
Setelah drama menyedih kan dari Ran Xia berakhir ,baili langsung masuk ke dalam kamarnya dan tertidur dengan lelap.
Beberapa hari ini dia menjadi sedikit malas karena ada begitu banyak keponakan yang mengambil alih tugasnya.
Ran Shadong pula tidak kembali sampai begitu larut.Baili sendiri tidak sadar kapan Ran Shadong pulang.
Ran Shadong hanya bisa menarik nafas panjang melihat menantu perempuan yang tidur tanpa menunggu dirinya pulang.
Seperti yang telah sudah Ran Shadong memindah kepala baili di lengannya yang kokoh.
Dia mencium aroma shampo dari rambut Baili.
Ini agak aneh tapi bagi Ran Shadong mungkin ini adalah aroma para gadis muda yang baru tumbuh dewasa.
Dia mengingat pernikahan adik laki-lakinya yang berakhir begitu saja setelah menikah beberapa tahun. Padahal mereka juga dikaruniai dua anak yang awalnya sangat manis dan lucu-lucu.
Adakah dia dan Baili akan bernasib sama seperti itu.
Sekarang saja gadis kecil ini sudah seperti landak yang tidak bisa di sentuh sedikit pun.Apa yang harus dia lakukan sekarang.
Dia akan kabur dan memilih pergi ke kamar ibunya begitu bangun tidur,apa ini artinya.Rumah tangga ini akan kemana akhirnya.
Banyak hal dan banyak pertanyaan yang ada di benak Ran Shadong tapi dia belum mendapatkan jawabannya sama sekali.
Pada akhirnya Ran Shadong tertidur begitu saja.
Pagi harinya, ketika bangun tidur lagi lagi baili mendapatkan dirinya ada di pelukan Ran Shadong.
Setelah tahun baru ,cuaca mulai dingin.Musim dingin akan datang, sekolah akan berlangsung untuk satu bulan di awal dan libur sampai musim di dingin berlalu.
Saat ini sudah begitu dingin tapi Ran Shadong adalah kompor alami jadi baili tidak begitu merasakan perubahan cuaca
Baili ingin marah tapi tidak jadi.Hanya di peluk , kerugian apa yang bisa di terima ,kan.
Sekarang baili ingin mengambil hadiah.Dia tidak akan melewatkan barang seharipun .
Agar selamat kamar pasangan tua itu akan menjadi tempat dia melakukan nya.
Bangun pelan pelan tapi Ran Shadong tetap merasa kan gerakan
Dia tidak melupakan pelatihan di militer begitu saja.
"Hem mau kemana?"panggil nya pelan.
Baili terkejut dan dia tidak nyaman karena nya.
"Hem ini,,tidak ada"katanya lagi.
Ran Shadong bangun ,dia pikir menantu perempuan perlu mandi.Jadi dia mengatakan agar baili menunggu sebentar,jangan ke mana mana.
Meski kesal baili tetap menunggu,dia juga ingin tahu apa yang dilakukan oleh pria itu.
Beberapa menit kemudian, Ran Shadong masuk lagi dengan baskom air hangat.Dia berkata"Ayo mandi"
Setelah itu dia pergi untuk lari pagi dan beberapa gerakan lain yang sudah biasa di lakukan di militer.
Baili di tinggal sendirian di kamar dengan baskom air panas dan handuk.
Dia mengeluh tapi ini kesempatan bagus.Baili bangun dan pergi mengunci pintu kamar.
Dia memang ingin mandi tapi bukan seperti ini. Bagi baili ini bukanlah mandi melainkan menyeka tubuh.
Pada saat cuaca dingin seperti ini, sangat bagus berendam di air hangat.Untung nya ada bathtub di kamar mandi khusus di supermarket.
Tapi baili harus memprioritaskan lari paginya daripada berendam saat ini. takut dan sadung akan datang tiba-tiba dia segera saja mengambil beberapa barang secara acak.
Beberapa hari terakhir baili lebih sering menggunakan hal acak daripada secara pribadi menulis hal-hal yang dia inginkan.
Sekarang dia memiliki timbunan barang baru yang bahkan belum dia lihat apa isinya di ruang tunggu.
Kebiasaan rutin yang dia lakukan di ruang tunggu adalah membaca. Kata orang membaca adalah jendela ilmu dan dia tidak akan melewati itu. Apalagi Baili takut suatu hari supermarket dan online shop susu hilang tiba-tiba.
Meskipun saat ini dia lebih banyak menjiplak karya orang lain untuk dikirimkan di surat kabar. Namun ada satu atau dua surat kabar yang dia kirimkan dengan karyanya sendiri.
Ketika kembali di malam tahun baru, Ran Shadong juga membawa gaji yang dia terima dari dua surat kabar sebelumnya.
Sebenarnya saat itu baili mengirim empat artikel di empat surat kabar yang berbeda.
__ADS_1
Namun yang diterima hanya tiga surat kabar yang artinya satu artikel lagi tidak diterima dan itu adalah karya asli dirinya.
Meski begitu dia cukup senang satu artikel diterima dan dia akan konsisten mengirimkan karya seperti itu.
Karena itulah Baili menarik informasi tentang sejarah di tahun 70-an sampai 80-an. Agar dia bisa membuat artikel sendiri tanpa menjiplak.
Setelah berlari mengambil hadiah gratis .Baili langsung pergi ke kamar mandi dan berendam di bathtub air panas.
Sambil berendam dia tidak lupa menarik satu majalah lama dan membaca beberapa artikel terkait tahun 70-an.
Baili bertekad untuk belajar dan lebih mengandalkan diri sendiri daripada terus-menerus menjadi seorang plagiator.
Dari itu dia akan terus belajar dan mengingat tema-tema yang ada di luar sana.
Belajar mengenai sejarah dan lokasi-lokasi mana yang akan berkembang di tahun selanjutnya.
Meskipun sangat ingin berlama-lama di bhathub air panas ini ,tapi sebenarnya baili tidak memiliki banyak waktu terluang.
Ran Shadong mungkin akan kembali kapan saja ke kamar mereka. Untung saja waktu di dalam dan di luar disebut perbandingan 1 dan 3.
Selesai mandi dan menggigit sandwich dengan ham asin , balik keluar dari ruang tunggu dan pura-pura mengemas baskom air hangat yang diambil oleh Ran Shadong tadi.
Karena perbedaan waktu air hangat yang diambil pria jelek itu belum sampai pada suhu beku.
Tok... tok... tok..
Mendengar pintu diketuk, baili tau tentu saja yang membuat suara itu adalah suami yang jelek.
Dia membuka pintu dan melihat pria itu berdiri di sana.
Melihat baili sudah rapi dia pikir gadis kecil ini sudah mandi menggunakan air yang dia bawa. Menerima satu baskom air hangat darinya.Menunjukkan baili tidak menolak hubungan ini sebenarnya jadi kesempatan masih ada.
"Lili sudah siap?"tanya nya .
"Hem"
"hari ini aku lihat dua kakak ipar pergi ke rumah keluarga kelahiran kakak ipar perempuan. semuanya pergi jadi tidak ada yang membuat sarapan pagi, bagaimana jika kita membuatnya bersama-sama" tawar Ran Shadong.
Baili mengiyakan dengan cepat, siapa yang menolak kuli gratis. Lagi pula kuli ini menawarkan diri tanpa dia minta.
Tidak ditolak oleh menantu perempuan Ran shadong bahagia lagi.
"ayo kita masak bubur nasi putih" kata Baili tanpa ragu. Pria itu mengangguk lagi dengan setuju.
Agar menantu perempuan yang senang , Ran Shadong akan setuju saja dengan apa yang ingin dia lakukan.
Bubur putih,oke
Sebenarnya baili melihat ada stok sop daging sisa tadi malam, tidak banyak tapi cukuplah untuk mereka makan sekeluarga.
Pada hari kedua tahun baru, semua menantu perempuan akan kembali ke rumah keluarga kelahiran masing-masing. Tapi hal ini tidak terjadi pada baili.
Bisa dibilang keluarga kelahirannya dan keluarga mertua sekarang adalah satu.Jadi ke mana dia harus pergi
Selagi baili.mencuci beras untuk membuat bubur ,Ran Shadong bertugas menambahkan kayu bakar.
Mereka berdua cukup rukun di dapur dan ini sangat menyenangkan untuk dilihat.
Menunggu bubur nasi putih jadi ,baili juga mendidihkan air hangat. Dia akan membuat susu hangat untuk 3 lansia.
Hari ini Baili ini juga ingin membuat susu tulang yang memang rutin diminum oleh Ran Shadong sejak menikah.
Untung saja dua jenis susu lansia dan susu khusus untuk orang sadong ini memiliki beberapa rasa berbeda.
Rasa strawberry, rasa vanila dan rasa coklat.
Tentu saja susu dengan rasa berbeda ini .Sangat aneh bagi orang lain namun ayah dan ibu baili tidak heran dengan itu.
Lain halnya dengan Ran Shadong dan ibunya. Mereka pikir susu tentu saja memiliki rasa susu kenapa ada rasa lain di sana.
Setelah benar-benar merasakannya barulah mereka percaya. Baili berkata hal ini tidak dijual di manapun . Dia mendapatkannya secara khusus pada seseorang yang dirahasiakan.
Mendengar kata-kata dirahasiakan tentu saja mereka menganggap itu adalah pasar gelap.
Tidak heran baili bisa mendapatkan hal-hal yang tidak didapatkan oleh orang lain. Ran Shadong diam-diam mengagumi kemampuan menantu perempuannya ini.
dia bisa melakukan banyak hal meskipun tidak terlalu sering keluar dari rumah.
__ADS_1
Sekarang saja dirinya ingin berinvestasi pada halaman yang rusak di kota yang berbeda. Dan itu dilakukan oleh Wang sufeng yang sibuk ke sana kemari .
Sedangkan dia hanya duduk di rumah tanpa bergerak. Ini mirip seperti seorang jendral yang memberi perintah pada bawahannya.
Tak lama kemudian bubur nasi putih sudah jadi, sop daging sisa tadi malam juga sudah dipanaskan.
Meskipun tidak ada keluarga besarnya tapi kemungkinan besar Wang sufeng dan yang lain juga akan datang makan bersama pagi ini seperti biasanya.
satu panci besar khusus disediakan untuk mereka.
khusus untuk keluarga sendiri baili mengambil beberapa mangkok. Semua mangkok diisi dengan satu sendok besar bubur putih tadi.
Tinggal taburi sop daging jangan lupa satu keping daging di atasnya. taburi dengan sedikit seledri agar menimbulkan aroma wangi yang menggugah selera. Berikut dengan kacang goreng dan bawang putih goreng.
Ran Shadong aktif membawa bubur dagingnya ke meja makan. di atas meja sudah ada beberapa varian sambal yang memang selalu ada di sana.
Kecap saos bahkan cuka berikut dengan sambal jamur rasa daging dan beberapa botol sayur asin.
Sementara itu baili mengikuti Ran Shadong dari belakang dengan membawa satu teko susu khusus tulang rasa coklat untuk tiga lansia.
Satu gelas khusus untuk Ran Shadong dan teh camomile untuk dirinya sendiri.
Setelah selesai Ran Shadong memanggil ibunya berikut dengan mertuanya di kamar yang tidak jauh.
karena Wang sufeng dan lain-lain sudah tiba, baili meminta panci besar di belakang dibawa ke halaman.
Mereka pernah diajak untuk makan di rumah tapi semuanya menolak katanya lebih nyaman di halaman terbuka.
Makan bubur hangat di suhu dingin, sangat menyenangkan. Apalagi ditambah dengan saus jamur rasa daging yang hangat dan pedas.
Wang sufeng serius memuji Bibi kecil nya.
Ketika pergi ke kota lain, tujuan wang sufeng pergi memang mencari halaman yang rusak tapi tidak lupa dengan urusan toko pertukaran sebagai alasan.
Teh bunga yang dibawa Wang sufeng ke kota ,juga mendapat sambutan hangat. Mereka mendapat beberapa pesanan lagi hanya untuk teh bunga ini.
Di kota ini mungkin teh ini tidak berharga namun setelah dikemas secara apik, harganya naik tajam.
Wang sufeng membawanya ke kota berbeda dan ini menjadi viral di sana.
Produksi teh bukanlah milik Baili namun sudah menjadi produk khusus dari desa Jiang cuan. Di dalam teh bunga ini ada beberapa bahan lagi yang tidak disebutkan. Jika pun ada yang mencoba meniru mereka tidak akan tau apa itu.
Artinya teh ini memang bisa ditiru namun rasa khas tetap ada pada produksi desa Jiang Chun.
Karena teh ini mendapatkan sambutan dan promosi dari komuni juga. Produk ini bisa ditempatkan di koperasi pengadaan dan pemasokan di berbagai daerah.
Wang sufeng bisa menarik untung dari setiap paket yang dia jual sendiri. Namun begitu dia juga mempromosikan barang-barang ini ke kota lain yang membuat permintaan tidak bisa dipenuhi.
Permintaan meningkat namun stok kurang.
Apalagi sekarang musim bunga sudah berlalu dan mereka terpaksa menunggu musim berikutnya.
Baili sangat senang desa mendapatkan beberapa uang tambahan dan dia perlu memikirkan beberapa hal lagi yang bisa menguntungkan desanya.
Setelah menyelesaikan sarapan pagi Baili mencuci mangkok dan sumpit dibantu oleh suami jeleknya.
Tiga lansia tidak ada hubungannya dengan itu. Mereka berbicara tentang banyak hal di halaman. Sementara Wang sufeng dan Baili tetap membicarakan masalah bisnis.
Baili tidak lagi ambil peduli dengan Ran Shadong yang berusaha menguping pembicaraan.
Dia juga ingin menguji pria ini apakah tulus atau tidak. Jika tulus dan cocok oke, jika tidak buang saja ke pinggir.
Toh dia masih muda hehehe.
"Bibi kecil, stok teh bunga sudah habis saat ini dan permintaan masih ada sayang sekali kan"kata dongdong serius.
sebelum tahun baru kepala desa sudah menghitung uang yang dihasilkan dari teh bunga.
Semua dihitung menurut poin dan langsung diberikan pembayaran setelah stok habis.
Warga desa sangat gembira karena di tahun baru .Mereka masing-masing mendapatkan uang tambahan yang tidak terduga dari barang yang sebenarnya tidak bernilai sebelum itu.
Siapa sangka teh yang diproduksi dari bunga liar ,bisa menghasilkan uang sekitar Rp 600 yang setara dengan gaji 2 bulan pegawai di pabrik.
Meskipun tidak banyak tapi warga juga mendapatkan beberapa sen lagi untuk di simpan.
Menurut Baili sebenarnya ini masih bisa dioptimalkan lagi jika mereka ingat memetik bunga waktu pertama kali bunga berkembang.
__ADS_1
Walau begitu masih ada tahun besok.Warga tidak sabar menunggu musim dingin berlalu.Mereka menunggu apakah ada pemikiran lain bagi baili untuk desa menghasilkan lebih banyak uang.