Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
112


__ADS_3

Hari keempat di tahun baru, semua warga desa Jiang Chun memandang ke arah keluarga Bai dengan mata merah.


Mereka semuanya mengantarkan keluarga putra kedua ke pintu gerbang desa.


Sejak hari ini Baitou secara resmi memboyong keluarganya dan memindahkan hukou mereka ke perkotaan.


Selain gaji mereka juga akan mendapatkan makanan nasional. Makanan nasional akan dijatah menurut kepala.


dengan begitu Zizi dan Niuniu juga mendapatkan jatahnya dari pemerintah ,dalam hal ini adalah pabrik terkait.


Tidak perlu bekerja keras makanan sudah dijamin di sana.Apalagi dia masih mendapatkan gaji yang tidak sedikit.


Semua warga mengetahui akan tiba gilirannya untuk baiyou memboyong istri dan anak-anaknya ke kota.


Kapan keluarga mereka akan mendapatkan kesempatan seperti itu.


"Zizi jaga adik mu oke"kata Baili.


Mereka akan pergi ke lingkungan baru tentu saja berbeda dengan pedesaan yang memang sudah akrab dari lahir.


Baili mengatakan beberapa hal untuk diingat dua anak itu. Tidak lupa dia memberikan dua bungkus besar permen sebagai makanan di jalan.


Cuaca mulai dingin,untung baili membelikan beberapa pakaian musim dingin dengan motif vintage.


Sekarang anak-anak tidak akan begitu kedinginan dengan pakaian ini.


dua anak itu tidak tahu jika mereka akan meninggalkan desa .Sekarang dua saudara ini hanya merasa gembira bisa pergi ke kota.


Mulut mereka penuh dengan senyum dan tertawa menyapa teman-temannya yang datang untuk mengirimkan mereka pergi.


kakak ipar kedua juga pergi dengan senyuman bahagianya. Dia tidak berpikir baili akan memberinya beberapa bahan makanan untuk dibawa ke kota cahaya.


"ini yang terakhir kalinya kalian makan dari gudang di umum.


Jadi ambillah sebanyak yang kalian bisa bawa" kata Baili tadi pagi.


Bagaimana hatinya tidak merasa gembira mendengar itu. Dia bisa mengambil barang apapun selagi dia bisa membawanya.


Sifat manusia itu tidak pernah lepas dari yang namanya serakah . Orang bisa melihat dengan barang apa saja yang dibawa oleh kakak ipar keduanya ini.


Jika sapi bisa berbicara mungkin dia akan menangis sangking beratnya barang-barang yang perlu dia tarik.


Namun itu tidak menjadi masalah bagi baili karena dia memiliki banyak.Setelah keluarga itu pergi drama perpisahan segera berakhir.


Baili berencana untuk pergi ke kota membawa serta tiga keponakan perempuannya.Sekolah menengah menengah pertama hanya ada di kota. Jadi dia perlu membawakan tiga keponakannya itu ke sana.


Setelah pendaftaran sekolah hanya akan berjalan satu bulan lebih, kemudian para siswa akan libur sampai musim dingin berakhir.


Baili dengan tiga keponakan perempuan pergi ke komuni untuk menunggu bus yang lewat.


Mereka tidak mungkin ikut dengan gerobak sapi yang membawa keluarga baitou tadi. Hanya dengan barang bawaan gerobak sapi sudah penuh.


Jalan satu-satunya ke kota adalah pergi ke kemune untuk mengambil bus.


Para gadis membawa keranjang di punggungnya, mereka tidak kembali sebelum liburan jadi banyak hal yang perlu dibawa bersama.


Seperti selimut dan sebagainya.


Dalam perjalanan tidak ada yang mengeluarkan suara mereka cukup gugup menantikan hal untuk pergi ke sekolah.


Bagi bai Wen dan adiknya ,mereka sudah pernah duduk di bangku sekolah .Jadi tidak begitu gugup hanya mengingat masa lalu.


Tapi bagaimana dengan baijiayi yang bahkan tidak pernah mengenyam pendidikan satu hari pun di bangku sekolah.


Untung saja sekolah saat ini tidak begitu ambil peduli dengan siswanya. ada seseorang yang ingin pergi sekolah itu sudah dirasa bagus.


Pergerakan yang dilakukan oleh Baili tidak biasa .Meskipun adalah orang yang bekerja di pabrik sekalipun.


Untuk membuat surat tamat sekolah dasar bagi Ayi . Dia cukup memberikan rp100 dengan beberapa bahan makanan cuma-cuma kepada kepala sekolah terkait.


Jika di bilang ini adalah sebuah penyuapan.Namun pada tahun 70-an orang tidak peduli dengan ini. yang terpenting adalah bahan makanan.


Inilah yang membuat bai Jiayi bisa lolos. Dengan surat ini dia mengajukan diri untuk melanjutkan ke sekolah menengah pertama.


Lagi pula ayi sudah mempelajari hal-hal sekolah dasar dengan orang tua di kandang babi sebelumnya.


Apa yang dia pelajari juga tidak buruk.


Baili mengetahui Ayi sangat gugup sekarang dengan sejuta pemikirannya .Baili tidak berniat untuk membujuknya sama sekali.


Mereka berdiam diri sampailah tiba di kota.


Turun dari bus, perlu satu jam untuk berjalan kaki ke sekolah yang akan dituju.


Anak-anak desa sudah terbiasa berjalan jauh dengan jarak seperti ini jadi mereka sama sekali tidak mengeluh.

__ADS_1


Sampai di sekolah sudah ada beberapa keluarga yang mengantarkan anak-anak mereka di sana.


17 tahun bagi keponakan bailis sudah cukup dewasa tahun ini. Untung saja karena porsi makan yang sedikit tubuh mereka tidak sesuai dengan usia.


Tidak satupun menyangka mereka memiliki usia seperti itu.


Baili segera menemukan kantor guru dan dia mendaftarkan 3 nama di sana sekaligus.


Saat melaporkan nama Wang sufeng.Kepala sekolah mengerti apa yang dimaksudkan. Mereka langsung berbicara pada pokok permasalahannya.


Selagi berbicara Baili mengulurkan sebungkus rokok pada kepala sekolah. Karena sebungkus rokok inilah semua masalah dipermudah.


Untuk ketiga keponakannya Baili sengaja membayar langsung untuk satu tahun penuh.


Dengan 2 bungkus rokok lagi, baili berharap keponakannya ini akan memulai pada kelas 2. Dengan cara ini tahun ajaran selanjutnya mereka akan duduk di kelas tiga.


Baili berjanji pada kepala sekolah, dia akan menjadi pemasok tetap untuk kantin sekolah dengan harga yang miring.


Oleh karena itu tiga keponakan perempuannya ini juga akan makan di kantin tanpa perlu memasak sendiri atau membawa perbekalan dari rumah.


Kesepakatan ini sudah dibuat melalui Wang sufeng sebelumnya. Mereka hanya sekarang hanya membahas masalah pembelajaran yang sudah begitu tertinggal.


setelah masalah administrasi selesai bayi membawa ketiga keponakan melihat kamar kos.


Di sini baili juga memiliki permintaan resmi pada kepala sekolah agar ketiganya ditempatkan di kos yang sama.


Tentu saja karena bahan makanan, Baili dipandang istimewa oleh kepala sekolah.Lagipula permintaannya itu dipandang sangat wajar.


Saat ini siswa baru bisa dihitung dengan jari. Siswa lama juga terkadang kembali tanpa datang lagi.


Jadi kamar kos juga banyak yang kosong.


Untuk pergi sekolah Anda perlu merogoh kocek sebanyak rp100 persemester namun itu belum termasuk dengan biaya makanan dan buku.


Baili tidak peduli dengan uang, dia langsung membayarkannya setahun penuh bukankah terlihat arogan dan mirip perilaku tuan tanah.


Setelah menemukan kamar kost yang cocok. Mereka membersihkan kamar itu dan memperkirakan barang apa saja yang dirasa kurang.


baili meninggalkan tiga keponakannya untuk pergi berbelanja di departement store.


tapi kita semua tahu departemen store mana yang akan dituju.


Begitu kembali dari berbelanja banyak barang yang dia bawa sekaligus. Sehingga kehidupan di kamar kos untuk 3 keponakan ini akan menjadi nyaman.


Baili masih di sekolah membantu beberapa hal sebelum keluar dari sana meninggalkan tiga keponakannya itu.


Tapi dia lagi-lagi harus kecewa karena tidak ada perangko yang dia butuhkan.


Hal-hal yang bagus memang terlalu sulit ditemukan.


Tapi dia tidak melewatkan surat pemberitahuan dari surat kabar yang berisi lebih banyak uang dan tiket.


Surat ini lebih cepat dari yang dia perkirakan sebelumnya. dia baru saja mengirimkannya satu minggu yang lalu tapi sudah mendapatkan jawabannya hari ini.


kecepatan pengirimannya sebenarnya cukup lumayan. yang paling tidak terduga harga tulisan itu cukup fantastis. Rp 325 yang cukup bergengsi bagi Baili.


Terlebih lagi ini adalah tulisannya sendiri dan murni dari pikirannya terdalam.


Saat tulisan kita dihargai tentu saja akan membuat bangga dan menghadirkan perasaan pencapaian yang luar biasa.


Apalagi bisa di hargai dengan uang.


Rasanya lebih membahagiakan daripada saat dia mendapatkan uang menggunakan artikel-artikel salinan itu.


Majalah yang dikirim oleh Baili ini adalah majalah mingguan. Dia akan terbit satu bulan dua kali tidak sama seperti surat kabar yang lain hanya terbit satu bulan sekali.


Baili mengirimkan dua artikel di waktu yang berbeda dan dua-duanya diterima.


Satu artikel sudah terbit dan bayaran nya dibawa kembali oleh Ran Shadong pada tahun baru.Sekarang dia menerima lagi dan artikel di terbit pada hari ke tiga tahun baru.


Itu artinya, kemaren.


Saat baili menerima pembayaran, mereka pasti akan menyertakan contoh surat kabar yang memuat artikel itu.


Dengan jelas baili bisa membaca apa yang mereka terbitkan walaupun tulisan itu sudah mengalami revisi di sana-sini tapi masih lebih bagus dari yang dia kira.


Sebenarnya Baili tidak mengharapkan hal ini. Yang dia tulis adalah mengenai kehidupan di pedesaan yang orang pikir sangat sulit.


Kehidupan di desa tidak sesulit yang orang lain pikirkan itu yang dia terapkan di dalam artikel.


Dia juga menyertakan perbandingan antara hidup di kota dan hidup di pedesaan.


Pada saat menulis Baili juga tidak lupa menyertakan beberapa tokoh krusial di pedesaan. Seperti kepala desa sekretaris bahkan kapten tim yang melayani penduduknya dengan sepenuh hati.


Pada intinya Baili mengungkapkan kekaguman dan pemujaan pada negara karena berpikiran lugas tentang penghidupan dan pemerataan kesejahteraan antara pedesaan dan kota.

__ADS_1


Mungkin orang-orang tidak tahu namun setelah membaca beberapa artikel di tahun 70-an beli mendapati satu persamaan diantara artikel-artikel itu.


Memuji negara dan menghormati penguasa.


Awalnya Baili tidak menyangka artikel yang dia tulis akan mendapat sambutan seperti ini .Taktik yang dia pakai rupanya cukup jitu dan mengena pada intinya.


Tidak mau terlambat baili segera mengirimkan surat balasan untuk artikel selanjutnya.


Majalah yang terbit dua bulan sekali ini mengatakan menyimpan kolom khusus bagi baili untuk menulis pemikirannya tentang pedesaan secara umum.


Harga perkata yang dibayar juga naik signifikan karena namanya sudah memiliki penggemar tertentu.


Baili tertawa lucu membaca surat permintaan dari kepala editor majalah.


Dia tentu saja tidak akan melewati kesempatan seperti ini.


Editor juga berjanji akan mengirim seseorang untuk meliput suasana pedesaan seperti yang baili sudah jabarkan di dalam artikelnya.


Apa yang dipikirkan oleh baili tentang wajah kepala desa saat mengetahui namanya dipakai dan disebut-sebut di dalam majalah tanpa izin.


baili masih ingat beberapa waktu yang lalu kepala desa sangat membencinya karena gosip aneh. Yang mengakibatkan putra bungsunya terpaksa pergi ke kota cahaya untuk menyusul yanyan.


Untung saja keberadaan tokoh pertukaran membuat namanya dipuji di pertemuan komite di Komune.


Pada akhirnya dia mengalihkan kebencian ini pada sang pahlawan wanita.


Kabar mengenai song linan membuatnya kecewa dengan sosok keponakan jauh ke Baili itu.


Tidak ada yang mengetahui di mana song linan sekarang kepala desa juga tidak pernah menyebutkannya lagi.


Tapi gosip tetap berhembus ,katanya song linan mendaftar ke militer atas paksaan kepala desa.


Song linan anak kelas 2 ,sebenarnya pergi menjadi prajurit di barisan terdepan, siapa yang percaya kisah itu.


sekarang nama kepala desa disebut-sebut dengan tokoh Sentral bagi perkembangan desa Jiang Chun secara umum.


Tentu saja keberadaan song linan akan dikulik wartawan untuk lebih hangat lagi.


Entah apa pendapat kepala desa jika dia mengetahui masalah ini berpunca dari dirinya.


Saat kembali, baili akan mengunjungi kepala desa dan membicarakan masalah ini lebih dulu. Sebelum wartawan datang ke pintu.


Keluar dari kantor pos baini langsung menuju ke stasiun daur ulang sampah. Walaupun dia tidak begitu menyukai dengan Ran Shadong. Namun pada dasarnya mereka adalah suami istri yang diakui oleh negara.


Terlanjur sampai di kota tentu saja dia harus mengunjungi suami tercintanya. Apa kata orang jika mereka mengetahui dia tidak mengunjungi Ran Shadong sementara dia sudah ada di sini.


Dari kantor pos hanya berjarak beberapa menit untuk tiba di stasiun daur ulang sampah.


Sampai di sana dia tidak bisa menemukan di mana suami jeleknya berada.


Para pekerja itu mengatakan Ran Shadong kembali namun pergi lagi entah ke mana. Dan dia belum kembali sampai saat ini.


Sebagai istri dari direktur, tentu saja baili mendapatkan akses untuk pergi di stasiun daur ulang sampah sesuka hati.


Tempat yang dituju oleh Baili adalah sebuah ruangan tertutup yang kuncinya hanya dipegang direktur dan dia.


Ran Shadong pernah mengatakan dia menyimpan barang-barang terlarang di dalamnya karena itulah kunci hanya dipegang Ran Shadong dan baili saja.


Dengan kunci tersebut baili bisa masuk leluasa dengan kamar yang dikatakan oleh Ran Shadong.


Ada begitu banyak kotak besar maupun kecil di sana. Baili membukanya satu persatu dan dia tidak bisa menahan rahangnya tetap di tempat.


Satu kotak penuh berisi dengan buku-buku penjahat. Yang disebut dengan buku penjahat ini adalah buku dengan gambar yang bertemakan pahlawan dan sebagainya.


Buku penjahat seperti ini sebenarnya dilarang. ada juga buku merah dan beberapa buku yang saat ini memang tidak diperbolehkan keberadaannya.


Bali sama sekali tidak menyangka rangsadong berani mengumpulkan barang-barang seperti ini.


Bagaimana jika suatu hari seseorang datang dan mengeledah. Ran Shadong mungkin tidak bisa berkelit karena bukti bisa dilihat jelas.


Ada vas dan lampu Kristal, pemberat kertas di jaman kuno.Baki emas dengan taburan giok lama.


Belum lagi set catur kuno yang sudah lama tidak terlihat.


Ada juga lukisan-lukisan kuno yang entah diproduksi pada tahun berapa. Semua ditempatkan dengan rapi.


Semua ini sangat tidak berharga tapi di tahun setelahnya .Mereka akan dicari lagi dan dihargai dengan banyak uang.


Berbeda dengan Baili ,dia bisa menjualnya saat ini juga dan mengubahnya menjadi uang detik ini juga.


Tentu saja dia tidak akan melewatkan harta karun.


Mengambil kesempatan tidak ada orang di lingkungan ini baili mengambil semuanya tanpa memeriksanya terlebih dahulu.


Tapi Baili tidak berniat untuk menjualnya di online shop susu untuk saat ini.

__ADS_1


Yang dia lakukan untuk melindungi Ran Shadong dari rasa khawatir karena menyimpan barang-barang berbahaya.


__ADS_2