Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
191


__ADS_3

Semua orang merasa puas dengan pengaturan kediaman dari Guan Ru dan han pan. Setelah memasuki kamar masing-masing semua tiga keponakan perempuan bahkan tidak keluar lagi dari sana.


ini wajar mereka bertiga tidak beristirahat dengan benar selama di dalam kereta api. Bahkan mereka tidak bisa mandi dengan lengkap di sana.


Setiap kamar sudah memiliki ranjang dan selimutnya sendiri-sendiri. Juga sebuah lemari pakaian kosong yang belum ada isinya sama sekali.


Awen langsung melihat di mana kamar mandi dan dia mandi dengan cepat.Setelahnya Awen langsung berbaring di ranjang itu dengan nyaman.


Yang dilakukan oleh Nanan dan ayi hampir mirip. mereka merasa tidak ingin bangkit dari ranjang jika tidak perlu.


Awalnya kedua orang tua Baili tetap duduk di halaman tengah berbicara dengan yang lain di sana. Tapi setelah beberapa waktu mereka juga masuk ke kamar dan beristirahat.


Melihat semua orang akan beristirahat guan ru dan han pan akhirnya mundur. Mereka tidak bisa sering datang karena memiliki kesibukan sendiri ,apalagi han pan yang sudah menjadi pekerja pabrik.


Dia hanya minta izin setengah hari dan ini sudah waktunya untuk kembali.


Guan Ru berbeda,dia harus bolak balik dari dan ke baijing jika terjadi sesuatu pada rumah sewa di berbagai kota.


Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga, dia bahkan nekat mengurus rumah sewa di kota Guang Zhou.


Biaya bolak-balik dari Guangzhou ke Beijing tidak masuk dalam dana dari Baili.Tapi jika suatu saat dia melakukan perjalanan dari kota ke kota lain untuk tujuan itu Baili harus merogohkan kantong atas nama biaya transportasi.


Setelah Han Pan pulang, guan Ru langsung melaporkan jika dalam 1 bulan ke belakang sudah ada ratusan rumah yang disewakan.


Setengahnya lagi masih dalam keadaan kosong.


Mari kita perjelaskan lagi situasi ini lebih lanjut.


Shanghai yang dipegang oleh Wang sufeng memiliki 75 halaman yang rusak. Karena kondisinya yang strategis 75 harapan halaman yang rusak ini sudah ludes dan berhasil disewakan.


di Beijing 75 halaman rusak lagi dikelola oleh han pan tapi hanya setengah nya saja yang laku.Namun begitu Baili optimis ini akan segera habis dalam waktu yang tidak lama lagi.


lin dong di Sangjiang dengan 60 halaman yang rusak.Sudah di sewakan di kisaran 40 buah rumah.


Gu su di tianjing dengan 60 halaman yang rusak.


Lu Chen kakak laki-laki Lu Xiu atau Ayue,dia di hainan namun begitu masih stabil dengan 20 halaman yang disewakan.


Doudou pula di cangqing namun sudah ludes disewakan keseluruhannya.


Guan Ru juga mengelola 60 halaman yang rusak di Guang Zhou,ini juga masih di sewakan sebanyak 15 saja tapi akan di lirik lagi peningkatan nya di bulan depan karena universitas itu.


Persyaratan sewa adalah membayar 3 bulan dimuka jadi begitu Bailli tiba di Beijing sebenarnya dia menerima uang yang tidak sedikit.


Itu pun sudah dipotong dengan keuntungan bersih. Di mana para pengelola menerima 20% dari setiap hasil. Dan guan ru menerima 10% dari setiap yang dihasilkan oleh Baili sendiri.


Ini belum termasuk dengan penghasilan dari kota Jiang sendiri yang saat ini dikelola oleh dong hong.


Ini dikarenakan dong Hong sendiri sedang merenovasi halaman rusak tersebut menjadi ruko.


Tidak terbayangkan Baili menerima uang hampir rp30.000 hanya untuk penyewaan 3 bulan kedepan. Itu pun rumah-rumah yang disewakan sebenarnya belum sampai sepertiga jumlah rumah keseluruhan.


Rp 30.000 ini sebenarnya setara dengan uang ratusan juta di tahun 2020.


Selagi menerima uang itu di tempat baili tertawa terbahak. Ini adalah waktunya untuk dia bersenang-senang. Tapi dia tidak memperlihatkan hal itu di permukaan.


"Dana dari desa Jiang Chun akan masuk mulai bulan depan. kau hanya perlu mencocokkan nya dengan militer jangan sampai ada yang berkhianat" kata Ran shadong.


"aku tidak tahu jika di kota Jiang kakak ipar masih memiliki hunian lain"kata Guan Ru.


"Ah jadi masalah toko pertukaran juga ditangani oleh kepala desa.Ini bagus juga " sambung nya lagi.


Guan ru tentu saja senang 10% dari keuntungan itu adalah miliknya jadi dia perlu memastikan tidak ada yang dirugikan di sini.


Keuntungan baili tahun ini sebenarnya singgah di kocek guan ru 10% yang artinya rp3.000. Yang jika dihitung setara dengan gaji 10 bulan pekerja pabrik.


Perlu diingat lagi gaji pabrik saat ini hanyalah berkisar rp300 saja. Itulah sebabnya guan Ru sangat optimis dengan kehidupannya di masa depan.

__ADS_1


Kata Baili sebenarnya tidak tertutup kemungkinan 3 bulan ke depan harga sewa akan meningkat. mata guan ru berbinar mendengar itu, jika ada peningkatan keuntungan bukankah dia juga akan mendapat peningkatan gaji.


Tiba-tiba guan Ru merasa tidak rugi diberhentikan dari militer. jika bulan ini hanya 3.000 kemungkinan besar bulan depan akan berlipat ganda.


Guan Ru paling tahu jika keuntungan bersih dari toko pertukaran itu sebenarnya sangat tidak masuk akal.


Lagi-lagi dia memandang baili sebagai sosok yang perlu dipelajari tentang isi otaknya. siapa yang bisa menghasilkan uang tiga puluh ribu rupiah di tahun 70-an ini.


Ini masih belum di hitung dengan deviden dari dua pabrik di militer. Sayangnya dividen dari dua pabrik militer ini tidak ada sangkut pautnya dengan Guan Ru.


Kabar dari militer yang didengar oleh guan ru adalah tentang Ran Shadong yang bahkan sedang membuat kerjasama tentang pembuatan kaki palsu dan tangan palsu.


Diperkirakan dari kerjasama ini Ran Shadong sendiri akan memiliki dompet tebal tanpa campur tangan menantu perempuannya.


Ran Shadong tidak membicarakan masalah ini dengan baili karena dia memiliki tujuan tersendiri.


Sebagai seorang suami, dia juga tidak mau kalah dalam menghasilkan pundi-pundi rupiah di zaman keemasan.


Guan Ru semakin kagum dengan pasangan ini mereka adalah panutan yang layak ditiru.


Tanpa bekerja pun pasangan ini adalah orang terkaya di kota Jiang. tapi mereka masih terus berjuang agar bisa berdiri di level selanjutnya.


" oke kawan Ran Shadong, selamat bersenang-senang dan aku akan datang ke sini sewaktu-waktu jika diperlukan" kata Guan Ru pada Ran Shadong.


Ketika mereka berbicara tentang masalah militer baili tidak ikut campur. Dia pergi ke kamar orang tuanya terlebih dahulu.


Pada saat Ran Shadong bergabung, rupanya sudah terjadi perubahan yang sangat besar di dalam kamar tersebut.


Ada kotak besar di tanah, televisi dan sofa besar juga kasur spring bed. Belum lagi kursi goyang dan selimut listrik yang sebenarnya ada di rumah mereka di Jiang Chun.


Lemari pakaian besar dan lemari kaca tempat di mana ada makanan ringan di simpan di dalam nya.


"Shadong kebetulan kau datang ayo kita tata semua ini di kamar ibu agar mereka bisa nyaman tidur nya" seru baili saat melihat Ran Shadong datang.


jika rangsangan tidak pernah ke online shop susu mungkin dia tidak tahu kotak apakah itu tapi sebenarnya itu adalah AC dengan dua cuaca


Anda bisa memilih panas jika cuaca sedang dingin dan anda bisa menyetelnya dingin jika cuaca di luar sedang panas.


Namun sebenarnya ini tidak diperlukan karena saat ini masih ada dua channel siaran saja.


agar tidak terlalu mencolok bentuk luarnya sama mirip dengan televisi berwarna yang ada di kota saat ini. Hanya saja hasil tangkapannya lebih jernih daripada TV yang diproduksi di tahun 70-an.


Sekali lagi dikatakan jika televisi sepeda dan radio masih diproduksi di luar bukan di dalam negeri.


Orang-orang yang ingin membeli televisi berwarna bisa dihitung dengan jari. Jika seseorang memiliki kemampuan mereka masih memilih televisi hitam putih karena selisih harganya yang besar.


Jadi Ran Shadong yang sebenarnya masih kelelahan dipekerjakan sebagai kuli gratis sekali lagi.Dia harus besok siapa ya mengeluarkan ranjang besar itu dan menempatkan spring bed sebagai gantinya.


Baili bahkan tega membeli dispenser dingin dan panas. Bukankah ini dikatakan karena di rumah ini sudah memiliki aliran listrik yang stabil.


Ran Shadong segera menyusun segala sesuatu sesuai perintah menantu perempuan.Ketika semuanya selesai itu sudah 2 jam kemudian.


"Ayah ibu, sekarang kalian bisa istirahat dengan nyaman. ada beberapa tirai yang perlu dipasang ibu bisa melakukannya sendiri besok"kata Baili.


Dia terlihat begitu kelelahan tapi sebenarnya tidak melakukan apa-apa hanya sekedar menunjuk ke sana dan menunjuk ke sini.


Syukurnya Ran Shadong tidak memiliki pendapat tentang itu.


"Shadong,sekarang bagaimana dengan kamar kita? kita harus mengemasnya saat ini atau besok?"


"kupikir kamar bisa nanti saja tapi bagaimana dengan dapur.Sebaiknya kita selesaikan di sana sebelum tiga keponakan mu bangun" kata Ran shadong lagi.


Baili mengangkut setuju setelah itu keduanya berangkat ke dapur yang saat ini sedang kosong.


bayi segera mengeluarkan semua jenis peralatan dapur yang ada di dunia modern. Dia juga dengan senang hati memakai lemari makan portable yang diletakkan cantik di atas dapur.Penggunaan cerobong asap membuat memasak tidak akan begitu kotor.


Dia mengisi lemari portable dengan mie instan dan beberapa hal lagi.

__ADS_1


Di sini baili juga mengeluarkan lemari es tiga pintu dengan merk LG.


Tampilannya sangat cantik dan memiliki sisi depan yang bisa mengeluarkan kubus kubus es kecil.


Lemari es ini tidak ada di tahun 70-an baik teknologi maupun dari segi tampilannya. Tapi tiga keponakan ini sudah biasa menganggap "kolega" Bibi kecil adalah sosok yang memiliki jaringan di luar negeri.


Tidak heran jika Bibi kecil bisa menyediakan barang-barang yang tidak umum.


Segala jenis bumbu juga disimpan di lemari portable yang memakai tempered Glass sebagai pintunya.Ada juga telur dan minyak sayur juga gula merah beserta gula pasir.


Di sini kulkas juga sudah bisa dicolok karena listrik yang sudah tersedia. Sebab itu baili dengan ringan memenuhi kulkas dengan segala sesuatunya.


Seperti sayur-mayur dan ikan beserta daging. Ada juga buah-buahan dan sosis mentah.


Ada tong beras dan penyimpanan tepung dan jerigen minyak tanah.


"bagaimana apakah ada sesuatu yang masih kurang?"tanya baili.


Ran Shadong sudah berkeringat tapi dia masih bersemangat untuk berkeliling mencari tahu apa yang kurang di sini.


"kupikir sudah terlalu terlambat untuk makan siang,kenapa kau tidak membeli deliveri saja dulu?"


"Hem baik,kau pilih menu nya"


Keduanya tiba-tiba menghilang dalam sekejap, tapi 5 menit kemudian hadir lagi dengan begitu banyak makanan yang siap santap di tangan masing-masing.


Semua hal itu disimpan di lemari makan portable bagian atas.


Tiba di gilirannya baili juga mengeluarkan lemari makan besar namun berbentuk bulat. ada bulatan kecil di tengahnya yang bisa diputar sewaktu-waktu.


5 menit di luar sebenarnya mereka sudah menghabiskan hampir 1 jam di online shop susu.


Inilah meja dan kursi yang dipilih oleh Ran Shadong di sana.


Untungnya tiga keponakan perempuan belum sempat pergi ke dapur. Jadi mereka sama sekali tidak akan meragukan seandainya baili mengatakan .Hal-hal ini memang sudah disiapkan oleh Guan ru dan Han Pan sebelumnya.


Hal terakhir yang mereka lakukan adalah mengeluarkan mangkok sumpit dan beserta beberapa hal lagi sebagai kelengkapan makan.


Setelah itu keduanya saling pandang dan mengangguk tanda kepuasan. Senyum baili semakin lebar mengingat jika kamar mereka akan diisi dengan perabotan modern sebentar lagi.


Ran Shadong juga sudah sangat kelelahan karena dipaksa bekerja beberapa jam tanpa jeda setelah turun dari kereta api.


"menantu perempuan bisakah kita lanjutkan besok saja hem,ku begitu kelelahan .Bagaimana jika kita tidur di supermarket aja malam ini ?" kata Ran shadong.


Baili yang bersemangat jadi pikir-pikir lagi mendengar kata-kata itu. sebenarnya mereka tidak perlu berburu toh mereka akan tinggal lama di sini.


Namun setelah mengantar dua keponakan perempuan lusa, sebenarnya Ran Shadong juga harus melaporkan kehadirannya di akademi militer.


Setelah dirinya benar-benar mendapat melaporkan surat penerimaan dia tidak memiliki banyak waktu di rumah ini.


Tapi apa salahnya membiarkan rasa dan beristirahat sejenak dia bisa melanjutkannya besok hari.


"oke karena suamiku tersayang sudah benar, kita akan benar-benar tidur supermarket malam ini"


" Hahaha aku sangat tahu jika menantu perempuanku adalah orang yang sangat perhatian, Hem bagaimana kalau malam ini kita istirahat seraya menonton film?"


"Ehm film apa?"


"Jackie Chan dengan Rush hour?"


"Aih kau sudah menontonnya berkali-kali tapi kenapa masih belum bosan sih?"kata Baili yang mulai jengah. dia adalah penggemar drakor, tapi bersama Ran Shadong dia malah menyukai film dengan genre peran perangan . Untung saja saat ini dia mulai menggemari sosok Jackie Chan dan menjadi penggemar yang fanatik. Namun begitu diajak nonton berkali-kali dengan film yang sama ,seseorang tetap akan merasakan sesuatu yang namanya jenuh.


"aku hanya ingin melihat Jackie Chan menjadi tua hahaha" kata Ran shadong tertawa.


Senang rasanya melihat perkembangan sosok itu di tahun sekarang dan beberapa tahun kemudian.


Jackie Chan di tahun 70-an ini masih seseorang yang bisa disebut pemula tapi Ran Shadong akan berkesempatan untuk melihat sosoknya di saat wajahnya mulai menunjukkan usia nya.

__ADS_1


Jackie Chan, jet Lee ...


Hehehe


__ADS_2