
Setelah melalui perjalanan dengan kereta api pada akhirnya keluarga tiga orang ini tiba juga di Guangzhou dengan selamat.
Awalnya ayah dan ibu Baili ingin mengikuti dari belakang. Namun Ide ini langsung ditentang oleh baili masalah antara dia dan keluarga ran belum jelas. Jadi bagaimana mungkin bisa membawa keluarganya bersama.
Agar kedua orang tua itu tidak merasa begitu khawatir .Bai xinxin terpaksa menginap di rumah keluarga bai sementara baili pergi ke Guangzhou.
Lalu di sinilah mereka sekarang.
Begitu turun seseorang datang menyambut mereka dengan wajah yang begitu antusias sekali. Tidak perlu ditanyakan lagi, ini mungkin adalah salah satu dari perwakilan keluarga Ran yang diminta untuk menjemput mereka.
"Kakak ipar"sapanya pada baili.
"Halo"Baili menyambut siapa itu dengan wajah yang biasa-biasa saja.
Hanya ran Shadong yang masih tertawa dan mengatakan beberapa kata-kata sementara Baili hanya mengikuti langkah mereka berdua dari belakang seraya menggendong putra kecil yang baru saja merayakan bulan purnama.
Seperti yang sudah diduga oleh baili sebelumnya. Mereka langsung diarahkan ke rumah keluarga Ran bukan rumah leluhur seperti yang direncanakan.
Dari sini sudah nampak kelicikan keluarga Ran yang sebenarnya. Baili sudah tahu tapi dia hanya berdiam diri ingin melihat reaksi dari Ran Shadong barulah membuat keputusan yang sesuai.
rumah keluarga ran masih cukup besar mungkin hampir sama besarnya dengan rumah yang didiami oleh Bailey saat ini.
Namun begitu bisa dilihat secara kasar jika kondisinya sedikit jelek. Mungkin karena pemeliharaan rumah yang sedikit terhambat.
Namun begitu secara keseluruhan rumah ini masih masih menampilkan estetika kuno dan tampil bersih.
Meskipun memiliki pribadi yang tidak bagus tapi sebenarnya mereka masih cukup bagus dalam hal kebersihan.
"Ran shadong cucuku kau sudah kembali."seorang pria yang cukup tua memegang tongkat di tangannya duduk di kursi besar dengan postur yang anggun.
Dari nadanya tadi sudah bisa diperkirakan jika dia adalah kakek kandung rasa dong sendiri.
"Halo Kakek lama tidak bertemu"kata Ran shadong. Ran dalin berdiri di samping ayahnya dan menatap Ran Shadong dengan bangga.
Walau bagaimanapun Ran shadong lah yang berhasil memberikan dia wajah di keluarga Ran.
Sedangkan putra-putranya yang lain mereka memiliki nama belakang wu bukan lagi Ran. Jadi apapun prestasi yang dilakukan oleh putra dan putrinya ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan keluarga ran.
" sayangku cuci yang baik duduklah coba lihat kakek lihat wajahmu dulu"Langsa dong terlihat tersenyum dan maju untuk agar pria tua itu bisa melihat dirinya dengan jelas.
beberapa kali pria tua itu memuji dirinya dan mengangguk-angguk dengan puas.
semua orang dari keluarga ran memang sudah berkumpul di sini. jadi satu persatu dari mereka maju memperkenalkan diri sendiri ransadong mengenali setengah dari keluarga ini namun dia berpura-pura tidak mengenalinya.
namun begitu orang Sadang juga sadar jika tidak ada satupun di antara mereka ingin kenal dengan menantu perempuan yang dia bawa.
jadi ran Sadang masih cukup ramah memperkenalkan diri sendiri.
"semuanya perkenalkan ini adalah menantu perempuanku dan ini adalah putraku erbau"
semuanya tersenyum tapi jelas itu ada senyum yang dibuat-buat.
"Halo kakak ipar senang bertemu denganmu,aku Ran bin"kata seorang gadis yang mungkin masih seusia dengan baili saat ini tapi dia jelas belum menikah.
"Ah salam kenal hehehe"Prilly juga sedikit canggung mau ngenal orang-orang yang sedang melakukan drama.
Dalam hal berakting baili bisa dikatakan sebagai bintang yang buruk.Tapi jika hanya untuk menunjukkan pada keluarga munafik ini ,dia masih baik-baik saja.
Karena itu baili dengan cepat bisa berinteraksi bersama mereka dan duduk seraya bertanya tentang beberapa hal. Seolah-olah dia memang ingin kenal dengan keluarga ini dan merasa sangat tertarik untuk menjadi salah satu dari anggota keluarga.
" Ran shadong ayo ikut kami ke dalam"kata ran dalin mengarahkan Ran Shadong untuk ke dalam artinya mereka perlu membicarakan sesuatu yang rahasia.
Meski tidak tahu apa yang ingin mereka katakan tapi Ran Shadong masih patuh mengikuti mereka untuk masuk ke dalam.Sementara itu Baili masih ditinggal untuk berbicara sesama para wanita di ruang tamu.
"kakak ipar aku mendengar kalian membuka toko di kota ini apa benar itu?"seseorang bertanya tentang toko cabang Guangzhou.
__ADS_1
baili ingin mengetahui kemana pokok pembicara ini jadi dia mengakuinya tanpa beban.
"sekarang kita adalah keluarga bukankah itu artinya toko itu menjadi toko keluarga kan" tanya seorang wanita separuh baya yang mengatakan baili harus menyebutnya dengan sapaan bibi
"Hem oke"kata Baili
"kebetulan sekali sepupu Ran Shadong banyak yang belum bekerja. Kenapa kau tidak menyerahkan pengurusan toko Jiang bai pada mereka mereka juga orang-orang yang pintar dan memiliki pengalaman dalam hal itu daripada kau memberikan hal-hal baik pada orang luar"kata nya dengan senyum di paksa.
Di sini dia ingin mengatakan pengurusan toko Jiang Bai bukan pengurusan toko di Guangzhou .
Yang artinya minat ini diletakkan pada keseluruhan toko yang atas nama Jiang Bai.
Seandainya baili mengangguk maka secara otomatis mereka merasa memiliki hak di atas semua tokoh-tokoh tersebut.
Apakah mereka pikir baili akan sebodoh itu menyerahkan hal baik pada seseorang yang baru saja dikenal.
Kata orang kenal wajah belum tentu mengenal hati.
"tapi bibi pengurus toko itu sudah menandatangani kerjasama selama beberapa tahun. jadi tidak mudah untuk menggantikannya hanya dengan berdasarkan kata"kata Baili beralasan.
Padahal sebenarnya sudah perjanjian itu sama sekali tidak ada.
"bayar saja beberapa rupiah agar dia mundur , bukankah itu beres. jika Putri aku yang mengurusnya nanti toko akan lebih makmur dan lebih menguntungkan lagi. air yang mengalir pergi ke rumah orang lain itu sangat buruk"kata nya mendengus.
"Bibi sepertinya Bibi tidak tahu untuk memutuskan pekerjaan yang sudah ditandatangani kompensasinya cukup besar ini sekitar Rp 500 atau Rp 600 apakah Bibi memilikinya?"
"ah begitu besar kenapa kau membuat perjanjian yang begitu merugikan. tidakkah toko Jiang bai memilikinya?"katanya.
Baili tertawa di dalam hati, dia ingin merobek surat perjanjian namun tidak ingin membayar ke kompensasi untuk itu.Tapi malah meletakkannya di kepala Jiang Bai sendiri.
"Bibi keuntungan toko tidak akan sebesar itu, sepertinya toko makmur tapi keuntungan masih di bawah rata-rata"
"tidak mungkin benar ,aku lihat banyak orang yang membeli produk itu bahkan sampai antri tidak mungkin merugi bukan?" katanya terkejut
"Ooh begitu?"
sementara bayi berbicara di luar ruangan di dalam ruangan pola rancadong sedang ditodong dengan berbagai pertanyaan.
"sudahkah kau berpikir untuk mengambil alih toko-toko di bawah Jiang Bai.?"
"kakek itu akan sulit lagi pula nama toko sudah pun memiliki hak paten jadi....
"toko itu adalah milik keluarga kita hanya tinggal mengganti namanya saja, aku sudah memikirkan nama yang bagus ,itu adalah Ran fashion, bagaimana menurutmu?" tanya kakek Ran.
Ran shadong hanya bisa tersenyum dengan pahit.Mereka memang serius ingin mengambil semua harta yang ada di tangannya.
Malah sudah sibuk berencana ingin mengganti nama toko. seberapa seriusnya kah itu.
"tapi ayah menantu perempuanku sudah bersusah payah membangun toko tersebut sekarang....
kata-kata ransa dong diputuskan dengan suara bentakan dari kakek tua dengan tongkat di tangannya.
Tak...
"keturunanku adalah pria pemberani tapi kenapa kau bisa jadi seorang pria yang takut dengan menantu perempuan sendiri."dengus nya.
"negara pun sudah mengatur tentang harta benda di dalam pernikahan .apapun yang dihasilkan dalam pernikahan itu adalah milik keluarga laki-laki. jika pun dibagi itu bisa dibagi setengahnya, jadi apa yang kau takutkan?" tanya pria tua itu yang merasa paling mengerti tentang hukum.
"Ran shadong sebaiknya kau mendengarkan kata-kata dari kakekmu. Ini semua adalah demi kebaikanmu sendiri. Menantu perempuan yang tidak bisa diatur bukanlah menantu perempuan yang baik. Bukankah ayah sudah berjanji untuk mencarikan menantu perempuan yang baik untukmu?" tanya Ran dalin pula.
"ayah kakek, aku mengerti apa yang kalian maksud kan.Tapi aku tahu menantu perempuanku adalah gadis yang baik-baik.Dia tidak akan pernah berpikir untuk menyimpan segala sesuatu untuk dirinya sendiri."kata Ran Shadong
"kau masih muda dan belum banyak pengalaman kami adalah orang yang sudah banyak tahu tentang hal-hal dunia hanya melihatnya sekali sudah mengetahui bagaimana perilaku dan akal budinya. jadi keponakan ku lupakan saja dan cari menantu perempuan yang baru yang lebih baik"kata paman Ran Shadong pula.
ransa dong masih tidak menerima Ide ini dan mencoba mengatakan beberapa kata untuk membujuk mereka semua.
__ADS_1
Meskipun tahu mereka tidak akan bergeming tapi Ran Shadong masih tidak tetap tidak menyerah. Dia pikir jika ada satu helai benang kebaikan di hati mereka, mungkin dia akan berubah pikiran.
tapi semakin keras rasa demi memberikan mereka pengertian maka semakin marah lah 3 orang ini.
Pria tua itu sampai bangkit dan menampar Ran Shadong dengan tongkatnya.
"dasar bocah bodoh kau pikir hanya dia gadis di dunia ini, ini salah kami karena tidak mengajarimu sejak awal. Salah menantu perempuan bau itu yang melarikanmu sampai kau jadi sepodoh sekarang ini"
"kakek tolong jangan memaki ibuku lagi jika tidak ada ibu maka aku tidak akan sebesar sekarang tahukah kakek?"
"rupanya kami salah kau benar-benar sudah berubah dan tidak berpikir tentang kerabatmu lagi. apakah kau tidak ingin kembali mengenali leluhurmu sendiri?"
"kakek bukan begitu aku...
"apalagi alasan mu Ran Shadong. jika kau masih ingin mengenali leluhur maka ceraikan dia ,ambil semua hartanya dan nikahi menantu perempuan pilihan kami" Kata Kakek tua itu dengan marah. heran saja ran Shadong tidak makan dengan bujukannya. Benar-benar pria yang keras kepala.
"Hah aku tidak bisa maaf aku menyukai menantu perempuanku" kata Ran shadong
"Apa?kau...
"ayah tolong jangan marah dulu, mungkin ini terlalu terburu-buru. bagaimana jika kita duduk secara baik-baik dan berbicara tentang dari hati ke hati"bujuk Ran dalin.
"bener ayah semuanya tidak boleh buru-buru mari kita bicarakan lagi"
"tidak aku tahu semua ini adalah untuk kebaikanku aku akan pergi ke rumah kakek besar untuk mengenali leluhur tapi mengenai menceraikan menantu perempuanku itu tidak akan pernah terjadi sama sekali apalagi ingin mengambil alih semua harta benda yang sudah dihasilkan sendiri "
"Ran shadong kenapa kau tidak memberikan dirimu sendiri waktu untuk berpikir .apa yang kami sampaikan itu adalah untuk kebaikan dirimu sendiri jadi jangan asal bicara" kata paman Ran Shadong.
Bebek panggang yang sudah .ada di mulut sebenarnya akan terbang menjauh. Bagaimana Paman Ran shadong ini tidak marah.
"Paman aku mengerti tapi aku sudah menetapkan pilihanku sendiri jadi maaf jika sudah mengecewakan kalian semua"
Sebenarnya Ran Shadong bisa saja langsung pergi ke aula leluhur dan masuk ,itu sudah dikatakan sebagai mengenali leluhur.
Untuk masuk ke dalam aula leluhur hanya perlu izin dari ketua saat ini yaitu kakek besar.
Jadi sebenarnya Ran Shadong sama sekali tidak membutuhkan izin dari keluarga Ran
Di sini mereka menarik ran Shadong lebih dulu sebelum dia benar-benar pergi ke aula leluhur.
Mereka ingin Ran Shadong menyetujui persyaratan yang mereka lontarkan sebelum dia pergi ke sana.
Jika ini dilakukan setelah mengenali leluhur, maka hal itu tidak lagi sama.
Baili secara otomatis akan dikenali sebagai menantu perempuan yang resmi. Ini akan menyusahkan keluarga Ran untuk mengambil alih semua harta-harta yang mereka idamkan tersebut.
Tapi jika kata-kata ini dipakai sebelumnya maka itu artinya Ran Shadong bersedia memindahkan harta benda tersebut pada keluarga. Sehingga keluarga Ran juga bisa memiliki hak berbicara tentang harta-harta tersebut
Termasuklah bagaimana pembagiannya seandainya perceraian itu benar-benar terjadi.
Pada saat itu jika Baili ingin menangis darah pun atau ingin melaporkan masalah ini ke biro keamanan publik. itu tidak akan menjadi masalah sama sekali.
Persoalan semacam ini dikatakan sebagai persoalan keluarga. Selain pembunuhan biro keamanan publik tidak akan pernah masuk campur.
Sekarang Ran Shadong benar-benar menolak untuk melakukan apa yang mereka minta. Jadi ini adalah sebuah hambatan besar untuk keluarga dalam meraih harta yang tidak sedikit.
Pada saat inilah Ran dalin merasa menyesal pernah mengusir Ran Shadong dulu .Seandainya dia bisa mempertahankan Ran Shadong kecil kemungkinan sekarang. Ran shadong akan menjadi anak yang patuh yang akan melakukan apapun yang dia inginkan.
Tapi sayang Ran Shadong sudah diusir dan dia sekarang memiliki penolakan ekstrem pada perintahnya selaku ayah kandung
Tiba-tiba saja mata yang memandang Ran Shadong yang sebelumnya penuh kasih sayang ini
Sekarang menatap ke arahnya dengan pandangan nanar dan penuh kebencian.
Betapa sulitnya itu.
__ADS_1