Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
104


__ADS_3

Tak terasa waktu berlalu dengan cepat ketika semua orang berbicara dengan bahagia.


Tepat pada jam 12.00 malam tiba-tiba ada bunyi gong yang keras. Mendengar bunyi ini beberapa petasan juga dibunyikan oleh warga lain.


Keluarga Bai juga tidak mau kalah. Mereka membangunkan anak-anak yang sudah tertidur dan petasan juga mulai dibakar.


Tahun ini Bailey secara khusus membeli banyak petasan di online shop susu.


Mode petasan di tahun 70-an tidak sebanyak di tahun modern. Jadi apa yang dibawa Baili merupakan jenis baru yang belum pernah dilihat oleh orang lain.


Tentu saja Zizi dan niuniu adalah orang yang paling bergembira tahun ini. Keduanya mendapatkan koin keberuntungan di dalam pangsit yang mereka makan tadi


Belum juga suasana hati baik itu menghilang, mereka juga diberi satu kotak besar petasan dengan bentuk-bentuk baru.


Pada malam tahun baru Baili tidak berpikir dia perlu mengirit petasan. dia membeli banyak petasan dalam jumlah yang besar. Jika tidak habis malam ini mereka bisa memakainya tahun depan.


Tidak ada yang curiga saat petasan ini diambil di gudang pabrik baja. ayan dan ahui yang pergi ke gudang pabrik baja mengambil petasan juga terkejut melihat banyaknya varian petasan.


Tapi mereka sama sekali tidak bertanya dari mana Bibi kecil mendapatkannya.


Punya banyak petasan ini bagus.


Dua keponakan laki laki baili ini, buru-buru membawa semua kotak yang ada ke halaman. Jangankan anak-anak mereka juga penasaran bagaimana cara membakar nya.



Ada rasa penasaran tapi juga bahagia karena mereka memilikinya di tahun ini.Tahun sebelumnya bisa dikatakan sepi. Keluarga bai bahkan tidak sanggup membeli sepasang petasan pun untuk memeriahkan tahun baru.


sparkles


fire crackers


smoke bombs atau petasan asap.


fountains atau kembang api air mancur.


spinner atau petasan gasing.


Roman candles atau kembang api stick.


rocket Missile atau kembang api roket.


strobe.


Petasan banting atau lebih dikenal dengan petasan bawang.


Petasan korek


Baili dengan senang hati menjelaskan pada mereka satu persatu cara penggunaan petasan tersebut.


Tapi Zizi dan niuniu hanya bisa menggunakan kembang api. Meski begitu keduanya sudah sangat senang sekali.


Kebahagiaan itu menjalar kata orang. Itulah yang terjadi melihat anak-anak tertawa dan bergembira semua orang merasakan hal yang sama.


Ayah dan ibu baili bahkan sempat menangis tanpa suara karenanya. Ini adalah tahun baru yang paling meriah yang pernah mereka rasakan dalam seumur hidup.


Sekali lagi keduanya memuja dan berterima kasih pada dewa yang tidak ada.


Jika baili tidak mengenal keberadaan dewa itu .Bagaimana bisa tahun baru ini menjadi begini meriah .Keluarga mereka bersatu padu meskipun ada sedikit gejolak di dalamnya.


Sangat bersyukur.


Baili tidak tahu apa yang dipikirkan oleh pasangan tua itu. Dia hanya ikut tertawa dan memeriahkan suasana bersama yang lain.


Mungkin efek dari petasan yang tidak pernah dilihat orang. Semua orang memainkannya termasuklah Ran Shadong sendiri.


Suara petasan yang keras mengingatkan Ran Shadong akan medan perang. Dia merasa sedih tapi juga bahagia di saat yang sama.


Saat ini mungkin teman-teman yang pernah berperang bersama dirinya masih berada di lapangan.


Dia sudah dikeluarkan tapi hubungan mereka masih begitu erat.


Tidak semua pensiunan militer ini bernasib baik seperti. Ada juga yang kembali dengan cacat fisik yang lebih parah dan tidak bisa disembuhkan seperti kehilangan anggota tubuh.


Ada dua prajurit militer di kota cahaya dan di kota di sini ada satu. Dia pernah pergi melihat keberadaan prajurit ini dan kondisinya sangat menyedihkan sekali.


Kehilangan anggota tubuh adalah hal yang paling tidak diinginkan oleh para prajurit. Mereka lebih rela kehilangan nyawa daripada kehilangan anggota tubuh.


Setelah dikeluarkan dari militer mereka bahkan tidak bisa bekerja lagi seperti manusia normal.


Ran Shadong tidak bisa banyak membantu tapi dia bisa selalu datang untuk memastikan keluarga tidak melecehkan mereka seperti yang terjadi pada dirinya.


Hati Ran Shadong menghangat melihat kemeriahan tahun baru. Dia sangat berterima kasih bisa menikahi menantu perempuan yang merubah persepsinya terhadap masa depan.


Awalnya Ran Shadong tidak yakin jika dirinya mampu menghadapi kesulitan dengan kondisi fisik nya.


Hidupnya seperti cahaya lilin yang sudah padam.


Tapi sejak mengenal Baili tiba-tiba cahayanya sudah padam itu menyala lagi.

__ADS_1


Sinar kehidupan yang dia sangka sudah redup, nyatanya lebih terang daripada sebelumnya


Semua ini dikarenakan,dia menikahi seorang gadis sebaik Baili


meskipun mereka menikah hanya di atas kertas namun bagi rangsadong ini adalah kesempatan untuk dia dan Bailey menjalin hubungan yang lebih dekat.


Baili masih begitu muda dan dia masih berusia 15 tahun .Masih ada beberapa tahun lagi sebelum gadis kecil itu matang.


Dan apa yang dimiliki oleh Ran Shadong adalah waktu. Dia memiliki banyak waktu bagi Baili untuk menerima dirinya.


"Lili awas" Ran Shadong sengaja melempar kan petasan korek di kaki Baili.Petasan yang harus di bakar dan di lemparkan di saat yang sama.


Suaranya begitu keras, Bailey sangat tahu petasan model ini. Begitu dia melihat Ran Shadong melempar benda itu di kakinya dia langsung kabur dan berteriak dengan keras.


Duar...


"Sialan, Ran Shadong kau...


"Hahaha lili haha "semua orang tertawa geli melihat Lili yang ketakutan dengan petasan itu.


ini hanya suara petasan kecil, kenapa takut.


"jangan lemparkan pada orang bagaimana jika terluka"kata Baili takut.


Benda itu dilemparkan di kakinya oke. Jika meledak di sana, bukankah kakinya akan putus.


Mereka belum mengerti betapa bahayanya perilaku ini baik juga tidak ingin menjelaskannya lebih banyak. Tapi harap Jangan melakukan hal itu lagi katanya dengan serius.


"Oh benarkah petasan ini bisa berbahaya ?" tanya Ran Shadong tidak percaya. Bukankah ini hanya petasan.


"oke kalau tidak percaya lakukan sekali lagi pada dirimu sendiri" mata Baili marah.


"Oke jangan marah menantu perempuan itu hanya bercanda hehehe"


" bercandamu itu tidak lucu tahu" jawab Baili bercekak pinggang.


"Bibi kami habis" kata zizi.


Baili baru saja memberikan dia dan niuniu sekotak kembang api kecil. kembang api ini rasanya lebih cocok dimainkan anak-anak, daripada petasan tadi yang bisa melukai tubuhmu.


"Hem oke, tunggu sebentar"


Masih banyak petasan di dalam kotak besar yang dibawa beli dari kamarnya namun dia merasa itu juga tidak cukup.


Baili ini buru-buru pergi ke kamar nya. Tentu saja dia pergi membeli kembang api besar di online shop susu.



jika dipikir lagi mereka tidak melihat benda ini ketika masuk ke pabrik baja tadi.


Ohh mungkin hanya bahagia dan tidak melihatnya dengan benar.


" ini lebih aman untuk anak-anak oke mainkan saja" kata Baili.


Dengan tenang Baili pergi di membakarnya pada lampu yang masih menyala.


hanya beberapa detik benda itu diacuhkan ke atas dan sesuatu yang indah terjadi.


Dor .dor..dor..


Swing..swing swing..


"wow indahnya" jerit zizi gembira.


semua warga desa paling tidak memiliki satu batang petasan di rumah masing-masing demi untuk merayakan tahun baru.


Keluarga bai memiliki banyak tetapi hal ini hanya bisa dinikmati sendirian.


Tapi dengan petasan seperti ini seluruh desa bisa menikmatinya. Mereka begitu terang dan penuh warna di langit yang gelap.


"Bibi kecil, boleh kah?" tanya Niuniu.


"Oke main saja sepuasmu"kata Baili.


Mendengar kata dari Bibi kecilnya.


Niuniu segara berlari ke kotak dan mengambil satu batang lagi. Dia membakarnya seperti yang sudah dicontohkan oleh Bibi kecilnya tadi.


Hasilnya sungguh indah seperti yang diharapkan.


"wow hahahah Bibi lihat,aku yang membakarnya ha-ha"kata Niuniu bangga.


Zizi juga tidak mau kalah dia juga berlari mengambil satu batang dan membakarnya di tempat.


pada akhirnya semua orang tertarik untuk mempraktekkannya.


Ayah tua baili juga tidak tinggal Diam dia mengambil yang paling panjang. Kata Lili ini akan berdurasi lebih lama dari yang pendek.


segera saja suasana tahun baru di desa Jiang Juan berbeda dengan desa yang lain.

__ADS_1


jarak dari rumah ke rumah sekitar 500 sampai 600 meter. Jika ada yang ingin melihat kemarahan itu juga tidak mungkin.


kembang api kemungkinan akan habis duluan ketika mereka sampai di lokasi.


tapi anak-anak yang selalu berteman baik dengan Azizi dan new tidak peduli mereka menangis ingin pergi ke rumah baili detik itu juga.


siapapun yang melihat kembang api itu tentu menyadari hanya keluarga baik saja yang bisa membeli barang-barang yang aneh.


di hati mereka iri dan berpikir mungkin itu hanya ada satu dan tidak ada yang lain.


tapi kenapa setiap kali dipikir habis masih ada suara lain yang terdengar dari kejauhan bahkan cahaya yang indah bisa terlihat dari jauh.


sebenarnya tidak baik bertemu di rumah orang pada malam tahun baru jika ingin bertamu orang harus menunggu di pagi hari.


tapi kemeriahan petasan dan kembang api membuat semua peraturan hilang.


orang-orang yang dekat di rumah baili segera keluar dan datang ke halaman rumah.


seketika mereka terkejut dengan jumlah petasan yang ada di sana.


"Bibi kecil!"siapa anak-anak pada baili.


baili geli melihat anak-anak yang manis ini .Mereka akhir-akhir ini sangat patuh padanya.


Demi sebungkus permen, anak anak rajin belajar dan menyerahkan pekerjaan rumah pada baili


Untuk bisa sekolah ini sangat tidak mungkin tapi mengenal huruf dengan cara ini tidak ada biaya sama sekali.


Mereka bahkan bisa mendapatkan permen dan mendapatkan hadiah jika lebih dari 5 kata dikenali.


Anak-anak sangat termotivasi dengan hadiah yang diberikan Baili dan mereka juga didorong oleh keluarganya masing-masing.


Sebab itulah anak-anak tidak lagi merasa canggung pada baili. Mereka justru menganggap baili adalah Bibi mereka sendiri.


Baili juga tidak pelit dengan anak-anak di desa ini. Selagi mereka patuh dan tidak berkata kasar padanya maka dia akan tetap suka.


Melihat mereka datang baili tidak pelit .Dia meminta pada Zizi dan Niuniu agar berbagi.


Namun begitu anak-anak hanya mendapatkan kembang api bukan petasan. Ada juga beberapa kotak lilin kecil.


jika ini lilin sudah dijamin anak-anak tidak akan mendapat bagian jika sudah sampai di rumah.


lilin sama artinya dengan uang bagi ibu rumah tangga.


Siapa yang mau membakar uang di tahun ini.


Karena itu anak-anak yang mendapatkan lilin harus memainkannya di halaman saat ini juga. Jika tidak ingin semuanya dirampas oleh keluarga sendiri.


Malam makin meriah tapi kantuk akhirnya datang juga.


Baili berkata pada semua nya jika dia akan ke kamarnya.


Ran Shadong tidak buru-buru menyusul menantu perempuannya. Dia hanya pura-pura berbicara dengan yang lain untuk beberapa waktu.


Meskipun malam semakin meriah tapi hari juga semakin larut. Anak-anak dibawa kembali oleh keluarga masing-masing.


Tapi mereka tidak kembali dengan tangan kosong,ada sekotak kembang api dan sekotak lilin kecil di tangannya.


Begitu juga dengan keluarga baik kembang api yang tidak habis disimpan di gudang pabrik baja.


Namun sebelum itu sudah benar-benar di kunci. Dua kakak ipar Baili mengambil beberapa item lain untuk dibawa pulang ke rumah mereka.


Tujuannya jangan ditanya lagi.


besok adalah hari di mana semua gadis yang sudah menikah kembali ke rumah kelahiran masing-masing.


Biasanya di saat itu mereka akan memamerkan pada keluarga kelahiran. Bagaimana nyamannya kehidupan mereka di rumah keluarga suami.


Salah satu cara memamerkan.ini dengan membawa beberapa barang untuk diserahkan pada keluarga kelahiran.


Petasan dan kembang api sangat langka dan tidak banyak orang yang bisa membelinya di luar sana.


Membawa segenggam petasan juga bisa dikatakan hal yang membahagiakan. Seperti anda membawa sebungkus permen ke rumah lama.


Seharusnya dua kakak ipar tidak lagi memikirkan masalah kembali ke rumah kelahiran mereka. Bukankah mereka baru saja kembali dari sana sehari sebelumnya.


Tapi manusia tetaplah memiliki sifat tamak dan tinggi hati.


Jika masih bisa memamerkan dengan kondisi mereka yang terbaik. Bagaimana bisa mereka melewatkannya.


Setelah bertahun-tahun menerima penghinaan dari mata keluarga lama. Pada akhirnya mereka mampu menatap mata para ipar dengan penuh percaya diri.


Sebuah kebanggaan tersendiri bagi mereka jika bisa membawa barang-barang ke rumah kelahiran.


Baili terkadang merasa pemikiran ini begitu picik. Kenapa barang barang bisa dikatakan mewakili kebahagiaan seorang wanita.


Itu sama sekali tidak benar.


Tapi pemikiran baili tentu saja tidak akan dikatakan pada orang lain.Dia juga tidak peduli dengan petasan itu. Ambil saja jika mau dia bisa membelinya lagi jika masih kurang.

__ADS_1


Ketika membelinya Baili sudah berpikir semua barang ini harus dihabiskan malam ini.Tapi tidak menduga keluarga bai bahkan berpikir untuk menyisakannya untuk perayaan tahun baru di masa depan.


Dia lupa ,berhemat sudah menjadi darah daging bagi orang-orang yang hidup di tahun 70-an.


__ADS_2