
Sesuai dengan permintaan ayahnya, Zion menghubungi Weyland Corporation siang itu. Dia benar-benar tidak tahu siapa pemilik perusahaan itu apalagi nama Orland Dmytry tidak pernah disebutkan sebagai pemilik perusahaan. Tentunya Orland menyembunyikan identitasnya agar pamannya tidak tahu jika dia sudah bangkit dan memiliki perusahaan yang dia bangun dengan jerih payahnya sendiri.
Seperti biasa, Gail yang menjawab telepon. Zion pikir jika Gail adalah pemilik perusahaan itu jadi dia sangat senang. Ini akan menjadi awal yang baik, dia ingin menunjukkan pada Orland jika perusahaan yang mereka rebut darinya akan semakin maju semenjak berada di tangannya. Dia akan menertawakan Orland jika dia bertemu dengannya bahkan dia akan menjelek-jelekkan pria itu di hadapan Cristin
Mungkin saja Cristin Bailey akan memecatnya, jika bisa dia harus menghasut suami Cristin sehingga pria itu ditendang dengan kejam dan menjadi gelandangan.
"Weyland Corporation," Gail kira itu rekan bisnis yang ingin berbicara dengan Orland.
"Maaf mengganggu waktu anda, Sir. Aku Zion Dmytry ingin membahas bisnis dengan anda."
Gail belum menjawab, Zion Dmytry? Sepertinya pria itu adalah sepupu bos-nya dan bos-nya harus tahu akan hal ini tapi saat ini dia harus berpura-pura terlebih dahulu.
"Bisnis apa yang hendak kau tawarkan pada perusahaan kami, Tuan Dmytry?"
"Tentu saja bisnis yang menguntungkan untuk perusahaan kita, aku jamin kau tidak akan rugi," Zion begitu percaya diri.
"Terdengar menarik, Tuan. Tapi saat ini aku belum memiliki waktu untuk membahas bisnis," ucap Gail pura-pura.
"Tidak masalah, kapan anda punya waktu? Aku tidak keberatan untuk menunggu!"
Zion sangat senang, ternyata tidak sesulit yang dia kira tapi dia menebak jika Weyland Corporation memang perusahaan baru yang membutuhkan rekan bisnis.
"Silahkan hubungi kami dua hari ke depan," ucap Gail.
"Terima kasih, Tuan. Aku akan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik," ucap Zion. Ayahnya pasti akan sangat senang mendengar ini. Dia yakin perusahaan mereka pasti bisa menjalin kerja sama dengan Weyland Corporation. Dia akan membahas hal ini dengan ayahnya nanti, dia pasti akan memajukan perusahaan yang sudah mereka dapatkan dengan susah payah.
Ketika Gail sedang menghubunginya, Orland sedang mengoleskan cream tabir surya di punggung Cristin. Mereka berniat berjemur siang itu sebelum mereka melakukan hal menyenangkan nanti malam.
Orland mengambil ponselnya ketika melihat nama Gail, mau tidak mau cream tabir surya diletakkan. Cristin berpaling melihat ke arahnya apalagi Orland beranjak dan melangkah pergi.
"Ada ada, Gail?"
"Baru saja Zion Dmytry menghubungiku, Sir."
__ADS_1
"Apa yang dia katakan?"
"Dia ingin mengajak anda bertemu untuk membahas bisnis. Kapan kau bisa meluangkan waktu untuk bertemu dengannya?"
Orland menyeringai, umpan sudah ditangkap rupanya. Dia memang sengaja menarik semua pengusaha yang menjalin kerja sama dengan pamannya demi suatu rencana. Perusahaan itu tidak akan memiliki apa pun seandainya para rekan bisnis itu menarik saham dari perusahaan yang sudah berada di tangan pamannya itu. Membuat perusahaan itu jatuh dan setelah kembali ke tangannya akan dia buat melambung tinggi tapi untuk saat ini, dia ingin mempermainkan Zion.
"Sir," Gail sangat heran karena Orland diam saja.
"Tidak perlu terburu-buru, Gail. Dia yang ingin bekerja sama dengan kita jadi ulur saja waktu sebisa mungkin sampai kesabarannya habis. Kita lihat apa yang hendak dia lakukan nanti, kau tahu maksudku, bukan?"
"Tentu, Sir," jawab Gail.
"Bagus, lain kali jika dia menghubungimu katakan saja kau tidak ada waktu."
"Pasti," jawab Gail.
Orland menghampiri Cristin setelah berbicara dengan Gail. Ponsel diletakkan dan setelah itu Orland kembali mengambil cream tabir surya dan kembali mengoles punggung Cristin.
"Dari siapa?" tanya Cristin basa basi.
"Sepupu, anak pamanmu?"
"Jika bukan anak pamanku lalu anak siapa lagi, Nona?"
Cristin hanya tersenyum, dia jadi ingin tahu kenapa mereka melakukan hal itu pada Orland padahal Orland adalah anggota keluarga mereka sendiri.
"Kenapa pamanmu begitu tega menipumu, Orland? Bukankah seharusnya mereka membantumu?"
"Entahlah, aku juga ingin tahu kenapa mereka begitu tega padahal aku sangat mempercayai mereka," ucap Orland.
"Mungkin ada masalah masa lalu antara ayahmu dengan pamanmu yang tidak kau ketahui sehingga pamanmu tega menipumu."
"Mungkin saja, Sayang. Aku tidak tahu tapi dari kejadian itu aku belajar banyak hal. Sebuah keluarga akan hancur hanya karena uang. Ternyata yang paling mengerikan di dunia ini adalah uang karena benda itu, apa saja bisa terjadi."
__ADS_1
"Seperti aku membelimu?"
Orland tersenyum, cream tabir surya disimpan dan setelah itu Orland memeluknya dari belakang.
"Ya, seperti kau membeli aku dan aku sangat bersyukur kau mau membeli aku. Jika malam itu kita tidak bertemu, apakah kau akan membeli pria lain untuk tidur denganmu, Cristin?"
"Entahlah, aku rasa kasusnya akan berbeda."
"Baiklah, setelah berjemur aku ingin berenang denganmu."
Cristin mengangguk, senyum mengembang di wajah. Mereka berdua berbaring di kursi malas untuk berjemur dan setelah merasa cukup, Mereka berdua berenang. Orland menikmati waktunya bersama dengan Cristin, mereka berdua sibuk di dalam kolam renang tapi bukan sibuk berenang.
Mereka sibuk memadu kasih saat itu. Orland sedang menggendong Cristin sambil mencium bibirnya. Tali bikini yang digunakan oleh Crisitin bahkan sudah terlepas. Bibir dan tangan Orland juga sudah sibuk. (Sampai sini use your imagination) Silahkan menghalu sesuai kebutuhan masing-masing. 😆.
Sementara itu, Zion telah kembali dan ingin mengatakan pada ayahnya jika dia sudah menghubungi Weyland Corporation. Dia harus membuat ayahnya bangga, jangan sampai dia seperti si pecundang Orland.
"Bagaimana, Zion. Kau sudah menghubungi perusahaan itu, bukan?" tanya ayahnya.
"Tentu saja, Dad. Dua hari lagi aku akan menghubungi perusahaan itu dan aku yakin aku akan pergi ke perusahaan itu dan membahas bisnis dengan pemilik Weyland Corporation," Zion benar-benar begitu percaya diri.
"Bagus, kita harus menjalin kerja sama dengan perusahaan itu agar perusahaan kita semakin maju!" ucap ayahnya.
"Daddy tidak perlu khawatir, aku pasti bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan itu dan menunjukkan pada Orland kemampuanku apalagi dia memang pecundang yang pantas kita singkirkan!"
"Sebaiknya jangan meremehkan dirinya, Zion. Kita harus waspada karena dia bisa menyerang kita secara diam-diam tanpa kita sadari."
"Daddy tidak perlu khawatir, dia hanya seorang supir. Dia tidak akan bisa melakukan apa pun!"
"Kau tahu dari mana jika dia hanya seorang supir?" tanya ayahnya.
"Seseorang mengatakan hal ini padaku. Dia supir pribadi Cristin Bailey. Dia menjadi supirnya karena terlilit hutang!!"
Louis tampak berpikir, apakah benar?
__ADS_1
"Jika begitu perintahkan seseorang untuk mengintai dan melihat apakah dia benar-benar supir Cristin Bailey atau bukan. Kau harus memastikannya agar kita tidak terkecoh!"
"Baiklah, hanya mengintai saja bisa aku lakukan sendiri!" ucap Zion. Semoga saja wanita itu tidak menipunya jika tidak dia akan meminta uangnya kembali dan mencekik wanita itu sampai mati karena sudah menipu dirinya. Tidak perlu memerintahkan seseorang untuk melakukan pekerjaan itu. Kebetulan dia ingin menjelek-jelekkan Orland di hadapan Cristin Bailey dan ini adalah kesempatan bagus untuknya agar dia bisa melakukan hal itu.