
Jo dan Shofia berjalan ke lapangan. Tempat berlangsungnya acara pentas seni. Di sana juga telah berkumpul teman-temannya yang lain.
Shofia sudah berhasil melepaskan genggaman tangan Jo. Dia tak mungkin membiarkan para siswa di sekolahnya bahkan sekolah lain melihat adegan yang seharusnya tak pantas mereka lihat.
Kini Jo dan Shofia sudah sampai di belakang panggung tempat berkumpulnya teman mereka.
"Hai Jo. Apa kabar?" Farhan yang pertama melihat Jo langsung menyapanya. Dia langsung berdiri memeluk Jo singkat. Irfan dan Beni kan melakukan hal yang sama.
Setelah urusan dengan para pria selesai. Jo segera menghampiri Gina, Erika dan juga Raina. Dia juga kangen dengan ketiga wanita cerewet di depannya.
"Kamu sama aja sama Sweety. Suka sekali bersembunyi." Jo melirik Shofia setelah mendengar perkataan Erika.
"Kami memang punya banyak persamaan." jawab Jo ringan sambil mengerlingkan sebelah matanya.
"Kau ini tak berubah ya." Gina memperhatikan tingkah laku Jo yang menurutnya tidak jau beda dengan Jo yang dia temui sepuluh tahun lalu. Cuma penampilannya saja yang berubah.
"Setelah penampilan anak-anak itu kalian harus tampil. Kami semua rindu ingin melihat penampilan kalian." kata Irfan.
"Tentu saja kak Irfan. Kami sudah berlatih untuk itu. Kami tidak ingin terlihat buruk saat tampil bersama Crazzy band yang terkenal."
"Kau ini bisa saja Jo."
Tak lama kemudian anak-anak Sejuk band 2 sudah turun panggung. Mereka terlihat bahagia telah berhasil menampilkan kemampuan terbaik mereka. Kelima anak itu Tos tanda sukses. mereka menghampiri Shofia dan yang lainnya.
"Terima kasih bu Shofi. Karena bu Shofi dan teman-teman bu Shofi telah mengajar kami hingga kami bisa tampil di depan Umum." kata Rendra sebagai vokalis band mereka.
"Kalian hebat. Kami semua bangga pada kalian." kata Shofia tulus.
"Kalian semua mendapat kesempatan belajar dari ahlinya. Jadi jangan sia-siakan. Setelah ini perhatikan penampilan Sejuk Band. Pelajari cara mereka bermain. Oke!" bukan anggota Sejuk band yang bicara, tapi Gina. Gina selalu membanggakan penampilan Sejuk Band. Dia bahkan banyak belajar dari band yang dulu dibimbingnya
"Siap kak." kata Personil Sejuk Band 2 kompak.
Setelah pembawa acara memanggil Sejuk band. Shofia dan teman-temannya segera berjalan ke panggung.
"Sebentar Shof" kata Jo membuat Shofia berhenti. Sedangkan yang lain sudah naik ke atas panggung.
"Ada apa?"
"Ada kotoran di Kerudungmu. Nih!" kata Jo sambil menunjukkan daun kecil yang baru dia ambil dari kerudung Shofia.
"Woy maju. Malah pacaran." teriak Beni
"Diam kak!" teriak Shofia menunjuk Beni sebelum naik ke panggung.
Jo segera mengambil gitarnya. Sedangkan Shofia segera mengambil Mikrofon. Teman-temannya sedang menyetel alat musik mereka masing-masing.
"Selamat siang semua. Perkanalkan Kami Sejuk Band. Kami akan menemani kalian pada siang hari ini. Kami akan membawakan Lagu dari Ungu yang berjudul Saat Indah Bersamamu. Selamat menikmati." kata Shofia sebelum mereka memulai aksinya.
Ungu "Saat Indah Bersamamu"
Saat indah yang kulalui beramamu
Melukiskan kisah cinta di dalam lubuk hati
Terbuai nafas cinta yang kau hembuskan
Sampai mati pun ku tak kan bisa melupakanmu
Dan bila waktu akan buktikan janji itu
Ku serahkan padamu apapun yang kumampu
Harus ku akui, aku sayang kamu, aku cinta kamu
Oh hanya pada dirimu
Ku ingin kau mampu
Terima hatiku Terima akan cintaku
Satu rasa yang haus
Menyentuh bayangan
__ADS_1
Menyisakan semua yang kurasa
*****
Prok prok prok
"Terima kasih semua..Mau lagi kan? Baiklah lagu yang kedua ini adalah lagu yang akan membuat kita semakin mencintai tanah air kita. Ini lagu yang sudah lama. Tapi maknanya sangat mendalam. Hayati lagu ini.... "Bendera"
Cokelat "Bendera"
Biar saja ku tak sehebat matahari
Tapi selalu ku coba tuk menghangatkanmu
Biar saja ku tak setegar batu karang
Tapi selalu ku coba tuk melindungimu
Reff....
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
Tapi selalu ku coba tuk mengharumkanmu
Biar saja ku tak seelok langit sore
Tapi selalu ku coba tuk mengindahkanmu
Kupertahankan kau demi kehormatan bangsa
Kupertahankan kau demi tumpah darah semua pahlawan-pahlawanku
Reff 2....
Merah putih teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi di Indonesiaku ini
Merah putih teruslah kau berkibar
Merah putih teruslah kau berkibar
Ku akan selalu menjagamu
*****
Shofia tampil sangat memukau. Dia berubah seratus delapan puluh derajat saat berada di atas panggung. Rekan-rekannya sesama guru tak menyangka jika Shofia bisa menguasai panggung dengan sangat baik.
Karena acara lomba banyak yang sudah selesai dilombakan. Banyak orang yang kini berada di depan panggung. Awalnya mereka menyangka yang tampil adalah Crazzy band. Ternyata mereka dibuat kaget dengan penampilan Sejuk band. Mereka tak pernah mendengar nama Sejuk band sebelumnya.
Guru dari sekolah lain juga tak menyangka jika Shofia, guru yang sering berkunjung ke sekolah mereka bisa tampil sebaik itu di atas panggung.
Tepuk tangan serta sorak sorai semakin menyemarakkan suasana. Ditambah suara musik yang penuh semangat siang itu semakin menambah kesan meriah dalam acara itu.
"Terima kasih-terima kasih." kata Shofia membungkuk hormat sebelum mengakhiri penampilannya.
"Satu lagu lagi." teriak salah seorang guru dari sekolah lain. Dan diikuti oleh yang lain yang meminta Sejuk band memainkan satu lagu lagi.
"masih mau lagi?" tanya Shofia tak percaya.
"ya. Satu lagu lagi."
Shofia menghampiri teman-temannya. Menjauhkan mikrofon agar tidak menangkap pembicaraannya dengan teman-temannya.
"Baiklah kami akan membawakan satu lagu lagi. Tapi izinkan saya sambil duduk ya." Farhan segera menaikkan sebuah kursi ke atas panggung. Dan Jo menerimanya dan meletakkan kursi itu di depan Sejuk band. Setelah itu Jo menarik kursinya dan diletakkan di samping kursi Shofia tadi.
Kali ini mereka memilih lagu duet.
"Baiklah Hello "Pilihan Hati"."kata Shofia
Hello "Pilihan Hati"
Jo:
__ADS_1
Ayah ku punya cerita
Saat ini ku tak sendiri
Shofia:
Ibu dengarkanlah aku
Kan ku bawa pulang Kekasih hatiku
Seseorang yang akan mengisi hidupku
Jo:
Dengan dirimu aku bahagia
dengan dirimu kutemukan cinta
dengan dirimu akan ku lewati semua
sisa hidupku bersamamu
Jo dan Shofia
ayah ibu maafkanlah aku
pilihanmu bukan pilihan hatiku
Hanya dia dia kekasih hatiku
Jo dan Shofia
Dengan dirimu aku bahagia
Dengan dirimu ku temukan cinta
Dengan dirimu akan kulewati semua
Sisa hidupku bersamamu
Ayah Ibu maafkanlah aku
****
"Luar biasa. Penampilan kalian sungguh menakjubkan." bukan pembawa acara yang berkata demikian. Namun Gina naik ke atas panggung menguasai mikrofon siswa yang tadi jadi pembawa acara.
"Terima kasih banyak mbak Gina. Anda terlalu berlebihan." jawab Shofia
"Ayolah Sweety. kau ini selalu merendah. Kami bahkan selalu iri pada kalian."
"Band Kami tidak ada apa-apanya dibanding Crazzy band mbak."
"Ah sudahlah. Ngomong-ngomong lagu yang barusan ini sepertinya cocok dengan kalian ya... " Gina melirik Jo dan juga Shofia. Keduanya tersenyum.
"Mbak bisa saja."
"Hay Raina tolong video." Raina yang berada di dekat operator yang bertugas di layar LCD. Berbicara sebentar dengannya. Kemudian tersenyum sambil mengacungkan jempol tangannya pada Gina.
"Siip. Nah kalian akan terkejut lagi setelah melihat video yang akan kami putar. Ini adalah penampilan mereka saat masih seumuran kalian." kata Gina menatap ratusan siswa SMP yang berkumpul di depan panggung.
Video muncul di layar LCD. Disana terlihat beberapa video saat personil Sejuk Band masih seusia siswa SMP. wajah mereka terlihat masih sangat polos. Tapi kemampuannya luar biasa.
Para Personil Sejuk band saling memandang. Mereka tidak menyangka bahwa Gina akan menampilkan video mereka. Mereka tahu bahwa memang Crazzy band mempunyai video itu. Tapi mereka tak menyangka ini semua.
Semua orang fokus melihat video itu. Mereka tak menyangka jika sekolah itu dulu mempunyai band yang hebat.
"Nah. Yang terakhir ini kesukaan kami." kata Gina sebelum video selanjutnya diputar.
"Hah? Jangan video ini mbak!" teriak Shofia saat melihat video yang diputar.
πΆπΆπΆπΆ
Sebenarnya Video apa ya yang diputar?π
__ADS_1
Kalau penasaran ikuti cerita selanjutnya π
PLEASE VOTE, LIKE AND COMENT π€ͺ