
Baili dan yang lain duduk di kereta api selama tiga jam perjalanan.Jika di tahun 2020 anda hanya memerlukan waktu 20 menit saja untuk perjalanan sejauh ini.
Namun sekarang anda memerlukan waktu yang lebih lama yang membuat tubuh dan otak kelebihan.
Ketika dia pergi sendiri ke kota cahaya Baili sengaja memesan karcis dengan tempat tidur. Tapi ketika pergi bersama yang lain dia tidak bisa melakukannya dengan.
Baili memesan tiket kursi untuk empat orang. Sedangkan dua yang lain hanya memesan tiket berdiri.
Jika dipikir berdiri selama 3 jam lebih di dalam kondisi yang sedikit bergoyang orang tidak akan bisa stabil.
Tapi bagi orang-orang di tahun ini, bisa naik kereta api adalah sesuatu yang membanggakan walaupun hanya dengan karcis berdiri.
Agar tidak bosan baiyou sengaja menarik baitou untuk berbicara panjang lebar.
Mereka juga aktiv berbicara dengan orang lain.Ada saja hal hal menarik untuk di bicarakan.Seperti tentang harga minyak di departemen store.
Baili agak mual tapi segera tertarik dengan pembicaraan orang orang di sekitar nya.
Bahkan Bai xinxin saja sudah dapat teman untuk berbicara.
Ini masih seorang wanita seusia yang ingin pergi ke baicheng.
Katanya dia menikah dengan pemuda pendidikan di desanya.
Tahun lalu pasangan nya pergi ke kota. Dengan koneksi dia mendapatkan tempat ke universitas petani buruh dan tentara.
Perlu diketahui universitas petani, buruh dan tentara ini. Adalah satu-satunya universitas yang dibuka oleh pemerintah.
Untuk bisa masuk ke sana perlu koneksi dan juga rekomendasi dari desa setempat.
Setiap kemune mendapatkan jatah satu titik setiap tahunnya. untuk jatah satu titik ini ada ratusan orang yang menginginkannya.
Sebab itulah seseorang memerlukan rekomendasi dari desa. Wanita ini adalah anak dari kepala keponakan dari kepala desa sendiri.
Dia dan pasangannya menikah tiga tahun yang lalu bahkan sudah dikaruniai seorang anak yang menggemaskan.
Kebetulan sekali desa mereka mendapatkan kesempatan .Wanita ini mati-matian melobi pamannya agar kesempatan ini diberikan pada pasangan nya.
Setelah berhasil suami pergi ke kota dengan identitas baru.Sarjana dari universitas buruh petani dan tentara.
Dia sudah pergi enam bulan yang lewat. Namun sampai sekarang belum ada kabar beritanya.
Saat ini banyak warga desa di tempatnya yang mengatakan Jika dia adalah janda yang ditinggal pergi.
Orang yang pergi tidak akan kembali lagi setelah meninggalkan desa.Tapi dia tidak percaya suaminya akan meninggalkan dia setelah hidup bersama lebih dari 3 tahun.
Mereka juga sudah memiliki buah hati yang tentunya menjadi kesayangan oleh suaminya tersebut.
Dia percaya ini hanyalah masalah transportasi yang sulit.
Baili hanya bisa menggeleng kepala mendengarnya entah wanita ini naif ataupun bodoh.
Banyak kisah-kisah tragis seperti ini tertulis di majalah-majalah yang dia beli di online shop susu.
Kebanyakan dari pemuda pendidikan melakukan banyak trik agar hokou mereka pindah kembali ke perkotaan.
Salah satunya menikahi warga desa demi memiliki koneksi ke universitas buruh pertanian dan tentara ini.
Setelah pergi mereka tentu saja memutuskan hubungan dan tidak akan mengakui pernikahan itu pernah terjadi .Karena pernikahan terjadi di desa hanya dengan jamuan pernikahan yang sederhana.
Namun begitu tidak ada bukti dari segi negara.
kisah ini sangat tragis memang dan banyak korban yang berjatuhan.
tapi ini belum lah sampai ke puncaknya.
Tunggu pada suatu hari ketika universitas kembali terbuka. Pada tahun itu ribuan gadis yang menikah dengan pemuda pendidikan banyak yang menjadi janda. Bahkan ada juga pemuda pendidikan perempuan yang sudah menjadi ibu. Tega meninggalkan anak-anak mereka sendiri di rumah mertua. Demi masuk ke universitas dan meraih hakou perkotaan.
Ada juga kisah-kisah yang mengerikan di sebalik ini .jika seseorang belum pernah membacanya pasti berpikir ini tidak akan mungkin.
Baili pernah melihat di televisi kisah seorang wanita tua yang datang mengakui seorang anak.
Anak itu adalah pengusaha sukses di tahun selanjutnya.
ibu ini menangis histeris mengatakan anaknya tidak berbakti.Awalnya semua orang berpikir begitu. Bisakah seorang anak sukses yang memiliki uang miliaran di kantong .Memiliki seorang ibu tua yang bahkan tidak punya uang untuk makan malam.
banyak orang yang memaki dan mengumpat jika anak ini adalah serigala bermata putih.
Namun dengan cepat kabar ini di balik lagi. Rupanya kejadiannya terjadi di tahun awal ketika universitas pertama itu dibuka.
__ADS_1
Ibu ini sedang hamil saat itu, karena keinginan yang sangat kuat untuk pergi dari desa. Dia dengan tega menggugurkan kandungannya yang saat itu sudah berusia 6 bulan.
Sedangkan sang anak yang dia gugat sudah berusia lima atau enam tahun. Tapi dia bisa mengingat dengan jelas kejadiannya.
Mereka dua bersaudara.
ayahnya sudah memohon bahkan berjanji untuk mengizinkan dia pergi asalkan kandungan di pertahankan.
Tapi ibu bilang dengan kehamilan ini dia akan menjadi repot sendiri bahkan jika dirinya diterima.
Karena ditentang pada akhirnya sang ibu pergi menggugurkan sendiri secara diam-diam.
Tahun itu dia mengikuti ujian dan lolos pergi ke universitas di Beijing.
Setelah pergi sang ibu sama sekali tidak menghubungi keluarga suami meskipun sekali.
Karena merasa kasihan dengan dua putra .Sang ayah mengikuti alamat yang dia dapatkan dengan susah payah ke Beijing.
Namun dia diusir lagi dan ditolak dengan alasan tidak kenal.
Ayah terus saja berusaha namun dia tidak berhasil Dan inilah yang disaksikan oleh dua anak sehingga mereka berdendam.
sampai saat mereka berhasil mereka juga tidak mengakui sang ibu.
Roda itu berputar ibu yang berhasil setelah tua menjadi melarat.
kebetulan sekali Dia tidak memiliki anak setelah menikah kembali.
Anak yang dia tinggalkan sudah berhasil menjadi orang-orang yang sukses. Suami yang dia tinggalkan menikah lagi menjadi keluarga yang bahagia.
kabar ini hanya didengarnya melalui televisi sehingga dia menuntut tunjangan pensiun untuk orang tua dari dua anak.
Tentu saja hal ini ditolak dan itulah pemicu dari kejadian yang viral tersebut.
Baili cuma tersenyum dan tidak bisa berkata apa-apa melihat betapa naifnya gadis-gadis desa tahun ini.
Dalam bercerita mereka tidak sadar akhirnya kereta api sampai juga di kota cahaya.
Ketika tiba di kota cahaya jam menunjukkan waktu 10 pagi.
Oh ya ngomong-ngomong dua kakak laki-laki memutuskan untuk memakai jam tangan mereka masing-masing.
Mereka juga tidak mau malu disebut sebagai kaki lumpur oleh calon teman-teman satu pabrik.
Selain untuk mengantarkan Bai xinxin dan kakak tertua dongdong ke hotel negara. Dia juga ingin memakan semangkok mie hangat.
Bailli pernah ke sana ,jadi tidak sulit untuk menarik tiga kakaknya ke arah itu.
Perlu berjalan 40 menit dari stasiun ke tempat pekerjaan bai xinxin yang baru.
Karena belum waktu makan siang, tempat ini belum begitu ramai. Baili langsung pergi ke dapur untuk mencari koki seng.
"Halo kamerad seng"sapa Baili
Pria setengah baya itu cukup sibuk pada jam seperti ini. Mereka harus mengejar waktu makan siang.
Mendengar namanya dipanggil koki seng menarik wajahnya.Dia tidak tersenyum ataupun tertawa hanya berdiri dengan tangan di kedua belah pinggangnya.
Tidak lupa dengan celemek dan sendok goreng di tangan.
"jangan berbasa-basi mana orang yang datang membantu ?"tanyanya arogan.
Baili cukup mengerti dengan sikap ini .Sikap yang terbentuk oleh lingkungan dan sesuai dengan zaman.
Di zaman modern orang akan berkata pembeli adalah raja. Tapi di tahun ini sikap orang malah terbalik. Penjual adalah raja sementara pembeli adalah budaknya.
Kakak kedua dong dong segera mengangkat tangan mengaku dialah orang yang dimaksudkan.
Segera saja koki tua yang kurang ajar itu. Menariknya dan menunjuk ke sana kemari agar dia segera melakukannya tanpa menunggu.
"Tuan koki yang baik sebenarnya dia hanya perlu masuk kerja untuk besok kan saat ini aku ingin melihat di mana dia bisa tinggal untuk sementara"kata Baili serius.
"jangan khawatirkan itu. Aku yang akan mengurusnya nanti. pergi ke sana kami sedang sibuk" kata nya dengan garang.
Bailli ingin mengatakan beberapa patah kata lagi. Tapi segera ditunda karena ini memang waktunya yang tidak memungkinkan untuk dia berbicara.
Kakak dongdong juga menggangguk kan kepalanya. Dia bersedia bekerja keras mulai saat ini.
Baili tidak ingin menunda waktu lagi. Dia langsung menarik Bai xinxin ke ruang administrasi.
__ADS_1
Tapi sebelum pergi dia jelas meminta empat mangkok mie daging karena perutnya sudah kosong.
Dua kakak lelaki duduk di meja bersama dengan pemuda dari keluarga Han kakak tertua dari Apan.Mereka tidak ikut baili masuk ke ruangan manager.
Tok..tok.. tok..
"Masuk"
Ketika pintu dibuka terlihatlah seorang pemuda yang usianya masih sama seperti koki seng.
Pria ini adalah direktur di hotel negara dia juga yang datang pada hari pernikahan Baili kemarin.
Sebelum duduk Baili segera menyerahkan oleh-oleh yang dia bawa sendiri.
Dua botol motai dan 2 bungkus rokok merk Hero.
Baili sengaja membawa barang-barang ini sebagai hadiah perkenalan.
Belum lagi baili duduk, pria itu menyambutnya dan tersenyum ramah tapi dia juga berkata " aku tidak peduli siapa yang kau kirim untuk bekerja. Ini prosedur penerimaan silakan ditandatangani siapapun yang akan pergi"
Baili mengambil berkas yang disodorkannya dan membacanya dengan hati-hati .
Setelah yakin tidak ada masalah pada poin-poin yang tertulis.Baili mengedipkan matanya pada Bai xinxin dan kakak perempuan tertuanya itu segera mengerti. Dia maju ke depan dan menandatangani beberapa berkas.
Di rumah baili sudah mengajarinya bagaimana cara menandatangani sesuatu. Dia bahkan dipesan agar tidak mudah menandatangani sebuah berkas karena sejujurnya Bai xinxin adalah wanita buta huruf.
Melihat baili xinxin yang maju, tentu saja manajer ini mengerti jika dia adalah orang yang dimaksudkan.
Setelah semua berkas selesai ditangani. Berkas dikembalikan lagi pada sang manager untuk disimpan.
Karena dirinya adalah seorang pekerja tetap setelah berkas ini ditandatangani. Nyatanya bai xinxin juga memiliki hak untuk sebuah rumah. Namun Bai xinxin tidak akan melakukannya ini. Mengingat dua putri masih harus tinggal di pedesaan karena mereka ingin belajar lagi.
Sekolah di kota hanya akan membuat mereka malu karena usianya yang sudah cukup umur untuk menikah.
Karena ini Bai xinxin akan mendapatkan tambahan sekitar 200 sen sebagai biaya pengganti rumah.
Ini tidak banyak bahkan tidak akan mencukupi biaya pulang pergi dengan kereta api. Namun bagaimanapun Bai xinxin bersyukur sekali bisa mendapatkan pekerjaan ini dengan mudah.
"besok pagi kebetulan ada rapat khusus di departemen pengadaan kau bisa mengikutinya." kata maneger.
Manajer juga bilang semua daftar akan diberikan setelah rapat itu disetujui.Setiap pekerja di departemen pengadaan memiliki daftar yang berbeda-beda daftar ini harus dipenuhi dalam kurun waktu tertentu.
Sebagai staff dari departemen pengadaan. Bai xinxin juga memiliki daftar yang harus dicari dan manajer tidak mau tahu bagaimana caranya. Namun biaya dan akomodasi akan diberikan pada saat itu.
Tidak mau mengganggu lama ,baili menarik dua kakak laki-lakinya untuk pergi. Sementara Bai xinxin perlu waktu untuk berbaur.
Baili pergi ke ruang makan dan dia langsung melihat mie yang dipesan tadi sudah siap di meja.
Ketiganya makan dengan lahap Bai xinxin sekarang bekerja di hotel negara.Dia tidak mungkin akan kelaparan bukan.
Kakak Han pan juga menikmati semangkuk mie yang sudah di bayar kan oleh bibi kecil. Pada tahun ini membuang makanan adalah dosa paling besar.jadi dia juga makan dengan gembira tanpa merasa malu
sedikit pun.
Tidak perlu waktu lama untuk empat orang dewasa menghabiskan satu mangkok besar Mie daging.
Mereka sudah membayar uang untuk empat mangkok ini .Jadi tidak perlu menyapa koki seng sebelum pergi.
Apalagi ini adalah waktu-waktu tersibuk bagi dapur sebelum jam makan siang tiba.
Setelah makan , empat orang pergi lagi ke pabrik baja. Tiba di pabrik baja ,security yang duduk di sana mengenali Baili dengan mudah. Apalagi baili juga membawa tanda pengenal khusus yang memang sudah dibuat untuk dirinya.
"Kamerad,kenalkan ini adalah saudara-saudaraku mereka juga akan bekerja di pabrik baja mulai hari ini harap perhatikan dan beri bantuan "kata baili dengan sopan seraya mengirimkan sebungkus rokok merk Hero di tangan security separuh baya itu.
Melihat benda berharga di tangannya. Security ini merasa terkejut dan sekaligus merasa terhormat.
Ada juga orang yang kerap memberikan dia beberapa barang jika ingin masuk ke pabrik baja. Namun kerap kali hanya berupa sebatang rokok atau beberapa genggam permen.
Tapi gadis desa yang belum cukup umur ini. Dengan berani memberikan dia satu bungkus rokok yang bahkan belum dibuka.
jika dipikir lagi apakah berhubungan baik dengan gadis ini bisa membuat dia memiliki beberapa hal yang baik di masa depan.
Berpikir seperti ini security dengan tegas menanamkan pikiran. Jika orang yang ditunjuk oleh Baili adalah seseorang yang serius.
"hehehe ini sudah kewajiban , silakan masuk.Mulai sekarang kita adalah teman satu pabrik hehehe" katanya.
Bai yau juga melihat apa yang dikirimkan oleh adik kecilnya itu .
Dia juga terkejut tapi tidak bisa berbuat apa-apa untuk menariknya lagi.
__ADS_1
ini rokok loh ro..kok.
Mahal tau.