
Tiba di akademi militer, jiang Yuan yang bersedih segera merubah wajahnya dengan cepat.Integrasi nya sebagai pejabat militer membuat dia jadi tegar.
Di akademi dia masih seorang pelajar tanpa embel-embel kapten dan sebagai nya.Di sini entah kebetulan aku nasib dia masih satu kamar dengan Ran Shadong.
Melihat penampilan Ran Shadong saat ini. Jiang Yuan sadar perbandingan mereka begitu jauh.Dulu berdasarkan penampilan saja Ran Shadong bisa disebutkan berbanding terbalik dengan dirinya.
Tapi siapa yang bisa menduga, hanya satu tahun berlalu Ran Shadong memiliki penampilan baru dan semangat baru juga.
Sedangkan dirinya sudah terlihat begitu tua karena permasalahan yang mengelilinginya akhir-akhir ini.
Jiang Yuan memandang langit yang tinggi dan tidak berkomunikasi dengan prajurit lainnya.Semakin diingat dirinya semakin kesal.
Masih bisakah dia menyalahkan Ran Shadong akan perubahan nasib ini.Dia bahkan tidak pernah tau apa yang terjadi.
"Kawan Jiang, apa ada sesuatu di wajahku sehingga kau memandang aku seperti ini hem?"tanya Ran Shadong meramah.
Di sini Ran shadong pura-pura tidak mengetahui kejadian itu. Dia juga tidak ingin jiang Yuan merasa curiga. Jadi sedapat mungkin dia berpura-pura tidak tahu saja.
Malahan ada sisi lain yang membuat dia merasa bersalah dengan kondisi Jiang Yuan saat ini. Andai saja dia dan baili belum menikah .Tentu Jiang Yuan saat itu, akan bergegas pergi ke desa jiang Yuan untuk meminta Baili menjadi menantu perempuan nya. Sayangnya kesadaran itu datang begitu terlambat dia dan baili bahkan sudah menikah.
"bukan hanya dia kawan.Saya juga ingin bertanya rahasia apa yang kau pakai hingga kulit mu sebagus ini. aku ingin tahu apa jika kau berjemur , apakah kulitmu akan sehitam kami?"
Beberapa orang yang datang dari akademi militer ini bukan berasal dari kompi lama jadi di sini tidak ada yang mengetahui jika dulunya kulit dalam satu ini berwarna hitam sama seperti mereka.
"kenapa tidak, aku juga berkulit hitam jika berjemur. Tapi setelah istirahat 1 tahun kulitku memutih apalagi menantu perempuan melakukan banyak upaya untuk itu" kata Ran shadong .
Dia sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung Jiang Yuan, hanya saja orang sudah bertanya apalagi yang harus dia jawab.
"aku ingin sekali melihat kakak ipar dan bertanya tentang bagaimana memutihkan kulit hahaha"
Hahaha
Semua orang tertawa meriah hanya Jiang Yuan yang tidak. Tidak ada satupun yang mengerti jika perubahan ini berasal dari baili.
Dalam gambaran tersebut dia juga selalu muda dan ceria. Mungkin pada saat itu "Jiang Yuan"juga diurus oleh menantu perempuannya dengan baik sehingga terlihat begitu muda.
Mereka berdua jelas pasangan yang serasi bukan.
"tapi kita di sini selama 3 tahun kawan belum tentu bisa kembali ke rumah melihatmu nanti perempuan. lagi pula menantu perempuanku pada di kota lain"kata prajurit lain yang berbaring di ranjangnya.
Mereka sudah 2 bulan lebih di sini dan belum melihat keluarga.Tapi sebenarnya sudah terbiasa juga pergi berjauhan. Namun mendengar Ran shadong mengatakan sesuatu tentang menantu perempuan ,mau tidak mau semua orang memikirkan ke arah itu.
Siapa orang yang tidak ingin pergi melihat menantu perempuan masing-masing.
"tapi kabarnya menantu perempuan saudara Ran masih di Beijing, benarkah itu?"
"Ya begitulah, kebetulan sekali tiga keponakan perempuan nya juga diterima di universitas baijing. Jadi mereka membeli halaman rusak agar semuanya bisa mudah" jelas Ran shadong.
hal seperti ini tidak bisa disembunyikan jika walaupun dia tidak mau tapi jika orang-orang menyelidiki semua hal bisa terbuka begitu. namun kemampuan untuk bisa membeli halaman yang rusak di baijing bisa dikatakan sebuah kemampuan yang luar biasa.
Tapi tidak luar biasa jika mereka menelusuri dari mana menantu perempuannya bisa mendapatkan uang untuk itu.Keuntungan bersih dari militer saja sudah lebih dari cukup.
"Oh jarang sekali ada keluarga yang 3 orang sekaligus menjadi mahasiswa. Kau cukup beruntung menikah dengan keluarga seperti itu Ran Shadong "
Ran Shadong hanya tersenyum malu mendengarnya.Tapi kebahagiaan yang dia rasakan berbanding terbalik yang dirasakan oleh Jiang Yuan.
Dia ingin membunuh Ran Shadong saat ini juga.Mengapa Ran Shadong mencuri menantu perempuan nya.
Sungguh pagar yang makan tanaman.
__ADS_1
Tak kuat berada di dalam kamar, Jiang Yuan pergi keluar ruangan dengan alasan ingin ke toilet. tapi sebenarnya dia langsung berlari di lapangan pada tengah malam.
Jiang Yuan tidak berhenti sampai dia kelelahan sendiri.Ingin rasanya menangis tapi dia adalah seorang pria yang tidak mengizinkannya untuk melakukan hal itu.
" Lili kenapa kau membalasnya rasa sakit hatinya dengan cara seperti ini,kenapa? tidak bisakah kau berdatang padaku dan bertanya dulu?" kata Jiang Yuan menjerit keras.
Aaahhkkk.
Jiang Yuan tersungkur di tanah,dia meninju tanah sekuat tenaga. seolah-olah dengan itu semua kekesalan dan rasa sakitnya akan menghilang namun sama sekali tidak benar. Rasa sakit itu masih ada menghantam dadanya berkali-kali.Setiap kali dia membayangkan Baili yang berada dipelukan pria lainnya.
"Lili apakah rasa seperti ini yang kau miliki saat melihat "aku" berselingkuh waktu itu?" pikir Jiang Yuan setelah dia sedikit tenang.
Rasa sakit ini lebih kuat dari pada rasa sakit saat terkena peluru.Sakit saat diterjang peluru masih berdarah dan bisa dilihat oleh mata.
Tapi rasa sakit yang dia rasakan saat ini sama sekali tidak berdarah namun membuat perasaan ingin mati dan bunuh diri.
Apakah ini yang membuat Baili tidak mau melihatnya lagi. Ditambah lagi dengan pengkhianatan anak-anak.
"tapi Lily itu bukan aku jika pun itu aku. Aku menyesalinya sekarang, penghianatan itu tidak akan terjadi, bukankah itu arti kelahiran kembali mu?"kata Jiang Yuan pada diri sendiri.
Jiang Yuan membalikkan tubuhnya hingga dia terlentang menghadap langit.Cinta ini sudah melukai baili begitu dalam, jadi dia berniat untuk berpaling sejak itu.
Ini kesalahan.
Kenapa kelahiran kembali tidak terjadi pada dirinya sendiri saat itu bukankah dia bisa mengubah segalanya menjadi lebih baik.
Dan siapakah wanita yang menjadi orang ketiga dalam rumah tangganya bersama baili itu.Padahal dalam kondisi baik-baik saja dan harmonis.
Jika saja yang juga mengetahuinya dia lebih rela membunuh wanita tersebut saat ini juga. agar wanita itu tidak menjadi duri di dalam daging. Tapi sayang sekali dia bukan kelahiran kembali yang mengingat semuanya dengan jelas.Hanya ada potongan-potongan gambaran yang menunjukkan situasi.
Jiang Yuan berdiam menatap langit dengan sejuta pemikiran.Tidak jauh dari situ sebenarnya Ran Shadong melihat kondisinya sejak awal.
Ran Shadong tidak tega melihat sahabat baiknya berendam dalam kesedihan seperti sekarang. tapi boleh bagaimanapun dia juga tidak akan menyerahkan menantu perempuannya begitu saja.
Dengan menghianati pernikahannya secara tidak langsung , Jiang Yuan sudah menghianati negaranya. jika sudah tidak menyukai kenapa tidak lepaskan saja alih-alih berkhianat seperti itu.
Jadi yang yang terjadi sekarang hanyalah sesuatu yang dikatakan dengan sebab dan akibat. disebabkan dia sudah berkhianat mengakibatkan baili membencinya sampai ke tulang.
"maaf kawan giliranmu sudah habis"kata Ran shadong yang melangkah pergi.
Mereka hanya beristirahat untuk makan malam , tidak ada waktu untuk meratapi nasib. dia janjian duluan memiliki departemen sendiri hanya satu kamar tapi tidak satu jurusan.
Namun ada kalanya mereka akan bertemu dan bersaing saat pelatihan seperti saat ini. Dan ini tidak bisa terelakan sama sekali.Ran Sadang memang merasa bersalah namun dia tidak ingin bersaing dengan sesuatu yang sudah jelas menjadi miliknya.
Di saat Jiang Yuan berjuang dalam penyesalan .Sebenarnya baili sedang bergembira saat menghitung pundi-pundi rupiah yang mereka dapatkan hari ini.
Mereka berdebar menunggu hasil pertamanya hari ini tapi walau bagaimanapun mereka harus menyelesaikan urusan makan malam.
Para penjahit tidak ada hubungannya sama sekali dengan tugas ini.Jadi mereka sudah kembali lebih awal.
Di rumah besar,ada baili dan kedua orang tuanya.Wang Danu, Wang min sudah pulang dengan 100 sen di tangan.Di sini hanya ada tiga keponakan perempuan dan Guan Ru.
Sebagai seseorang yang memegang buku keuangan, Guan Ru lah yang lebih tahu .Berapa yang didapat kan hari ini.
Pasangan tua itu tidak ikut berjualan tapi mereka ikut ke meriahan dalam menghitung pundi-pundi rupiah yang hari ini didapatkan oleh semua orang.
Buktinya mereka juga ikut duduk di lantai.Bukan duduk di sofa seperti yang seharusnya.
Pada sesi penjualan di pagi hari hasilnya sudah disimpan di rumah. Saat mereka keluar berjualan di siang hari sebenarnya tidak menarik uang untuk di bawa pergi.
__ADS_1
Jadi di sini sebenarnya ada dua kotak.Satu kotak untuk penjualan sesi pagi dan kotak lain untuk penjualan sesi sore.
Mereka perlu menghitung satu persatu isi kotak itu.Hal yang paling menggembirakan adalah saat satu kota untuk sesi pagi di keluarkan dari isinya dan ditaburkan di lantai begitu saja.
Wang Danu dan Wang min, tidak ikut menghitungnya malam ini.Mereka sudah cukup melihat uang besar ini sejak pagi.
Sebenarnya ini juga merupakan sebuah tes bagi keduanya.Apakah mereka jujur atau tidak. Jika keduanya lulus tes maka baili akan menyiapkan sesuatu untuk mereka.
Jadi baili sama sekali tidak takut seandainya mereka ini berpikiran bengkok melihat uang dalam jumlah besar seperti sekarang.
Setelah uang dicurahkan di lantai semua orang berebut untuk menyusunnya dengan nominal yang sama.
Uang sen datang dalam bentuk bulat namun ada lubang di tengahnya. jadi beli mengambil tali untuk mengikatnya menjadi 100 sen.
Untuk mendapatkan rp100, sebenarnya ada 1000 sen yang artinya 10 ikatan.
"guan ru coba lihat bukumu berapa yang habis hari ini?" kata Baili tidak sabar.
Meskipun Baili memiliki banyak uang di kamar tunggunya.Hanya saja menghitung uang seperti ini terlihat nyaman dan sangat menyenangkan.
"Oke kakak ipar"kata guan Ru yang mulai membuka buka buku.
"Hem untuk penjualan di pagi hari kita dapat menjual 252 celana Bell Buttom dengan 27 bonus gratis nya. 180 gaun dengan 18 gaun gratis 210 rok dengan 21 rok gratis.Di tarik dari sini saja jumlahnya sudah mencapai sekitar dua puluh tiga ribu dan seratus rupiah"
"Apa, Guan Ru, coba hitung lagi tidak mungkin bisa sebanyak itu juga kan?" kata Ibu Baili tercengang.
Jangankan ibu Baili, Guan Ru saja berpikir dia sudah salah hitung.Jadi dia menghitung ulang dati awal lagi
"Celana 400 sen, sepuluh saja sudah 4000 sen, jika ditukar dengan rupiah artinya rp400. bukankah jika sudah 100 helai itu artinya Rp 4000?"
Sebagai seorang mahasiswa baru, malu rasanya jika tiga keponakan perempuan tidak tahu hitung-hitungan seperti ini ,jadi mereka segera menjawab.
"Ya benar, untuk 100 helai celana Bell Buttom sebenarnya mencapai Rp 4000 bibi, jika yang laku 200 bukankah ini sudah 8.000 hasilnya bukan?" kata Awen cepat.
"Oh aku pikir kepalaku sedang sakit sekarang" kata ayah tua baili.Dia memegang kepalanya karena pusing melihat jumlah rupiah sebesar itu.
Dulu saja untuk melihat rp100 bisa dikatakan perlu seumur hidup. Apalagi yang disebutkan dengan ribuan. Apakah dia sudah sampai di surga saat ini.
Beda dengan ibu tua Baili yang bahkan tidak bisa bersuara sangking terkejutnya.Tangannya yang menggenggam nominal uang terkecil menggigil sehingga menimbulkan bunyi gemetar.
Tak ...tak... tak...
"dengan jumlah Rok dan celana berikut gaun memang tidak salah hitung. Ini memang Rp 23.100 kan.Ah kakak ipar, bisakah aku bersujud padamu?" kata Guan Ru yang ingin membuka isi kepala baili untuk melihat apa yang ada di dalamnya.
Baili yang memang tidak asing dengan jumlah seperti itu .Tidak merasa tertentang sedikitpun, dia hanya tersenyum dan mengangkat bahunya tidak peduli.
Dia bahkan memiliki 100 kali lipat dari itu di akun online shop susu.Belum lagi kalau dia menjual semua barang-barang antik yang belum terjual keseluruhan
nya.Mungkinkah mereka akan terkena serangan jantung saat itu.
"Yah kalau begitu bisakah kau melunasi hutang-hutang sekarang?"tanya baili. Baili hanya berbicara agar pria dengan satu tangan ini tidak melupakan, jika mereka harus mengeluarkan dana untuk dari segi modal juga.
"kakak ipar kita belum selesai berhitung ,kenapa tidak kita hitung duluan keuntungan saja daripada kita menghitung kerugian nya?"kata Guan Ru bercanda.
Bagaimana bisa dia melupakan modal pengerjaannya.Tapi keuntungan yang pasti fantastik ini tidak bahkan melebihi target yang dia pikirkan sebelumnya.
Ini bahkan belum semuanya ,mereka baru selesai menghitung penjualan pagi belum lagi penjualan sore hari.
Tiba-tiba tangan sama orang gatal untuk menghitung uang lagi.Mereka merasa tidak cukup tangan untuk menghitungnya.Tapi sama sekali tidak berniat untuk mencari orang lain untuk membantu.
__ADS_1
Menghitung dari sekarang sampai besok pagi pun mereka tidak akan kelelahan sama sekali. Dengan uang yang bertumpuk seperti ini, sekarang ini bukanlah dunia melainkan surga.
Menyenangkan sekali dan bikin nagih.