Perjalanan Cinta Shofia

Perjalanan Cinta Shofia
Resepsi Yang Bikin Baper


__ADS_3

Malam harinya, Jo dan Shofia mengadakan resepsi pernikahan mereka di sebuah gedung yang telah mereka sewa. Dekorasi yang diatur oleh WO atas permintaan Jo sudah menghiasi gedung itu.


Di depan gedung, sebuah foto yang menunjukkan ketulusan cinta keduanya. Awal mula kisah cinta Shofia dan Jo yang dimulai sejak zaman putih biru yang berawal dari sebuah persahabatan. Dalam foto terlihat Shofia membonceng Jo, namun kaki Jo yang mengayuh sepeda itu. Keduanya terlihat bahagia dalam foto itu. Foto itu terbingkai indah oleh hiasan bunga-bunga yang cantik.


Saat datang sore tadi, Shofia tampak tersenyum mengamati foto itu. Dia tak menyangka Jo masih menyimpan foto zaman jadul yang penuh kenangan itu.


Di dalam gedung, dekorasiya tak kalah indah. Banyak foto kebersamaan Shofia dan Jo di pajang. Semua foto terbingkai indah oleh bunga. Shofia begitu terpesona melihat dekorasi yang disiapkan WO yang di sewa oleh Jo.


Saat Shofia melihat Foto Zakaria disana, Shofia berdiri di hadapan foto berukuran besar yang dipasang di depan panggung pelaminan itu.


Jo mendekati Shofia, menggenggam tangan Shofia yang meneteskan air matanya untuk yang pertama kali karena Zakaria.


"Ini air mata bahagiaku gus. Jangan marah jika aku menangis saat ini. Sekarang aku berdiri dengan suamiku yang akan menguatkanku. Terima kasih untuk tahun-tahun yang Gus berikan padaku. Terima kasih untuk senyum yang telah kau ukir untukku. Terima kasih atas curahan cinta dan kasih sayang yang kau berikan padaku."


Jo menghapus air mata yang mengalir dari mata Shofia. Kemudian menarik Shofia ke dalam pelukannya. Ia ikut merasakan apa yang dirasakan oleh istrinya. Dia tidak menyalahkan Shofia jika di dalam hati Shofia masih ada Zakaria disana.


****


Semua Tamu undangan sudah hadir. Kursi-kursi yang disediakan telah terjadi oleh tamu undangan. Shofia dan Jo mengundang sekitar dua ratus orang pada acara itu.


Acara dimulai oleh seorang Master of Ceremony yang mempersilakan kedua pengantin untuk masuk ke dalam acara. Setelah itu terdengar suara musik yang mengalun merdu. Jo dan Shofia datang dari arah berlawanan dari sisi kanan dan kiri panggung pelaminan mereka.


Mereka datang dengan menyanyikan lagu yang berjudul Hari Bahagia yang dinyanyikan oleh Bunga Citra Lestari dan Daniel Christian


Shofia


Hari ini hari bahagia


Berikrar bersama saling setia


Kau dan aku telah jadi satu


Melabuhkan bahtera cinta


Jo (Reff...)


Hari ini hari bahagia


Dunia tersenyum menyambut kita


Bergemalah nyanyian surga


Iringi langkah kita berdua


Shofia


Cinta yang terindah


Menyatukan kita


Jo


Tak akan berpisah


Bersama melangkah


shofia


Semoga abadi cinta suci ini


Jo

__ADS_1


Dalam satu janji


Shofia


Sehidup semati


Jo dan Shofia


Sampai nanti


Back to Reff....


Hari ini hari bahagia


Dunia tersenyum menyambut kita


Kau dan aku tlah jadi satu


Mengarungi hidup baru


****


Mereka berjalan pelan tanpa melepaskan pandangan mata mereka barang sedetikpun. Mereka bertemu di tengah. Saling mengenggam erat dan memandang dengan penuh cinta.


Penampilan mereka membuat baper penonton. Yang datang dengan pasangannya reflek turut menggenggam erat tangan pasangan masing-masing. sedangkan yang masih jomblo hanya bisa gigit jari.


Tepuk tangan tamu undangan membahana di dalam gedung. Kedua pengantin itu lalu naik ke atas panggung yang disediakan. Jo membantu Shofia menaiki setiap anak tangga yang dilewati.


Setelah kedua mempelai duduk di singgahsananya, acara pun dimulai. Rizwan yang ditunjuk oleh Jo dan Shofia naik ke atas panggung untuk menyampaikan ucapan terima kasih telah menghadiri acara resepsi pernikahan Shofia dan Jo yang berlangsung malam ini.


Acara resepsi yang diadakan tidak bersifat Formal. Setelah Rizwan maju, tak ada acara lain lagi. Jadi semua tamu merasa santai dan bebas melakukan apapun selama acara berlangsung. Para tamu juga sudah dipersilahkan menikmati hidangan yang sudah dipersiapkan secara prasmanan.


Crazzy band yang telah diundang menjadi pusat perhatian para tamu undangan yang hadir. Selama acara berlangsung Crazzy band menyanyikan beberapa lagu untuk menemani tamu undangan.


Shofia juga memperkenalkan Jo pada Teman-teman Shofia di pondok dulu. Salwa, Fatimah dan Nur yang datang dengan mengajak suami serta anak mereka. Mereka duduk dalam satu tempat. Shofia mengajak Jo duduk bersama mereka.


"Ini bukannya cinta Monyetmu ya Shof?" tanya Fatimah yang masih mengenali wajah Jo.


"Iya. Tuh kalian lihat foto yang tersebar di ruangan ini. Kerjaan nih orang." Shofia memukul pelan lengan Jo. Yang dipukul hanya tersenyum menanggapi.


"Wah akhirnya kalian bersatu." kata Salwa.


"Iya. Kami ingat bagaimana dulu Shofia mati-matian menutupi semua dari kami. Setiap dia ingat kamu pasti berakhir dengan kegaluan tingkat dewa." kata Nur yang masih lebay walaupun sudah dikaruniai satu anak dan menuju dua.


"Apa sih Nur. Aku nggak galau tau."


"Iya nggak galau. Tapi diam-diam nangis."


Hahahaha. Ketiga teman lamanya berhasil membuat Shofia malu di depan Jo karena ketahuan susah move on. Shofia mengaktifkan mode on cemberutnya.


"Jangan cemberut begitu sayang. Kamu tambah cantik kalau cemberut gitu." kata Jo yang langsung mendapatkan hadiah sebuah cubitan rasa cinta di perutnya.


"Au au. Sakit yang.... " Jo mengelus perutnya yang baru saja dicubit.


"Lagian sih." Shofia merasa bersalah dan ikut-ikutan mengelus perut Jo yang baru saja dicubit oleh tangan nakalnya.


"Ehemm. Masih ada kami disini. Ingat tempat kalau mesra-mesraan." perkataan Fatimah sontak membuat pipi Shofia memerah.


"hehehe. Ya sudah kalian nikmati pestanya ya. Kami mau menyapa tamu undangan yang lain." kata Shofia sambil berdiri dari duduknya.


Setelah menyapa hampir seluruh tamu undangan, Shofia dan Jo kembali ke atas pelaminan mereka. Mereka duduk untuk menghilangkan rasa lelah setelah berjalan dari meja ke meja untuk menyapa tamu undangan yang tidak sedikit jumlahnya.

__ADS_1


Edi, Kalia dan Udin sudah bersiap dengan alat musik mereka. Farhan tetap di panggung karena dia akan menggantikan Jo sebagai gitaris hari ini karena Jo akan mempersembahkan lagu untuk Shofia.


Setelah melihat teman-temannya siap, Jo mengajak Shofia berdiri. Jo mengambil Mikrofon yang diangsurkan oleh Gina.


"Malam ini., Aku Ahmad Jauhar Musthofa akan mempersembahkan lagu yang aku ciptakan khusus untukmu, istriku. Shofia Lathifunnisa, wanita yang paling cantik pada malam ini."


"Satu Untuk Selamanya"


Dengarlah sayang, Ungkapan hatiku


Tulus dari hatiku, Aku mencintaimu


Untuk saat ini dan selamanya


Cinta tulusku, hanya untukmu


Dan hanya untukmu, rasa rindu ini


Sayang, izinkan aku bahagia bersamamu


Izinkan aku mengisi hari-harimu


Izinkan aku menemani masa tuamu


Sayang, selama nafas ini berhembus


Hanya namamu dalam setiap hembusan nafas itu


Sayang, selama jantung ini berdetak


Hanya untukmu setiap detak jantungku bergetar


Sayang, kaulah cintaku


Sayang, kaulah sayangku


Sayang, kaulah kasihku


Sayang, kaulah cahayaku


Sayang, kaulah satu untuk selamanya


Sayang, akan kubuktikan kesungguhan cintaku....


*****


Jo mencium punggung tangan Shofia. Suara tepuk tangan kembali terdengar. Shofia sangat bahagia mendapatkan hadiah yang begitu indah dari suaminya. Sejak tadi air matanya lolos dari kedua mata indahnya.


"Hey sayang kenapa menangis?" tanya Jo sambil menghapus air mata Shofia dengan ibu jarinya.


"Aku bahagia Jo. Aku bahagia menjadi istrimu. Aku bahagia karna kaulah yang menjadi suamiku. Terima kasih karena telah menjadi suamiku, terima kasih karena telah mencintaiku" Shofia memeluk Jo. Jo membalas pelukan dari istrinya. Suara riuh dari para tamu undangan yang mengungkapkan kekaguman mereka kepada kedua orang yang dari tadi membuat orang baper. Bagaimana tidak, dari foto yang terpasang di setiap sudut gedung, dapat terlihat jelas kisah cinta mereka yang tak mudah.


Kini keduanya bersatu dalam ikatan pernikahan yang sakral dengan saling mencintai. Dari mata keduanya saja sudah terlihat dengan jelas sebesar apa mereka berdua saling mencintai. Apalagi setelah Jo menyanyikan lagu yang khusus ia ciptakan untuk sang istri. Sungguh kisah cinta yang indah.


Jo dan Shofia telah mengubah kisah cinta mereka yang tak indah pada saat masih SMP menjadi kisah cinta yang manis sekarang.


*


*


*

__ADS_1


Terima kasih sudah mampir, jangan lupa TINGGALIN jejak ya... 😘


Like 👍 VOTE, Rate dan komentarnya tak henti Author harapkan 😍


__ADS_2