
Begitu kata-kata aneh itu keluar dari mulut kakek tua bai ,semua ternganga lebar .Seolah-olah sebutir telur bisa masuk ke dalam mulut mereka.
"Ayah apa yang kau katakan ini ?"
kata bai you pertama kali.
Dia tidak pernah menduga jika kata-kata ini keluar dari mulut orang tua itu. Apakah mereka membuat kesalahan sebelumnya sehingga orang tua ini marah dan memutuskan hal-hal yang tidak terpikirkan seperti ini.
"Tidak ada yang salah di sini ,aku hanya berpikir perpisahan itu bagus sebelum kejadian seperti keluarga Ran terjadi kepada keluarga kita" kata Kakek Bai menghela nafas.
Detik berikutnya mata semua orang berpindah kepada nenek tua bai atau ibu tua baili.Mereka tidak melihat ibu tua ini keberatan dengan ini. Hanya sedikit sedih dengan wajah yang murung.
"Ibu. lihat ayah dia sedang bercanda yang tidak tidak " kata Bai to kesal.
Dia yakin ayah tuanya hanya bercanda tidak serius tapi ibunya menjawab dengan tegas.
"itu juga bagus melakukan secepat mungkin"
Semua orang bingung.
Sari semua orang yang hadir, hanya ipar perempuan kedua yang melihat itu sebagai sesuatu yang bagus. Matanya berbinar binar cerah secerah mentari pagi.
" ayah ini bukanlah hal yang bagus. Kenapa tidak pikirkan terlebih dahulu .Apa salah kami , sehingga ayah melakukan ini ?kami baik-baik saja dan kami juga tidak pernah bertengkar atau berselisih"kata Bai you tidak terima.
walaupun keluarga mereka adalah keluarga paling miskin di desa ini namun siapapun tahun jika mereka belum pernah bertengkar sekalipun.
Beberapa keluarga di desa ada yang sudah melakukan perpisahan namun mereka kerap kali didasari oleh pertengkaran pertengkaran di dalam keluarga masing-masing.
Sekarang ayah dan ibu ingin melakukan perpisahan hanya berdasarkan situasi keluarga di sebelah yang tidak baik baik saja.
Tapi apa hubungan itu dengan keluarga mereka yang sejak awal adem ayem.Ini tidak masuk akal sama sekali.
Kakek bai memandang dua anak nya dengan baik. Dia ingat apa yang dikatakan oleh baili.Dalam waktu dekat ada sesuatu yang terjadi dalam keluarga .Sehingga keseimbangan dalam keluarga bai akan hancur .Mereka akan menjadi musuh dalam sekejap.
Untuk mengantisipasi itu perpisahan adalah jawabannya.
Dalam beberapa hari ini mereka tenggelam dalam kegembiraan tentang makanan enak dan lezat.
Secara tidak sadar kakek tua Bai tidak sengaja melupakan ini.
Setelah mendengar pertengkaran di rumah sebelah.Kakek tua Bai barulah menyadari jika dia sebenarnya melewatkan sesuatu yang sangat penting.
Perpisahan.
Agar semuanya tidak terlambat. Keluarga Bai harus melakukannya secepat mungkin.
" kita akan berpisah namun bukan berpisah dalam artian sebenarnya. Hanya berpisah rumah saja. Apa yang kalian pusing kan?" kata ibu tua Baili.
" kita bagi tiga rumah ini. Berikut tanah dan semua properti yang ada. Termasuk panci dan wajan. Bai yau kau juga tahu berapa uang yang kau hasilkan kemaren. Kita juga akan membagi nya itu sama banyak"Sambung nya.
Ibu tua baili mengatakannya dengan bersusah payah. Dia juga menyadari konsekuensi yang akan terjadi jika mereka melewatkan waktu untuk perpisahan.
"Aku mengerti tapi ibu ,mengapa ibu mengatakan ada tiga bagian. Seharusnya sebagai anak lelaki pertama. Ibu dan ayah berada di bawah sayap ku,benarkan begitu. jadi semua harus dibagi antara aku dan juga bai to" Kata Bai you tegas.
Sudah menjadi kebiasaan jika orang tua akan menerima bakti dari anak lelaki pertama mereka .Dalam hal ini adalah bai yau .
Tentu saja dia akan mengambil tanggung jawab ini secara penuh. Lagipula ayah dan ibunya tidak merepotkan sama sekali .
Mereka adalah orang tua baik yang selalu mengayomi anak-anaknya tanpa pandang bulu.
Reaksi yang tidak terduga terlihat pada wajah menantu perempuannya.Dia terlihat tidak senang dengan itu.
Memang mereka bertanggung jawab dengan pensiun kedua orang tua. Namun mereka miskin dan mempunyai anak besar yang harus menikah dalam waktu dekat.
Ini akan memerlukan uang yang tidak sedikit. lagipula keluarga putra kedua anaknya anaknya masih kecil tidakkah best mereka bisa bertahan dalam empat atau lima tahun lagi sebelum keduanya menutup mata.
__ADS_1
Ibu tua baili melihat perubahan wajah pada menantu perempuan pertamanya .Begitu juga dengan menantu perempuan kedua yang berseri-seri seperti pengantin baru.
Dari sini dia mengerti jika perpisahan memanglah yang terbaik untuk dua dunia.
" tidak, kami tidak akan mengikuti anak pertama atau anak kedua. Sebaliknya kami akan berada di bawah sayap baili" kata ayah baili.
Semua tercengang mendengar kata-kata itu. Apa yang ayah tua ini bicarakan. Apa dia sudah pikun. Bukankah baili itu seorang gadis yang belum menikah.
Mereka tahu kedua orang tua ini sangat menyayangi adik kecil. Bagaimana bisa baili kecil memberi hari pensiun untuk kedua orang tua. Yang pada dasarnya memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Seperti sakit atau kematian.
Untuk makan saja sepertinya baili akan kesulitan .oh mereka lupa jika baili memiliki sedikit kemampuan untuk menghasilkan makanan sendiri.
Apakah itu yang mendorong kedua orang tua ini berpikir untuk berada di bawah sayapnya.
Jika benar begitu bagaimana caranya jika suatu hari baili diharuskan menikah.
" tapi ayah lili masih kecil dan dia kan menikah suatu hari bagaimana jika itu terjadi?" kata Bai to.
Bai to tidak mengatakannya tapi menantu perempuannya kerap kali mengusulkan hal ini.Sebenarnya dia tidak pernah puas hati tinggal di keluarga bai yang miskin .
Bai to selalu mengatakan jika keluarga mereka miskin. tapi tidak akan pernah berpisah selamanya.
Setelah keluarga mengusulkan perpisahan. Bai to melihat perubahan wajah menantu perempuannya.
Melihat itu dia mengerti jika sebenarnya mereka sedang menyimpan bom waktu dalam keluarga ini.
Jadi dia sama sekali tidak menentang pengaturan ayah dan ibu bai tentang perpisahan .Namun dia tidak puas hati jika kedua orang tua ini tinggal dengan sayap Baili adik perempuan yang belum menikah.
" perpisahan bukan berarti kalian berhenti berbakti kepada kami selaku orang tua kandung. Jika kami sakit jika kami mati .Kalian masih memiliki tanggung jawab penuh untuk mengurusi kami .Apakah kalian menolak melakukan itu hanya karena terjadi perpisahan?" tanya ayah tua lagi.
"tentu saja tidak ayah.Kami akan melakukannya" kata dua pria kakak adik ini.
" ketika terjadi perpisahan dua menantu perempuan bisa menjadi penguasa di rumah nya sendiri.
"kami akan ibu" jawab keduanya serempak.
"selain itu perlu kalian ketahui, baili tidak akan menikah, dia akan merekrut"
kata-kata itu jatuh dan membuat semuanya ternganga lagi untuk kali kedua.
Apa yang dimaksud dengan orang tua ini ,ini sungguh lucu.
Banyak kasus perekrutan suami terjadi pada keluarga kaya yang memiliki anak perempuan tunggal dan sebagainya.
Namun keluarga bai memiliki banyak anak dan cucu. Baili bukan satu-satunya anak selain itu mereka bukanlah orang kaya.Hidup juga pas-pasan .Siapa yang ingin masuk ke dalam keluarga bai.
Apakah orang tua ini tidak takut jika baili tidak akan pernah menikah seumur hidupnya.
Mereka tidak tidak akan pernah tahu jika tujuan para perekrutan itu. Hanya untuk melindungi rahasia terbesar baili dari mata orang lain.
" kalian jangan bimbang baili masih muda .Ada beberapa tahun lagi untuk dia mencari perekrutan tersebut. Sekarang mari kita bicara tentang pembagian"
" Baili akan berada di sayap timur. bai you sebagai kakak tertua boleh menempati rumah utama. Sedangkan sayap barat itu untuk bai to. Semua isi gudang diperiksa dan dibagi tiga bagian yang sama.Ada ayam di belakang, empat ayam untuk bai you sedangkan untuk bai to tiga ekor ingat?"
" jika semua ayam itu dibagi. Bagaimana dengan ayah dan ibu apa baili tidak mendapat bagian?"kata bai you merendah.
"jangan pedulikan itu ayah tahu apa yang ayah katakan" kata ayah Bai lagi.
Entah kapan wanita tua itu pergi.
Yang jelas dia datang lagi dengan membawa sebuah kotak besi.
" di dalam sini ada uang bernilai Rp600.000 ditambah dengan dua jam merek Shanghai. bagaimana cara membagi nya?"
__ADS_1
Dua menantu perempuan langsung tersentak kaget melihat uang yang disimpan oleh orang tua ini .Kenapa mereka baru tahu juga keluarga ini sebenarnya adalah keluarga kaya yang memiliki tabungan sebanyak Rp600.000 . Apalagi ada dua jam tangan Shanghai yang masih berkilat dan terlihat baru.
Untuk menghilangkan kecurigaan semua orang ibu baili segera mengarang cerita yang sama sebelumnya.
" setiap anak akan mendapatkan Rp200.000 per orang. Kebetulan sekali keluarga Bai you memiliki dua cucu lelaki yang harus menikah dalam waktu dekat. Jadi dua buah jam tangan ini jatuh pada keluarga bai you, bagaimana apakah bai to setuju?" Tanya Ayah tua Baili lagi.
bayi terburu-buru mengatakan jika dia setuju namun wajah menantu perempuan yang memerah karena marah mereka anak mereka masih kecil tapi kesempatan untuk memiliki sebuah jam tangan hanyalah kali ini.
Bukankah itu dua buah jam tangan.
Kenapa mereka tidak membagi nya satu perkepala keluarga.
Namun..
" ayah aku tidak setuju sama sekali dengan cara pembagian seperti ini"
Rupanya baili baru bangun tidur, dia ingin melihat ke dapur apakah semua orang sudah kembali dari rumah sebelah atau tidak.
Tapi dia mendengar mereka sedang mengatur perpisahan.
Awalnya dia senang namun keluarga ini jelas melupakan satu orang lagi.
"Lili kau bangun?"
" untung saja aku bangun jika tidak kalian akan melewatkan hal yang penting"
"Apa itu yang penting. Apakah pembagian ini tidak setara?" Tanya ipar pertama He lanlan.
Dia jelas senang mendapatkan dua buah jam tangan untuk dua putranya
Sekarang baili datang apakah dia menginginkan jam tangan itu juga untuk dirinya sendiri.
" ibu tidak melahirkan tiga orang anak .Melainkan empat orang anak. Apakah kalian melupakan hal itu?" Tanya nya ringan.
"apa maksud Bai xinyi. bukankah dia sudah menikah dengan desa tetangga .Lagi pula sebagai anak perempuan.Dia tidak punya hak atas pembagian harta keluarga kelahiran,kan "Tandas menantu perempuan kedua Zhao linwei.
" apa kakak ipar perempuan ke dua berbicara tentang aku?" katanya.
kakak ipar ke dua diam, tapi wajah nya memerah karena malu.
Dia tidak salah di sini.Menurut adat memang begitu.
Anak perempuan yang sudah menikah seperti air yang cukup tercurah kan ke tanah. Dia sepenuhnya terputus dari kewajiban dan hak sebagai seorang anak dalam keluarga kelahiran.
Mereka hanya dibenarkan pulang pada hari kedua setelah tahun baru. Sebab itulah namanya tidak disebutkan dalam pembagian harta ini.
Berbeda dengan baili meskipun dia masih gadis dan tidak tepat menurut adat .Namun kedua orang tua ini. Bersikeras akan tetap ada sayap Baili dan dia akan merekrut.
Yang disebutkan dengan merekrut adalah tentang hak tinggal dan sebagainya dari calon suami tersebut.
Mereka tidak berhak untuk memiliki rumah ataupun harta yang akan dihasilkan oleh keluarga wanita nantinya.
Begitu juga dengan anak-anak yang terlahir dari pernikahan itu nama belakangnya masih memakai nama keluarga wanita.
Contohnya baili jika dia merekrut dan melahirkan anak anak. Anak-anaknya akan memiliki nama bai juga bukan nama belakang suaminya.
Sebab itulah baili juga berhak mendapatkan pembagian harta ini. Tapi apakah hak yang dimiliki oleh bai xinyi.
Semua orang otomatis berpikiran sama seperti itu. Namun kedua orang tua baili tidak berpikir sama.
Kenapa baili ngotot jika putri pertama ini harus mendapatkan bagian juga
Apakah dewa mengatakan sesuatu tentang ini.Apakah bencana itu terkait dengan Bai xinyi.
"Oke atur ulang pembagian nya"kata ayah baili langsung setuju.Ibu tua Bai juga tidak menolak.
__ADS_1
Entah itu perempuan atau pun laki-laki semuanya lahir dari nya. Mereka semua adalah daging yang jatuh dari tubuhnya.
Jika sudah begitu kenapa tidak.