Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
157


__ADS_3

Hari yang baili tunggu akhirnya tiba.Kabar ini di bawa oleh Ran Shadong dengan tergesa gesa.Meski besar kemungkinannya menantu perempuan sudah tau lebih dulu.


Apalagi di rumah masih ada radio yang pasti sudah mengabari kabar gembira ini terlebih dahulu.


Baili tersedak air liur nya sendiri karena tidak percaya, rupanya kejadian nya sama persis yang di sebutkan di dunia asli.


Jadi awalnya Baili hanya optimis tentang kejadian nya, bukan pada bulan kejadian yang harus sama.


Banyak orang berparade di jalanan.


Kota Jiang masih kota kecil jadi mereka tidak ikut dalam parade di jalan-jalan seperti kota besar pada umumnya.


Tapi kabar itu masih terdengar dan membuat orang berpikir tentang kehidupan yang lebih baik.


Baili sudah menunggu kabar ini dari awal dan dia berharap cemas agar kejadian ini tidak jauh dari plot yang asli.


Pagi hari surat kabar segera dan radio segera mengabari tentang ini.Tentang universitas yang akan segera di lakukan di bulan desember.Yang paling senang tentu saja pemuda pendidikan.


Jika bisa lulus ujian mereka akan segera pindah ke kota lagi.Kepala desa juga dengan antusias besar segera berkoar-koar dengan semangat.


Jangan lupa di sepuluh Komune hanya desa Jiang yang memiliki anak-anak yang melek huruf.Ini tidak di hitung dengan pemuda pendidikan di desa Jiang.


Selain para siswa sekolah menengah atas yang baru lulus, masyarakat yang masih berusia remaja hingga 30 tahun yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan sejak sekolah ditiadakan pada tahun 1965.


Mereka juga diizinkan untuk mengikuti ujian yang akan mengubah negara tersebut.


Itu lah yang di kabarkan oleh radio dan surat kabar.Baili segera mencari informasi tentang ini di online shop susu.


Di kabarkan ,sekitar 5,7 juta peserta mengikuti ujian bersejarah ini yang dikenal dengan istilah gaukau.Ujian di lakukan Pada bulan Desember 1977.


Hanya sekitar 273.000 orang atau 4,8% yang persentase nya tidak banyak tapi ini masih memberikan harapan untuk semua orang.


Ini adalah perubahan nasib yang luar biasa bagi banyak pemuda pendidikan yang dikirim ke pedesaan atau orang yang dididik ulang seperti para petani dan pekerja.


Selama revolusi kebudayaan periode yang berlangsung selama 10 tahun diantara 1966 dan 1976.


Jutaan orang termasuk para pemilik lahan atau tuan tanah. Juga beberapa intelektual menjadi sasaran penghinaan publik dan identitas mereka disebut sebagai kelompok berkulit hitam.


Jadi ujian masuk perguruan tinggi pada tahun 77 ini sangat penting menandakan kembalinya intelektual dan akademis ke negara. Setelah mereka sempat dipindahkan dari jabatan mereka dan dikirim ke pedesaan untuk di reformasi.


"Menantu perempuan sekarang aku juga akan ikut ke universitas secara aku belum 30 tahun kan" kata Ran shadong.


Sejak mengetahui jika negara akan membuka kembali universitas. Ran Shadong sudah bersiap sedia dengan membolak-balik buku pelajaran SMA secara diam-diam.


Menantu perempuan memiliki sesuatu untuk menjadi kaya dan dia juga tidak boleh ketinggalan.


Ini adalah waktu semua orang bisa bersinar.Termasuklah Ran Shadong sendiri.


"Kau mau ke universitas?"Tanya baili tidak percaya.


"Ya aku sudah mendiskusikan ini pada pihak atas mereka memberikan aku rekomendasi khusus untuk masuk ke universitas khusus militer seandainya aku lulus ujian" kata Ran shadong.


Diberhentikan karena cedera tidak membuat minatnya pada dunia militer pada begitu saja. Sebenarnya Ran shadong sudah menghubungi beberapa pihak atas sebelum kabar tentang universitas ini terdengar.


Awalnya tidak ada berita namun sebulan yang lalu pihak atas mengatakan jika universitas akan dibuka dan dia bisa masuk melalui ujian tersebut.


Di negara ini universitas militer hanya ada di Beijing saja. Jadi jika Ran Shadong mengambil ujian dan lolos .Dia harus pergi ke universitas itu selama beberapa tahun.


Baili tidak tahu akan berkata apa masalah besar tapi dia punya halaman yang rusak di sana. Jika dia ingin pergi dia bisa membawa semua keluarga ke sana.


Jadi ini bukan masalah besar.


"Oke,mari ke Beijing " kata Baili setuju. ke mana dia pergi dengan aset-aset di tangan baili tetap akan baik-baik saja.

__ADS_1


Palingan mereka hanya perlu memindahkan hakau ke perkotaan. Mendapatkan persetujuan dari baili Ran Shadong segera berlari lagi ke kota.


Dia harus menyusun beberapa formalitas untuk mengambil nomor ujian khusus.


Baili hanya bisa melihat punggung pria itu yang dengan mata tidak berdaya. Tahun ini Ran Shadong berusia 29 tahun. Jika ini tahun depan kemungkinan besar dia tidak akan bisa masuk sama sekali.


Jadi bisa dikatakan ini adalah sebuah keberuntungan untuknya.


Hari ini tiga keponakan perempuan dan beberapa siswa di kembalikan untuk belajar mandiri.Demi mengikuti ujian masuk ini.


Ketiga nya menangis dan memeluk Bibi kecil dengan rasa haru.Jika tidak ada Bibi kecil,bagaimana caranya mereka memiliki kesempatan untuk pergi ke universitas.


mereka adalah lesbian kecil yang dianggap sebelah mata oleh warga manapun. Semua orang menganggap jika mereka bahkan tidak akan dilirik oleh keluarga pihak laki-laki.


Tapi bagaimana jika seandainya mereka menjadi seorang mahasiswa. Tentu saja akan membuat perubahan pendapat bagi banyak orang.


Ini hebat.


Hanya saja semua ini perlu dana yang tentunya akan memberatkan lagi Bibi kecil.Sekarang mereka kembali untuk membuat pilihan siapa yang pergi siapa pula yang tinggal.


Semua orang tidak ingin melepaskan kesempatan ini hanya saja tidak mungkin menambah beban lagi bagi Bibi kecil.


Bai xinxin juga bergegas kembali ke desa pada hari itu dan menyatakan jika dia sudah bersiap untuk melepaskan dua putrinya ke universitas.


Jadi dari sisi Bai xinxin,dua anaknya tidak memiliki masalah apapun.Tapi Kakak pertama belum kembali untuk mengatakan sikap nya.


Selain tiga keponakan, ada 4 orang lagi yang untuk memiliki kesempatan untuk mengikuti ujian masuk universitas ini.


Mereka adalah cucu dari sepupu tua Baili dari sisi ibu.Tahun lalu Baili juga menyekolahkan mereka tentu saja dengan kemampuannya ,dia melakukan kecurangan kecil.


Baili membuat cucu yang sudah tua memiliki tempat di kelas menengah atas.Sekarang mereka cukup syarat untuk mengikuti ujian masuk ini.


Jadi sekarang sepupu yang sudah tua membawa serta dua anak laki-lakinya yang memanggil baili sebagai Bibi kecil.


Bersama mereka ada tiga gay dan satu lesbian yang memanggil baili sebagai nenek kecil.


"Nenek kecil yang baik"sapa mereka dengan semangat.


"Lili mereka ingin bertanya tentang apakah harus mengikuti ujian atau tidak?"Tanya Ibu tua Baili.


Apa hubungannya baili dengan mereka ,pergi ujian atau tidak.Ini pasti masalah dana.


Bukan baili saja yang berpikir demikian, 3 keponakan juga saling pandang dan mengerti ke arah mana mereka berbicara.


"Jika merasa sanggup pergilah percuma juga jika dipaksa" kata Baili acuh tak acuh.


Mereka di sekolahkan dengan dana Baili sendiri tapi bantuan nya sudah sampai di sini saja.Ini bisa di katakan memberi hati tapi masih minta jantung.


"Tapi toko pertukaran di tutup sekarang tidak ada pemasukan lagi.Jadi bisakah sepupu membantu sedikit?"kata nya dengan ragu.


Masalah meminjam uang adalah masalah besar.Apalagi dana yang diperlukan masih belum jelas.Hanya saja jika baili berjanji maka mereka akan sedikit tenang.


Nah benarkan.


Empat cucu yang sudah jadi hanya menundukkan kepalanya dengan malu.Asalnya keluarga menolak untuk bekerja sama.


Tidak ada dana untuk sekolah apalagi untuk anak perempuan. Walaupun ada mereka memiliki calon yang cocok untuk dijadikan sapi perah.Sebab itulah mereka menyempatkan diri untuk dapat datang ke rumah bai.


"jika mereka berhasil menjadi mahasiswa bukankah kuburan keluarga kita akan berasap. ini merupakan kebanggaan terbesar untuk keluarga kita"kata sepupu yang sudah tua.


Dia tentu tau seberapa jeleknya meminta bantuan saat ini.Adalah sumbangan jika baili bisa membantu keluarga ibunya sendiri.


Lagipula dia memiliki kemampuan untuk itu.Jika menolak ini bisa di katakan tidak berbakti pada leluhur di bawah tanah.

__ADS_1


"Itu benar jadi aku menyarankan kalian mengikuti ujian hanya saja aku tidak akan membantu dari segi uang. Menurut kabar akan ada biaya tambahan dari negara untuk mahasiswa yang berhasil lolos tahun ini. Jadi untuk ke universitas sebenarnya tidak memiliki biaya sedikitpun" jawab Baili menimpali.


"Bibi kecil benarkah ada hal baik seperti itu?" Tanya Ayi dengan semangat tinggi.


Kedua orang tuanya tidak mengirimkan kabar mengenai masalah ujian masuk universitas ini jadi dia sedikit khawatir.


Mungkin saat ini ibu sudah menyerah masalah ini pada Bibi kecil jadi mereka mungkin tidak berniat untuk mendukung.


Tidak nyaman untuk meminta bantuan bibi kecil lagi tapi Ayi sangat ingin jadi mahasiswa.Sekarang negara bahkan memberikan dana hidup selama kuliah.


Jadi Ayi sangat ingin melompat karena senang nya.


"itu benar mereka juga akan memberikan fasilitas kos gratis yang di lengkapi dengan air dan listrik. Juga ada beberapa kupon makanan di kafetaria dan mahasiswa tidak perlu khawatir tentang dana.Jadi pergilah belajar dan fokus pada materi ujian saja " ujar baili lagi.


" nenek kecil aku akan pergi ke universitas kan hehehe " seru gadis besar.Dia tiba tiba melihat sebuah harapan untuk pergi ke universitas.


"Tidak ada uang ini kabar bagus tapi kalau bagaimanapun tentu harus menyiapkan dana sendiri. jika dana kecil tentukan pilihan universitas di daerah saja.Semua perawatannya tetap sama di manapun lokasi


nya.Dan setelah tamat akan dialokasikan pada pekerjaan tetap dengan perintah " kata Baili lagi


Bukan Baili pelit untuk memberikan mereka uang. Namun orang seperti ini biasa juga disebut dengan serigala bermata putih. Mereka bukan saja tidak akan berterima kasih tapi justru akan menggigitmu di saat saat tertentu.


Jadi baili mulai menyarankan universitas terdekat sebagai referensi nya.Setelah itu Baili mulai membicarakan bagaimana indahnya menjadi mahasiswa.Kehidupan sosial akan meningkat seiring perkembangan zaman.


"tahun ini untuk menjadi seorang mahasiswa itu memang agak sulit karena kita tidak memiliki banyak persiapan. Tapi percayalah tahun ini adalah tahun yang paling menjanjikan di banding dengan mahasiswa di tahun-tahun berikutnya " ujar baili lagi.


Walau bagaimanapun mereka masih terkait dengan hubungan darah jadi dia harus memberikan mereka semangat positif agar mereka tidak menyerah.


Namun begitu dia tidak akan memaksa nya jika tidak menuruti nasehatnya maka ini sudah nasib mereka sendiri.


Baili berbicara banyak tentang masalah universitas dan kebaikan yang didapat dari sana.


Dia tidak berjanji untuk memberikan dana apapun namun begitu setelah mendengar kata-kata dari baili, mereka menjadi berpikir untuk mencoba nasib.


Beberapa jam kemudian keluarga sepupu yang sudah tua kembali ke desa mereka dengan keputusan tegas .Mendukung para cucu untuk pergi ke universitas.


Setelah mereka pergi 3 keponakan juga berteriak gembira.Mereka akhirnya bisa bernapas dengan lega. Sekarang siapa pun bisa pergi ke universitas tanpa menghabiskan biaya orang tua sama sekali.


Selagi berbincang-bincang berapa orang tiba-tiba datang ke rumah Bai. saat ini untuk menyambut tamu baili memang menyediakan ruang di lantai 1.


Tanpa diduga kelompok yang datang sebenarnya adalah para pemuda pendidikan. Karena keberadaan toko pertukaran mereka cukup akrab dengan bibi kecil juga memanggil baili dengan sebutan yang sama.


Duan Fey yang maju pertama kali Dan dia berkata"Bibi kecil sekarang universitas sudah dibuka lagi Dan kami memiliki kesempatan untuk kembali ke kota. tapi kami juga memiliki kendala harap Bibi kecil bisa membantu"


"bantuan macam apa aku juga tamatan sekolah menengah saja"kata Baili jujur.


"Kami tau Bibi kecil memiliki hubungan jadi bisakah mencarikan buku pelajaran SMA.Kami akan membayar biaya nya"katanya dengan cepat.


Baili berpikir ini adalah celah untuk membuat pot emas yang lain.Ada pun buku sekolah SMA tahun 77 masih ada di online shop susu.


Jangankan bukunya , catatan tentang pertanyaan ujian masuk tahun ini dan kunci jawaban nya di sertakan dengan komplit.


Jika baili ingin dia bisa saja jadi juara tingkat nasional di sini.Tapi kecurangan ini tidak di perlukan sama sekali.


"Ohh aku tidak tahu tentang harga nya.Sekarang buku seperti ini pasti sulit ditemukan dan tidak yakin tentang harganya"kata Baili beralasan.


Mereka semua saling pandang dan mengerti jika benda itu tidak murah sama sekali.


Tapi untuk persiapan ujian mereka membutuhkannya. untungnya sejak lama mereka kerap berbagi pikiran dikarenakan artikel baili.


Ini mendorong mereka untuk mulai belajar secara mandiri. Jadi sebenarnya mereka tidak terlalu jauh dengan buku.


Hanya saja saat ini materi tentang ujian belum diketahui. Jadi mereka harus rajin membolak-balik buku SMA pada tahun terakhir.

__ADS_1


Baili mengaku jika dia belum bertemu dengan narasumber dan belum tahu tentang biaya terakhir. Hanya saja mereka yang membutuhkan harus menyediakan dana yang cukup besar.


Ini prinsip seorang pengusaha.


__ADS_2