Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
Papan tulis Wang sufeng


__ADS_3

Wajah Wang sufeng memerah kali ini.Dia dan enam temannya berbicara tentang bisnis mereka hari ini.


Dari mengubah mie instan saja, mereka mendapat hasil bersih 200 sen lebih.Ini banyak untuk mereka.


Bai li akhirnya bisa lega.Dia pikir wang sufeng kesulitan untuk melakukan nya.


Mungkin ini sulit tapi menghasilkan uang pribadi, sangat menyenangkan untuk semuanya.


Dalam perjalanan ini, Wang sufeng menyapu keuntungan bersih sebesar,37 butir telur.Ubi jalar 8 kilogram,jagung kering 2 kilogram dan beberapa ikan yang masih menendang.


Baili membulat kan dalam bentuk uang mentah.Berupa 350 sen.


Semua pendapatan mereka hari ini di simpan oleh baili.


Jika di simpan sendiri maka ini akan jadi uang umum yang tentunya tidak akan pernah mereka lihat lagi.


"Bibi benarkan kami punya tabungan bersama sebesar 550 sen bibi?"kata dongdong terkejut.


Sebanyak itu bila di bagi tujuh pasti masih cukup banyak.Ada 50 sen seorang.Ini penghasilan sebulan keluarga mereka di desa.


"Hem dongdong bisa lebih,dia bisa dapat satu sen tambahan perhari untuk menulis barang"


"Benarkah?" kata Wang Sufeng tidak senang.Dia bos bagaimana hasilnya lebih kecil dari pesuruh kan.


"Hem jika kau bisa menulis kau bisa mendapatkan nya juga"


"ohh , dongdong,ayo ajar kami mengenali huruf mulai malam ini"


"Jangan pernah, belajar ini sulit apalagi bos sudah tua hehehe " kata nya beralasan.


Bibi kecil menghargainya karena dia tahu membaca. Jika bos dan yang lain juga bisa membaca.Apa yang bisa dia banggakan lagi.


"Tak peduli,jika kalian mau ikut,ayo belajar jika tidak pergi saja" kata dun gaya kesal.


Tadi pagi hampir saja dia memiliki sejumlah uang keras sendiri .Ini adalah 25 sen.


Tapi lihatlah bagaimana orang orang bodoh ini menurunkan harga menjadi 5 sen lebih rendah. Jika saja mereka mengetahui jumlah keseluruhan Mie ini. lebih besar dari penghasilan mereka satu hari. Mungkin bos tidak akan melakukannya.


Ini hanya terjadi karena bos dan yang lain termasuklah dirinya tidak bisa berhitung.


"Bos...


Semua orang ingin belajar bagaimana caranya mengenal huruf. Betapa menyenangkan bisa menulis nama mu sendiri .


Namun mereka kesulitan menemukan buku pensil dan sebagainya. Ini semua adalah uang keluarga mana yang mau menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak berguna seperti belajar.


"Bos kertas mahal bos"kata dongdong risih.


Dongdong juga bukan keluarga yang kaya.Tapi keluarga juga selalu mementingkan anak lelaki. Meskipun keluarganya sedikit miskin, mereka tetap menyekolahkan dongdong dan saudara laki-laki yang lain


Hanya saja dongdong ini dari keluarga cabang. Dia berhenti di kelas lima sekolah dasar.


Tidak ada yang bisa dibanggakan dengan orang yang bisa mengenal huruf. Tapi setelah mengikuti Bai li. Dia jadi tahu kelebihan dari belajar ini .


Bos yang dia ikuti selama beberapa waktu ini juga memandangnya tinggi hanya karena dia bisa membaca.


Baili melirik mereka ,ini adalah anak anak desa dengan harapan besar tapi tertinggal karena kemiskinan dan tradisi.


Jadi Baili pergi ke kamar dan pergi ke supermarket.Dia.membeli sepuluh mainan anak anak yang bisa di pakai untuk belajar sederhana.


Ini mainan tapi akan jadi harta karun pada Wang sufeng dan teman teman nya.


"Bibi"


"Ayo ambil,belajar dan belajarlah.Tidak ada kata tua untuk belajar membaca.Tau kah kalian,membaca bisa merubah hidup.Apa jadi nya bibi jika Ibu tidak menekan bibi untuk belajar?" kata Baili untuk memberikan motivasi bagi mereka.


"Bisakah belajar membuat kami pintar?" Tanya Frey pada diri sendiri.Dia tidak yakin dengan ini.


Ada seorang guru besar di kandang sapi.Ini adalah orang pintar yang bahkan pernah keluar negri.


Mereka yang sepintar iyu saja tidak berguna malah berakhir di kandang sapi dengan nama buruk seumur hidup .


Jadi untuk apa belajar kan.


"Tentu saja, bagaimana jika bibi tidak jujur mengatakan berapa uang kalian hari Ini hem?" tanya Baili mencoba membuat mereka mengerti.Mereka terjebak dengan pemikiran bodoh tapi tidak tau dunia makan berputar begitu juga dengan negara ini.


Hanya ada dua tahun saja untuk mereka berubah.Setahun setelah para pelajar pergi ke universitas lagi,dunia usaha mandiri juga akan di kebut .


Wang sufeng dan yang lain harus punya skill untuk merebut pot emas pertama di era ini.Langkah awalnya adalah melek huruf.


"Itu tidak mungkin kan?" kata Wang sufeng.Bibi kecil tidak kana menipu mereka, mereka masih keponakan jauh.


"Tentu tidak tapi kan Jika.."kata Baili lagi.


Mereka semua mengagumi Bibi ini Ini membuat mereka semua nya semangat untuk belajar.Paling tidak bisa berhitung satu atau dua sen kan.



"Tapi bibi ini apa?" tanya Wang sufeng heran.

__ADS_1


"Ohh ini bisa mengganti buku dan pena.Ayo buka dulu kertas nya"kata Baili.


Wang sufeng menarik semua nya untuk melepaskan kertas pembungkus.


Ada papan putih tipis seputih kertas tapi bisakah ini di sebutkan dengan kertas?


Heran deh


"Ini mirip pena tapi bukan,apa ini bibi?" tanya yang lain berminat.Ini agak aneh, warna nya juga bagus.


Tapi di buat dengan bahan yang tidak di kenal.


Apa ini.


"Ada pasir besi di sini yang mengandung magnet.Ini pena yang ujungnya seperti jarum kecil.Ayo tulis sesuatu di sini"kata Baili mengarah kan semua orang mencoba menulis sesuatu di atasnya.


Dongdong menulis sesuatu di papannya.Dia terkejut melihat benar benar bisa menulis di atasnya.


"Bibi ini berhasil!!" Pekik nya gembira.


Dia benar-benar bisa menulis di atasnya.Ini ajaib .


Kertas yang bukan kertas.Ohh cantik nya.


"Bisakan.Kalau sudah penuh, hapus dengan menarik tuas ini." Dia menarik tuas kecil di bawah, menyeret nya ke pinggir.


Sreet..


"Hah hilang,bibi tulisan nya hilang, bagaimana bisa?" katanya heran lagi, jelas jelas tadi dia menulis kan nya di sini.


Apa ini sihir atau ooh ini keyakinan feodalisme.ini buruk, buruk.


Semua nya heboh, mereka segera mencoret-coret dan menghapusnya dengan kagum.


Sret...


Srett...


Srett...


Di kota barang seperti ini juga tidak bisa di beli tapi bibi memiliki nya berapa kuat bibi ini.Mungkin orang kaya ya seperti ini kan.


Bagus,enak juga untuk belajar,bisa hemat kertas dan pena juga.Barang nya juga ringan dan mudah di bawa.


Tapi mahal nggak ya.


"Bibi berapa harganya,ini pasti mahal kan?" tanya Wang Sufeng, barang barang langka kan.Pasti Bibi kecil membelinya di pasar gelap.


Tiba-tiba saja semua orang jadi lesu lagi. ini bahkan tidak bisa menutupi penghasilan mereka pada hari ini.


Jika mereka bergerak besok, mungkin bisa ketutup ,ohh apakah Mie instan juga ada besok.Jika bibi masih mengirim kan nya, mereka bisa membayar harga papan tulis ini.


Hem, oke, beli.


Baili mengerti apa yang mereka pikirkan. Jadi dia berkata.


"kalian terlalu lelah dan bibi memerlukan kalian lagi di masa depan .Agar semuanya bisa berjalan lancar ambil dan pergilah belajar. Bibi memberinya secara gratis" katanya cepat.


Baili juga mengatakan jika barang barang ini, Sulit di temukan.Jangan pernah menawarkan nya pada orang lain.


Ini buku kerja Wang sufeng.


Tidak bisa di jual karena penjual nya tidak diketahui.Baili mengatakan ini agar mereka berpikir dia membelinya di pasar gelap.


Jadi tidak akan di temukan lagi jika barang ini di jual atau rusak.


"Gratis,bibi kecil terimakasih "Wang sufeng ingin menangis melihat benda yang berharga yang dia terima hari ini .


Dalam beberapa tahun, Wang sufeng tidak pernah menerima hadiah dari keluarganya apalagi orang lain. Dia hanyalah anak yang hanya bisa menerima sisa.


"Terimakasih bibi" kata dongdong.


"Terimakasih bibi" kata sun gaya. 80 sen maka dia bisa menjualnya pada seseorang yang berminat seharga 100 sen hehehe.


Uang gratis.


"barang yang bibi berikan ini, tidak bisa dijual pada orang lain,ingat itu. jika keluarga kalian menginginkannya. katakan barang ini adalah tanda kerjasama kita. jadi tidak boleh dipindah tangankan"


Mendengar kata-kata Baili itu. Sun gaya jadi kempes, dia heran apakah Bibi kecil ini bisa mendengar kata hatinya.


Baili tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Sun gaya. Dia mengambil spidol permanen berwarna hitam dan menuliskan karakter setiap orang pada sisi atas .Untuk menentukan siapa pemiliknya.


Wang sufeng dan yang lain, puas dengan hasil ini.Mereka makan malam dulu sebelum pulang ke rumah masing-masing.


Adapun empat bungkus Mie instan di simpan sebagai investasi Tim.


Keluarga bai belum kembali dari desa sebelah.


Hanya ada keponakan yang membuat gudang baru.Mereka di paksa ibu untuk menyelesaikan masalah gudang sebelum mereka kembali.

__ADS_1


Kakek dan nenek bai beserta bai Xinxin dan dua putri nya juga pergi untuk menghitung akun dengan keluarga Xu.


Tapi makan siang dan makan malam sudah di simpan hanya tinggal memanaskan nya saja.


Baili sebenarnya baru kembali dari kota.Dia menarik banyak kain dan beberapa barang lagi sehingga keranjang sepada nya penuh.


Bibi menarik papan di kursi belakang sehingga membentuk ruang baru untuk barang barang.


Ini sangat berat.


Mereka tidak tahu jika ini hanya lah kamuflase , Baili hanya pergi mengirimkan artikel koran lagi.


Koran hanya di terbitkan satu bulan sekali.Baru dua minggu baili mengiriman artikel yang kedua.


Kemungkinan besar dia akan menerima royalti dua minggu lagi.


Tapi surat yang dia kirim kali ini akan tiba ketika royalti nya turun.


Artikel yang baru akan tiba juga di koran tepat sebelum mereka menerbitkan koran.


Dengan ini Baili bisa menerima dua kali dalam satu bulan.


Setiap kali kirim ada empat koran,hitung saja pendapatan Baili setiap kali dia menerima royalti.


Bukan Baili rakus,dia ingin menyekolahkan keponakan nya,dia butuh uang kan


Baili punya uang tapi tidak bisa mengeluarkan nya dengan santai.Ini adalah alasan bagus untuk Baili.


Jika orang bertanya dari mana dia dapat uang nya, baili punya gaji dan punya royalti rutin kan.


Di kantor pos belum ada kabar tentang perangko lain yang sudah dia pesan sebelumnya .


Menurut pemimpin kantor pos. Dia sedang mengumpulkan bahan-bahan seperti ini dari koleganya yang bekerja di kantor pos yang lain.


jarak jauh dan transportasi yang agak rumit. Membuat barang-barang ini akan sampai paling tidak bulan depan.


Baili diharapkan mempersiapkan sejumlah uang besar. Jika menginginkan perangko tersebut.


Tentu saja baili bersedia. Dia mengatakan jika kenalannya. Menginginkan hal-hal seperti itu dan mereka tidak pelit dengan uang sedikit demi hobi.


Kesepakatan dibuat dan nanti Baili akan diberitahu jika bahan sudah tersedia.


Kali ini dia juga pergi ke stasiun daur ulang sampah.Tujuan Baili bukan saja ke sana,dia pergi ke rumah kakak ipar yang sudah mengumpulkan perhiasan dari koleganya.


Baili tidak kekurangan uang saat ini uang dari penjualan perangko kemarin masih cukup banyak dan diperkirakan tidak akan habis dalam beberapa tahun.


Namun begitu jika anda bisa mendapatkan sesuatu dalam cara gratis. Kenapa dia tidak mempergunakannya.


Ada begitu banyak celah untuk menghabiskan uang setiap saat


Baili sangat ingin menjadi ikan asin di masa depan. Yang menghasilkan uang tanpa perlu bergerak.


Dalam perjalanan ini baili mendapatkan beberapa perangkat perhiasan kuno dari emas, cawan emas bahkan beberapa perhiasan dari batu giok yang berharga.


Ada juga lukisan kuno yang baili tidak tahu siapa pelukisnya.


Dia mengambil nya tanpa pandang bulu.Ini semua adalah uang keras.Jika baili mau dia bisa menyimpan nya dulu dari pada menjual nya di online shop susu.


Ini bisa di jadikan sebagai warisan budaya bangsa yang akan di kenal oleh anak dan cucunya kelak.


Tadi Wang sufeng dan yang lain mengambil barang barang di sepeda dan menyimpan nya di gudang.


Barang barang ini akan di sortir besok pagi.Untuk di tentukan,mana untuk di gudang umum, mana untuk gudang pabrik baja .


Tapi itu cerita untuk besok pagi bukan sekarang.


Setelah Wang sufeng dan kawan-kawan pergi, Baili melihat ke belakang.


Bagaimana progres gudang umum.


"Bibi kecil,ini hampir selesai, hanya tinggal pintu nya saja hehehehe" kata Bai Yan malu.


Sebelum pergi kakek nya sudah membantu banyak hal, seharusnya ini sudah siap tapi mereka berdua melambat sedikit.


"Hem ini sudah bagus, setelah siap pergi lah istirahat.Kita bisa sortir barang besok pagi sebelum berangkat ke ladang " Baili cukup puas.


Usianya boleh muda tapi kemampuan kerja sama dengan orang dewasa.


"Oke bibi "


Mereka berdua sibuk lagi.Hanya memasang daun pintu dan ini selesai dalam sepuluh menit.


Gudang umum siap di pakai.


Ada satu lagi hal yang perlu di buat, kamar sementara Bai xinxin .Ini mudah saja .


Ada ruang kecil antara kamar baili dan dapur,tinggal buat dinding depan dengan secarik terpal yang di bawa bibi kecil entah dari mana.


Pasang tirai sebagai daun pintu.

__ADS_1


Untuk ranjang susun meja makan yang memang untuk bai xinxin dari stasiun daur ulang sampah kemaren.


Dua meja di satukan jadilah ranjang dadakan.Atur selimut tua di atas dengan tiga buah bantal nya dan ranjang siap di pakai.


__ADS_2