
Zake melangkah cepat menghampiri Zion. Jika dia tidak mau keluarganya celaka maka dia harus melakukan apa pun yang Orland perintahkan untuk mengambil perusahaan ayahnya kembali. Dia sungguh tidak menduga jika pria bodoh yang bisa dia tipu dengan mudah dulu kini telah berubah.
Tidak saja bisa sukses kembali tapi dia juga memiliki seorang tangan kanan yang tidak boleh diremehkan. Itu sungguh mengejutkan, Orland bahkan bisa membangun perusahaan yang lebih besar dari pada perusahaan yang ditinggalkan oleh ayahnya. Siapa yang menduga pria seperti dirinya bisa melakukan hal itu? Beberapa tahun telah berlalu, dia bahkan tidak peduli dengan Orland ketika dia memutuskan mengkhianati pemuda itu demi uang dan sekarang, pemuda yang dulunya dia tertawakan dan dia hina, sudah berubah drastis tanpa terduga.
Demi menjebak Zion, Orland bahkan memberikan sebuah perusahaan kepada Zake tentunya itu hanya sebagai kedok saja sehingga Zake seperti pemilik perusahaan itu. Orland melakukan hal itu agar Zion percaya jika Zake sudah sukses dan memiliki perusahaan sendiri dan tentunya perusahaan itu adalah perusahaan yang dia persiapkan sejak lama untuk menjebak Zion dan ayahnya.
Zion masih menatapnya dengan tatapan tidak percaya, Zake keluar dari sebuah mobil mewah yang mahal. Penampilannya bahkan tidak jauh berbeda dengan pengusaha lainnya. Jam tangan yang melingkar di tangan juga bisa ditebak harganya dan tidak orang sembarangan yang bisa memilikinya.
Gail memang sengaja membuat Zake berpenampilan bagaikan pengusaha sukses agar Zion tidak curiga. Seseorang yang dia tempatkan untuk mengawasi Zake berada di sisinya, tentu Zake tidak akan berani berkhianat.
"Sudah aku duga kau berada di sini," ucap Zake.
"Kau terlihat luar bisa, Zake. Apa kau sudah sukses?" tanya Zion. Mereka bahkan berpelukan sebentar.
"Tentu saja, kau lihat aku?" ucap Zake sambil memperlihatkan penampilannya yang wah.
"Aku benar-benar tidak menduga, ayo masuk ke dalam. Kita bicarakan di dalam. Aku sungguh ingin mendengar bagaimana kau bisa jadi sukses seperti ini," ucap Zion. Jangan katakan jika Zake sudah lebih sukses darinya.
"Aku datang bukan untuk mengumbar kesuksesan," ucap Zake. Mereka sudah melangkah masuk ke dalam.
"Jadi? Apa kau hanya ingin memperlihatkan penampilanmu saja? Jika kau punya bisnis yang bagus, katakan padaku sehingga aku bisa bergabung dan semakin sukses seperti dirimu," ucap Zion basa basi.
__ADS_1
"Untuk itulah aku datang menemuimu, Zion. Aku tidak mungkin lupa dengan orang yang sudah memberikan peluang sehingga aku bisa sukses seperti ini!"
"Wah, aku semakin ingin mendengarnya!" Zion membawa Zake masuk ke dalam ruangannya. Mungkin Zake bisa memberikanya peluang yang bagus di saat dia tidak mendapatkan hasil yang dia inginkan pada Weyland Corporation. Lagi pula bukan perusahaan itu saja yang bisa memberinya bisnis yang menguntungkan.
"Sekarang katakan padaku, bagaimana kau bisa sukses seperti ini, Zake?" tanya Zion setelah mereka berada di dalam ruangannya.
"Yeah, semua berkat uang yang kalian berikan. Tidak sia-sia aku mengkhianati Orland. Jika aku tetap setia dengannya maka selamanya aku hanya akan menjadi pecundang yang menghabiskan sisa hidupku di perusahaannya!" ucap Zake.
Sesungguhnya kehidupannya tidaklah berjalan mulus setelah mengkhianati Orland. Uang yang dia dapat sudah dia pergunakan untuk biaya pendidikan putra dan putrinya. Dia berkhianat karena putrinya ingin menuntut ilmu di sebuah universitas ternama. Demi mendapat gelar ayah yang hebat, dia tidak keberatan apalagi uang yang ditawarkan oleh Zion begitu menggiurkan namun uang itu tidak bertahan lama apalagi dia sedikit sulit mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan.
Jika dia ingin mempertahankan apa yang telah dia lakukan untuk keluarganya dengan susah payah maka dia harus melakukan perintah Orland dengan sangat baik.
"Apa kau mempergunakan uang itu untuk berbisnis?" tanya Zion.
"Wah, apa kau tidak ingin mengajak aku untuk bergabung?" Zion menjadi tertarik.
"Hei, bukankah sudah aku katakan padamu? Aku datang menemui dirimu memang untuk ini. Aku bisa sukses berkat kau juga jadi aku akan mengajakmu berbisnis bersama. Aku tidak boleh melupakan orang yang sudah memberikan aku jalan menuju kesuksesan, bukan?"
"Aku suka denganmu, ternyata kau masih mengingat aku!"
Zake tersenyum, semoga saja apa yang dia lakukan berjalan dengan lancar sehingga dia bisa menyelesaikan tugas itu dengan cepat dan kembali ke rumah. Dia harap Orland tidak melaporkan perbuatannya ke pihak berwajib sehingga dia harus berakhir di penjara.
__ADS_1
Zion meminta sang sekretaris untuk membuatkan minuman untuk Zake dan setelah itu mereka membicarakan banyak hal. Membahas bisnis adalah prioritas utama yang dilakukan oleh Zake, dengan mulut manisnya dia meyakinkan Zion untuk bergabung dengannya dan dia melakukannya seperti yang dia lakukan pada Orland dulu di mana dia membujuk Orland sehingga Orland masuk ke dalam perangkapnya.
Mereka berbicara cukup lama, Zion terlihat senang apalagi Zake menunjukkan perusahaan yang dia miliki. ternyata pria itu tidak menipu, perusahaan itu bahkan cukup besar. Dia sungguh tidak menduga, ayahnya pasti akan terkejut mendengarnya tapi setidaknya Zake masih mengingat mereka sehingga menawarkan mereka kerja sama.
Tentu saja dia akan menerima tawaran itu dengan senang hati apalagi Zake orang yang dia percaya dan tidak mungkin menipu mereka. Setelah cukup lama, Zake pamit pergi. Mereka membuat janji akan kembali bertemu besok untuk membahas bisnis lebih lanjut. Zion bahkan berencana mengajak ayahnya.
Zake pergi dari tempat itu, di tengah perjalanan Zake menghubungi Gail karena dia harus memberikan laporan pada pria itu jika dia sudah melakukan tugasnya dengan sangat baik hari ini. Saat itu Gail sedang menunggu bosnya yang berada di toko pakaian pengantin bersama dengan Cristin.
"Kenapa? Jangan katakan jika kau gagal!" ucap Gail tanpa basa basi.
"Tentu tidak, aku sudah menjalankan tugas yang kau berikan dengan baik," ucap Zake.
"Bagus, untuk selanjutnya jangan pernah mengecewakan!"
"Jika aku sudah berhasil menebus kesalahan yang telah aku lakukan, apakah Orland benar-benar akan melepaskan aku dan tidak memperbesar masalah ini?" Zake sungguh ingin tahu karena dia khawatir Orland masih akan memperpanjang masalah itu setelah dia berhasil mengembalikan perusahaan ayahnya.
"Sudah aku katakan, semua tergantung performa yang kau lakukan. Jika kau gagal dan jika Zion tahu siapa Orland, tidak saja kau yang akan mendekam di dalam penjara namun seluruh keluargamu juga akan terkena imbasnya. Aku akan menyebarkan bagaimana kelakuanmu dulu sehingga mereka tahu, seperti apa ayah yang selalu mereka banggakan. Kau tidak mau semua itu terjadi, bukan?"
"Tidak, jangan lakukan dan jangan libatkan keluargaku. Mereka tidak bersalah sama sekali," pinta Zake.
"Jika begitu jangan mengecewakan!"
__ADS_1
"Tentu," ucap Zake.
Gail mengakhiri pembicaraan mereka, Zake menghembuskan napas beratnya. Sekarang dia benar-benar harus menuai hasil dari apa yang telah dia lakukan dulu. Dia sungguh tidak menyangka Orland bisa kembali bangkit dan menangkap dirinya. Sekarang, demi keluarganya dia tidak boleh gagal apalagi dia tidak mau mendekam di dalam penjara. Dia juga tidak mau keluarganya tahu seperti apa dirinya karena dia tahu, istrinya pasti akan kecewa dan membenci dirinya begitu juga dengan kedua anaknya.