
Selama satu minggu ini, buku baili menjadi pencarian utama bagi para pemuda pendidikan khususnya.
Karena stok yang tidak memadai, jadi harganya naik tinggi apalagi jika sudah di kota-kota besar.
Karena itu bukan hanya Baili saja yang mendapatkan untung besar. Pemuda pendidikan yang pergi menjual buku juga mendapatkan keuntungan yang tidak terduga.
Karena buku dijual lagi ke kota besar oleh keluarga masing-masing. Harga dinaikkan dan kembali meraih keuntungan lain bagi keluarga mereka.
Meski demikian pada hari kedelapan, baili menyetop penjualan buku . Karena ini akan mengganggu pembelajaran pemuda pendidikan di sebabkan mereka tidak fokus.
"aku mendapat untung RP 1.800 kali ini yang setara dengan 4 tahun gaji pekerja. belum lagi keluargaku di sana. jadi Bibi kecil aku cukup puas terima kasih atas dukungannya jika aku lolos ke universitas aku tidak akan pernah melupakan jasa bibi kecil"kata Duan fey jujur.
Bukan Duan fey saja beberapa pemuda pendidikan juga mengatakan mereka mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit hanya demi menjual buku.
Di antara mereka semua hanya duan Fey yang memiliki keluarga di bawah rata-rata. Dirinya bahkan tidak pernah menerima kiriman dari keluarga selama bertahun-tahun di desa Jiang chun.
Jadi dia benar-benar mengandalkan poin untuk hidup di pedesaan saat ini. Tapi sejak baili membuka toko pertukaran ,hidupnya jadi sedikit lebih nyaman dari sebelumnya.
Setelah pulang dari ladang dia dan beberapa rekannya pergi ke pegunungan demi mencari sesuatu yang bisa dipertukarkan.
Ada sebuah artikel bagaimana membuat jebakan yang baik. dulu mereka tidak tahu bagaimana menangkap kelinci. tapi setelah artikel Baili keluar,ini mengenai cara-cara membuat jebakan yang baik.
Mereka mencobanya dan itu berhasil. Temukan saja lubang kelinci dengan mengikuti jejak mereka. kata artikel itu, kelinci memiliki dua pintu keluar.
Jadi mereka harus menemukan kedua dua lubang tersebut. Di satu lubang mereka membakar sesuatu untuk membuat lubang itu penuh asap. Di lubang yang lain beberapa orang menunggu di sana bersiap-siap sampai kelinci kabur dari lubang nya.
dengan taktik seperti ini panennya cukup besar. Agar siklus perkembangan kelinci terjadi terus-menerus anak-anak dibiarkan lepas dan yang besar di bawah turun.
sejak mereka merasakan keberhasilannya mereka jadi berlangganan surat kabar tersebut demi membaca artikel yang ditulis oleh Bibi kecil.
Setelah artikel turun mereka akan pergi ke rumah bibi kecil untuk membahas nya lebih lanjut
Di sini mereka belajar banyak hal berguna. Membuat kehidupan mereka lebih baik dari sebelumnya.
Pada artikel juga dituliskan dengan resep-resep masakan yang bisa diaplikasikan di pedesaan yang kekurangan bahan seperti desa Jiang.
Kedengarannya sangat sepele tapi bagi pemuda pendidikan yang menderita karena kekurangan bahan. Ini malah bisa lebih membantu sehingga mereka bisa makan lebih baik.
Pemuda pendidikan desa Jiang rata-rata mengaplikasikan sendiri produk kecantikan. baili tidak pelit dengan resep kecantikan ini.Jadi bahan-bahan gunung seperti lidah buaya selain ditukarkan mereka juga membuat untuk dipakai sendiri.
Karena itu pemuda pendidikan desa Jiang juga tidak lagi berkulit gelap . Meski tidak seputih waktu pertama kali tiba tapi ini sudah lebih baik.
Pemuda pendidikan paling banyak merasakan perubahan. Mereka sangat bersyukur dengan Bibi kecil yang tidak pelit ilmu. Sekarang Bibi kecil malah memberikan mereka jalan untuk menghasilkan uang.
Jadi mereka dengan tulus ketika mengatakan terima kasih.
Baili tertawa sampai ke telinga ketika para pemuda pendidikan menyebutkan pengalaman mereka sendiri.
"ini semua berkat kegigihan kalian, banyak orang yang membaca artikelku tapi tidak pernah mengatakan itu berguna hahaha" kata Baili tertawa kecil.
Dia tidak mungkin mengatakan jika dia menjiplak karya orang lain kan.
Ini akan sangat memalukan sekali.
"aku yakin banyak orang yang merasa artikel itu berguna hanya saja mereka tidak bertemu langsung dengan Bibi kecil. jadi mereka tidak sempat mengatakan terima kasih seperti kita" kata Duan fey.
Harus di akui Baili paling banyak membantu menaikan taraf hidup warga desa Jiang Chun.Pemuda pendidikan juga merasakan pengaruh nya.
Ada juga beberapa pemuda pendidikan tua yang sudah menikah di desa Jiang. Mereka juga bergegas untuk belajar kembali demi diterima ke universitas.
Karena tidak memiliki uang banyak untuk membeli buku. Mereka dengan rela menyalin nya saja.
Bibi kecil sengaja menyediakan buku satu pak buku untuk disalin tapi tidak bisa dibawa pulang.
Jadi halaman rumah Baili kembali penuh dengan orang-orang yang ingin menjalin buku alih-alih membelinya.Jadi sumbangsih bibi kecil sebenarnya sangat besar.
__ADS_1
"Bibi kecil apakah kau tidak ingin ikut ujian juga?"Tanya Song Lian.
Dengan kepintaran Baili dia pasti bisa lolos.
Apalagi jika dia memilih jurusan bahasa asingnya.Bukan kah menjadi seorang penerjemah dengan tiga bahasa adalah langka saat ini
Baili bahkan sudah melakoni profesi ini dan menimba uang yang tidak sedikit sampai sekarang.Malahan biro keamanan publik juga sudah menjadi langganan tetap Baili sejak tahun lalu
"tidak, untuk apa aku ikut aku sudah menikah , jadi tidak diperlukan sama sekali" kata Baili tidak setuju.
Kehidupan kuliah, Baili sudah sekolah di kehidupan sebelumnya sampai ke S2 jadi dia tidak ingin melakukan lagi.
"sayang sekali jika Bibi kecil tidak ikut. Bahasa Inggris bibi lebih baik dari pada profesor itu
Mungkin jika Bibi kecil ikut ujian akan mendapatkan nilai 100 dalam kategori bahasa Inggris" puji mereka.
Ada seseorang yang bertanya mengenai bahasa Inggris di majalah. Jadi Baili segera melemparkan artikel tentang pelajaran dasar bahasa Inggris.
Artikel ini bahkan di ambil sebagai bahan ajar di SMA.Ini di sebutkan pada artikel pengakuan yang mendorong agar artikel selanjutnya memiliki materi yang sama lagi.
Mereka mengaku ini sangat membantu anak didik yang merasa sulit untuk belajar bahasa asing terutama bahasa Inggris.
Jadi artikel mengenai itu diminta lagi untuk sesi berikutnya.
Sulit bagi seseorang belajar bahasa asing namun Baili menjelaskan bagaimana menyebut huruf nya satu persatu dengan benar.
Cara penyebutan ini sangat jarang dipelajari.Jadi ini sangat berguna siapa yang bilang tidak.
" aku ingin tapi mau bagaimana lagi aku lebih suka menjadi ikan asin di hari tua hahaha"kata Baili bercanda.
Tujuan hidupnya hanyalah ingin kaya. Baili tidak perlu repot menghabiskan waktu untuk belajar.Dia hampir sampai pada tujuannya sekarang.
Pemuda pendidikan tidak lagi memaksa Bibi kecil pergi mengambil ujian.Mereka tau Bibi kecil memiliki pemikiran yang lebih matang dari mereka sendiri.
Ran Shadong juga sibuk menghafal di malam hari.Dia tidak bisa menahan gugup, meskipun ada kertas bocoran yang katanya 100% benar.
Tiga keponakan tidak kembali ke sekolah .Mereka juga berdiam diri di kamar masing-masing untuk menekuni buku pelajaran yang diberikan oleh bibinya.
Jadi baili tidak mengganggu mereka bertiga dengan urusan rumah. Ibu mertua dan ibu tua Baili rela membersihkan dan memasak sebelum mereka pergi ke bawah pohon belalang.
Baili sendiri sebenarnya sudah sangat sibuk seharian. tujuh keluarga yang sudah menandatangani kontrak dengan Baili akan menemukan tempat sendiri.
Baili juga mendukung mereka untuk bekerja secara mandiri. Jika tidak ada perubahan bukankah tahun depan reformasi dan keterbukaan sudah dimulai.
Semua kota mulai membangun diri dimulai dengan banyak nya pendirian warung pinggir jalan.
Sebenarnya saat ini suasana mulai berubah.Pasar gelap tidak lagi menjadi tujuan pengintaian biro keamanan publik.
Tidak ada lagi penggeledahan dadakan.Tapi begitu pasar gelap tetap saja dijalankan secara diam-diam.
Khusus hari ini demi mendukung tiga keponakan dan suami tercinta ke ujian masuk universitas.
Baili sengaja memasak hidangan serba ikan.Kata orang ikan justru menyehatkan otak dan memudahkan daya tangkap anak-anak saat belajar.
Katanya anak-anak yang sering makan ikan di saat kecil akan membuat IQ mereka jadi meningkat. Walaupun 3 keponakan bukan lagi anak-anak tapi dia ingin memberi support pada mereka melalui makanan.
"Lili?"ibu Baili yang sudah tua kembali lebih awal untuk menyiapkan makan malam.Tapi dia melihat baili di dapur.
Padahal sudah di sebutkan jika dia tidak perlu lagi ke dapur setelah ini.Baili terlalu sibuk untuk menghasilkan uang.
Ibu mertua Baili juga berpikir demikian. Dia tahu sampai saat ini Ran Shadong belum pernah memberikan sepeser uang pun kepada menantu perempuannya.
Sekarang dia bahkan tinggal di rumah yang sama dengan mereka makan secara gratis.Merasa tidak nyaman ibu mertua Baili berinisiatif untuk mengambil posisi koki di rumah ini.
Lagi pula memasak di lantai 2 sangat nyaman. Gudang makanan juga selalu penuh dengan barang.
__ADS_1
Jadi mereka hanya perlu memikirkan akan memasak apa hari ini.
"Tidak ibu mertua, hari ini aku meminta Ayue mencari ikan. Katanya makan ikan bisa membantu perkembangan otak dan meningkatkan daya ingat. untuk mendukung mereka bagaimana jika kita makan ikan saja untuk mendukung mereka?"
"benarkah itu berguna?"Tanya ibu mertua . Dulu ikan adalah daging yang tidak disukai oleh penduduk desa. Sejak tahu cara memasak ikan yang benar. Warga desa semua berebut ikan di sungai.
Ini membuat ikan juga diperjual
belikan di toko pertukaran. Tapi sejak toko pertukaran tutup ikan hanya dikonsumsi sendiri di rumah masing-masing.
Walaupun demikian ada beberapa wanita tua desa yang bertanya tentang resep ikan. Jadi nutrisi dan gizi penduduk di desa sudah tercukupi dengan ini.
"kalau begitu ajak juga Ayue makan bersama . Bukankah dia juga mengikuti ujian masuk universitas?" kata ibu Baili setuju, tapi Ayue sendiri di sini jadi ada baiknya dia di ajak makan sesama.
Perlu diingatkan lagi ayue adalah salah satu dari tim Wang Sufeng.Namanya adalah Lu Xiu adik dari Lu Chen.
Dia berusia 16 tahun ini, kemaren Lu Chen sudah memboyong keluarganya ke kota lain .Tapi Ayue masih harus tinggal untuk mengikuti ujian masuk ke universitas.
Jadi dia masih ada di desa Jiang Chun sendirian. Keluarga besar tidak ingin menariknya ke rumah karena jelas saja sang kakak menolak kembali ke keluarga besar.
Mereka ingin tahu bagaimana keluarga ketiga ini bisa hidup tanpa keluarga inti. Mereka hanyalah keluarga cabang tapi masih bisa bersikap arogan dan tidak tahu malu.
Jadi Ayue harus mengurus diri sendiri sampai hasil dari ujian diterima.
Ayue juga tidak perlu repot bekerja ke ladang. Dari Bibi kecil dia masih menyimpan sejumlah uang yang belum dipakai sampai saat ini.
Tapi sekarang keluarga Bai sedang makan untuk menyehatkan pikiran.Jadi apa salahnya jika menambah kan satu pasang sumpit lagi.
"Oke bu, jika Ayue datang aku akan membicarakan ini.Ibu mertua katakan pada Ran Xia, penjualan bukunya sekarang sedang menipis.Jadi hanya bisa menjualnya pada yang memesan saja" kata Baili.
"Hem tadi siang dia ambil tiga pack, permintaan semakin kurang kan.Jadi wajar jika kita hanya melayani pemesanan dulu"kata Ibu Baili setuju.
Ran Xia juga mengambil buku tapi dia berani pergi jauh-jauh sampai ke kota cahaya.Pada hari pertama dia membawa Lima paket dan kembali dengan tangan kosong .
Tapi dia juga membawa lebih dari sepuluh pesanan bersamanya.Ran Xia untung besar kali ini.
Dalam dua hari saja dia berhasil mengantongi keuntungan bersih sebanyak yang di dapat kan pemuda pendidikan untuk suatu minggu.
Dia tidak pergi ke ladang demi menjual buku tapi keuntungan yang di dapatkan membuat semuanya sepadan.
"Ya anak itu sejak bercerai tidak nyaman tinggal di rumah, sekarang sudah ada uang jadi dia perlu;mencari menantu perempuan yang baru" kata Ibu mertua yang mengeluh.
"Kau benar besan ,mantan menantu perempuan sudah menikah lagi dengan duda tua.Apa lagi yang dia tunggu?" kata Ibu Baili yang sudah tua.
Mereka berdua bersikeras untuk memasak sendiri.Katanya akan merasa tidak berguna jika tidak melakukan apa pun.Jadi baili di usir lagi dari dapur.
"Ya kudengar cucu perempuan juga akan menikah tahun ini.Tapi Ran Xia tidak ambil tahu.Walau bagaimana itu adalah anak anaknya.Kenapa doa tidak peduli?"keluh nya lagi
"Anak dan cucu memiliki takdir nya sendiri kau tau?"Kata ibu Baili.
Lihat saja dua putra yang pergi ke kota cahaya.Sejak pergi belum pernah kembali sekali pun.
Hanya karena Bai xinxin sajalah mereka mendapatkan berita.Jika tidak ini seperti pergi untuk mati.
Tidak ada kabarnya sama sekali.
Anak anak yang menikah benar benar melupakan ibu sendiri.Untung saja masih ada Baili di rumah.Rumah tiga lantai tapi penghuninya nihil.
"Lili,apa ku belum ada kabarnya sampai sekarang?"panggil ibu tua Baili ketika melihat baili ingin kabur.
"Oh ibu ayah memangil,aku pergi dulu"kata Baili yang kabur dengan cepat.Jika tidak dia akan jadi sasaran empuk lagi hari ini.
"Alasan saja,ayahmu tidak kembali sebelum gelap.iss anak ini"Kata Ibu Baili.
Baili lebih baik pergi dari pada kuping panas seharian.
__ADS_1