
Sekitar jam 11.00 pagi pasangan yang baru saja selesai mengambil surat nikah akhirnya tiba di desa Jiang Chun.
Di malam hari Bai xinxin tidak ikut dalam pembicaraan bagaimana cara menangani hari pernikahannya. Jadi dia sama tahu tentang penyambutan yang akan dibuat hari ini.
Begitu tiba di kediaman orang tuanya semua penduduk desa seakan-akan pindah di halaman ini.
Belum lagi bai Xinxin berbicara, seseorang segera menarik Bai Xinxin kembali ke rumahnya.
Sedangkan Fu daya tetap di tempat itu.Bai xinxin tidak tahu apa yang terjadi pada suami yang baru dia nikahi.
Di rumahnya sudah ada sekelompok para menantu perempuan desa. rumahnya juga sudah didekorasi sedemikian rupa. Segera saja rumah sederhana ini berubah menjadi rumah pengantin yang terlihat begitu meriah dengan dekorasi serba merah.
Tentu saja bai xinxin terkejut dengan ini dan dia tidak bisa berkata-kata. Dulu saat dia menikah dengan Xu ming, tidak ada perayaan hanya Xu ming datang dan mengambilnya pergi begitu saja.
Mereka sangat mikir miskin sekali bahkan tidak bisa mengadakan perjamuan yang layak.
tapi sekarang untuk pernikahan kedua ini benar-benar meriah dan terasa sangat canggung. apalagi dua anak gadisnya juga ikut memeriahkan acara dengan menariknya ke kamar.
sampai di kamar bayi cincin menangis lagi melihat dekorasi kamar pengantin yang begitu indah.
Meskipun ini adalah dekorasi bekas dari adik perempuannya saat menikah dengan Ran Shadong. Bukan itu saja di atas ranjang indah ini sebenarnya ada pakaian serba merah dengan tampilan yang terlihat mewah.
Keindahannya bahkan tidak bisa disebutkan dari mulutnya yang hanya wanita dusun.
"ibu bersiap-siaplah sebentar lagi kita akan mengambil paman"kata Nanan.
Kali ini bai xinxin akan merekrut tentu saja ada sedikit perubahan prosesi.Dia akan pergi menjemput menantu laki-laki.
Bai Xinxin mengangguk dan membiarkan perias pengantin mengambil alih wajahnya untuk dihias secantik mungkin.
Gaya make up yang dipakai ini dipelajari dari pernikahan Baili. Sekarang Gaya make up seperti ini lebih populer dibandingkan gaya make up pengantin jadul sebelumnya.
Setelah menggunakan gaya make up seperti ini. Perias pengantin menjadi populer dan dia kerap diundang ke berbagai acara pernikahan.
Terima kasih kepada baili yang sudah mengajarinya bagaimana cara make up yang baik dan benar.
Setelah diundang lagi kepada pernikahan keluarga bai, dia sangat senang dan bahkan berniat tidak perlu dibayar untuk ini.
Sementara itu Fu daya dibawa ke atas untuk mengganti pakaian pengantin yang sudah dibeli beli di online shop susu.
Pakaian ini memiliki warna merah dan hitam. Dia bahkan memiliki bunga merah besar sebagai perwakilan calon pengantin.
Fu daya adalah seorang direktur pemasaran di hotel negara dan dia kerap kali bersinggungan dengan pembesar-pembesar di beberapa daerah.
Meski begitu dirinya masih sangat antusias ketika ditarik untuk dipermak seperti ini.
Awalnya fu daya mengira orang-orang akan menolak kehadirannya.
Tapi siapa tahu dia malah disambut dan diperlakukan sewajarnya.
Ketika turun lagi di lantai satu, Fu daya sudah mengalami perubahan yang signifikan sebelum dia datang.
Sebenarnya fu daya belum lah begitu tua dia berusia 31 tahun sekarang.Namun begitu dirinya tidak pernah menikah sama sekali.
Saat turun dirinya terlihat lebih muda daripada usia apalagi dengan pakaian yang dia kenakan membuat warga desa berdecak dengan kagum.
"Wah kakek bai menantu laki-lakimu begitu tampan sekali" kata kapten tim.
"Yah rupanya bai xinxin kali ini menang banyak hahaha"kepala desa juga bisa bercanda dengan ayah tua baili yang tersenyum.
berapa orang segera bercanda ria dengan suami yang baru menikah dengan mbak cincin ini. Tapi pembicaraan segera berhenti ketika makanan disajikan satu persatu.
jamuan kali ini tidak menggunakan nasi sebagai makanan pokok tapi Baili menyediakan berbagai dimsum sebagai gantinya.
Ada tiga macam dimsum, setiap satu jenis akan diiringi dengan satu menu makanan.Contonya dimsum dan Tim ikan kerapu.
Dim sum dan daging asam manis.
Dimsum dan tumisan bok choy
Begitulah selanjutnya sampai menu semuanya habis tersaji.
__ADS_1
anak-anak menyukai dimsum seperti ini apalagi jika memiliki isian daging di dalamnya. ketika sumpit pertama terbang yang tentu saja dilakukan oleh ketua desa, semua orang bergegas mengisi mulut masing-masing.
Berapa anak-anak bahkan terlihat menyembunyikannya di dalam kantong yang sudah disiapkan oleh keluarga.
Baili berpikir harus seperti ini lucu dan dia hanya melakukan pembiaran. Dulu saat menikah dia bahkan tidak melihat betapa meriahnya acara sumpit terbang.
Ada anak-anak yang terlihat kaku karena tidak memiliki kantong di pakaiannya. Jadi secara sengaja baili pura-pura melemparkan sebuah kantong cantik di pangkuan anak itu.
Awalnya anak-anak sedikit malu menyembunyikan dimsum indah ini di kantong pakaian. Tapi setelah melihat Bibi kecil melakukan itu mereka pikir tidak ada salahnya dengan menyembunyikan sedikit dimsum.
Jadi mereka secara terang-terangan mengambil duluan sebelum benar-benar memakan menu lain.
Beberapa menu juga diantar ke rumah bai xinxin agar menantu perempuan di sana tidak mengalami kelaparan.
Fu daya juga satu duduk satu meja dengan ayah tua Bali dan Ran Shadong. Sebenarnya di meja itu ada juga dua kakak laki-laki baili tapi mereka tidak seaktif sebelumnya.
Mereka masih teringat dengan kata-kata yang disebutkan oleh Baili tadi.
Atas pengingat itu keduanya kerap kali melihat menantu perempuan masing-masing. Cukup memalukan memang karena melihat bagaimana aktifnya dua meja di sana.
Satu meja mewakili keluarga menantu perempuan Bai you dan satu lagi untuk keluarga kelahiran Baitou.
Isi piring di meja mereka dua kali lebih banyak daripada isi piring di meja-meja warga desa Jiang Chun.
Bahkan sesekali menantu perempuan menambahkan piring lain ke atas meja itu dengan sengaja.
Mungkin warga desa tidak akan membicarakan bagaimana tamaknya keluarga itu.Tapi setelah mendengar baili berbicara kedua kakak laki-laki memikirkannya lebih dalam.
Belum ada satu sayur pun di berikan pada ibu tua mereka dari menantu perempuan.Tapi saat ini menantu perempuan malah asik melayani keluarga kelahiran sendiri.
Dengan begitu mereka bahkan tidak berani melirik baili sedikitpun. bagaimana mereka bisa makan dengan hati yang begitu sesak.
"Ibu ayo makan dulu aku adalah satu-satunya anak yang akan melayanimu kan"kata Baili menyindir dua kakak laki-laki.
"Di mana-mana seorang menantu perempuan harus melayani ibu mertuanya.Tapi di keluarga bai bahkan ibu mertua tidak ditegur oleh menantu perempuan"gumam Baili masih didengar oleh dua kakak laki-lakinya ini.
Sebenarnya memang begitu sejak kembali dari kota cahaya menantu perempuan bahkan tidak mengucapkan satu patah pun kepada ayah dan ibu tua baili.
Tangan yang memegang sumpit itu sedikit bergetar dan baili bahkan tidak mempedulikannya.
"ayo ibu ayah makan selagi aku hidup kalian bisa menikmati indahnya hidup" kata Baili, ayah dan ibu tuanya bahkan tidak tahu kenapa baili berkata demikian. Tapi mereka hanya bisa menggangguk setuju dan tersenyum selagi mengunyah makanan.
" sepupu Lili, kau benar sekali dua kakak laki-lakimu tidak sebanding dengan dirimu seorang hahaha"kepala desa tertawa lucu.
Dia tidak berpikir ada sesuatu yang terjadi di sini jadi dia hanya berkata seenak perutnya.
Baili juga mengatakan beberapa hal kepada saudara ipar laki-laki baru. Entah kapan Ran Shadong pergi, yang jelas dia turun dari atas dengan beberapa barang di tangannya.
Semua penduduk yang sedang makan terkejut dengan barang-barang itu.
"Ran Shadong , sepeda macam apa ini tapi sepertinya terlihat bagus?"
"ini adalah dua putaran dan satu suara sebagai mas kawin kakak ipar tetua"kata Ran shadong.
Wajah dua kakak laki-laki baili tambah menghitam dengan ini. Ran Shadong saja memiliki sesuatu untuk ditambahkan sebagai mas kawin jadi kenapa mereka tidak.
"sepeda ini dan sepasang jam tangan dengan radio terbaru,wah ini luar biasa"seru seseorang
Sepeda ini terlihat baru bahkan dihias dengan kain merah di depannya.
Sayang sekali sepeda ini tidak memiliki tempat duduk di belakangnya jadi hanya bisa membawa pengemudinya seorang.
Fu daya juga sudah sering berkeliling kota kota besar ,tapi dia belum pernah melihat sepeda seperti ini. Meskipun malu untuk menyentuhnya secara langsung tapi dia meliriknya dan masih terkagum-kagum dengan itu.
Menikah dengan janda anak dua sebenarnya tidak buruk.
Ran Shadong inisiatif meletakkan memakaikan jam tangan itu sementara jam tangan yang digunakan fu daya disimpan di kantong celananya.
"terimakasih kakak ipar"seru Fu daya dengan gembira.
Sepeda di parkir di halaman sedangkan radio diletakkan di atas meja.
__ADS_1
Segera saja Baili memutarkan lagu Anita mui,yi Dian Xiang si.
Awalnya Baili ingin memutar lagu Teresa teng yang tahun 2020 masih bisa dibeli kasetnya.
Tapi di perlu diketahui jika sebenarnya kaset terasa teng ini dilarang diputar di negara ini karena dianggap dekaden dan bermuatan pornografi.
Jadi Anita mui jadi pilihan lain. beberapa orang segera menikmati alunan lagu dari Anita mui dan bahkan melupakan acara pernikahan ini dalam sekejap.
Tak lama kemudian rombongan bai xinxin datang. Pakaiannya yang serba mewah dan memiliki ekor panjang membuat sedikit kesulitan berjalan. Namun begitu beberapa anak-anak desa dengan senang hati menariknya dari belakang agar pakaian itu tidak kotor.
Niuniu dan Zizi masih menjadi raja di antara anak-anak desa. Mereka berteriak "permen pernikahan, permen pernikahan"
Awen sekali menaburkan permen pernikahan yang sudah disediakan baili sebelumnya.
Fu daya menatap wanita yang baru dia nikahi dengan pandangan tidak percaya. Bagaimana mungkin perubahan itu begitu besar sekali. Padahal masih beberapa jam yang lalu Bai xinxin terlihat sebagai wanita yang biasa-biasa saja.
Tidak ada yang mengenali bahan pakaian itu tapi terlihat pas dan membuat bai xinxin lebih muda 10 tahun.
Tap...
Seseorang menepuk bahu Fu daya barulah dia sadar apa yang terjadi. Agar tidak malu Fu daya segera tersenyum dan menggarukkan kepalanya yang tidak gatal.
Bai Xinxin yang baru tiba juga tersenyum malu-malu .Dia menerima uluran tangan fu daya dan diteriaki oleh anak-anak desa.
tidak lama kemudian diasaksikan oleh warga desa dan kepala desa mereka melakukan upacara penghormatan secara simbolis.
Ini menandakan peresmian pernikahan secara adat.
Setelah prosesi ini berlalu sekarang tibalah waktunya pengantin pria di bawa pulang ke rumah Bai xinxin.
Yang menandakan bersin menerima datangnya menantu laki-laki.
Anak-anak berteriak lagi dan mereka buru-buru menarik ekor baju pengantin bai xinxin dan berteriak dengan gemuruh "permen pernikahan, permen pernikahan, permen pernikahan"
Segera saja Awen dan adiknya menaburkan lagi.Permen pernikahan di sepanjang jalan.
Baili tidak pergi, dia perlu membersihkan ruangan sebelum pergi ke rumah Bai xinxin untuk memeriahkan acara.
Di sana mereka akan mengadakan jamuan makan malam tentu saja menu sudah dialihkan ke sana terlebih dahulu.
Membersihkan pekarangan tidak sulit sama sekali. anda perlu ingat jika para tamu sebenarnya membawa semua peralatan termasuk meja dan kursi sendiri.
Setelah tahu jika jamuan makan malam diadakan di rumah Bai xinxin meja dan kursi ini akan mereka bawa beserta ke rumah itu.
Di pekarangan ini bahkan tidak ada satu sumpit pun yang perlu dicuci. Semuanya licin jalan tol.
Tiga lansia juga ikut ke sana meninggalkan dia dan Ran Shadong. Ran Shadong berpikir untuk pergi bersama Baili nanti setelah semua hal-hal di pekarangan ini diselesaikan lebih dulu.
Tapi...
"Lili bisakah kita bicara sebentar?"
Baili berpaling dan melihat dua kakak laki-laki di sana.Ran Shadong mengenyitkan dahi dan dia tahu ada situasi yang aneh di sini.
Jadi dia berinisiatif untuk pergi lebih dulu.
Baili menatap kedua kakaknya,dia tidak mengerti apa maksud dan tujuan mereka di sini.
"lili sebenarnya kami malu untuk berbicara begini .Tapi kau akan pergi jauh jangan berpikiran buruk tentang kakak ipar mu. Kakak berjanji akan mengubah cara pikir mereka" kata baiyou yang di angguki oleh baitou.
"kakak laki-laki sebenarnya aku sudah mengetahui bagaimana sifat dari dua kakak ipar perempuan.Aku sudah berpikir jauh sebelum ini. Sebab itulah aku memisahkan diri lebih awal bahkan saat aku belum menikah"
"dengan dua kakak ipar yang mendominasi di rumah, jika ada sesuatu yang terjadi mereka tidak akan membantu sama sekali. jika saat itu kita belum berpisah apa pendapat mereka saat kakak perempuan tertua kembali setelah diceraikan. Kupikir mereka akan menolak dan implikasinya kakak perempuan tertuaku memilih terjun ke sungai untuk bunuh diri" kata Bai Li
"Lily tidak begitu,tapi...
mereka berdua ingin berbicara tapi pada akhirnya tidak bisa sama sekali. Bagaimana mereka bisa menganggap hal itu tidak nyata. Sementara mereka adalah yang paling tahu bagaimana sikap menantu perempuannya selama ini.
"aku berbicara bukan untuk membuat kalian bercerai hanya perlu berhati-hati dan lebih perhatian dengan ayah dan ibu" kata Baili yang langsung pergi meninggalkan dua kakak laki-laki nya.
Dua pria yang merasa dipinggir kan oleh kerabat sendiri.
__ADS_1