Perjalanan Cinta Shofia

Perjalanan Cinta Shofia
Isi Handphone Shofia


__ADS_3

🌺Setiap kenangan mempunyai tempatnya tersendiri dalam kehidupan. Boleh mengingat masa lalu. Tapi ingatlah, agar tidak terperangkap di dalamnya.🌺


Ziana semakin menikmati video dalam handphone Shofia. Sejuk Band memainkan lagu yang berbeda-beda dalam setiap video. Beberapa lagu barat juga mereka mainkan.


"Keren banget mbak."


"Heem. Udah belum?"


"Mbak dalam beberapa video kok gitarisnya beda." Ziana memperhatikan video yang dilihatnya.


"Yang mana?" Ziana mengansurkan Handphone itu.


"Oh itu namanya Andre. Gitaris pengganti Jo... " lirih Shofia.


"Mbak kenapa?" Ziana memperhatikan perubahan raut wajah Shofia.


"Nggak kenapa-kenapa." Shofia tersenyum paksa kemudian menghela nafas.


Ziana tidak mau bertanya lagi. Dia tidak ingin memaksa Shofia bercerita. Pasti ada alasan tersendiri untuk tidak bercerita. dia lebih melajutkan aksinya melihat isi handphone Shofia.

__ADS_1


"Zi sudah magrib. Ayo sholat dulu." ajak Shofia dan Ziana pun mengikuti.


"Tapi aku pinjam lagi ya." dia masih belum puas.


"Oke! Ayo antar aku keluar ndalem."


🐣🐣🐣🐣


Ziana pov


Tak sengaja aku melihat handphone mbak Shofia dalam saku bajunya. Hari ini masih libur. Jadi membawa handphone diperbolehkan. Apalagi besok kelas mak Shofia akan mengadakan ziarah. Jadi adanya alat komunikasi tersebut sangat penting.


Apalagi saat aku menyadari bahwa mas Zakaria memiliki rasa ketertarikan pada mbak Shofia. Aku semakin ingin mengupas kehidupan mbak Shofia.


Kuberanikan diri meminjam handphone yang daritadi menjadi pusat pethatianku. Dan ternyata dengan senang hati mbak Sofia memberikannya. Sekarang aku yakin tidak akan ada rahasia yang dapat disembunyikan.


Kata orang, jika ingin mengetahui seseorang lihatlah isi handphone nya. Semua orang pasti menyimpan semua di handphone. Itulah yang aku pegang sekarang. Aku ingin melihat kehidupan mbak Shofia.


Dan benar saja. Aku begiti banyak menemukan hal yang tidak pernah aku sangka sebelumnya. Mulai dari hal yang sepele saja aku baru dapat melihatnya lewat handphone nya. Misalnya makanan favorit mbak Shofia. Beberapa kali aku melihatnya berpose saat dia memakan mie ayam dengan sahabatnya.

__ADS_1


Aku benar-benar kagum saat menemukan sosok yang begitu cantik tertangkap kamera. Mbak Shofia tidak berhijab saat itu. Terlihat dia berada di sebuah kamar. Rambutnya terlihat diwarnai dengan indah. Dan betapa kagetnya aku saat dia bilang bahwa dia sendirilah yang mewarnainya.


Setelah diberi izin akupun mulai membuka satu persatu video penampilan Sejuk Band. Penampilan mereka sangat bagus menurutku. Apalagi di usia mereka yang masih muda.


Dilihat dari penampilannya semua penampilan keempat sahabat mbak Shofia berbeda-beda. Ini menunjukkan bahwa latar belakang merekapun beda.


Tapi ada Beberapa video yang berbeda. Bukan mbak Shofia yang jadi gitaris. Namun seorang cowok. Saat aku menanyakannya pada mbak Shofia. Wajah mbak Shofia terlihat sendu.


Saat aku perhatikan lagi. Sepertinya bukan sosok gitaris yang bernama Andre yang membuatnya galau seperti itu. Melainkan gitaris yang digantikan oleh Andre.


Adzan maghrib menggema. Dan mbak Shofia mengajakku sholat. Tapi aku benar-benar belum puas melihat isi handphone itu sehingga aku dengan tidak malunya meminta perpanjangan waktu lagi untuk meminjamnya.


Rasa maluku terbayar sudah. Sehabis sholat aku kembali berselancar di handphone mbak Shofia dan aku menemukan beberapa video yang mungkin awal mula band mereka.


Ada sesosok cowok yang sangat ganteng menurutku dan aku yakin semua mahkluk hawa sepakat denganku. Dia menjadi gitaris band itu. Terlihat sekali bahwa mbak Shofia dan cowok tersebut sangat dekat. Bahkan mereka terlihat sangat romantis. Dari binar mata keduanya aku melihat ada rasa cinta yang begitu dalam.


Tatapan sendu cowok tersebut saat memandang mbak Shofia begitu dalam. Mbak Shofia pun menatapnya dengan tak kalah dalam.


Kini aku mulai dapat mengerti masalalu mbak Shofia. Aku rasa dialah cinta pertama mbak Shofia yang pernah dia ceritakan dulu.

__ADS_1


__ADS_2