shilla, dan Jendral Es masih belum cukup buat mu Komandan Don Juan?" Tanya Gisel, kemudian kembali menangis.
"Tidak ada gunanya aku berdebat dengan Gisel, pasal satu wanita selalu benar, pasal kedua jika wanita salah kembali ke pasal satu." Gumam Arung lalu memutuskan untuk diam dan menggenggam tangan Gisel.
"Plok...... " Suara tepukan tangan Gisel yang tidak ingin di genggam oleh Buaya Darat tersebut.
"Buat apa pegang-pegang, kau kan sudah puas menaiki Kapal Kak Luna semalaman, buat apa aku lagi." Ucap Gisel, kemudian kembali menangis.
"Hah....... " Suara Nafas Panjang Komandan Don Juan tersebut.
Beberapa menit kemudian,
"Ting Tong............. " Suara Bel Lift menandakan Lift telah tiba di tujuan.
Arung dan Gisel yang tengah menangis tersebut menjadi tontonan pengunjung serta staf yang berada di lobi penginapan, dengan cuek Gisel pun beranjak ke restoran berniat untuk mabuk-mabukan.
Di Dalam Restoran.
Arung dan Gisel sudah duduk di kursi di pojokan, tampak Gadis Cantik Berambut Pirang tersebut sudah mulai memesan berkaleng-kaleng beer untuk di habiskan nya seorang diri, Sementara itu Kekasih nya yang baru saja ketahuan selingkuh tersebut hanya bisa diam dan menemani Kekasih nya yang tersakiti tersebut mulai meminum minuman keras.
"Ugh..... akhrinya ketahuan juga....... " Gumam Arung, lalu mulai menghisap tembakau ularnya.
"Dasar Kak Luna Pelakor......... " Ucap Gisel, lalu mulai meneguk beer tersebut.
__ADS_1
TO BE CONTINUED.........
[MOHON VOTE DAN LIKE NYA AGAR NOVEL INI TETAP TERBIT ON TIME CC NOVELIS JALANAN].