Pendekar Setengah Naga

Pendekar Setengah Naga
Racun Kehidupan.


__ADS_3

Di Dalam Kamar Penuh Sejarah.


Arung dan Yuki pun mulai menjelaskan seluruh kejadian nya kepada Xiao Mei Mei, lalu Istri dari Komandan Don Juan itu pun mulai menjelaskan perihal identitas dan jabatan Yuki Tiger di Kekaisaran Dewi Es tersebut kepada Suaminya.


"Ugh.... ternyata dia adalah Matriak Keluarga Tiger sebelum Nyonya Vinic, sepertinya 20 tahun yang lalu dia bukan menghilang tapi ikut kembali dengan ku ke masa ini." Gumam Arung lalu mulai menghisap tembakau ular nya.


"Whussss............. " Suara hembusan asap rokok.


"Kak Yuki, aku akan menjelaskan semua kesalahpahaman ini terhadap keponakan mu." Ucap Xiao Mei Mei, lalu beranjak keluar dan menemui Shilla.


"Baiklah Mei Mei, tolong yach." Ucap Yuki.


"Hah......... " Suara Nafas Panjang Yuki Tiger.


"Ternyata gadis cantik yang sebelumnya itu anak nya Jedi ya, aku tidak menyangka adikku tewas dua tahun setelah aku menghilang." Gumam Yuki.


"Matriak maafkan atas ketidak sopanan ku tadi." Ucap Arung.


"Tidak apa-apa Arung, aku yang seharusnya berterima kasih, jika tidak ada kamu pada saat itu aku pasti sudah tewas." Ucap Yuki.


Arung pun mengembalikan Pedang Tiger milik Yuki sebelumnya, beberapa saat kemudian Shilla pun masuk lalu memeluk Calon Suami nya tersebut.


"Arung maafkan aku.... " Ucap Shilla.


"Iya... iya... gak apa-apa Shilla." Ucap Arung lalu mulai menyeka air mata di pipi nya.


Shilla pun melepaskan pelukan nya lalu mulai membungkuk dan memberi hormat kepada Bibi nya.


"Maafkan aku Bibi, tadi aku kurang sopan." Ucap Shilla.


"Ya Shilla, kamu kan tidak mengenaliku saat tadi." Ucap Yuki.


Beberapa saat kemudian tubuh Yuki pun mulai mengeluarkan cahaya berwarna merah, tubuh nya pun menyusut menjadi seorang anak kecil berumur 9 tahun.


"Hah........... "


"Sepertinya racun nya sudah bereaksi." Ucap Yuki.


Arung dan yang lainnya pun terkejut menyaksikan metamorfosis Matriak mereka yang berubah menjadi sesosok Gadis Kecil.


"Kenapa Kak, kok bisa seperti ini?" Tanya Xiao Mei Mei.


"Ini semua karena racun kehidupan Mei Mei, tubuhku pun menciut jadi kecil lalu semua kultivasi ku ikut menghilang, aku akan tewas jika dalam satu tahun ini tidak mengkultivasikan Pil Racun Kematian." Jawab Yuki.


Arung sangat kebingungan dengan fenomena tersebut, ia hanya menghisap dan menghembus tembakau ular nya saja.

__ADS_1


"Bibi, tapi bahan untuk membuat Pil tersebut kan hanya ada di Planet Obat dan Racun Planet Merkurius, bahkan sangat sulit untuk menemukan Pohon Kematian tersebut." Ucap Shilla.


"Aku akan mencoba meminta bantuan Kaisar Es Shilla, berikan HP mu." Ucap Yuki.


Saat bersama dengan Jendral Es di dalam Bola Penjara Dewa Air, ia sudah di beritahu oleh Jendral Es kalau Kakak Jendral Love Killer tersebut adalah Kaisar Es.


"Kaisar Es, Kakak nya Jendral Es, semoga saja Matriak dia gak bawak bawak namaku saat menelpon Kaisar Es nanti nya, koneksi seorang Jendral memang tidak bisa dianggap remeh." Gumam Arung.


Shilla pun memberikan HP miliknya tersebut kepada bibi nya, beberapa saat kemudian Yuki Tiger pun mulai menelpon Kaisar Es.


"Ugh.... Kak Yuki sama Kaisar Es adalah sahabat karib, tapi ini kan sudah malam, mungkin saja Kaisar Ye tengah bergulat dengan suaminya." Gumam Xiao Mei Mei berpikiran mesum.


Di Dalam Kamar Kaisar Ye.


Tampak di atas ranjang suami Kaisar Ye tengah tertidur pulas, sementara Kaisar Es sendiri tengah menandatangani setumpuk dokumen Kekaisaran di atas meja nya.


"Ugh.... dari pagi dokumen ini gak ada habisnya, aku yang seorang kultivator di ranah alam dewa puncak saja sudah kelelahan gara-gara melihat tulisan-tulisan ini terus menerus." Gumam Kaisar Es.


"Kring..... Kring..... Kring....." Suara HP berdering.


"Siapa yang menelponku malam-malam begini, nomor tidak di kenal pula?" Gumam Kaisar Es, sambil melihat layar HP nya lalu mengangkat nya.


"Halo, dengan siapa ini?" Tanya Kaisar Es dengan tegas.


"Hanya Yuki yang memanggilku dengan sebutan Gadis Salju saat di AKPERTI, bukankah dia telah tewas 20 tahun yang lalu, suara nya pun seperti suara seorang gadis kecil, apa anak kecil ini mau ngeprank seorang Kaisar kemudian video nya di upload di youtube biar viral?" Gumam Kaisar Es.


"Jangan main-main ya adik kecil, kau bisa di tangkap karena nge prank Kaisar malam-malam begini, aku saat ini sedang mengurus urusan negara yang sangat penting." Ucap Kaisar Es.


"Hah...... dia pasti tidak percaya dengan ku, suaraku saat ini sudah berubah seperti seorang gadis kecil." Gumam Yuki.


"Gadis Salju, terakhir kali kau menyuruhku menyamar menjadi seorang Komandan untuk membunuh Kura-kura Raksasa Bercangkang Emas, karena racun kehidupan suara ku menjadi seperti anak kecil." Ucap Yuki.


"Buset...... dia benar-benar si Gadis Api Yuki, syukurlah sahabat karib ku masih hidup." Gumam Kaisar Es mulai meneteskan air mata.


"Yuki.... Gadis Api, untunglah kau masih hidup.... " Ucap Kaisar Es.


"Akhirnya kau mengenaliku Gadis Salju, baiklah akan kuceritakan bagaimana aku bisa sampai seperti ini." Ucap Yuki lalu lalu mulai menceritakan semua nya.


Di Ruang Santai Kamar Putri Naga Kecil.


"Kak Yuki sudah sejaman nelponan dengan Kaisar Ye, mereka sepertinya sedang bergosip." Ucap Xiao Mei Mei.


"Ia Kak, tidak kusangka Bibi ku cs nya Kaisar Es, jadi kenapa keluarga ku bisa jatuh miskin ya Kak?" Tanya Shilla.


"Semua harta nya tidak bisa di cairkan oleh Bank karena tubuh nya tidak dapat ditemukan sampai saat ini begitu juga dengan ayah mu Jedi, itu yang menyebabkan Keluarga Tiger merosot." Jawab Xiao Mei Mei.

__ADS_1


Sementara itu Arung sudah tidur di tilam cadangan sejak tadi karena kelelahan sejak semalam dan subuh hari bergulat panas dengan Sarah dan Luna. Beberapa jam kemudian Xiao Mei Mei dan Shilla pun tidur di tilam cadangan mereka masing-masing.


Keesokan paginya.


"Hoam......... " Suara menguap Arung.


Tampak Xiao Mei Mei saat ini tengah menghidangkan masakan nya di atas meja, sementara itu Shilla tengah mandi bersiap untuk mengikuti Ujian Alkemis Tahap Ke Dua di AKPAVLA.


"Wah.... Mei Mei benar-benar seorang ibu rumah tangga profesional, pagi-pagi begini dia sudah memasak." Gumam Arung lalu bangun dan beranjak ke meja dapur.


"Oh... suamiku, yang baru saja pulang dari masa lalu, apakah kau ada menjalin cinta dengan gadis-gadis cantik yang ada di sana?" Tanya Xiao Mei Mei.


"Mei Mei, aku terdampar di dalam Gurun Api Es di sana hanya ada Beast dan Matriak, tidak ada gadis lain nya, kalau pun ada mereka sudah menjadi mayat." Ucap Arung lalu duduk dan mulai sarapan.


Beberapa saat kemudian Shilla pun keluar dari dalam kamar mandi, dia terlihat tergesa-gesa.


"Kau kelihatan terburu-buru sekali ada apa Shilla?" Tanya Arung.


Xiao Mei Mei pun duduk di sebelah suami nya berniat sarapan bareng.


"Ujian Alkemis Tahap kedua nya di percepat Arung, jadi kami semua diminta berkumpul di halaman AKPAVLA sekarang." Jawab Shilla.


"Ooohhh.... makanya shilla buru-buru." Ucap Xiao Mei Mei.


Shilla lalu masuk ke dalam kamar yang penuh dengan kenangan indah tersebut, Arung pun mulai menyantap masakan buatan istri sah nya.


"Arung gimana masakan ku?" Tanya Xiao Mei Mei.


"TOP Mei Mei, kau memang istri yang pandai memasak, aku tidak menyesal menikah dengan mu." Jawab Arung.


"Ugh...... So Sweat, aku sangat ingin mengunyah mu saat ini Beib." Gumam Xiao Mei Mei.


"Ah... kau bisa aja Suamiku, ngomong-ngomong aku sudah lama gak dapat nafkah batin, mumpung sepi yuk kita ke kamar mandi." Rayu Xiao Mei Mei yang telah lama tidak mendapatkan belaian kasih sayang.


"Mei Mei.....Mei Mei......Saat ini ada Matriak di dalam kamar, walaupun tubuh nya mengecil tapi dia bukan anak-anak lho, kita akan malu jika nanti ketahuan, seperti tidak ada hari esok saja." Ucap Arung.


"Iya.... Iya sayang." Ucap Xiao Mei Mei.


Saat ini Rea si Rubah Hitam pun sedang menyantap masakan Mei Mei di ruang santai sambil menonton TV.


"Guk..... Guk.... Guk..... " Gonggongan kecil Rea si Rubah Hitam.


TO BE CONTINUED.........


[MOHON VOTE DAN LIKE NYA AGAR NOVEL INI TETAP TERBIT ON TIME CC NOVELIS JALANAN].

__ADS_1


__ADS_2