
Sejak kembali Ran Shadong aktif membantu baili dalam urusan penukaran barang. Pekerjaan Baili semakin ringan saja sejak ada dia.
Tapi Ran Shadong tidak kama di desa,dia kembali ke stasiun daur ulang sampah di kota.
Baili kembali di sibuk kan dengan rutinitas nya tanpa sadar satu minggu sudah berlalu.
Bai Xinxin sudah mengirim barang ke kota cahaya begitu juga dengan Lu sihan.
Setelah itu beberapa orang perwakilan pabrik di kota sangjiang juga tiba.
Di sanjiang, baili mendapatkan beberapa pekerjaan lagi berikut dengan keuntungan besar.
Ran Shadong sudah mengurusi masalah ini kemaren. Jadi keluarga dari Tim Wang sufeng yang awalnya tujuh orang ,di berikan dengan tujuh pekerjaan tetap.
Dua pekerjaan sementara di tarik lagi dan di urus oleh kepala desa dengan cara pembelian.
Siapapun yang berminat dengan pekerjaan ini bisa datang menemui kepala desa dan melamarnya. Atau kepala desa bisa menunjuk langsung orang yang terkait.
Namun mereka harus membayar sejumlah uang yang setara.Jika tidak memilikinya orang itu bisa menyicilnya hingga sampai bulan ke enam.
Saat ini desa Jiang Chun sudah mendekati tingkat penerimaan pekerja tetap yang tertinggi di komune.
Kabar ini sangat baik dan bisa membuat nama desa tidak bisa lagi dipandang sebelah mata.
Sekarang enam keluarga lagi sedang menunggu pekerjaan selanjutnya. Tapi mereka tidak terburu-buru karena menemukan sebuah pekerjaan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Dengan begini siapa yang tidak puas dengan Baili dari desa Jiang Chun.Bai Xinxin adalah wajah dari Jiang Chun sendiri.
Semua orang mulai mendekati Bai xinxin dengan berharap bisa mendapatkan berkah darinya.
Keluarga kelahiran ibu tua baili juga datang satu persatu. Namun sayang sekali mereka bukanlah warga dari Jiang Chun. Jadi tidak memiliki prioritas apapun untuk pekerjaan yang kelak ditemukan oleh Baili.
Awalnya mereka sedikit marah karena Baili melupakan keluarga yang berhubungan darah. Tapi Baili berkata masalah pekerjaan sementara sudah diambil alih oleh kepala desa sebagai orang yang bertanggung jawab.
Jika menginginkan itu maka pergilah kepada kepala desa alih-alih dirinya. Setelah mendengar baili berkata begitu siapa yang ingin pergi bertemu kepala desa.
Pada akhirnya mereka mundur satu persatu.
anggap saja kepala desa akan menyerahkan pekerjaan sementara pada mereka tapi bagaimana dengan pendapat warga desa yang tentu saja tidak terima dengan keputusan kepala desa itu
Bagaimana jika mereka memberontak dan datang menyerbu ke desa mereka .Ini bisa mengakibatkan reputasi desa jadi ternoda.
Hanya setelah itu keributan mereda dan Baili bisa bernafas dengan lega lagi.
Tapi Baili tetap tidak menolak keinginan ibunya untuk menarik keluarga kelahirannya agar bisa kaya bersama-sama.
Untuk mengatasi masalah ini, Baili membuat toko pertukaran baru di desa tersebut. Tim kedua yang dibangun tidak akan menyentuh desa itu dan dua desa lagi sebagai lokasi nya.
Pembagian ini harus jelas tidak boleh bertengkar hanya karena daerah kekuasaan.
Tapi baili tidak akan pernah membayar gaji untuk mereka secara khusus seperti yang dia lakukan pada tujuh pekerja baru itu.
Hanya melebihkan harga satuan nya saja. Untuk sepuluh sen barang yang di bawa pada baili, dia akan memberikan keuntungan satu sen sebagai bayaran.
Tim kedua sudah dikabari agar mereka tidak berpikir baili bias .Jadi semua orang setuju dan tutup mulut dengan apa yang mereka terima dari Baili.
Wanita tua itu hampir menangis ketika baili mengatakan ini pada keponakan nya yang datang untuk mengemis pekerjaan.
Walau bagaimanapun dia masih keponakan sendiri yang terkait dengan darah. sekarang ibu bayi yang sudah tua bisa makan enak dengan perut terbuka tapi bagaimana dengan keponakannya yang lain.
Mereka justru masih terus mengikat pinggang erat erat demi kelangsungan hidup.
Pria separuh baya itu segera tersenyum mendengar ide Baili. Selain dari desa mereka dia juga berhak mengelola tiga desa yang berdekatan.
__ADS_1
"terima kasih sepupu jika begitu aku pulang untuk mengabarkan hal ini pada yang lain"kata nya pada Baili.
"Hem kembali dan buat gudang khusus.An Ran bisa baca, suruh dia menulis permintaan apa yang diinginkan oleh warga untuk pertukaran. Datang kemari untuk mengganti barang-barang itu aku akan memberikan selisihnya, jadi kalian tidak akan rugi"kata Baili.
An Ran adalah cucu pria tua ini yang sebenarnya masih duduk di kelas 4 sekolah dasar. Tapi dia adalah satu-satunya yang bisa membaca dan menulis.
Sekarang mereka hanya bisa mengandalkan dia untuk mendapatkan uang tambahan. sebenarnya untuk pergi sekolah juga sangat berguna.
"sama seperti para keponakanku mereka juga cucuku secara tidak langsung, jadi kirimkan dana untuk sekolah mereka ,aku akan menangani nya untuk mu"
"Hah sekolah, tapi biaya sekolah mahal kan?"
"Ya aku akan menanggung biaya sekolah enam anak untuk 3 tahun terserah sekolah di mana.Tapi itu saja aku tidak bisa menolong lagi selain ini "kata Baili
"Lili..
"tidak apa-apa ibu punya banyak uang tapi tidak dipergunakan juga akan percuma. membaca adalah hal baik lagi pula mereka juga masih menganggapku nenek"
"iya Bibi ,aku berterima kasih pada sepupu kecil .Biar aku kembali dulu , ini adalah kabar baik dan kuburan keluarga kita rupanya sedang merokok hahaha" kata nya yang buru-buru kembali takut Baili akan berubah pikiran.
Ibu Baili yang sudah tua hanya bisa mengangguk dan melambaikan tangan .Pria setengah baya itu keluar dari rumah dan berjalan cepat seolah-olah sedang berlari.
"Lili terima kasih karena masih memikirkan wanita tua ini, tapi mungkin mereka juga akan melupakan jasa ini suatu hari nanti"kata nya lesu.
Walau bagaimanapun keluarga kelahirannya cocok disebut dengan serigala bermata putih yang nyata. Mereka tidak akan menghargai jasa baikmu setelah kamu jatuh dari ketinggian.
Tapi walau bagaimanapun mereka masih keluarga sendiri. Tidak baik melupakan keluarga di saat kita sendiri sedang berada dalam kelebihan rezeki seperti sekarang.
Bali hanya bisa tertawa dan memeluk wanita tua itu agar lebih lega lagi.
Dia yakin saat ini,di luar sana akan ada lebih banyak serigala bermata putih dari yang disangkakan olehnya.
Hanya saja mereka belum berani sampai ke pintu.
Tidak ada yang tahu, sebenarnya mantan suami Bai xinxin selalu menunggu Bai xinxin di tempat dia bekerja.Dia pikir mendekati Bai xinxin pasti akan membuat dia bertemu dengan pekerjaan lain.
Awalnya Xi Ming hanya ingin bantuan dari Bai xinxin untuk menemukan pekerjaan atas dasar hubungan lama.
Tapi setelah bertemu dengan mantan istrinya ini dia sedikit terkejut.Bai xinxin yang dia nikahi sudah berubah menjadi sosok lain yang lebih cantik dari sebelumnya.
Menantu perempuan yang baru saja melahirkan putra nya pun jadi kalah saing. setelah melahirkan dan melewati bulan purnama putra nya. Menantu perempuan itu sudah layu dan tidak lagi memiliki cahaya bulan seperti saat pertama dia bertemu.
Ditambah lagi karena himpitan ekonomi membuat dia 5 tahun lebih tua dari usia yang sebenarnya.
sekarang di hadapannya mantan istri terlihat lebih cantik daripada istri yang sedang menunggu di rumahnya sekarang.
Dia seolah-olah kembali ke masa di mana Bai xinxin baru masuk ke dalam rumahnya sebagai istri yang dia nikahi.
Wajah ini masih sama cahaya kelembutannya masih sama. Meskipun ada sedikit jejak usia di wajah, selain itu dia tidak bisa membedakan antara Bai xinxin ini dan Bai xinxin yang dulu.
Apakah dia buta sehingga menceraikan wanita di depannya ini dan berpindah pada wanita tua di rumahnya sekarang.
"kenapa diam aku begitu banyak pekerjaan jadi tidak bisa berbicara lama"kata Bai xinxin.
Bai xinxin datang ke kota hanya dua minggu sekali untuk mengambil daftar barang. Sekarang bai xinxin juga sudah menemukan beberapa mitra untuk pengadaan bahan makanan di hotel negara.
dirinya sadar tidak baik untuk terus-menerus bergantung pada adik perempuan kecilnya itu. Jadi dia berusaha memenuhi bahan-bahannya dengan kemampuannya sendiri.
jika sudah sampai tanggal barulah dia berpikir pergi minta bantuan Baili.
Hari ini entah bagaimana mantan suaminya yang busuk ini mengetahui dia akan tiba di hotel negara.
Memanfaatkan kerumunan massa, dirinya berteriak keras untuk menghentikan bai xinxin masuk ke dalam.
__ADS_1
Pekerjaan ini sulit didapat tapi mantan suami bersikeras membuat reputasinya busuk .Takut pekerjaan ini akan mengalami imbasnya .Maka Bai Xinxin menerima ajakannya untuk berbicara di sudut yang lain.
Di sinilah mereka sekarang.
"Wen Niang, setelah perceraian akhirnya aku sadar jika kau adalah wanita yang paling cocok berada di sampingku. sebelumnya aku dibutakan oleh wanita itu. kau tahu dia merayuku di kota. dengan tipu mau lihat akhirnya dia bisa hamil dan melahirkan seorang putra untukku"
"aku tidak berdaya karena kau juga mengetahui betapa inginnya ibu kita untuk memiliki seorang cucu laki-laki kan. setelah kau pergi barulah aku menyadari bahwa cucu laki-laki itu tidak sepenting dirimu. hanya kaulah yang berada di hati ini tidak ada yang lain. maaf aku telat menyadarinya"kata Xi Ming dengan nada pelan.
Dulu dia terbiasa merayu menantu perempuan dengan gaya seperti ini. Sekarang dia masih memiliki rasa kepercayaan diri untuk melumpuhkannya seperti di masa lalu.
Walau bagaimanapun wanita itu bisa sukses .Sebenarnya mereka masih memerlukan seorang laki-laki sebagai pendukung.
Bai xinxin harus luluh dan berada di genggamannya lagi. Dia bisa menikmati keindahan dan berikut kekayaan. Menantu perempuan yang di rumah bisa disingkirkan kapan pun karena tidak lagi memiliki daya guna.
Dia bahkan tidak mampu menarik keinginannya sebagai seorang laki-laki. Kecantikan yang dulu pernah ada sudah sirna hanya dalam satu tahun pernikahan.
ini sangat tidak diduga.
Bodoh jika bai xinxin tidak tahu apa makna di balik pendekatan itu. Selama menikah dia hidup dalam kondisi yang mengenaskan bahkan lebih murah daripada anjing jalanan sekalipun.
Setelah bercerai dia mendapati hidup ini sebenarnya indah. Mereka bisa makan dengan perut penuh dan berpakaian indah .Anak-anak bahkan bisa sekolah lagi dengan wajah terangkat.
Setelah ini semua apakah Xi Ming mengharapkan dia kembali mengais sisa-sisa makanan
Bai xinxin tidak bodoh.
"Jadi apa msu mu?"tanya Bai xinxin dengan melipat kan tangan nya ke dada.
Dia yang sekarang bukalah Bai Xinxin yang dulu, seorang wanita desa yang mudah dibohongi.
"Aku aku ingin kita kembali bersama lagi seperti dulu. Ibu ku juga sudah merindukanmu, dia kerap kali bertanya tentang anak-anak. Wanita itu tidak tahu bekerja di rumah ,dia hanya bisa menangis dan mengutuk seharian" kata Xi Ming yang menekan kan keburukan menantu perempuan nya yang baru.
Dia juga bercerita tentang hal-hal di rumah yang terkadang membuatnya pusing tujuh keliling. Ibu Xi yang sudah tua dan menantu perempuan ini,tidak bisa akur
Mereka kerap bertengkar di rumah. Rumah tidak lagi sedamai dulu saat Bai xinxin masih menjadi menantu di sana.
"Dulu ibu bisa pergi keladang dan pulang makan siang tapi sekarang dia harus masak dulu setelah kembali ke rumah. Kau tahu dua kakak ipar juga melakukan hal yang sama. Mereka iri jika menantu perempuan ku harus istirahat di rumah sepanjang hari. sekarang aku menyesalinya dan ingin mengajakmu kembali ke rumah seperti dulu.Ibu ku yang sudah tua sangat merindukanmu dan menyesal atas apa yang terjadi " katanya membujuk Bai xinxin.
tapi sebenarnya memang begitu sekarang wanita tua di rumah sering membandingkan menantu yang baru dengan menantu yang lama.
Mereka juga menyesalkan dua anak perempuan yang dikirim ke rumah keluarga bai. Jika tidak mungkin keduanya bisa meringankan pekerjaan rumah untuk nenek mereka.
"Ohh kupikir dia hanya merindukan tenaga kerja gratis. tapi maaf sekarang biayaku cukup mahal. kau orang desa berkaki lumpur tidak mungkin bisa membayar nya" kata Bai xinxin angkuh.
Dulu dirinya dihina sebagai wanita yang wanita tua yang tidak tahu malu.Dia di hina karena berasal dari keluarga miskin yang hanya bisa makan dari tanah.
Sekarang dia bisa membalikkan lagi kata-kata ini ke wajah Xi Ming.
Dibilang orang miskin berkaki lumpur, emangnya enak.
Jika tidak ada petani di dunia ini, bagaimana manusia bisa makan nasi. Tidakkah mereka bisa berpikir sampai ke situ.
Bagaimana bisa membeli jika tidak ada penjual.
"Wen Niang, kenapa kau berbicara seperti itu sudah lupakah kau tentang kita dulu. kita adalah sepasang suami istri yang tidak terpisahkan bukan?"kata Xi Ming gugup.
Dia tahu Bai xinxin sekarang berubah tapi perubahannya sangat jauh dan sedikit tidak bisa diterima. Tapi wanita tetaplah wanita ,mereka hanya bersikap keras tapi sebenarnya hatinya lunak seperti tahu.
"Hubungan antara kita? hubungan antara majikan dan budak kah maksud mu ? hahaha kau bercanda Xi Ming Hem?" tawa Bai xinxin bergema di sekitar nya.Ini agak memalukan.
Bai xinxin menutup mulutnya dan berkata pada orang di sekitar nya.
"maaf"
__ADS_1
"Hem tuan ku Xi Ming, aku sudah membeli kebebasanku lagi apa kau lupa?"setelah berkata begitu Bai xinxin keluar dan tidak ingin melihat lagi ke belakang.
Tapi tawanya masih ada.