Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
183


__ADS_3

menanggapi uluran kerja sama dari Bali kepala desa tiba-tiba bersemangat. dia bergegas membaca buku besar yang dibawa oleh rancadong itu.


siapa sangka bulan ini saja keuntungan bersih yang didapat Bali sebenarnya berkisar dalam 1400 sekian rupiah.


Itu masih belum dihitung dengan pengiriman terakhir.


"apakah ini dihitung sebagai pekerjaan kolektif ?"tanya kepala desa lagi.


"tentu saja tidak jika dihitung sebagai pekerjaan kolektif berapa sen yang bisa kepala keluarga hasilkan bukan. Tunjuk saja seseorang tapi semuanya harus mendapat jaminan dari kepala desa sendiri .Tidak boleh ada kesalahan yang terjadi di kemudian hari"


"orang ini harus bisa bekerja sama dengan seseorang dari yang akan ditunjuk oleh menantu perempuanku nantinya" kata Ran shadong panjang lebar


Kepala desa segera mengangguk-angguk setuju .Dia pikir pekerjaan baik seperti ini tidak perlu jatuh kepada keluarga lain .Dia masih memiliki putra di bawah lututnya.


"dari pihak Lili siapakah orangnya itu?" tanya kepala desa .


"dia sudah menyebutkan nama tapi belum ada persetujuan dari pihak terkait.Jadi harap kepala desa untuk menunggu beberapa waktu "Jawab Ran Shadong


"oke sementara itu kami akan berbicara tentang siapa yang akan kami kirim dari pihak saya" kata kepala desa yang sudah tua.


Setelah berbincang beberapa kata lagi Ran Shadong akhirnya kembali ke rumah. Tapi sebelum dia benar-benar kembali ke rumahnya dia mampir dulu ke rumah Ran Xia.


Untung saja adik laki-lakinya ini sudah ada di rumah. Terlihat dia baru kembali entah dari mana.


"Axia, Dari mana saja kau dari tadi aku sudah mencarimu kemana-mana?"Tanya Ran Shandong.


"Kakak tertua,kamu datang?"


"Hem"


"sebenarnya tadi aku dari desa sebelah kakak mereka menikahkan putriku dengan seorang bujangan di desa yang jauh. desa itu masih terletak di kota cahaya sana" kata Ran Xia dengan mata berair.


"Ran xioli masih 14 tahun pernikahan macam apa itu kenapa mereka begitu gila?"


"mahar yang mereka berikan Rp 400. Tentu saja mantan mertuaku itu menyerahkan putriku tanpa bertanya dulu"


Dia mendapatkan kabar ini dua hari yang lewat .Awalnya Ran Xia tidak percaya, dia pikir ini hanya akal-akalan agar dia tunduk seperti sebelumnya.


Tapi semalam dia datang ke sana diam-diam dan terkejut karena pernikahan itu sudah selesai dilakukan.


Gadis kecil itu sudah dikirim ke kota cahaya sebagai seorang pengantin anak.


Mengetahui dirinya datang bukannya merasa ibu tapi keluarga itu malah melemparinya dengan kata-kata kasar.


" aku hanya bertanya kenapa tidak mengabari aku , tapi mereka mengatakan aku hanya mencari-cari alasan untuk mahar itu kakak.


Malahan putra ku juga memandang aku seperti seorang pengemis" Ran Xia terlihat lebih tua dari usianya.


Ran Shadong menepuk pundak nya dan duduk di kursi lagi.


"Kasihan Xiou li,dia masih kecil.Apa sebaiknya kita pergi ke kota cahaya untuk dia?"Anak itu sedikit sombong dan congkak tapi walau bagaimanapun dia masih keponakan nya sendiri.Menikah juga tidak atas persetujuan keluarga mereka.


" Aku baru kembali dari sama kak, keluarga yang dia nikahi masih keluarga pekerja.Gadis itu menolak mengenali aku sebagai ayahnya.Dia berkata aku adalah pengemis dan dia memberikan aku sumbangan sebanyak dua sen "kata Ran Xia dengan sedih.


Ran xia masih ingat bagaimana gadis kecil nya mengusir dia dengan dua sen.Ayah yang sudah membesarkan dia tidak di anggap lagi.


Kesedihan macam apa ini.


"Apa kurang nya aku kakak.Untuk mereka aku memisahkan diri dari kakak.Untuk mereka aku di rendah kan seperti pengemis di rumah mantan mertuaku.Aku hanya kekurangan uang kak, itu saja"keluhnya lagi.


Dia kehilangan menantu perempuan ,ini sangat di sayangkan.Kabarnya mantan ini tidak nyaman di rumah mertua yang baru.Setiap hari ribut dan dia juga di pukuli di sana.


Ran Xia tidak mengatakan ini oada Ran Shadong.Sebenarnya mantan menantu perempuan nya ini ingin kembali.


Dia pernah datang diam diam ke rumah dan menangis di sini .


Katanya dia sangat menyesal akan masa lalu dan berjanji tidak akan melakukan hal yang sama lagi.


Ran Xia sudah patah arang dengan mantan istri nya ini.Dia tidak akan masuk lagi ke lubang api yang sama.


Tapi anak-anak berbeda, mereka masih kecil dan tidak tau salah dan benar.Sebab itulah Ran Xia masih pergi setelah mendapatkan kabar tersebut.

__ADS_1


"Axia Kakak menyesal mendengar


nya.Tapi kakak pikir kau jangan menyerah, bangkit lah dan cari uang.Suatu hari mereka akan kembali dan memohon kepada mu untuk di akui.Pada saat itu, ingat lah tentang hari ini,di mana anak-anak itu hanya menyukai uang bukan dirimu"


"Pada hari itu,jangan sampai kau lembut hati.Jangan juga tergoda dengan tangisan mereka " ujar Ran Shadong lagi.


"Kakak,aku tahu tapi aku hanya bersedih kakak" katanya dengan lesu.


"Hem "


Pada akhirnya, Ran Shandong mengabarkan tentang baili yang Ingin dia mengurus masalah pengiriman.


Pekerjaan ini tidak akan menggangu pekerjaan lainnya.Jadi ini di anggap selesai dan Ran Xia setuju dengan ini.


Ran Shadong juga mengatakan jika ibu mereka ingin tinggal bersama nya alih-alih pergi ke Beijing.


Ran Xia tersenyum lebar karena ini, dengan adanya ibu di samping nya dia pasti bisa mengubah sedih ini jadi gembira lagi.


Jadi dia memeluk kakaknya dan berkata terimakasih berkali kali.


Jadi ketika Ran Shadong kembali , baili hanya mendengar tentang kabar baiknya saja.


Setelah hari itu, baili tidak melakukan apapun selain dengan pengiriman barang terakhirnya.


Dia langsung memperkenalkan Ran Xia dan song an pada prajurit yang bertanggung jawab.


Song an adalah anak ke tiga dan kakak dari song linan.Dia sudah menikah dan memiliki beberapa anak di lututnya.


Sebagai informasi, kepala desa dengan nama keluarga song ini belum berpisah.Tapi Baili belum pernah mendengar keluarga mereka bertengkar sejauh ini.


Jadi pada hari itu penyerahan di resmikan.Ini di tandai dengan Baili pergi ke Bank negara demi membuat satu akun baru yang bisa masuk tapi tidak bisa menarik dana.


Untuk saat ini Baili memiliki tiga akun berbeda. Satu akun akan diisi oleh militer atas pabrik peleburan besi pabrik obat nyamuk dan toko pertukaran.


Satu akun lagi dari guan ru yang mengelola keseluruhan aset Baili sebagai bentuk sewa halaman yang rusak.


Yang terakhir dari kepala desa yang akan memastikan tidak ada kerugian di pihak baili setelah pembayaran tentang gaji dan kuli panggul.


"kepala desa kenapa kita tidak makan di hotel negara untuk merayakan kerjasama ini "kata Baili pada kepala desa yang notabene masih sepupu jauhnya.


"Oke sepupu, jangan salahkan aku karena tidak sopan hahaha"kepala desa tersenyum dengan lebar .


Bukan dia tidak pernah makan di hotel negara namun ini tentang putranya sendiri.Baili bisa dianggap sebagai setengah bos dari song an.


Tiba di hotel negara, Ran Shadong memesan begitu banyak makanan dengan daging sebagai jamuan kerjasama hari ini.


Tidak ada yang memalukan di sini jadi semua orang makan dengan perut terbuka .Baili tidak kekurangan uang untuk mentraktir mereka semua.


"kepala desa setelah aku pergi harap bantu melihat ibu mertuaku begitu juga dengan lingkungan rumah. Jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan"kata Baili.


"jangan khawatir semuanya dijamin beres tapi ngomong-ngomong apakah kalian bermaksud ingin memindahkan Houkou ke Beijing?"kepala desa berkata demikian karena kebanyakan orang berbuat seperti itu.


Sudah menjadi rahasia umum jika banyak penduduk desa yang sangat berkeinginan untuk pergi ke kota. Katanya hidup di kota itu lebih nyaman dan segala sesuatunya sangat mudah dan menyenangkan.


"tidak aku hanya tinggal beberapa tahun di sana desa Jiang akan tetap menjadi tempat di mana aku mati"kata Baili.


Ran Shadong melirik menantu perempuannya dengan sejuta pertanyaan. Dia sama sekali tidak pernah bertanya tapi di kehidupan sebelumnya di rumah sakit manakah baili ini meninggal.


Apakah baili di saat itu meninggal di kota dan menyesalinya .Sehingga dia berniat untuk mengakhiri hidupnya di pedesaan seperti yang dia sebutkan tadi.


Ran Shadong hanya bisa menyimpan pertanyaan ini di dalam hati. Setelah menyelesaikan makanannya di hotel negara, semua orang kembali ke pedesaan dengan perasaan yang penuh.


Setelah itu hari-hari kembali berjalan dengan semestinya. Semua orang menikmati hari-hari terakhir di desa.


Tapi pada dua hari sebelum keberangkatan itu.Semua orang kembali ke rumah untuk mengantarkan kepergian baili dan yang lain.


Niuniu dan Zizi yang sudah lama tidak kembali ,seperti nya sudah begitu baik sudah begitu banyak berubah.


Mereka memakai pakaian serba baru dan terutama Niuniu yang memakai rambut jepitan rambut cantik dari besi yang tentu saja buatan dari ayahnya sendiri.


Dua keponakan laki-laki juga semakin tinggi dan semakin berotot mungkin karena pengaruh pekerjaan mereka sehari-hari.

__ADS_1


Di mata bayi dua keponakan ini semakin tampan dan kemungkinan besar mereka juga sudah memiliki targetnya masing-masing.


Begitu masuk semua orang menyapa Baili "Bibi kecil"


"kalian semua kembali syukurlah nak" kata ibu tua Baili yang mengusap air matanya yang tiba-tiba jatuh.


"ibu maafkan putramu yang tidak berbakti kami tidak sempat kembali karena sibuk di kota cahaya maaf ibu"


"kalian tidak sibuk tapi melupakan ibu setelah memiliki menantu perempuan"keluh ibu tua Baili lagi.


Keluarga lain yang memiliki pekerjaan yang didapat dari Baili. Masih sempat kembali setiap bulannya meskipun hanya satu atau dua hari belaka.


bukankah mereka juga orang-orang yang sibuk karena pekerjaan itu


Tapi kenapa dua putranya malah tidak sempat kembali apa yang mereka sibukkan di sana, setiap kali cuti.


Bai Xinxin juga kembali tapi di belakangnya ada seorang pria yang tidak dikenal.


"Kakak tertua,ini siapa?"tentu saja baili terkejut dan dia langsung bertanya. Tapi kakak perempuannya itu hanya datang menghadap kedua orang tua dan berkata


"ayah ibu aku ingin merekrut!"


"Hah,a..apa?"


Awen dan Nanan hanya tersenyum dari jauh. Mereka mungkin sudah tahu hal ini lebih awal tapi tidak pernah membicarakannya sama sekali.


" Namanya adalah fu daya, jika ayah dan ibu setuju kita akan menikah sebelum kalian pergi ke Beijing"


Kedua orang tua itu saling pandang seolah-olah mereka ingin mendapatkan persetujuan dari yang lain.


"Awen, Nanan, apakah kalian setuju dengan ini ?" tanya ayah tua baili.


Kedua gadis itu mengangguk tanda setuju. Sebenarnya mereka sudah mengenal pria ini sejak ibu mulai bekerja di hotel negara.


Pria ini adalah seseorang tanpa keluarga besar. Memiliki seorang adik perempuan yang sudah menikah di kota Sangjiang.


Entah bagaimana dia jatuh cinta dengan bai xinxin. Tapi bai xinxin menolak mentah-mentah karena dia merasa trauma dengan perkawinan.


Tapi pria ini tidak bergeming sedikitpun dan terus-menerus mengikuti bai xinxin sampailah saat ini.


Dua Putri bai xinxin juga berharap agar ibunya ini merasa bahagia. Jangan terus-menerus mengingat masa lalu bersama ayah mereka Xu ming.


Karena terus-menerus ditolak akhirnya Fu daya berinisiatif untuk mengatakan jika dirinya bersedia di rekrut saja alih-alih menikah.


Di rekrut sama sekali berbeda dengan menikah meskipun mereka memang menikah pada akhirnya.


Semua harta benda yang akan didapat setelah perkawinan berikut dengan anak-anak juga akan didasari atas nama sang istri.


Terkadang orang seperti ini juga bisa dikatakan sebagai pria pemakan nasi lembut tapi tidak benar-benar seperti itu.


Fu daya tanpa di duga adalah direktur pemasaran di hotel negara bagian kota cahaya.


"Oke mari adakah perjamuan , besok. Lili masih bisakah kita melakukan perjamuan besok secara kita akan berangkatnya lusa"kata ayah baili yang sudah tua. Dia bersyukur jika putri pertamanya ini mendapatkan pasangan hidup bahkan sebelum mereka benar-benar pergi ke Beijing.


Bai xinxin gadis yang diperkirakan harus mati ,sebenarnya bisa memiliki suami baru yang bahkan lebih bagus dari XU Ming sendiri.


Yang lebih baiknya lagi dia malah bersedia direkrut oleh putrinya. Ini bisa dikatakan nasib baik untuk putrinya ini.


"tidak masalah ibu, kebetulan sekali aku memiliki teman yang membuat katering ,dia bisa mengantarkan barang yang sudah dimasak langsung ke pintu" kata Baili dengan cepat.


Tentu saja dia bisa membeli sesuatu secara delivery di online shop susu. Acara bagus seperti ini tidak bisa tertunda ,walaupun dengan alasan kepergian mereka ke Beijing. Siapa tahu dalam jangka waktu tersebut pria ini akan berubah pikiran.


Lagi pula dua putri Bai xinxin juga sudah menyetujui ini sejak awal. Apalagi yang akan mereka tunggu.


Jadi pada malam itu semua orang bergerak cepat mereka tidak jadi membicarakan masalah berangkat ke Beijing namun berubah menjadi pembicaraan menu apa yang harus dipesan besok.


Dua kakak ipar juga bergegas kembali ke rumah kelahiran mereka masing-masing malam itu juga. Hanya demi untuk menjemput keluarga sendiri untuk makan-makan gratis di rumah mertua.


Sedangkan Ran Shadong malam itu juga pergi ke rumah kepala desa. Untuk meminta izin menikah bagi ke


Bai xinxin.Dia juga meminta bantuan agar kabar ini disebar luaskan dari mikrofon besok pagi.

__ADS_1


Kepala desa hanya bisa menggangguk dengan semangat .


Dia bisa membayangkan bagaimana antusiasnya warga desa mendengar kabar ini. Siapa yang tidak tahu jika pergi ke acara di rumah keluarga bai sebenarnya adalah acara makan besar dan itu pun masih dikatakan gratis.


__ADS_2