
Tempat berlangsungnya acara sudah dipenuhi orang. Acara ini memang dibuat untuk umum. Semakin banyak orang yang hadir, semakin banyak pula orang yang mendoakan.
Acara sudah dimulai setengah jam yang lalu. Di awal acara tadi ada untaian do'a-do'a yang dipanjatkan kehadirat Allah SWT yang dikhususkan untuk kedua mempelai. Abah juga memberi sambutan sepatah dua patah kata.
Shofia dan Jo sudah duduk di depan panggung bersama keluarga ndalem. Banyak tamu undangan yang mengetahui siapa Shofia sebelumnya. Mereka turut bahagia jika Shofia telah menikah dengan orang yang baik sebagai pengganti Zakaria yang telah meninggal.
Banyak orang yang berbisik-bisik tentang Shofia. Tentang kisah cinta Shofia. Bahkan para santri ikut menggosipkan itu. Tak sedikit yang menganggap kisah cinta Shofia dan Zakaria itu melegenda dan mengharukan.
Shofia dan Jo yang mendengar itu hanya tersenyum menanggapi. Keduanya saling menghargai dan mengerti keadaan.
Kini tibalah acara yang sebenarnya merupakan magnet utama yang menarik banyaknya tamu yang hadir pada malam ini. Apalagi kalau bukan acara gambusan.
Pada saat ini acara gambusan sedang menjamur di kalangan masyarakat sekitar pondok. Jadi jika ada acara yang mengundang grup gambus, tamunya pasti membludak.
Grup gambus yang yang telah diundang sudah membawakan beberapa lagu. Mereka juga sering berinteraksi dengan para penonton. Meminta penonton ikut bernyanyi maupun untuk merequest lagu yang ingin dibawakan oleh grup gambus tersebut.
Di tengah-tengah acara tiba-tiba Jo naik ke atas panggung saat vokalis grup itu menanyakan apa ada yang mau duet. Aksi Jo membuat Shofia kaget.
"Wah ternyata pengantin pria yang maju. Apakah mas Jauhar mau menyanyi untuk mbak Shofia?" tanya sang vokalis.
"Iya." jawab Jo singkat.
Dari bawah panggung, terlihat Jo berbicara dengan para personel grup itu. Kemudian Jo mengambil mikrofon yang diulurkan padanya oleh sang vokalis.
"Saya akan membawakan sebuah lagu untuk Istri saya tercinta. Dengarkanlah sayang... Shofia Lathifunnisa" kata Jo sebelum mulai menyanyi.
Maher Zain "For The Rest Of My Life"
I praise Allah for sending me you my love
You've found You'r home, It's here with me
And I'm here with you
Now let me let you know
You've opened my heart
I was always thingking that love was wrong
But, everything was changed When you came along
Oh...
And there's couple of words I wanna say
Reff...
For the Rest of my life
I'll be with you
I'll stay by your side honest and True
'Til the end of my time
__ADS_1
I'll be loving you, loving you
For the Rest of my life
Trought days and night
I'll tank Allah for opening my eyes
Now and forever I
I'll be there for you
I know it deep in my heart
I feel so blessed When I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You're my wife, and my Friends and my strenght
And I pray we're together in Jannah
Finally now I've found myself, I feel so strong
I guess everything was changed When you came along
Oh...
And there's a couple of words I wanna say
Back to Reff...
I know it deep in my heart
In front of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I Sing it loud that will love you etternally
*****
Suara tepuk tangan terdengar riuh membahana dari depan panggung. Penampilan Jo sangat sempurna. Dia menyanyikan lagu itu dengan sepenuh jiwanya.
Selama bernyanyi, Jo menatap lekat wajah istrinya. Mengirimkan sinyal cinta dari tatapan matanya. Siapapun yang melihat, mereka sudah tahu pasti sedalam apa perasaan cinta Jo terhadap Shofia.
Shofia sampai meneteskan air mata bahagia. mendengarkan lagu romantis yang merasuk ke dalam lubuk hatinya. Ziana yang berada di sampingnya turut merasa bahagia melihat cinta keduanya.
'Aku sekarang tenang mas Zaka, aku melihat sendiri seperti apa perasaan cinta mas Har pada mbak Shofia. Aku dapat merasakan bahwa Cinta mas Har sama besarnya dengan cinta yang pernah mas Zaka berikan pada mbak Shofia, bahkan lebih. Aku yakin mbak Shofia akan bahagia bersama mas Har.' batin Ziana.
"Luar biasa mas Har. Penampilan anda sunggub luar biasa. Pantas saja istrinya sampai menangis bahagia mendengar lagu romantis dari suaminya." kata san vokalis sambil menatap Jo dan Shofia bergantian.
"Terima kasih." jawab Jo memandang sang vokalis. "Shofia, apakah kamu juga ada lagu untukku sayang?" tanya Jo pada Shofia. Penontonpun menjadi riuh karenanya.
"Tentu." jawab Shofia yakin sambil melenggang menuju panggung. Jo membantu Shofia naik ke atas panggung. Shofia berbicara pada para personel untum mengiringinya bernyanyi.
__ADS_1
Sarah pun bernyanyi lagu yang berjudul "Cinta Yang Terindah" dari Bunga Citra Lestari. Sepanjang bernyanyi, Shofia menggenggam erat tangan Jo. Mereka berdua saling memandang dengan penuh cinta. Keadaan di atas panggung membuat semua orang iri.
Suara riuh tepuk tangan kembali terdengar disana saat Shofia menyelesaikan lagunya. Sekarang malah disertai dengan siulan dari beberapa penonton.
Kini Shofia dan Jo telah kembali duduk setelah berterimakasih pada grub gambus karena telah memberi waktu.
Setelah Jo dan Shofia turun, grup itu menanyakan lagi apakan ada yang ingin maju ataupun berduet dengan mereka. Dan sekarang, Rizwan lah yang maju.
"Perkenalkan, saya Rizwan. Temannya kedua pengantin. Karena mereka sudah maju. Saya juga harus maju." kata Rizwan pada vokalis itu. Rizwan berbicara pada para personel lagu apa yang akan dia nyanyikan.
"Har, Shof. Suaraku memang tidak semerdu suara kalian, aku juga tidak seromantis kalian, aku juga tidak mempunyai hadiah yang mahal untuk kalian berdua. Tapi aku mempunyai do'a yang tulus untuk kalian. Dengarkanlah lagu yang berisi do'a untuk kalian... "
Kemudian Rizwan bernyanyi lagu Maher Zain yang berjudul "Baroka Allahu Lakuma" sebuah lagu yang berisi untaian do'a pada pasangan pengantin.
Do'a agar kedua pengantin diberi kemudahan dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Do'a agar kedua pengantin selalu dirahmati oleh Allah. Do'a agar rumah pengantin tangga pengantin dipenuhi canda tawa bahagia dari anak-anak mereka.
Jo dan Shofia sangat senang mendengar Rizwan bernyanyi lagu itu. Lagu yang sangat mereka sukai. Lagu yang sering mereka nyanyikan bersama. Bagi keduanya, hadiah dari Rizwan lebih indah dari hadiah mahal apapun itu. Jo dan shofia sangat berterimakasih pada Rizwan atas do'anya.
Setelah Rizwan turun, ternyata masih ada yang maju untuk berduet maupun bernyanyi di atas panggung. Acara tasyakuran itu menjadi sangat meriah dan tidak tampak seperti acara tasyakuran karena banyaknya orang yang maju untuk menunjukkan bakat mereka. Yah, bisa dibilang seperti sebuah pentas seni dadakan disana.
Apapun bentuk acaranya, yang pasti bagi Shofia dan Jo ini adalah acara syukuran atas pernikahan mereka. Dan mereka sangat senang jika karena acara tasyakuran pernikahan mereka menjadi sebab kebahagiaan bagi banyak orang.
Bahagia itu simple kan? Hanya dengan melihat orang bahagia, kita juga tertular kebahagiaan itu. Itulah yang dirasakan Jo dan Shofia.
_*
_*
_*
Shofia : Thor kamu niat buatin aku acara tasyakuran apa pentas seni sih? ๐ค
Author : Yang penting kan maknanya ๐
Shofia : Iya sih. Tapi kan jadi gimana gitu ๐
Author : Buat orang lain seneng apa susahnya sih Shof? ๐
Jo : Udah Shof, jangan dipojokin gitu Authornya. Nanti ngambek dia ๐
Author : Tumben kamu belaian akuh Jo? ๐คจ
Jo : Hehehe ๐ Biar cepat dikasih jatah Thor
๐
Shofia dan Author : ๐ฑ๐ฑ๐ฑ๐ฑ
___(*,*)___
Maaf banyak Typo ๐คช
Jangan lupa sentuh Like ๐
Rate โญ lima ๐ค
__ADS_1
VOTE ๐
Komentar, kritik dan sarannya ditunggu loh... ๐