
Kegembiraan yang terjadi di rumah baiyau segera di ketahui oleh pihak pabrik.Ini memang masalah keluarga tapi terjadi di area pabrik.
Selagi Baiyou bertengkar sebenarnya perwakilan dari pabrik sudah akan tiba di sana.
Baitou yang tidak tau segera masuk dan pergi menarik menantu perempuan nya untuk pergi.Tapi Baiyou buru buru berbicara.
"Adik ke dua,menantu perempuan mu sangat bagus, dia bilang ingin Rp 100 apa kau percaya itu?"katanya yang memprovokasi adiknya.
Bila ini pertengkaran biasa mungkin tidak akan terjadi apa apa.Tapi Zhou liwen menarik masalah ini sampai ke rumah nya, jadi ini tidak wajar sama sekali.
Melihat ini, Baiyou yakin jika keduanya sama saja.Egois dan tak tahu malu.
Jika ini terus berlanjut maka tidak akan ada buah yang manis dari pernikahan ini.
"Baitou kau bilang, apa maksud nya menahan uang sehingga putri ku tersiksa ,apa kau menyimpan wanita di luar sana? " pekik Ibu mertua baitou yang langsung menampar wajah baitou yang malu.
bayi tahu baru saja tiba tentu saja kurang mengerti apa yang terjadi tapi bagaimana dengan rp100 dan wanita simpanan apakah hal ini bisa disebutkan dengan santai di luar tidakkah ibu mertuanya merasa ini akan memperburuk masalah mereka di kemudian hari.
ataukah ibu mertua memang sedang mencari-cari masalah.
"ibu mertua apa yang kau katakan ini. kenapa aku tidak mengerti, apa itu wanita simpanan?"kata baitou yang mencoba mengelak.
Tapi dia juga ditahan dengan cepat oleh kakak laki-laki zhou liwen
"berani kau menolak jika tidak ada wanita simpanan ke mana semua uang itu pergi? apakah kau memberikannya pada adik perempuanmu. gadis yang sudah bercerai tapi menikah lagi itu, bah"katanya lagi sambil meludah.
Dia mulai melakukan atraksi yang familiar dilakukannya di desa.
Duduk ke tanah dan berguling-guling di sana seraya menepukkan dadanya dengan sedih.
" betapa malang nasib putriku, dia sudah ikut menderita sejak menikah tapi begitu mendapatkan uang semuanya dikembalikan pada keluarga sendiri, sedang putriku hanya bisa meneguk air liur saja seharian" katanya dengan menangis.
Baitou awalnya malu melihat perilaku seperti ini. Tapi memikirkan bagaimana dia sudah dimarahi habis-habisan oleh ayah dan ibu melalui telepon dia justru gelap mata.
"aku tidak memberikannya pada adik perempuanku tapi aku justru ingin bertanya ke mana uang tabungan selama 1 tahun lebih aku disini, kemana?"tanyanya yang semakin emosi.
dia tidak sama dengan beliau bayi tau lebih berpikir realistis daripada kakak laki-lakinya apapun yang dia berikan pada menantu perempuan kerap kali dia tulis jadi dengan cara seperti ini dia tahu persis berapa uang yang sudah dia berikan kepada menantu perempuannya
sehelai kertas dilemparkan ke wajah menantu perempuannya yang berdiri sekitar 5 meter. melihat suami dipukuli oleh ibu kandung dia sama sekali tidak bergerak tapi diam-diam tersenyum dengan sinis.
Dipikir baitou tidak akan melihat perilakunya .Tapi baitou cukup jelas dengan senyuman itu ,mereka sudah bersama selama bertahun-tahun.Lalu kenapa dia tidak tahu apa artinya senyuman tersebut.
Menantu perempuannya menarik kertas itu dan langsung pucat ketika membacanya. Dia memang orang yang buta huruf tapi sejak tiba di kota cahaya ,dia mulai belajar beberapa kata.
Apa lagi jika itu menyangkut uang , tentu saja dia tidak ingin ditipu setiap sen yang dihasilkan oleh suami sendiri .Jadi dia belajar keras dan sekarang adalah hasil nya.
"itu adalah jumlah nominal yang seharusnya ada di dalam tabunganmu saat ini .Ibu mertua jika kau menuduh aku menyimpan wanita lain jelaskan kenapa kemana pergi uang itu sementara uang semua aku serahkan pada menantu perempuan"
Jika dihitung hanya dalam kurun waktu 6 bulan saja dia tidak memberikan semua uangnya kepada penentu perempuan. Tapi ada satu tahun penuh di mana uang itu seharusnya menjadi tabungan keluarga mereka.
tertulis di sana dalam satu tahun selain gaji dia juga menyerahkan semua uang yang dihasilkan dari merangkai sepeda.
Jumlahnya mencapai RP 7000 yang bisa membeli dua halaman rusak sekaligus.
__ADS_1
" mana mungkin segini?"kata Zhou liwen tidak terima.Dia memang menerima uang-uang tersebut tapi tidak mungkin bisa jadi sebanyak itu. Baitou tidak mungkin memfitnahnya sampai seperti ini.
"gaji saja sudah Rp 300, kau pikir berapa jika 1 tahun penuh Hem,ini adalah Rp 3600, lalu da bagaimana dengan uang lain? catatannya begitu lengkap jangan kau mengelaknya. anggap saja gaji 300 itu habis untuk makan. siapa yang bisa menghabiskan rp300 hanya untuk 1 bulan, apa kau pikir aku bodoh?"
Zhao liwen menggigil dan tidak bisa berdiri karenanya.
Seperti yang dikatakan oleh baitou tadi, andaikan uang gaji semua dihabiskan untuk makan dalam satu bulan, tentu masih ada sisanya di sana.
Jika dihitung sisanya masih cukup besar tapi zhao liwen sendiri tidak mengetahui. Dia hanya memegang beberapa ratus rupiah saja di kantongnya saat ini.
Uang yang dia pegang pun akan segera beralih tangan pada ibunya sebentar lagi. Bukankah artinya dia sama sekali tidak memiliki dana apapun.
"ibu mertua dan kakak ipar, dengarkan kataku .Kalian sudah menghabiskan uangku sampai sedemikian banyaknya .Aku tidak ingin bertanya awalnya tapi kelakuan kalian makin menjadi-jadi. Sehingga membuat aku menjadi muak .Sekarang ambil kembali Putri kalian dan aku tidak menginginkannya. Pergi dan jangan datang lagi.Zhao linan dua anak akan menjadi tanggungan ku. Setelah ini pergilah mencari suami baru yang mungkin lebih baik dan lebih kaya sehingga bisa kau hisap darahnya sampai habis"maki Baitou yang membuat semua orang tercengang.
Baiyau juga tergenang melihat adiknya itu begitu tegas melepaskan menantu perempuannya secara tiba-tiba.
Di sini yang paling tertekan tentu saja.Zhao liwen sendiri dia sudah menikah bertahun-tahun bahkan anak-anak mereka begitu pintar fi kelas.
Kenapa bisa begini.
Ibu mertua dan saudara laki-lakinya tidak bisa berbicara. Mereka adalah pihak perempuan tentu saja akan kalah di sini karena gertakan cerai tersebut.
Tapi mereka pikir ini adalah gertakan sambal yang hanya sementara. perceraian dianggap aneh di tahun ini apalagi diantara keduanya ada dua anak yang tentu saja akan bernoda jika orang tua mereka mengalami perceraian.
Jadi mereka tidak takut sama sekali, apalagi di hadapan oleh di hadapan orang banyak.
"suamiku kenapa kau berbicara begitu .ini hanya masalah uang tidak ada masalah besar jangan usir aku ya huhuhu" kata Zhao liwen yang sudah menggigil.
Zhao liwen nyaman di rumah kelahirannya hanya karena statusnya sebagai seorang istri bekerja pabrik. Tapi jika status ini di tanggal dari tubuhnya kemungkinan besar hidupnya akan lebih buruk dari sebelum dia menikah dulu.
Berpikir seperti ini dia lebih tidak ingin lagi bercerai.
"apalagi yang tinggal dalam hidup ini heh. Kau mengupas kulitku sampai ke dasarnya ,membuat ibu kandungku sendiri membenci aku karena perilaku menantu perempuan yang tidak tahu malu sepertimu. Apalagi yang harus dipertahankan dalam pernikahan ini ?anak-anak sangat baik tapi jangan sampai tertular dengan perilaku buruk ibu mereka jadi lebih baik bercerai daripada tinggal" katanya yang geram.
Zhou liwen langsung merangkak di kaki baitou ,memohon agar tidak diceraikan. Dia juga menangis pada ibunya agar membujuk Baitou tapi siapa tahu sang ibu malah mendengus dengan kasar dan menamparnya karena berperilaku lembut.
Mereka masih berpikir jika ini hanyalah sebuah gertakan yang tidak perlu dipusingkan sama sekali.
mereka masih berbicara tentang beberapa hal di masa lalu sementara itu beliau pula semakin kecewa dengan menantu perempuannya dan dia pikir masalah bayi tau bisa diselesaikan tapi masalah dia masih tetap ada.
Berkaca dari adik laki-laki nya, Baiyou langsung mengeluarkan ultimatum yang sama persis, dia kan menceraikan menantu perempuannya dan tidak menginginkannya lagi.
Tentu saja kakak laki-laki he lanlan tidak terima. Dia bahkan beragumen tentang jika Ide ini adalah ide yang buruk untuk anak-anak.
"kau jangan berbicara macam-macam .Apakah kau pikir hal ini bagus untuk dua putramu apalagi putrimu sudah pergi ke Beijing untuk menjadi seorang mahasiswa. perceraian hanya akan menjadikan nama mereka buruk dan akan menodai reputasi di masa depan. apa kau sudah memikirkan hal seperti itu sebelum berbicara?" kata kakak laki-laki he lanlan.
tapi beliau tertawa lagi dia berkata anak-anak sudah lebih dulu menyarankan kami bercerai tidakkah kau bertanya hal ini pada adik perempuanmu?"
segitiga halalan menjadi jatuh dan dia lebih baik pingsan daripada sadar saat ini mengapa dia tidak ingat jika dua putra bahkan tidak kembali setelah perdebatan itu.
mungkinkah dua anak menyarankan agar ayah mereka menceraikan ibu
apakah anak-anak seperti ini yang sudah dia lahirkan ke dunia.
__ADS_1
setelah bersusah payah hamil dan melahirkan dengan menggadaikan hidup sendiri anak-anak akhirnya mendorong dia ke lubang api.
apalagi anak-anak jelas tahu bagaimana perilaku nenek dan kakek yang justru tidak akan pernah puas dengan uang yang dia lemparkan.
sebuah gunung emas pun jika dipersembahkan pada keluarga hai tentu tidak akan pernah cukup sama sekali
anak-anak tahu hal itu tapi justru mendorong orang tuanya berpisah bukankah ini membuat isyarat untuk ibu mereka bunuh diri
tidak seperti zoliwen yang mencoba membujuk suaminya mati-matian helan lan tidak begitu dia masih memiliki anak-anak di sisinya anak-anak yang berharga dan memiliki masa depan cerah.
Tapi sekarang dia ragu apakah anak-anak akan mendukungnya di hari tua. Sedangkan kembali ke rumah kelahiran tentu ini tidak akan menjamin.
Jadi dia menggertakkan gigi dan berkata" Kakak pulanglah dan katakan setelah ini aku tidak akan memberi kalian sepeserpun dan aku lebih baik tidak akan pernah kembali meskipun di tahun baru.Aku dan keluarga he sudah putus "kata he lanlan buru-buru.
Sebenarnya keluarga kelahirannya tidak seburuk keluarga zhau liwen. mereka masih memiliki hati nurani namun kakak laki-lakinya inilah yang lebih sering meminta uang.
He Jun suka berjudi dan memiliki hutang di mana-mana. Dulu he lanlan tidak memiliki uang tapi setelah tinggal di kota cahaya, he Jun merasa memiliki pegangan.
Siapa suruh memiliki adik perempuan yang mempunyai uang.
"Apa? putus,he lanlan apa kau berani mengatakannya sekali lagi?" kata he Jun tidak percaya dengan pendengaran nya.
"Ya aku berani, mulai saat ini aku dan keluarga he tidak ada hubungannya sama sekali karena itu aku juga tidak akan memberikan kalian sepeserpun katakan itu pada ayah dan ibu"
Ayah dan ibu hensama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan ini .
Tapi mereka tahu perilaku buruk he jun. Mungkin karena hejun sendiri adalah laki-laki jadi mereka melakukan pembiaran.
Beberapa hal di rumah sudah dijual demi menutupi lubang maut ini. Kepala kedua orang tuanya memutih dengan cepat gara-gara he jun.
Setelah he lanlan tinggal di kota cahaya mereka juga melaporkan masalah ini pada he jun dan membiarkan he jun meminta uang untuk menutupi hutang-hutang yang sudah dia buat sebelumnya.
Awalnya baik-baik saja tapi semakin lama he jun semakin hebat .Dia bahkan membuat hutang baru dan membiarkan adik perempuan membayar untuknya.
tapi sekarang karena menutupi hutang ini pernikahannya juga terancam bubar dan anak-anak tentu akan malu di masa depan jika ketahuan memiliki seorang paman yang kaki judi.
Jadi lebih baik memisahkan diri daripada dari keluarga kelahiran daripada bercerai.
Di sisi Baitou pula, setelah berdebat pada akhirnya dia pergi membuat perjanjian. Seandainya uang dengan jumlah tertera tidak dikembalikan. Menantu perempuan tetap akan diceraikan dan dia memberikan waktu sekitar satu bulan untuk melakukan itu.
Begitu pemilik pabrik tiba di lokasi baiyou langsung membuat laporan jika menantu perempuannya sudah putus dengan keluarga kelahiran. Andai di masa depan ada masalah, mereka tidak lagi ada hubungannya dengan itu.
Baitou pula kembali ke pabrik besi bekas dan mengabari masalah ini dengan pemimpin pabrik.
Sebenarnya sudah umum kejadian seperti sekarang. Di mana seorang menantu diperas uangnya oleh keluarga mertua.
Tapi baru baitou yang maju untuk mengusulkan perceraian. Entah itu gertakan atau memang benar. Justru dia sudah dianggap sebagai orang yang berbeda dari yang lain.
Sementara itu Baili yang tidak tahu apa apa, saat ini masih berkutat dengan penanganan bahan kain yang kembali di hutangkan di online shop susu.
Setelah bai xinxin dan pasangannya tiba. Barulah mereka bergerak mencari kain-kain yang diproduksi pada tahun ini. Hanya setelah itu Baili bisa rileks dan tidak perlu lagi membeli produk kain di online shop susu.
Tapi Baili merasa tidak nyaman hari ini dan tidak tahu mengapa.
__ADS_1
Aneh...