
Baili berjanji tidak akan terjadi kelangkaan stok jika sudah ada dia di sini. donglin diarahkan untuk mengemas semua produk jadi agar segera bisa dikirim sesuai jadwal permintaan.
Bumbu instan hotspot pedas dengan berbagai rasa segera menyerbu pasaran dan menjadi laris manis.
Karena dijual di departemen store dan koperasi pengadaan dan pemasaran di berbagai kota. permintaan sangat besar dan membuat dong Lin keteteran.
Baili berpikir apakah dia harus mencari penambahan pekerja atau tidak. begitu juga dengan pekerjaan menjahit. Enam orang menantu perempuan yang bekerja di sini sepertinya juga terlalu sibuk dan penambahan permintaan membuat mereka tidak cukup tangan.
"pergilah selesaikan pekerjaanmu dulu "kata baili lagi.
Mendapatkan pengarahan itu dong lin segera pergi dengan gembira. Awalnya berpikir tidak ada bahan maka dia akan menganggur dan akan makan secara gratis.
Sekarang sepertinya itu tidak akan terjadi sama sekali.
Selanjutnya Baili tinggal sendiri untuk menyusun rencana selanjutnya. Dia ingin mencari seseorang untuk mendapatkan ide bagus namun saat ini Ran Shadong bukanlah orang yang cocok.
Dia menulis beberapa draft tentang rencana-rencana itu sehingga lupa makan siang sudah lama berlalu.
Baili terus saja mencoret coret kertas dengan semangat tanpa sadar ada seseorang yang memperhatikan nya sejak tadi.
Ran Shadong datang dengan kotak makan siang di tangannya. Sejak mendengar kata-kata ibunya, Ran Shadong tahu jika baili tidak senang.
Kapten juga pernah mengatakan jika dirinya bukanlah orang yang sensitif, sekarang dia mengerti apa itu.
Menantu perempuan hanya marah karena merasa tidak dihargai. Tapi itu bukan niatnya.
"Lili sekarang sudah begitu terlambat untuk makan siang"kata Ran shadong seraya membuka kotak makan siang dan menyerah kan nya pada Baili yang masih sibuk dengan beberapa kertas di tangannya.
"Simpan dulu ,aku belum lapar"kata Baili.
Baili sebenarnya sudah lupa jika dirinya sedang marah dengan Ran Shadong. Dia hanya sedang banyak pikiran saat ini.
Tapi Ran Shadong berpikir menantu perempuannya masih marah .Dan dia bahkan sedang melakukan mogok makan.
Dengan tegas Ran Shadong menyingkirkan kertas-kertas itu. Dia langsung mengirimkan sumpit ke tangan baili.
"ayo makan setelah itu baru lanjutkan lagi" katanya.
Baili tidak bergeming, dia sama sekali tidak ingin makan saat ini. Terlebih lagi begitu melihat wajah Ran Shadong , dia tiba-tiba ingat tentang sesuatu yang kembali membuat dirinya kesal.
Sekarang dia sedang bekerja keras tapi hasilnya akan dinikmati oleh pria di depannya ini. Sungguh baili tidak ikhlas.
"Sret.. srett... srett...
Baili merobek robek kertas-kertas itu dan membuangnya ke pinggir. Dia terlalu bernafsu untuk mencari uang tapi lupa jika era ini adalah era di mana wanita tidak dihargai.
Wanita hanyalah sebuah batu loncatan saja.
Seorang ibu bahkan rela menikahkan Putri kecilnya hanya demi mas kawin. Ada juga beberapa orang yang mengatur pernikahan demi urusan bisnis.
Semua itu sangat merugikan pihak wanita tapi itulah nasib yang sudah digariskan terlebih lagi untuk para gadis di tahun 70-an ini.
Jika seorang istri mampu menghasilkan uang, semuanya harus dikembalikan pada keluarga suami. Keluarga kelahiran bahkan tidak berhak mendapatkan satu sendok air pun.
Jadi inilah dasar-dasar yang menjadikan banyak keluarga yang patriakal. Mendukung anak laki-laki dan memandang sebelah mata anak perempuan.
Contoh kasarnya adalah Ran Shadong. Ycang menganggap apapun yang dihasilkan oleh Baili adalah miliknya sendiri. Yang bisa diperlakukan semaunya walaupun dia ingin memberikan pada seseorang secara gratis.
Sekarang baili sedang berpikir bagaimana caranya menambah pundi-pundi rupiah tapi dia lupa dengan ide di tahun ini.
Menghasilkan uang rupanya hanya untuk kegunaan para suami yang tidak bertanggung jawab.
Jadi untuk apa dia berusaha keras. Lebih baik tiduran di rumah sepanjang hari dan biarkan para lelaki yang mencari uang.Ran Shadong bahkan tidak akan pernah mengatakan terimakasih.
"apa dirobek Lili itu kan kerja kerasmu?" Tanya Ran Shadong. dia menyatukan lagi kertas-kertas robek itu membaca kata-katanya di atas dengan tampilan tidak mengerti.
Baili sedang merencanakan sesuatu yang baru lagi. Sepertinya rencana yang bagus namun kenapa dia membuangnya begitu saja.Apakah ada sesuatu yang membuat dia tidak puas.
"ini hal yang sia-sia kenapa disimpan buang saja"
"sepertinya tidak sia-sia ini bagus kok?" aku Ran Shadong. Sepertinya Ran Shadong ini sudah matang.Tapi kenapa menantu perempuan mengatakan ini rencana yang buruk.
__ADS_1
"untuk apa ,bagus juga tidak ada yang akan menghargai" kata Baili bangun dari tempat duduknya.
Ran Shadong mengerti, rupanya menantu perempuan masih merajuk dan dia sekarang sedang menyindir dirinya.
"menantu perempuan, aku tahu salah jangan marah lagi ok.Tidak akan ada yang kedua setelah ini"kata Ran Shadong
"Oke katakan di mana salah mu?"beli berpikir dia akan marah lama tapi nyatanya dia tidak. Baru sekarang Baili sadar jika hatinya ini selembut tahu.
"Hem seharusnya aku bertanya dulu tidak langsung membuat keputusan sendiri, ini yang membuat menantu perempuan ku marah kan?" kata Ran Shadong yang berinisiatif memeluk Baili.
Bailli mencibir, untung saja dia tau.
"Jika ada yang kedua ,itu artinya heli" kata Baili serius.
Heli di sini mengacu pada kata cerai. Ran Shadong yang mendengar kata heli di mulut menantu perempuannya jadi menggigil.
Untung saja dia diingatkan oleh ibunya jika tidak dia akan menyesali ini seumur hidup.
"Tidak, tidak akan ada yang kedua, menantu perempuan jangan pernah kau mengucapkan kata-kata itu.Aku tidak suka"
"aku tidak janji lihat saja kinerjamu di masa depan"
"menantu perempuan jangan marah lagi. Di masa depan jika ada yang kau tidak puas .Langsung katakan saja aku terkadang berpikir agak lelet" bujuk Ran Shadong.
Menantu perempuannya terlalu menakutkan. Marah sedikit dia langsung minta heli.
Inilah salah satu dari banyak hal buruk yang dilakukan oleh wanita mandiri.Mereka tidak menggantungkan hidup dari pihak suami jadi mereka tidak khawatir untuk berstatus janda.
Tapi bailinya masih bagus dia cukup mudah dibujuk sebenarnya.
"baiklah aku akan memberikan kau kesempatan lagi tapi jangan diulangi jika tidak aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan" kata Baili dengan ancaman.
"untuk seumur hidup aku akan jadi sapi dan kuda untuk menantu perempuanku.Aku adalah pria pemakan nasi lembut dan tidak malu untuk mengakuinya"kata Ran Shadong dengan nada sedikit bercanda.
Baili sedikit tersanjung dengan kata kata ini. Pengakuan yang paling langka di era 70-an. Meski terkesan bercanda tapi ini masih lebih baik daripada tidak.
"Bagus lah, hahaha tiba-tiba saja aku jadi lapar.Ayo makan my husband" kata baili yang tidak lagi cemberut.
Baili mengambil sumpit dan kotak makan nya.Tadi dia tidak mau makan sekarang dia tidak menolak nya karena moodnya sedang baik.
Meski terkesan sederhana namun rencana ini adalah sesuatu yang diperjuangkan oleh menantu perempuannya.
Dari rencana di sehelai kertas akan menjadi mata pencaharian oleh beberapa keluarga.
Rencana yang sederhana namun sebenarnya sangat berguna.
Membaca rencana ini Ran Shadong tiba-tiba gatal untuk mengambil alih. Namun begitu dia mengingat tentang pengajaran tadi.
" Suami ku,ku pikir Guan ru pembukuannya tidak buruk. Jika dia mau terus bekerja di sini terus, apakah ini ide yang bagus?" tanya baili di sela-sela makannya.
"Aku belum bertanya tapi kalau menantu perempuan mau aku bisa menanyakannya nanti" jawab nya .
Tentu saja Ran Shadong menyembunyikan rasa senangnya.Guan ru cukup bagus dalam hal pembukuan. Dia telah belajar banyak mengenai hal ini di militer.
Tapi semenjak dia kehilangan tangan kirinya mau tidak mau Guan Ru di pensiun kan.
Meskipun ada surat rekomendasi namun pabrik mana yang mau mempekerjakan seseorang dengan satu tangan.
Sebenarnya nama guan Ru juga sudah masuk dalam daftar pekerja dan pekerja yang diusulkan oleh Ran Shadong sebelumnya.
Tapi pabrik peleburan paling tidak akan dibuka dua bulan lagi. dalam jangka waktu itu keluarga kecilnya masih perlu makan.
Uang pensiun yang diberikan militer akan habis dengan cepat jika dia tidak memiliki pekerjaan lainnya.
Saat mendengar kabar jika dirinya diperlukan di rumah bai.Dia sangat senang bahkan berterima kasih berkali-kali pada Ran Shadong.
Mereka adalah mantan militer yang terhormat. Duduk di rumah dengan makan tanpa menghasilkan akan melecehkan seragam militer mereka sendiri.
Walaupun penghasilannya sedikit dia tentu akan melakukannya tapi siapa sangka selama 40 hari Ran Shadong sebenarnya membayar dia dengan rp500. Gaji yang setara dengan pekerjaan di pabrik.
Jika dibilang keluarga bai akan merugi membayar dia sebesar itu. Sebenarnya tidak benar sama sekali
__ADS_1
Sebagai seseorang yang menulis keluar masuk barang ,dia bisa mengetahui jika keuntungan yang didapat oleh menantu perempuan Ran Shadong ini sebenarnya tidak kecil.
Walaupun demikian dia tidak pernah menyangka bayarannya akan seperti ini ditambah dengan tiga kali makan yang menurutnya cukup bagus.
Keluarga bai bahkan membebaskan pekerjaannya untuk makan sesukanya tanpa membatasi apapun.
Anda bahkan tidak akan mendapatkan layanan ini di pabrik manapun di seluruh negeri.
Ran Shadongberbincang lama dengan pria ini sebelum mereka berpisah tadi pagi. Dia menceritakan betapa senangnya bisa bekerja di rumah bai .Berkata betapa beruntungnya Ran Shadong bisa menikahi gadis kecil yang baik hati juga memiliki banyak ide untuk menghasilkan uang.
Tentu saja Ran Shadong merasa tersanjung dengan kata-kata manisnya. Dia dan guan Ru tidak satu kompi mereka bahkan tidak saling kenal sebelum ini.
Tapi saat Ran Shadong meminta informasi dari atas perihal guan Ru. Dia mendapati tidak ada masalah pada Guan Ru sebagai pribadi.
Selain itu Ran Shadong juga senang bisa membantu sesama mantan militer yang mengalami cacat fisik akibat pergi berperang.
Dia puas dengan kinerja guan Ru sebagai akuntan .Sekarang menantu perempuan menanyakan masalah ini yang justru akan membantu Guan Ru sepenuhnya.
"akan bagus jika dia bisa bekerja di sini selama mungkin masalahnya Jika bekerja di pabrik peleburan besi pekerjaan apa yang bisa dia lakukan dengan satu tangan.Tapi menantu perempuan ,berapa gaji yang kau aturkan untuknya jika dia dia menerima aturan ini ?"tanya Ran Shadong.
"kinerjanya bagus dan akan ada pekerjaan menumpuk lagi di gudang aku perlu dia untuk memantau semuanya agar lebih rapi Bagaimana kalau RP 400 dengan 3 kali makan berikut bonus akhir tahun"
"rp400 dan 3 kali makan itu sudah ke di luar jangkauan apa kau tidak akan rugi?"jika Baili mengatakan ini 200 ke bawah.
Dia adalah orang pertama yang tidak setuju. Tapi menantu perempuannya malah mengatakan 400 rupiah yang jauh dari perkiraannya.
"Jarak desanya dan desa kita itu sangat jauh dia memelurkan waktu untuk datang kemari .itu adalah kesulitan yang lain. Mungkin aku perlu menambahkan uang transportasi ,bagaimana menurutmu?"
"bisakah ada uang transportasi juga?"
"tentu saja posisi yang dia duduki adalah posisi yang paling penting dan juga paling sulit ditambah lagi tidak boleh ada kebocoran sedikitpun. Jadi dia layak dibayar mahal"Jelas Baili.
Sebenarnya ada rahasia yang tidak terucap dengan bahan antara bahan keluar dan bahan yang masuk. Guan Ru perlu merahasiakannya alih-alih mengatakan ini pada orang lain.
Walaupun begitu akan sulit untuk membuktikan kecurigaannya meskipun dia berusaha keras.
Baili sama sekali tidak takut.
"nanti aku akan memberikan kabar Ini padanya tapi mungkin dia perlu membeli sepeda" kata Ran Shadong.
Selama 40 hari baili dan Ran Shadong ke kota kekaisaran.
Guan Ru tinggal di kamar kosong di rumah kakak ipar.
Jika dia menerima tugas ini ,dia harus bolak-balik setiap hari dan mungkin akan mengalami kendala untuk itu.
"Aku mempunyai contoh sepeda roda tiga yang dimodifikasi khusus untuk pengguna dengan cacat fisik seperti dia. ambillah jika mau pakai jika dipikir berguna"
Baili mengirimkan selembar kertas yang sudah dia pikirkan sebelumnya. Tentu saja Ini hasil jiplakannya di online shop susu.
Sebenarnya ini adalah modifikasi dasar tentang sepeda motor dengan pengguna khusus. Tapi saat ini sepeda motor adalah hal yang Bahkan sulit ditemukan.
Mata Ran Shadong menyala lagi. Dia jadi bersemangat mengingat potensi otak yang dimiliki oleh menantu.
"bisakah ini berhasil?"
"Kenapa tidak kita hanya menganti posisi ini menjadi seperti ini.Ada juga beberapa modifikasi yang bisa dilakukan untuk pengguna yang tidak memiliki kaki sekalipun.
Tapi lebih cocok pada sepeda yang menggunakan mesin"
"kupikir ini akan berguna hahaha"
Baili tau jika Ran shadong ingin mengutamakan ini pada militer lagi. Tapi baili pikir ini tidak apa-apa.
Walaupun orang sudah mengalami cacat tapi mereka juga masih perlu hidup bahkan perlu bergerak.
Untuk memodifikasi sepeda sendiri sesuai dengan gambar juga memerlukan banyak biaya .
Sementara Baili adalah orang pelit yang tidak ingin mengeluarkan sesuatu yang bagi hal yang berguna untuknya.
Mendapatkan persetujuan menantu perempuan.Ran Shadong mulai meminta contoh modifikasi lain dari menantu perempuannya yang langsung disetujui oleh baili.
__ADS_1
Tapi dia masih memerlukan waktu untuk merealisasikannya menjadi sebuah buku.
Pada akhirnya pasangan yang tadinya bertengkar hebat.Sekarang sudah akur lagi hanya karena menemukan sebuah buku yang sebenarnya tidak penting-penting amat.