
Apa yang dirasakan oleh Baili, tidak begitu jelas tapi sedikit sebanyak masih mengganggu konsentrasinya.
Tapi dengan cepat baili mengusir perasaan tidak nyaman itu dan pergi untuk membuat pengaturan baru.
Saat ini dia sedang mendistribusikan mesin-mesin yang sudah dibeli tadi malam . Ran Shadong sekarang juga sudah memperlihatkan dirinya lagi setelah sekian lama terkurung di supermarket online shop susu.
Semua orang termasuk guan Ru berpendapat Ran Shadong baru saja pulang dari akademi militer.
Hanya Baili dan kedua orang tuanya yang mengetahui jika hal itu tidaklah benar.
Seperti biasanya dia mengeluarkan semua produknya di malam hari. Agar tidak ada yang mencurigakan
nya. Jadi begitu Guan Ru datang di pagi hari mesin mesin- itu sudah ada di lokasi .Guan Ru hanya membutuhkan beberapa saat untuk mendistribusikannya pada lokasi yang tepat.
Harga nya mahal tapi sesuai dengan kemampuan nya.Guan Ru tidak seperti kemaren,dia tersenyum sekarang.
Mesin mesin ini sangat berguna tapi harga keseluruhan nya masih di kisaran Rp 87000.Karena pesanan ke dua di bayar setengah nya jadi dana untuk mesin mesin ini sudah tersedia.
Setelah di potong dengan harga kain, modal nya masih tersimpan Rp25000.Ini sudah lumayan banyak mengingat pembayaran selanjutnya.
Apalagi pesanan kali ini berjumlah dua kali lipat.
Sekarang penampakan mesin mesin besar ini membuat Guan Ru tercengang.Kenapa begitu berbeda dengan mesin jahit di pabrik yang dia tahu.
Ini berbeda dari segi ukuran dan kinerja mesin.Jelas dari mata kasar jika teknologi nya lebih maju dari pada mesin di pabrik .
Di samping itu masih ada setrika uap dengan mesin boiler.Dengan ini pekerjaan untuk setrikaan akan lebih cepat dan efesien.
Hanya dengan mesin mesin ini , pesanan sebanyak itu akan bisa di selesaikan tepat waktu.Di tambah lagi dengan begitu banyak mesin , tiga tim bisa di pakai sekaligus.
Guan Ru semakin semangat untuk bekerja.
Ketika semua mesin sudah di lokasi aslinya, para pekerja segera tiba.Ran Shadong paling akrab dengan mesin-mesin ini jadi dia mempertontonkan cara menjalankan nya agar mereka lebih cepat belajar.
Ran Shadong juga bersemangat sehingga para penjahit bisa belajar dengan cepat.
Anda harus tahu bahwa tingkat pembelajaran mereka sangat kuat.
Hanya dalam hitungan jam saja semua nya bisa menjalankan mesin jahit dengan lancar.Jadi sebelum makan siang semua nya sudah bisa bekerja lagi.
Sekarang dengan mesin jahit baru semua nya bisa di percepat lagi dan senyum Guan Ru semakin lebar saja.
Ini adalah hari ke tiga tapi Wang Danu dan Wang min sudah menarik pesanan dan menjual nya di Beijing.
Wang min masih datar tapi dia mengirim kan produk ke desa nya untuk di jual lagi.karena pengalamannya sudah mengajari dia wangi bersedia memesan 5.000 produk sekaligus.
3000 diantaranya dikirim ke desa lagi dan sisanya dia juga sendiri di Beijing.
Wang Danu lebih mengerikan lagi dia menerima 6000 pesanan sekaligus dari pelanggan pertama. Jika anda lupa dia adalah perantara dari Jiang Yuan
Selain dari pesanan besar ini Wang min, juga bisa menemukan pembeli lain yang dia kenal saat berjualan di stasiun kereta api.
Meskipun harga di turunkan dengan harga grosir tapi masih bisa memiliki keuntungan yang lumayan untuk Wang Danu.
belum lagi dengan kelima saudaranya yang membeli produk dari tangan sendiri bukan dari baili.belajar dari peringatan bayi dia dengan jujur mengatakan harga yang asli.
Setelah diberitahu saudaranya malah bersyukur dan memberikan dia harga sama dengan pelanggan lain.
Mereka berpikir sudah bagus wang Danu mengajaknya bekerja di Beijing.Dengan cara ini tentu Wang Danu juga menginginkan uang sama seperti mereka.Sudah sewajarnya Wang Danu mendapatkan keuntungan dari mereka.
Saudara dan bisnis tidak bisa dicampur.
Belajar dari pengalaman pertama 5 saudara ini benar-benar terpisah mereka berjualan sendiri.
tentu saja produk yang akan mereka jual tergantung dengan kemampuan diri sendiri.
karena produk tidak lagi gratis mereka terpaksa membayarnya setengah harga dengan begitu, hanya 1000 potong yang berani diambil per orang.
Tapi dengan 1000 potong ini sudah 5.000 potong yang harus dipesan Wang Danu pada baili hanya untuk para saudaranya saja.
Hanya dengan demikian pesanan Wang Danu sebenarnya sudah mencapai angka 20.000 potong tanpa disadari.
__ADS_1
Terkecuali para saudara semua pesanan dari orang pelanggan lainnya justru dibayar dengan penuh dengan begitu. Wang Danu langsung mendapatkan untung di hari pertamanya mengirimkan produk.
Pada hari dimana mesin-mesin itu tiba sebenarnya Wang Danu datang lagi untuk memesan produk.
Jika saat ini mereka masih menggunakan mesin jahit biasa. Kemungkinan besar pesanan uang dan tidak dapat dipenuhi secara mereka harus memenuhi pengiriman yang lebih besar ke kota-kota lain.
Tapi sekarang dengan mesin ini mereka bisa bekerja cepat dan pesanan juga bisa dikirim tepat waktu. Tidak ada alasan untuk menolak pesanan dari Wang danu.
Apalagi Wang Danu lebih suka membayarnya secara penuh daripada membayar setengah harga seperti yang ditetapkan sebelumnya
Orang-orang seperti inilah yang lebih disukai oleh Guan Ru..
Pada saat Guan Ru sedang berbicara dengan Wang Danu Sebenarnya baili sudah memiliki produk baru yang tidak pernah bisa diduga oleh orang lain.
Pakaian dalam wanita.
Baili benar-benar membuat produk pakaian dalam wanita dan ini sudah mulai diproses sejak pagi.
Produk ini tidak sulit dijahit, anda hanya perlu mencari model kain yang cocok untuk itu.Lebih disukai dengan motif yang sedikit lucu tapi ini juga tidak begitu berguna.
Pada tahun 70-an semua orang malu untuk memakai bikini atau semacamnya meskipun anda berada di pantai.
Jadi tidak perlu memamerkan kecantikan produk tersebut, mari abaikan tentang motif.
Tapi bagaimana dengan hal-hal lain seperti kenyamanan pemakainya. u
Untuk membuat produk ini perlu memilih jenis kain yang cocok karena jika tidak sesuai anda akan mengalami iritasi.
Baili tahu kronologi itu tapi bagaimana menjelaskan produk ini pada dunia luar .Apalagi Wang Danu yang notabene adalah seorang gay atau pria.
Baili sama sekali tidak malu menyebutkan idenya pada Guan Ru dan Wang Danu. Dia justru memamerkan memamerkan produk jadinya dihadapan mereka tanpa canggung.
Saat produk ini dipamerkan di depan mereka, tiba-tiba wajah dua pria ini langsung memerah. Wang Danu malah ingin menolak tapi tidak sampai hati secara yang mempromosikannya adalah bibi kecil .Wanita yang diagung-agungkan sebagai dewa dewi yang maha tahu.
Jika kita pergi ke pasar modern atau ke mall .Anda pasti tidak aneh melihat produk semacam ini berjejeran dan dipamerkan di mana-mana. Bahkan anda bisa melihat seseorang memperagakannya secara bebas di layar televisi.
Tapi sekarang tidak begitu ,semua orang akan malu dan berpikir itu adalah hal yang sangat tidak etis.
Bukankah ini artinya sebuah tantangan tersendiri bagi Wang Danu. Bagaimana dia mempromosikan nya dan menjualnya secara komersial.
"aku tahu menjual ini tidak mudah tapi kau adalah seorang penjual yang hebat nomor satu di Jiang bai
Jadi aku percaya padamu "kata Baili yang menepuk-nepuk pundak wang Danu.
Baili juga tahu ini tidak mudah tapi mau bagaimana lagi ,produk sudah dibuat dan tentu saja harus dijual.
Entah kenapa baili jadi membayangkan kondisi Wang Danu yang berdiri di depan stasiun kereta api .Dia akan memamerkan produk terbarunya ini.
Jika ini pakaian biasa tentu dia bisa berkata"hei kamerad yang cantik tolong perhatikan pakaian ini betapa bagus dan cocok jika dipakai olehmu. kau akan tambah cantik dan beberapa gay akan mengantri untuk menjadikanmu sebagai menantu perempuan "
Tapi bagaimana dia bisa membujuk pelanggan jika produknya ini adalah pakaian dalam.
"Stt nona ..ini..
Wang Danu hanya bisa berbisik untuk itu ,selain memalukan bagaimana jika orang orang mengira Wang Danu sebagai seorang Hooligan tua.Bukankah ini membuat semua halnya bertambah rumit saja.
"Hahaha...
Baili tertawa dengan keras tanpa bisa menahan rasa geli di hatinya. Dia sudah berusaha untuk tidak meledak hanya saja sudah terlanjur terdengar jadi mau bagaimana lagi.
"Maaf hehehe..
Wang Danu dan guan Ru seperti bisa membaca pemikiran baili. Mereka juga tersipu malu dan tidak bisa memandang tanah.
Wang Danu menjerit-jerit di dalam hati nya...tolak...tolak.. tolak..
Belum hilang rasa malu dari Wang Danu rupanya masih ada satu produk baru lagi yang perlu dijual nanti.
Pembalut wanita.
Awalnya Guan Ru yang melihat langsung cara produksi benda ini. Tidak tahu apa kegunaan barang kecil tersebut. Dia hanya melihat jika baili menggunakan dua macam cara untuk memproduksinya.
__ADS_1
Cara pertama adalah dengan menambahkan gel tertentu di dalam produk. Bahan masih dari kain kasa. Kain kasa yang banyak tapi tidak terpakai setelah dikirim.
Karena bahan ini bisa dikatakan sebagai limbah tentu saja Guan Ru setuju menggunakan menjadi produk jadi.
Apalagi jika semuanya bisa diubah menjadi uang.
Selain berisi gel produk kedua juga bisa disebut dengan pembalut yang bisa di cuci.Yang paling menarik dari pembalut yang bisa dicuci ini adalah perekatnya yang bisa dipakai berkali-kali. Asalkan anda menggunakan ****** ***** dengan jenis kain yang bisa membuat perekat itu menempel pada kain.
Guan Ru yang tidak tahu kegunaan produk itu awalnya masih biasa-biasa saja. Tapi setelah baili menjelaskannya dia juga ingin pergi dari ruangan itu.
Meski sudah memiliki menantu perempuan tapi mereka tidak akan mau tahu tentang periode para wanita.
Apalagi dengan produk yang akan mereka gunakan saat mendapatkannya.
Wang Danu yang tadinya malu sekarang dengan terang-terangnya menolak penjualan pembalut ini.Selain daripada malu mempromosikannya dia juga tidak yakin produk ini akan dibeli orang.
Produk yang menggunakan gel lebih cocok di sebut dengan produk sekali pakai .Setelah menggunakannya anda tidak akan bisa memakainya untuk kali kedua.
Artinya anda akan membuang uang secara sia-sia. Siapakah orang yang ingin menghabiskan uang dengan cara seperti itu.
Tapi sebenarnya produk sejenis sudah banyak dijual di departemen store.Jika anda menginginkannya ada tiket kain selain daripada uang. akarena ini adalah produk luar harganya juga tidak murah.
Setelah baili melakukan riset pasar. Dia jelas mengetahui produk ini tidak banyak penggemarnya.
Sekarang dia sudah memproduksinya dengan barang limbah .Tentu saja harga jual bisa ditekan dan baili bisa mendapatkan keuntungan dari itu.
Jadi sayang jika produk ini tidak di perjual belikan secara bebas.
"tidak, kau harus mempromosikan barang ini .aku tidak tahu bagaimana caranya tapi bisakah kau mencobanya terlebih .Satu paket berisi 7 keping. Dalam rangka promosi anda masih ada harga promo yaitu beli satu dapat satu. harganya cukup murah hanya 2 sen
sepaket"kata Baili yang membujuk Wang danu .
Ran shadong yang baru saja masuk, juga melihat keanehan itu.
Dia ingin tertawa tapi tetap tidak ingin melawan pendapat baili.
Jika Ran Shadong tidak mengetahui situasi di tahun setelah ini.Mungkin dia juga sama seperti Wang Danu yang protes. Tapi hal-hal ini akan umum di masa mendatang. Apa salahnya kalau mereka yang menjadi ujung tombak.
Baili pernah berbicara tentang popok anak-anak jika pembalut wanita ini bisa terjual. Tapi ini adalah rencana selanjutnya.
Untuk sekarang, dia harus fokus mempromosikan pakaian dalam dan pembalut wanita terlebih dahulu.
Untuk mendukung Baili , Ran Shadong langsung maju dan berkata"ini adalah dukungan untukmu jika ini bisa kau jual itu artinya kau memang pantas menjadi sales pertama di Jiang bai"
Ran Shadong juga menepuk-nepuk punggung Wang Danu untuk memberi kan dia semangat juang.
Saat ini Wang Danu bisa dikatakan sebagai orang kaya jika dia masih bertempat tinggal di kota Jiang.
Bukan hanya rp10.000 dia sekarang sudah mengantongi Rp 30 ,000 lebih dari hasil keuntungan berjualan produk jadi.
Di tambah dengan rumah sendiri.Secara moral dia merasa berhutang budi pada bibi kecil.
Tapi produk yang dipromosikan oleh Baili ini membuat dirinya canggung dan tidak bisa berkata-kata.
Masih bisakah produk ini laku.
"coba saja dulu, nanti jika kau berhasil menjualnya. Produk ini tidak akan dijual dengan orang lain.Kau akan menjadi distributor utamanya"
Wang Danu tidak mengerti apa itu distributor .Tapi sepertinya kata-kata ini sangat menarik.
Walaupun ini sangat memalukan namun jika anda mendengarkan nasihat dari bibi kecil, semuanya akan baik-baik saja.
Sekarang terserah Wang Danu bagaimana cara menjual nya.
Karena produk ini adalah produk yang sangat langka.Wang Danu tidak percaya jika dia bisa menjualnya dengan angka yang banyak .karena itu untuk pertama kali produk akan diberikan secara gratis terlebih dahulu .Setelah produk laku baru uangnya dikembalikan.
Dengan begitu Wang Danu tidak akan kehilangan uang sepeserpun.
Tidak lama kemudian Wang Danu pergi dengan mengambil pesanannya. Termasuklah produk baru yang diusulkan oleh baili tadi.
Jika ini sebulan yang lalu ,dia terlihat cerah dan bersemangat sewaktu mengambil produk. Tapi saat ini punggungnya terlihat dingin dan wajahnya sudah layu.
__ADS_1
Guan Ru hanya bisa menatapnya dengan pandangan iba.
Wang Danu berjuanglah.