
Sebelum sebelum gong tanda pergi ke ladang dibunyikan semua orang sudah bubar karena mereka jelas tahu jadwalnya.
Baru setelah itu Baili bebas untuk pergi sarapan pagi.Saat dia bersarapan hanya dia dan dua keponakan yang belum .Sisanya sudah melakukannya karena mereka akan bergegas ke ladang.
Kedua orang tua Baili tidak lagi pergi ke ladang atas penegasan pekerjaan Baili dari pabrik baja.
Dua keponakan perempuan makan di dapur sedangkan bayi duduk santai di meja makan.
Karena gong belum berbunyi, semua orang duduk di aula tengah.
Ada suasana aneh di aula tengah. Tapi Baili tidak memperdulikannya. Hanya makan untuk memenuhi perutnya yang kosong .Padahal dia sudah memakan 2 buah apel sebelum keluar tadi.
"bibi bisakah kami meminta permen dan coklat koin ?"tanya niuniu dan Zizi.
"ambil satu saja oke!" kata Baili tersenyum.Satu coklat koin dan satu permen susu.Bagi anak anak dia bisa jadi raja desa hanya dengan ini.
"Makasih bibi kecil"teriak mereka.
Bali hanya bisa tersenyum melihat dua keponakan kecilnya pergi dengan cepat. mereka juga bekerja mencari makanan babi bersama dengan anak-anak yang lain.
Setelah jumlah rumput dicapai, mereka bisa pergi bermain sesuka hati.Hanya dengan dua permen ini saja mereka sudah bahagia.
Selesai makan Baili ke dapur untuk mencuci mangkoknya sendiri.Wen dan nan juga sudah selesai , mereka agak malu dengan bibi ini.Jadi mundur dengan teratur.
beli tidak menegur perilaku mereka hanya bisa tersenyum dan mengerjakan pekerjaannya sendiri.
Setelah menyelesaikan urusan mangkok dan sumpit.Baili pergi keluar untuk duduk bersama anggota keluarganya menunggu gong berbunyi.
Dia mendapati ada suasana aneh di antara mereka.
"Ayah ibu ada apa?" Tanya nya.
Semua orang diam ,hanya ibu yang tersenyum kaku.Baili menatap ibunya dan bertanya ada apa.
"Ibu sudah menetapkan pernikahanmu dengan Ran shadong setelah musim tanam "
"Apa,apa bu?"Baili langsung terkejut mendengar pernikahan nya.
Pernikahan apa ? dia bahkan tidak memikirkan untuk menikah tapi ibunya bergerak begitu cepat. Dan siapa yang dia bilang calonnya tadi? Ran Shandong?ohh tidak...
" Ibu ini,apa apaan??"
"Sudah, ini sudah diputuskan tidak ada lagi penolakan. mas kawinnya rp200 3 putaran dan satu suara lengkap" kata wanita tua itu dengan percaya diri.
Keluarga mana yang bisa memberikan RP200 , tiga putaran dan satu suara ini sebagai mas kawin. Calonnya juga memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Baili sendiri.
Malah ini lebih bagus, keluarga mereka hanya tinggal satu langkah di sebelah. Dia dan nyonya Ran juga berteman baik dan sekarang mereka akan berbesan. Alangkah bagusnya itu.
"ibuku sayang, sudah kubilang .Aku tidak akan menikah tapi merekrut. Kenapa Ibu tidak mengerti juga sih?"kata Baili tidak terima.
Sebelum dia masuk ke dunia buku. Baili adalah sosok yang bebas tanpa dikekang oleh keluarga. Dia bisa berpacaran dengan siapapun yang dia suka. Walaupun pada akhirnya dia tidak pernah melangkah terlalu jauh dalam hal berhubungan.
Pacar Baili biasanya adalah seseorang yang dia kenal melalui dunia maya. seseorang yang menjadi selebriti online juga. Jadi dia dan mantan pacar pada dasar nya tidak pernah bertemu muka di darat.
Sekarang setelah dia menyeberang. Dia memiliki keluarga utuh dengan senioritas yang tinggi.
Tapi dia masih saja dipaksa untuk menikah dengan orang kuno. Bukankah ini mengerikan.
Apa lagi calonnya adalah Ran...
Bukankah dia umpan meriam yang sama seperti dirinya.Lalu kenapa juga...
Ohh no..
"Ibu aku selesai, ohh aku mati bu,ayah " kata Baili yang tiba tiba tidak kuat berdiri.
di era ini semua anak perempuan fi desa harus menikah dan dia sebenarnya sudah sedikit terlambat untuk mencari ciuman.
mereka mendapatkan ciuman pada usia 14 atau 13 tahun.Pada usia 16 tahun mereka akan menikah.
Setelah musim tanam berlalu Baili akan berusia16 tahun.Tapi dia belum mendapatkan ciuman sebab itulah dia dikatakan sudah terlambat.
tapi sekarang ibunya mengatakan dia akan langsung menikah setelah musim tanam berlalu.
Musim tanam akan segera berakhir paling tidak satu atau dua minggu lagi.Bukankah ini terlalu terburu-buru.
"Lily Ibu tahu ini tidak mudah untukmu tapi Ibu sudah mengatakan dan ini sudah diputuskan tadi malam tidak ada celah untuk menolak lagi.Shandong akan ditugaskan ke stasiun daur ulang sampah sebagai pemimpin, gajinya masih RP 350. Memang tidak banyak seperti para pemimpin lain. tapi dia masih bisa memberikan beberapa makanan nasional untuk mu" kata Ibu tua.
Dia pasti tidak menyinggung masalah kriteria yang dicari Baili pada seorang pria. Cukup mengatakan jika Ran Shandong sebenarnya memiliki beberapa gaji dan tunjangan resmi.
"Ahh ibu..!!"
__ADS_1
"Sudah lah bersiap siap untuk menikah oke?" akta Ibu nya lagi.
Baili sedikit kesel dan dia langsung kabur ke kamarnya sendiri.
Di kamar Baili berpikir alasan apa yang harus dia sampaikan untuk menolak pernikahan ini.
Apa bawa saja nama dewa kan.
Ayah pasti percaya.
Setelah masuk ke dalam kamarnya Baili bahkan tidak keluar lagi meskipun semua orang berangkat ke ladang untuk mencari poin.
Hari ini bai xinxin dan dua putrinya juga bisa pergi mencari poin untuk menambah tabungannya sendiri.
Hanya saja Baili meminta tiga keponakan perempuan tidak pergi ke ladang.
Yang paling senang tentu saja Bai Jiayi. sejak dua sepupu datang , mereka mendapatkan perlakuan khusus.
Bai Jiayi adalah sosok gadis yang tidak banyak bicara hanya mengecilkan rasa keberadaannya di rumah.
Dia lebih penurut dan pendiam mungkin karena lingkungan. dia berpikir dua sepupu di beri perhatian karena kondisi mereka yang menyedihkan jadi dia tidak memberikan komentar apapun namun begitu hatinya begitu rumit.
Dua sepupu yang baru tiba ,bebas berkeliaran di gudang umum.
Mengambil apapun yang mereka suka karena mereka tinggal di rumah nenek.
Bai Jiayi tidak pernah mengambil apapun jika tidak diminta. Jadi tidak ada yang mengetahui isi hatinya karena tidak ada yang bertanya.
Tadi malam Bibi kecil mengatakan. Jika dia tidak ingin para gadis berjemur di ladang sama halnya seperti para pria.
Tiga keponakan termasuklah dirinya akan dipekerjakan untuk melakukan sesuatu di rumah .Menghasilkan uang dari rumah kata bibi kecil.
Dia tidak tahu pekerjaan apa itu, yang jelas dia sudah bersiap diri.
Pagi ini hal yang tidak enak terjadi pada bibi kecil .Sehingga bibi kecil merajuk dan tidak keluar dari kamarnya untuk beberapa waktu.
Mereka sebagai keponakan tidak boleh melanggar aturan, menarik sang bibi keluar dari kamarnya.
Jadi ketika semua orang pergi bekerja ke ladang. Hanya ada nenek, kakek dan tiga keponakan perempuan baili yang duduk di aula.
ibu tua Bali bergegas masuk ke kamar Baili. Tapi dia tidak menemukan siapapun di sana. Dalam hati wanita tua itu mengutuk Baili yang bersembunyi di ruang tunggu karena takut di paksa menikah.
Salahnya tidak menanyakan pendapat Baili terlebih dahulu dan membuat keputusan secara sepihak.
Tapi mau bagaimana lagi, nasi sudah pun terlanjur menjadi bubur.
"Nenek Bai..nenek Bai?" panggil seseorang dari jauh.
Baili juga mendengar panggilan itu. Diperkirakan ini adalah menantu perempuan Fang yang tadi pagi datang untuk meminjam uang. Demi putranya yang akan pergi berobat ke kota.
Tapi dari nada teriakannya, disebutkan ini bukanlah orang yang merasa khawatir melainkan rasa kegembiraan.
Dengan itu saja baili bisa tenang bersembunyi di ruang tunggunya.
Seperti yang diperkirakan oleh Baili, menantu perempuan Fang datang dan berkata terima kasih pada nenek bai atau ibu tua baili.
"ini obat barat ,hanya satu sendok saja. Putra ku sudah lebih baik dan tubuhnya tidak begitu panas lagi. Dia juga bilang rasanya enak dibandingkan dengan sup herbal yang biasa kita minum"katanya tertawa lebar.
Nenek bai tentu saja tidak tahu apa yang terjadi .Dia juga tidak mengerti kapan baili memberikan obat itu.
"hal-hal dari dewa tentu saja adalah barang yang baik "pikirnya.
"ibu mertuaku bertanya berapa harga obat ini jika mahal bisakah kami menyicilnya?"Tanya nya serius.
Obat barat tentu saja mahal dan mungkin lebih mahal dari biaya pergi ke dokter telanjang kaki.
Walaupun miskin keluarga fang tidak ingin berhutang apapun pada orang tanpa menjelaskan pembayarannya.
"nenek tidak tahu tapi biarkan nenek bertanya dulu padanya" Oke kata nenek bai lagi.
Dia segera meminta pada cucu perempuannya untuk pergi memanggil baili tapi jangan masuk ke kamar juga.Dia hanya bisa mengatakannya dari pintu.
Sedikit bingung dengan pengaturan sang nenek. Bai Wen pergi juga dan mengetuk pintu sembari berteriak.
"Bibi kakak ipar fang datang untuk mencarimu!" panggil nya.
Baili tidak tidak berencana untuk keluar . Tapi dia tidak tega orang menunggunya tanpa kejelasan.
Dia keluar dengan wajah yang tertekuk .Tapi di depan menantu perempuan Fang.Dia segera mengubah wajahnya menjadi senyuman ringan lagi.
"Apakah putra mu baikkan?" Tanya nya.
__ADS_1
"iya Bibi kecil obat itu sungguh mujarab tapi Ibu berdua bertanya tentang harganya?"
"oh sebotol kecil itu sangat mahal. ini sekitar 50 sen tapi mengingat kalian memerlukannya aku akan memberikannya begitu saja.Untuk ke depan tidak akan gratis lagi" kata Baili.
Bukannya baili tidak senang memberikan obat ini secara gratis padanya. Namun bagaimana jika warga tahu dia memiliki hal-hal baik seperti ini. Mereka pasti datang untuk menagihnya secara gratis pula.
Bukankah ini artinya anda menjerat diri anda sendiri ke dalam lubang yang tidak berkesudahan.
"Benarkah bibi?atas nama putraku aku mengucapkan terima kasih.Di kemudian hari jika Bibi memerlukan bantuan.Silakan katakan padaku aku akan melakukannya dengan serius" katanya dengan penuh rasa syukur.
Satu sen sudah dihitung mahal. Apalagi ini 50 sen ,sekarang baili memberikannya secara gratis. Mereka harus lebih hemat obat mujarab ini .Simpan saja di rumah untuk cadangan setelah putra nya sembuh.
"obat itu harus diminum sampai habis jangan menyimpannya lebih lama dari 2 bulan jika tidak ingin keracunan"
"ehh..
Tentu saja Baili tahu apa yang dia pikirkan .Baili tidak ingin anak itu menderita sisa akar penyakit .Hanya karena ibunya ingin berhemat beberapa sendok paracetamol.
"tapi bibi...
"ingat kataku Jika datang dalam bentuk pil barulah bisa kalian simpan untuk beberapa waktu .Tapi ini datang dalam bentuk cair yang tidak bisa disimpan sesuka hati. jangan berhemat tapi mendapat bahaya untuk putramu akhirnya"
Wajah menantu perempuan fang itu memerah dia tidak berpikir bayi bisa membaca niat di hatinya.
Sebenarnya ibu mertua di rumah juga berniat yang sama tapi dia harus cepat kembali dan mengabarkan hal ini pada orang tua itu.
"Ihh Bibi kecil, Apakah kau masih memilikinya dalam bentuk pil?"
"tentu saja ada ,aku memiliki beberapa sebagai darurat"
"Apakah aku bisa menukarnya sesuatu dengan sesuatu di masa depan?"
"tentu saja bisa, nanti kita akan bicarakan lagi. Sekarang pulanglah untuk pergi ke ladang biarkan putramu istirahat dan tidur untuk memulihkan staminanya lagi" Kata baili mengusir nya untuk pergi.
Segera saja menantu perempuan fang berterima kasih lagi dan pergi dengan cepat setelah itu.
Ditinggal pergi oleh menantu perempuan fang .Baili ngin kabur lagi ke kamarnya tapi segera ditangkap oleh wanita tua yang tidak kenal menyerah.
Wanita tua itu menariknya ke kamar pribadi dan mengunci kamar itu dari dalam. Di dalam kamar tentu saja pria tua tidak tinggal diam. Dia sudah menunggu di sana untuk mengklarifikasi masalah ini.
"Lili, Ibu sudah berjanji pada bibiranmu mereka juga sudah bersedia dan sudah bersiap juga.ke mana wajah nenek tua ini akan dibuang jika kau menolaknya lagi?" tanya nya dengan menekan rasa cinta yang dalam.
"Ibu ini sulit bu..aku..
"Apa dewa mengatakan sesuatu padamu tentang ini?" tanya pria tua itu dengan serius .
Baili menolak perjodohan ini. Mungkinkah dia mengetahui sesuatu yang mereka tidak tahu sebelumnya. Sama halnya dengan masalah bai xinxin kemaren. Bukankah dia segera menyelesaikannya dengan beberapa langkah praktis.
Mendapatkan pertanyaan ini mata baili segera bersinar dengan cerah. Dia seperti mendapatkan sedotan penyelamat khusus.
Wanita tua itu pula segera tersenyum kecut. Dia tidak memikirkan masalah ini sebelumnya jadi dia hanya ceroboh.
"oh dewa pernah cerita padaku katanya pahlawan di sebelah akan jatuh cinta pada seorang wanita ketika dia pergi ke stasiun daur ulang. tapi Wanita itu sudah menikah lebih dulu. Hanya saja wanita itu begitu licik, dia mengambil hati Ran Shandong sekaligus semua gaji yang dia miliki"dua lansia itu langsung tertarik untuk mendengarkan kisah ini tentu saja baili akan melebih-lebihkannya untuk membuat situasi lebih jelek.
"dalam hati wanita itu juga tidak menyukainya.Dia hanya menyukai uangnya saja. Sementara suaminya jauh karena dia adalah seorang prajurit militer dengan masa depan yang cerah.Wanita itu hanya bersenang-senang dengan ransadong menunggu waktu suami menjemputnya untuk pergi menjadi kakak ipar militer "
"Oh kasian sekali Ran Shandong ya , jadi apa akhirnya?"kedua lansia itu jadi tertarik mendengarnya entah apa yang mereka pikirkan baili juga tidak tahu.
"Aku tidak tahu bu, yang aku tahu Ran Shandong ditinggal pergi dan dia gigit jari dalam kondisi miskin karena tidak punya tabungan dan tidak pernah sembuh dari lukanya"
Tentu saja Bai li tidak mengatakan jika pada akhirnya Ran Shandong akan mati dalam cara yang mengenaskan.
ini hanya andaian agar pernikahan ini di tangguhkan.
"Jadi Ibu tidak bagus untukku menikah dengannya dia ditakdirkan untuk jatuh cinta dengan seorang wanita di masa depan" katanya dengan penuh percaya diri.Hebat kan Hahaha.
"tidak benar pernikahan ini bisa dilanjutkan dengan menikah dan sarung tidak akan pernah jatuh cinta dengan wanita itu lagi ibunya siapkan pernikahan lebih awal kita akan menjemput menantu hahaha"
"Eh.. tapi.. tapi..
"Ya benar, sudah tahu akhirannya begini. maka pernikahan ini bisa menjadi solusinya. Ran Shandong bisa pergi ke stasiun daur ulang sampah. Dijamin tidak akan jatuh cinta pada wanita tidak benar itu" kata ibu nya dengan wajah senang.
"Ya itu saja hehehehe" kata ayah tua pula
"Tapi..tapi..
Tidak ada yang mendengar kata-kata Baili .Mereka berdua hanya tertawa dan berbisik-bisik rendah seolah sedang menceritakan sebuah gosip yang menarik.
Baili tidak lagi diperhatikan jadi dia pergi ke kamarnya lagi dengan kepala tertunduk.
Hadeh...
__ADS_1