
πKata orang waktu akan merubah segalanya. Aku pun beharap waktu akan merubah kekosongan hatiku π
Ekstra kurikuler basket sudah berjalan selama lima bulan. Kegiatan ini menambah minat siswa untuk semakin aktif dalam kegiatan ekstra.
Team basket sekolah pun sudah resmi dibentuk. Dengan beberapa tahap seleksi yang ketat. Namun dengan terbentuknya team basket ini tidak lantas menghentikan pembelajaran basket pada siswa yang lain.
Sandy mengajari team basket sekolah dengan sungguh-sungguh. Dia benar-benar mempersiapkan mereka untuk menjadi pebasket handal.
Dalam beberapa pertandingan persahabatan dengan sekolah tetangga, prestasi mereka sangat membanggakan. Team mereka merupakam team yang patut diperhitungkan oleh lawannya.
"Kemajuan anak-anak sangat pesat pak Sandy Anda hebat." kata Shofia saat melihat Sandy yang baru selesai mengajar basket untuk team basket mereka.
"Bu Shofi terlalu memuji. Anak-anak yang hebat. Mereka cerdas dan dapat dengan mudah menerima pelatihan yang saya berikan."
Keduanya kini berjalan beriringan menuju kantor sambil berbincang-bincang. Mereka tak menyadari ada sepasang mata yang memandang mereka dengan tatapan tidak suka.
Dan apa kabar dengan kelas musik Shofia? Musik juga telah ditetapkan menjadi ekstra kurikuler di sekolahnya. Tentu saja dia juga sudah membentuk band kecilnya. Dengan bantuan sahabat-sahabatnya. Secara bergantian Edi dan Udin memberi pelatihan pada band mereka.
Band yang dibuat Shofia diberi nama "SEJUK BAND 2". Bukan Shofia yang memberikan nama itu. Namun anggota band itu sendiri. Beberapa kali Shofia memutar video penampilan Sejuk Band pada mereka sehingga mereka termotivasi agar bisa sebaik sejuk band.
Rencananya setelah ujian semester awal sekolah akan mengadakan class meeting. Dan class meeting tahun ini diadakan secara besar-besaran.
Setelah adanya team basket dan juga Sejuk Band 2, sekolah mereka bisa berbangga diri setelah mendapatkan gelar sekolah unggulan dengan banyak prestasi. Sehingga class meeting kali ini dimaksudkan untuk menegaskan predikat mereka serta menunjukkan kemampuan mereka.
Dalam class meeting ini akan mengundang sekolah sekitar yang untuk ikut memeriahkan acara dan Juga mengikuti lomba.acara ini juga dibuka untuk umum sehingga masyarakat umum bisa ikut melihat Siswa-siswi menunjukkan penampilan mereka.
Itulah mengapa beberapa minggu sebelum ujian mereka semua berlatih secara serius. Mereka ingin mengharumkan nama sekolah dengan penampilan dan juga prestasi mereka.
Karena itu pulalah para guru yang merangkap menjadi guru ekstra kurikuler menjadi sibuk. Sandy kini bekerja sama dengan Nindi karena Nindi lah yang melatih Cheerleader yang bertugas memberi semangat pada team Sandy.
Keberadaan Cheerleader juga penting disini. Selain pelengkap para pemandu sorak juga ada perlombaan sendiri.
****
Ada yang tidak ada kemajuan selama lima bulan ini. Yah... apalagi kalau bukan kemajuan hubungan Shofia dan Sandy. Shofia malah menjaga jarak walaupun kadang masih dekat jika dia memang tidak bisa menghindar.
__ADS_1
Beberapa kali Sandy mencari kesempatan bisa mendekati Shofia. Entah itu saat di se kolah maupun luar sekolah. Namun usaha Sandy malah membuat Shofia merasa tidak nyaman.
Shofia memang bilang akan memberi kesempatan untuk Sandy dan membuka hati untuk guru tampan itu. Namun entah mengapa Shofia masih belum menerima Sandy di hatinya.
Shofia pun memutuskan untuk menjauhi Sandy agar Sandy tidak mengharapkan hal lebih di antara dia dan Sandy. Shofia telah yakin bahwa hatinya memang menolak pesona Sandy. Tidak baik jika menggantung orang lain.
Niatnya semakin mantap setelah pembicaraannya dengan Nindi beberapa bulan yang lalu. Dengan tegas Nindi menyuruh Shofia untuk menjauhi Sandy.
Flash back on...
"Bu Shofi saya ingatkan, mulai dari sekarang jauhi pak Sandy." kata seseorang di belakang Shofia. Saat ini Shofia sedang berjalan di koridor menuju kantor setelah selesai mengajar di kelasnya.
"Maksud anda apa bu Nindi?" tanya Shofia setelah berbalik dan mendapati Nindi yang berbicara.
"Saya rasa anda sudah faham dengan perkataan saya."
"Saya faham bu. Tapi saya benar-benar tidak mengerti."
"Anda jangan pura-pura tidak mengerti bu. Saya rasa anda tidak bodoh."
"Pak Sandy itu cocoknya sama saya bu. Jadi saya harap anda mundur saja."
"Oh. Maaf bu sepertinya anda sudah salah faham terhadap saya. Saya tidak ada hubungan apa-apa dengan pak Sandy."
"Kalau anda sudah tidak ada hubungan dengan pak Sandy tolong menjauh darinya. Karena saya yang akan menjadi kekekasihnya." kata Nindi.
"Baiklah bu, saya akan menjauh darinya." kata Shofia sungguh-sungguh sambil menatap Nindi. "Sebenarnya jika anda bilang ingin mendekati pak Sandy, saya juga akan mendukung."
"Saya pegang janjimu bu Shofi."
"Heem." Shofia melenggang pergi meninggalkan Nindi.
Selama ini juga memang Shofia merasa bahwa Nindi tidak begitu menyukainya. Sikap tidak suka yang ditunjukkan Nindi terhadapnya bahkan dirasakan pula oleh Inun dan juga Indah.
Shofia awalnya tidak mengerti alasan mengapa Nindi begitu membenci dirinya. Jika bukan karena Indah memberi taunya dia tidak akan tahu jika penyebabnya adalah Sandy
__ADS_1
****
Maaf ya....
Hari ini Author lagi sibuk dengan dunia nyata.
Shofia : Halah Palingan juga males. alasannya repot π€ͺ
Author : Sotoy π
Shofia : Jangan males. Kapan aku ketemu pangeranku kalau Author nya males? π€
Author : Makanya baik-baikin Author iniπ
Shofia : Maleees π
Author : Udah ah Shof jangan ngajak debat. Aku lagi sibuk nih π€«
Shofia : Ayo Thor lanjutan ceritanya π
.
hening
.
hening
.
hening
.
Shofia : Yah kan Author kabur... π€
__ADS_1