
Kali ini Guan Ru pulang kemalaman seperti sebelumnya .Namun dia terlihat begitu keletihan sehingga menantu perempuan nya merasa tertekan.
"apa kau sudah makan ?" katanya pada guan Ru.
"aku makan di rumah bos tadi, jangan khawatir kan aku, pergilah istirahat sana. kau pasti kelelahan mengurusi anak-anak hari ini, aku masih banyak yang harus aku lakukan"Kata Guan Ru.
Wanita yang sudah menikah dengannya selama 6 tahun ini mendesah mendengar suaminya masih harus mengerjakan beberapa hal setelah pulang.
"gimana dengan penjualannya hari ini .apa pakaiannya bisa dijual?"tanyanya untuk mengalihkan perhatian. lagi pula dia juga memang penasaran dengan hasil penjualan hari ini.Karena hidup mereka juga bergantung dari sana.
Guan ru yang kelelahan tersenyum saat mengenang bagaimana laris manisnya penjualan hari ini.
"hari ini kami menghasilkan hampir 40 ribu rupiah dalam satu hari, kau percaya menantu perempuan ini adalah rp40.000, hahaha " jelas Guan Ru tertawa senang.
Menantu perempuan nya segera menggosokkan telinganya sendiri, dia pikir ada yang salah dengan itu.
"kenapa aku dengar seperti 40.000 ya?" tanya nya pada diri sendiri.
"kau tidak salah menantu perempuan ini adalah 40.000 , bukan empat ratus tapi empat puluh ribu. Wajar jika kau tidak percaya aku yang melihatnya sendiri juga tidak percaya kok" kata Guan Ru lagi.
"Hah jadi itu 40.000, suami ku,kau serius?" menantu perempuan guandu membelalakkan matanya tidak percaya.Hampir saja dia percaya jika sekarang sedang bermimpi .
"untuk apa aku berbohong, menantu perempuan .Hem aku bersyukur karena kau sudah mendorong aku untuk terus berada di sayap bos perempuan. Jika gaji bulan ini turun kau bisa membeli apapun.Kita bahkan bisa makan sekeluarga di hotel negara "kata guan Ru yang bersemangat.
"aku tidak tahu jika kau begitu bahagia saat ini tapi kenapa tadi sepertinya terlihat kelelahan dan banyak pikiran?"Tanya nya.
Dia menatap guan Ru lekat lekat. mereka berdua menikah di bawah petunjuk oleh Mak comblang.Tapi secara bertahap mereka memiliki rasa ketergantungan alih-alih cinta.
Guan Ru meskipun tidak tampan tapi memiliki hati yang baik serta tidak pernah pelit dengan keluarga kelahiran nya.
Namun siapa sangka setelah beberapa tahun menikah ,guan Ru dipulangkan dalam kondisi kehilangan satu tangan.
Secara bertahap guan ru menjadi pribadi yang berbeda. Dia lebih suka menyendiri tanpa bergaul dengan orang lain. apalagi keluarganya sendiri menolak secara terang-terangan dan melemparnya segera setelah itu.
Tapi sebagaimana untuk perempuan dia merasa inilah waktunya untuk menunjukkan jika dia sendiri masih berguna.
Karena itulah sedapat mungkin dia tidak pernah menunjukkan rasa sedihnya di depan guan ru sekalipun.
Walaupun diintimidasi oleh keluarga kelahiran dan keluarga suami, sebagai menantu perempuan dia tetap bertahan di sisinya.
Dengan teganya keluarga kelahiran meminta mereka berpisah secara heli.Ada pihak lain yang bersedia menerimanya sebagai pernikahan kedua.
Namun menantu perempuan Guan Ru ini menolak dengan keras. Alasannya adalah tidak mudah bertemu dengan pasangan hidup yang saling mengerti kondisi masing-masing.
Jadi dia bertahan sampailah hari di mana bertemu dengan Ran Shadong yang mencari seseorang untuk dipekerjakan sementara di rumah menantu perempuannya.
Pertama kali membawa pulang sejumlah uang setelah di pensiunkan. Guan ru bisa tersenyum lebar. Tapi senyum lebarnya semakin lebar saja saat dia masih dipekerjakan kembali di sana dan masih berlanjut sampai saat ini.
Keluarga yang dulu menghina dan mencaci. Sekarang menjilat kembali ludah masing-masing ketika mereka akan berangkat ke Beijing dan memindahkan Houkou ke sana.
Ini adalah arogan dan keegoisan manusia sendiri.
"Ada apa menantu perempuan apa yang kau pikirkan?"tanya Guan Ru yang segera memeluk menantu perempuan nya.
Dalam hidup ini bisa menikahi menantu perempuan adalah anugerah terbesarnya.
__ADS_1
"tidak apa-apa aku hanya berpikir tentang keluarga kita, ayah dan ibumu begitu juga dengan keluarga kelahiranku.Apa pendapat mereka jika saat jika mereka tahu kita bisa tinggal di Beijing dengan rumah yang sebesar ini. Makan enak dan berpakaian bagus juga bisa menyekolahkan anak-anak di sekolah yang populer?" kata nya tersenyum.
Guan Ru menarik nafas panjang mendengar itu. Jika dipikir lagi itu adalah masa-masa tersurat di dalam hidupnya.
"saat susah kita akan bisa melihat siapa saja orang yang menyayangi kita dengan tulus .Tapi dalam keluargamu aku pasti akan menyanjung adik ipar saya, dia tidak pernah memandang rendah kita. bahkan mencoba menolong kita secara diam-diam, bukan begitu "
"Hem ,aku tau "
" sudahlah pergilah tidur akan ada hari esok untuk berbicara"
"tidak aku hanya ingin tahu apa yang membuat kau kesulitan padahal kalian sedang menang banyak hehehe " kata nya dengan penuh perhatian. Sebagai pasangan yang baik dia jelas ingin mengurangi beban di pundak Guan Ru.
Mendapati pertanyaan itu guan ru segera menjelaskan pokok permasalahannya. Selain mengurusi banyak hal dia juga perlu bolak-balik ke kota Guangzhou demi tugasnya sebagai pengurus pengumpul sewa di kota itu.
Sebaiknya dia bepergian ke Guangzhou dalam 3 bulan sekali. tapi sekarang dia harus mempersiapkan sebuah ruko khusus lagi.
Menyesal itu memang ada tapi sangat sayang jika melepas Guangzhou begitu saja.Karena itulah dia harus berpikir keras bagaimana caranya membagi waktu.
Setelah mendapatkan penjelasan seperti itu menantu perempuannya banyak berpikir. Dia ingin membantu mengelola Guangzhou namun di sini ada keluarga yang perlu perhatian dan dua anak yang masih kecil.
"suamiku bagaimana kalau kau menarik adik laki laki untuk mengurus ruko di sana. jika dia ingin membantu mengurusi rumah sewa kita bisa membagi hasilnya jadi dua. Dengan begitu kita tidak akan rugi dan dia juga masih agak mendapatkan untung" katanya dengan ide bagus.
dalam kesulitan adik laki-lakinya inilah yang membantu secara diam-diam terkadang dia mengirimkan beberapa tongkol jagung dan ubi jalar.Dia juga memberikan anak anak permen untuk menghibur hati.
Meski kedengarannya sedikit tapi saat itu jagung dan ubi jalar lah yang kerap kali mengalas perut mereka agar tidak mati kelaparan. sekarang ada jalan untuk membalas Budi kenapa tidak melakukannya.
lagi pula guan Ru bisa menghemat tenaga tapi tidak kehilangan uang.
"Hem bisakah seperti itu?" guandu berpikir sebenarnya ini adalah ide bagus. Lagi pula ipar laki-laki itu orang yang bisa dipercaya. dengan demikian bukankah dia juga menarik saudaranya pergi ke Houkou perkotaan.
"jika ini digaji berapa kira-kira harga yang sesuai?"
"hem 200 dulu gimana?"
"Hem kurasa agak sulit, Sekarang aku hanya mendapatkan kurang lebih 300 kan jadi....
"dengarkan bos perempuan, pernahkah dia berkata tentang harga rumah sewa yang akan naik setiap tahunnya?"
gajinya harus stabil jika pun naik tidak terlalu banyak. jika dihitung dengan 50 - 50 maka akan mengalami kendala di masa depan. Meskipun masih saudara sendiri tapi jika sudah masalah ekonomi.Ini akan rentan membuat saudara kandung saling berpaling.
"Oh begitu kah, mari kupikir dulu. besok aku juga akan menelpon pengurus yang lain juga. Mari kita telepon ke desa juga" guan Ru pun menyetujui Ide ini.
Meskipun keuntungan ruko akan lari ke tangan saudara ipar tapi dia masih mendapatkan untung dari posisi pengurus rumah sewa.
Jika ditambah gaji ini sudah memadai untuk hidup nyaman di Beijing. Jangan lupa dengan tunjangan akhir tahun yang merupakan deviden dari perusahaan utama.
"Oke , jika semuanya sudah diserahkan pada adik laki-lakiku kau bisa beristirahat setelah itu" kata merantau perempuan guan Ru tersenyum.Dia ingin menari guandu ke kamar untuk beristirahat. Bukankah masalahnya sudah selesai.
"Hehehe kau bercanda masih ada segudang pekerjaan untukku saat ini.Ini baru segelintir pekerjaan, kami harus meluncurkan perjalanan untuk truk lintas provinsi juga " kata Guan Ru.
Menantu perempuan nya hanya bisa menarik nafas panjang .Dia tidak bisa menunggu suaminya untuk tidur lebih dulu. Dulu saat pergi ke militer dia hanya bisa bertemu suami satu tahun sekali.
Tapi sekarang mereka bisa bertemu setiap hari hanya saja dia begitu sibuk dan tidak punya waktu mendampingi keluarganya.Apakah ini sama saja.
Guan Ru segera berkutat dengan pembukuannya lagi dengan hitung-hitungan matematika yang standar. tidak boleh ada kekurangan dalam penghitungan walaupun satu sen.
__ADS_1
Sementara itu baili sendiri masih tidur terlambat. Dia pergi ke supermarket online shop susu demi membeli 10 mesin jahit dan 2 mesin obras lagi.Satu mesin potong lagi.
Dana pembelian sudah dipotong guan ru terlebih dahulu.Begitu juga dengan hutang pembelian mesin terakhir kalinya.
Jadi tidak ada hutang lagi untuk pabrik pakaian jadi ini.
Selain berbelanja bahan mesin dia juga membeli berbagai benang dan kancing lagi sebagai cadangan.Baili juga berbelanja keperluan harian.
Di sini dia tidak akan membeli beras pulen untuk dapur pabrik pakaian tapi beras patah yang harga murah masih setengah harga.
Yang mirip beras Bulog namun dengan kondisi sedikit buruk saja. Jangan pikir baili ini bersikap pelit membeli beras dengan harga murah. tapi beras dengan kondisi itu adalah beras bagus di pedesaan.
Jika saja baili nekat membeli beras yang bermerek tentu saja dia akan dicurigai dengan cepat.
Jadi ada perbedaan besar antara membeli barang-barang didapat pribadi dan di dapur pabrik pakaian jadi.
Adapun kenapa baili membeli barang-barang ini hari ini, kemungkinan besar para pekerja baru akan tiba.Untuk itu bahan makanan tentu akan harus diperbanyak.
Tapi segera baili akan membuka divisi pembelian yang bisa memperjelas asal muasal bahan makanan tersebut.Sebelum divisi itu dibentuk maka Baili harus turun tangan dulu seperti saat ini.
Baili segera mencocokkan harga di luar sana. Guan Ru harus membayarnya nanti sebagai pengeluaran dasar. Tentu saja uang itu akan masuk lagi ke dalam kantong baili.
Padahal dia membayarnya dengan akun online shop susu dengan mata uang tahun 2020.Di akun modern,ada banyak nol yang baili sendiri tidak pernah tau berapa.
Jadi berbelanja di online shop susu sebenarnya adalah relaksasi otot yang menyenangkan sekali.Di sini dia adalah satu satunya pelanggan dengan ratusan penjual transparan.
Selagi memilih produk baili juga melihat mode pakaian yang di pajang kan.Baili memegang pena dan kertas.Dia mengintip mode dan jenis kain nya.Rekam di buku dan buat perbandingan menurut mode tahun ini.
Perbedaan yang kentara di sini adalah dari segi bahan dan warna.Jika mode nya tidak begitu banyak berbeda.Bahkan vintage akan lebih di minati karena mode nya yang tidak pernah mati.
Jadi di setiap era ada kelebihan dan kekurangan nya. Setelah hamil baili tidak pernah lagi melakukan acara lari berhadiahnya.Dia kadang merasa sayang dengan hal itu tapi mau bagaimana lagi .Dirinya juga tidak mau menanggung resiko besar karena serakah.
Baili menumpuk es krim di kulkas nya dengan banyak camilan sehat.Tidak lupa dengan kerupuk kulit ikan dan bakso dan sosis siap makan. Setelah puas belanja dan mengirim semuanya ke tempat juga bahan makanan untuk dua dapur baru lah baili tidur lagi.
Mungkin karena keletihan , baili tidur tanpa bermimpi.
Keesokan harinya semua orang bersemangat lagi untuk pergi berjualan seperti semalam.Tapi hari ini mereka kehilangan guan Ru dan 3 keponakan.Guan Ru pula sedang menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Baili semalam.
Sedangkan tiga keponakan pagi ini harus berangkat lagi ke universitas dan kemungkinan hanya bisa pulang minggu depan.
Feng an sudah dikabari tentang kenaikan jabatannya sebagai ketua divisi produksi utama.Gajinya lumayan bagus namun beban tugasnya sedikit berat.Dia harus memastikan tidak ada kerusakan yang krusial pada produk akhir.
Guan Ru juga lebih fleksibel dalam hal mencari pekerja baru.Beberapa nama sudah ada dalam daftarnya jadi dia tinggal memanggil orang-orang tersebut untuk datang ke rumah bai.
Sama seperti kemarin guan Ru masih datang dini hari. Namun dia membawa beberapa orang di belakangnya.Jelas ini adalah dua tim baru yang disebutkan sebelumnya.
Baili hanya berbicara dua atau tiga patah kata pada pekerja baru. Setelah itu dia menyerah kan Guan Ru dan Feng an untuk menyelesaikan masalah pekerjaan menjahit.
Hanya saja 10,000 item untuk setiap mode harus siap di ujung minggu. permintaan ini cukup besar orang akan berpikir apakah mereka sanggup menjualnya saat itu tiba.
Hanya Guan Ru yang tahu, jika sebenarnya untuk menghabiskan ini hanya masalah kata bagi Baili
Enam kota yang di bawah kendali tim Wang Sufeng di tambah dengan Guangzhou dan kota jiang sendiri.Mereka hanya perlu mengirim bahan dan menunggu pembayaran selanjutnya.
Bisakah 10,000 pakaian tidak habis. seperti yang disebutkan Baili di awal. Jika pun seseorang ingin meniru produk dengan harga yang murah pada saat itu baili sudah punya menarik keuntungan yang berlipat ganda.
__ADS_1