Perjalanan Cinta Shofia

Perjalanan Cinta Shofia
Selamat Jalan Gus Tercintaku, I'm Always Loving You


__ADS_3

🐾Walaupun maut memisahkan kita. Kisah cinta kita akan tetap abadi🐾


Semua orang berdiri. Memberi penghormatan terakhir untuk san Gus Gaul itu. Mereka sangat kehilangam sosok gus yang mereka kagumi.


Selain tampan, Zakaria juga terkenal baik pada semua orang. Dia juga selalu ramah dan sopan pada semua orang. Banyak santri yang mengidolakan kecerdasannya. Dengan kecerdasan itu dia berhasil mendirikan percetakan dan rumah makan yang sangay bermanfaat bagi para santri.


Selama hidup, Zakaria selau bisa membaur pada semua orang. Dia tidak pernah membeda-bedakan dengan siapa dia berteman. Maka dari itu semua orang menyukainya.


Shofia ikut berdiri dan berjalan menuju barisan depan. Semua orang memberi jalan untuk Shofia agar bisa maju kedepan. Kini tatapan semua orang tertuju padanya. Selama prosesi berlangsung semua orang memandang haru pada Shofia.


Mungkin semua orang khawatir jika Shofia tidak akan kuat melihat kepergian calon suaminya itu. Tapi mereka heran saat melihat senyuman terbit dari Shofia ketika jenazah akan diberangkatkan.


Shofia pov


*Selamat jalan gusku tercinta. Aku sangat mencintaimu gus. Kau selalu bilang jika cintamu lebih besar dari cintaku. Tapi ternyata kita berdua salah gus. Cinta yang paling besar adalah cinta Milik Allah.

__ADS_1


Aku mengikhlaskanmu gus. Walaupun ini sangat sulit untukku. Percayalah aku akan menjaga air mata ini agar tidak nakal lagi. Aku tidak akan menjadi gadis cengeng lagi.


Aku tidak menyangka jika jodoh diantara kita ternyata berhenti sampai disini. Bahkan takdir tidak mengizinkanmj mengucapkan ijab kabul yang dapat menghalalkanku.


Kau tahu Gus, Saat pertama kali aku bertemu denganmu aku selalu kesal. Kau terus saja menggangguku. Menggodaku dengan berbagai cara hingga kau membuat aku kesal.


Aku tahu Gus. Saat kau berhasil membuatku kesal kau akan bahagia. Aku selalu melihat senyummu jika kau berhasil membuatku kesal. Itu mengesalkan gus. Bagaimana membuat orang kesal menjadi kebanggaan bagimu seperti kau telah memenangkan lomba?


Tapi aku sangat suka dengan senyummu itu Gus. Walaupun sangat tipis, tapi aku melihat ketulusan dalam senyummu itu. Pernahkah aku bilang Gus jika senyummu itu adalah senyum yang manis? Senyum yang selalu membuat hatiku hangat....


Aku tak menyangka jika senyum manismu menemaniku setahun belakangan ini. Walaupun sangat singkat, tapi aku bahagia. Aku bahagia pernah berada di hatimu. Aku bahagia karena pernah merajut asa bersamamu. Aku bahagia pernah melangkah bersamamu.


Katakan padaku Gus. Bagaimana sekarang aku harus melanjutkan hidupku Gus? Aku sudah terbiasa melangkah bersamamu. Apakah mungkin aku bisa berjalan di kehidupan ini tanpa kau disisiku?


Tapi aku tahu jika kau akan bersedih jika aku bersedih. Jadi aku akan berusaha hidup tanpa dirimu.

__ADS_1


Selamat jalan Gus tercintaku. I'm always loving you*....


Kini Keranda telah berjalan menjauhi ndalem dan menuju makam keluarga yang tak jau dari pondok. Shofia memandang keranda itu hingga tak terlihat lagi. Senyumnya kini lenyap. Hanya ada wajah sendu yang ditampilkannya.


"Sekarang kamu makan dulu ya." kata Khusnul ketika mereka sudah kembali duduk. Para wanita disana sedang mengadakan dzikir bersama.


"Tidak bunda. Hari ini Shofia puasa Senin Kamis."


"Tapi kamu tidak sahur semalam. Nanti kamu sakit."


"Aku sahur bunda. Dan lagi, tak ada orang yang akan sakit hanya karena puasa."


"Untuk hari ini saja tidak usah puasa dulu ha sayang." Khusnul tahu jika sedari di pondok Shofia rajin puasa Senin kamis.


"Tidak bunda. Tangisku saja tidak disukainya bunda. Apalagi jika aku meninggalkan kebaikan karenanya." jawaban Shofia membuat Khusnul terdiam.

__ADS_1


Khusnul tahu apa yang ada di hati anaknya saat ini. Anaknya ini sebenarnya sedang manangis. Dia tahu sebisa mungkin sang anak menahan tangisnya.


Kini dia mengerti bagaimana dulu Shofia begitu kuat memendam perasaannya pada Zakaria saat itu. Kini dia melihat sendiri bagaimana usaha Shofia untuk memendam segala perasaannya.


__ADS_2