
Baili tidak keluar dari kamar nya sampai lah suara berisik itu pergi.Dia tertawa dengan keras mengenang kan wajah bai you yang buruk nanti.
Ini sangat menggelikan ,bayangkan seorang pria tua berusia 30an dikejar oleh ibu tuanya ke dengan sapu. Itupun di hadapan istri dan anak-anaknya sendiri.
Hahaha
Ketika baili keluar dari kamarnya.
Dia melihat wanita tua itu duduk teregah engah dengan sapu di tangannya.
Sementara kakak tertuanya duduk masam dengan memberi wajah tertekuk. Melihat baili keluar bai you mau tak mau mendengus dengan kesal.
"ibu ,ayo cepetan lihat apa yang sudah kami beli di kota tadi " kata baili untuk mencairkan suasana.
Mendengar kata baili ini , ibu tua jadi lupa mengapa dia marah. Dia langsung tertawa senang dan pergi ke dapur.
Baili mengikuti langkah wanita tua ini dan mereka berdua masuk ke dapur dengan gembira. Di dapur sudah ada dua menantu dan satu keponakan perempuan yang sibuk mengemas barang-barang yang sudah mereka beli.
Kali ini ada beras dan tepung yang segera di simpan di lemari atas.
Cuka garam dan gula putih.
Ini adalah hal hal ini berharga di dalam rumah setelah sekian lama wajah semua orang menyeringai sampai ke telinga.
Di sudut ada juga minyak goreng wangi sebening air teh.Rumah siapa yang punya minyak di era ini.
"Kakak ipar tertua,kapan pulang ke rumah keluarga.Bawa sedikit barang barang ini kembali" kata baili dengan santai.
Dia membeli beberapa meter kain.
Segera saja membagikan nya untuk semua orang.
Tubuh ipar tertua menegang mendengar kata-kata baili.Sejak menikah di jarang kembali.Biasanya putri yang sudah menikah harus kembali pada hari kedua tahun baru.
Karena keluarga suami nya susah dia sering pulang dengan tangan kosong.Beberapa ipar di rumah menganggap nya dengan sebelah mata karena ini.
Sekarang Baili mengatakan nya dengan santai.Dia tergerak sedikit.
"Kakak ipar kedua juga bisa pulang dengan barang kan ibu?"kata baili lagi.
Di rumah segala halnya dikendalikan oleh ibu tua baili.Jadi jika ibunya setuju maka jadilah itu.
"Oke menantu Ayo ambil beberapa untuk rumah dan pergi besok"
Sekarang ibu tua baili tidak peduli dengan hal-hal kecil ini .Dia tahu putri kecilnya mampu membawa lebih banyak barang seperti ini di masa depan.
Jika memang baili mengizinkan dua ipar untuk membawa ke rumah keluarganya, kenapa dia menolak.
"Ibu mertua...
" lihat itu ada gula merah bagi tiga potong. Menantu pertama sepotong. Menantu kedua sepotong dan sepotong lagi sisakan untuk di rumah, ada juga beras dan tepung ambil masing-masing untuk kalian satu kg. Sayang sekali kain ini cuman sedikit .Jika tidak kalian bisa mengambilnya juga nanti"
" ibu bagikan juga daging itu" awalnya itu Ibu tua tidak memikirkan masalah daging.
Tapi ketika baili mengatakannya, dia jadi ingat ada ratusan kilo daging yang disimpan baili di ruang tunggu nya.
" oke ambil juga sedikit daging untuk kalian bawa kembali besok"
" terima kasih ibu mertua" kata dua menantu perempuan serempak. Mereka hampir saja menangis melihat barang-barang yang akan mereka bawa kembali besok.
" jarang sekali kalian bisa membawa barang ke rumah kelahiran kan hehehe " sambung ibu tua lagi.
" ayo jangan bingung, persiapkan makan malam. Lili sudah lapar karena kakak kurang ajar itu membiarkan dia kelaparan di sepanjang jalan " dengus nya.
" ibu ijinkan aku yang memasak hari ini"
__ADS_1
"Ehh...
" ibu kau tahu kan aku memiliki buku resep itu" bisik baili pelan.Dia tidak mau dua ipar nya mendengar apa yang mereka bicarakan.
" oke ibu akan merasakan kerajinan tangan mu sebentar lagi hahaha" hari ini adalah hari yang paling membahagiakan bagi wanita tua ini. selain mereka bisa menumpuk beberapa barang bahan masakan para menantu juga bisa memberikan wajah mereka kembali ke rumah kelahirannya masing masing.
"Benar-benar wanita tua teladan" pikir ibu tua baili.
Dua ipar dan satu keponakan yang masih berada di dapur. Mengerjapkan mata mereka. Baili sudah setua ini belum pernah sama sekali menyentuh spatula.
Sekarang dia bahkan ingin memasak sesuatu apakah ini sebuah lelucon .Tapi jika orang tua itu sudah memerintahkan ,mau apa lagi.
Baili segera mempersiapkan barang-barang yang ada. dia meminta keponakan perempuan nya untuk mengambil paprika lengkuas dan tomat di kebun belakang.
Sementara itu baili mencuci daging nya terlebih dahulu dan memotong nya kecil-kecil.
"Bibi " Sapa keponakannya sambil menyerahkan barang barang yang diinginkan oleh baili tadi.
untuk memasak bali sengaja mengeluarkan pisau yang dia dapatkan di area gratis. ini adalah pisau putih yang mengkilap dan tajam. dua ipa langsung terkejut melihat pisau itu tapi mereka mengerti berpikir jika pisau ini baru saja dibeli di kota.
Baili mengambil paprika merah dan paper hijau, segera dia memotong dadu. Ada juga lengkuas, bawang merah dan bawang putih dan tomat besar yang di hancurkan.
Pertama-tama tambahkan semua bahan bersama dengan jadinya sudah dipotong tadi. tambahkan juga kecap, gula dan merica. Biarkan mereka meresap sebentar agar rasanya masuk ke dalam daging.
Dengan lihai baili membuat api dan memanaskan minyak . setelah minyak panas tumis beberapa siung bawang sampai harum.
Para pria yang di luar mencari sumber bau ke dapur.Aroma ini belum pernah mereka cium sebelum nya.Menhirup bau nya saja sudah membuat perut lapar.
Baili tidak tahu jika pekerjaan nya jadi pusat perhatian semua orang.Dia hanya fokus dengan panci di depan nya.
Setelah harum tercium, baili memasukkan daging dan menambahkan air, kecap ,gula dan tomat lagi.
Tadi pagi zizi membawa pulang seikat hawtorn liar.Buah ini asam dam sepat.
Hancurkan dia dan beri air sedikit.Air asam ini lah yang di inginkan oleh baili.Masukkan air asam ini kedalam sup daging.Biarkan air mengering dengan sendirinya.
Cukup tambahkan garam tanpa menambah bumbu yang lain. Setelah mendidih masukkan loufah tadi dan biarkan itu matang secara alami.
"Bibi...bau nya enak, aku baru tahu jika bibi sebenarnya pandai memasak"puji ipar kedua.
" selalu nya tidak ada bahan di dapur. Sekarang bahan ada tentu saja aku ingin memasak" jawab baili tidak peduli.
Hari ini sebagai menu utama,buatlah pancake ubi jalar.
Tadi ipar tertua sudah merebus ubi jalar.Ambil itu dan biarkan keponakan perempuan menghaluskan nya dengan menekan kan dengan jari.
Setelah halus tambahkan sedikit tepung mewah dengan telur,garam dan daun bawang.Aduk rata dan tipis kan di wajan rusak.
Melihat wajan yang rusak ini. Baili ingat dia memiliki wajan bagus di ruang tunggu nya. Namun tidak etis rasanya mengeluarkan itu sekarang.
"Tunggu beberapa hari lagi,wajan rusak ini akan ku buang" pikir baili dalam hati.
Walaupun tidak begitu menyukainya tapi Baili tidak punya pilihan lain. Dia harus masak menggunakan wajan rusak ini.
Pertama-tama letakkan dua tetes minyak sayur di atas wajan .Lalu letakkan satu sendok besar adonan tadi di dalamnya.
Tipis kan sedikit dan balik beberapa saat kemudian. Tidak perlu lama memasak pancake ini. Karena pada dasarnya ubi jalar tadi sudah pun matang.
Buat beberapa kali lagi sampai adonan habis.
Dua ipar tercengang melihat bagaimana baili memasak pancake hari ini. Mereka belum pernah memasak pancake menggunakan ubi jalar. Selalu nya hanya tepung dan telur juga beberapa bumbu saja.
Namun melihat dan mencium aroma nya. Pancake jenis ini akan membuat anda lebih kenyang dan lebih tebal.
Mengapa tidak pernah terpikir kan sebelumnya.
__ADS_1
Jangan pikir hidangan sudah selesai ada juga hidangan dingin yang tidak sulit.
Gunakan pisau hias untuk memotong mentimun dan wortel. Hasil dari potongan itu berbentuk cantik dan menarik.Seperti bintang lima di langit.
Taburi sedikit garam dan gula juga setetes cuka ke dalamnya.Dan itu selesai.
"kakak ipar cepatlah, hidangkan. orang-orang sudah lapar" seru baili ketika melihat dua ipar dan satu keponakan perempuan masih tercengang di pintu dapur.
Disapa baili akhirnya mereka sadar dan bergegas mengemas semuanya ke meja makan.
Baili tidak ada hubungannya dengan itu .Dia mencuci tangan dan duduk di sisi ibu tuanya menunggu hidangan disajikan.
Dua keponakan kecil sudah duduk di kursi mereka saat ini .Baili sendiri tidak sadar kapan keduanya pulang.
Beberapa mata melotot melihat hidangan penuh warna di atas meja. selalu nya saudara ipar hanya memasak daging menjadi sup.
Jika anda memasaknya menjadi sup. Daging akan lebih kaya di meja. dan kuahnya juga bisa di hirup untuk lebih menyenangkan perut.
Apa yang di depan mereka ini benar-benar hidangan baru. Memasak menggunakan paprika merah dan paprika hijau. Jelas menambahkan warna pada hidangan yang aslinya sedikit kecoklatan karena dikasih kecap.
Apalagi di taburi dengan butiran wijen yang membuat hidangan tampak seperti memiliki salju di atasnya.
Hidangan ini begitu harum dan begitu indah dipandang mata. Siapa yang mau merusak pemandangan indah ini. Jika saja perut tidak dalam keadaan lapar.
Pertama kali yang mencicipi hidangan tentu saja pria tua itu. Gigit saja sepotong pancake ubi jalar dan ambil sepotong daging asam manis dengan sumpit.
Seketika matanya menyipit kecil. Menyiratkan jika itu adalah rasa yang luar biasa.
Setelah sumpit jatuh-jatuh sumpit sumpit yang lain segera terbang diatas meja.
Tidak ada yang bersuara, masing-masing berlomba lomba untuk menikmati sajian terbaru dan unik.
"ump enak, rasa jadinya empuk ada manis dan asin nya tapi juga ada pernah pedas nya sedikit ini luar biasa"kata bai you senang.
Sumpit nya secepat kereta api ekspres.Jangan Tunggu mulut nya penuh.ini enak..
Meskipun tadi dia dimarahi oleh ibu tuanya. Tapi menggigit daging ini mengingatkan jika dia sudah berkontribusi besar untuk makan malam kali ini.
Bai you puas.
" pancake nya enak dan lembut.
Aku bisa kenyang hanya dengan dua buah saja" kata kakak ipar kedua.
" lihat saja rasa sup loofah ini. Biasanya kita memasak tapi mengapa tidak pernah selezat ini?" kata ipar tertua yang merendam pancake ke dalam sup.
Baginya dengan merendam pencake ke dalam sup, ini membuat pancake lebih menyerap rasa sup itu sendiri.
"hemm enak..bibi kecil pintar memasak,enak yam yam yam" kata zizi dengan mulut berminyak.
Zizi dan niuniu jelas bisa menarik wajahnya dengan teman-teman kecilnya di desa. Bukankah hanya mereka saja yang memiliki permen Toffee kelinci putih.
Di desa, yang pernah memakan permen Toffee kelinci putih hanyalah cucu kepala desa, batu kecil .
Namun begitu dia tidak pernah membagikan nya pada yang lain
Sekarang bibi kecil memberikan dan meminta untuk membagi nya pada teman-teman.
Hari ini dia benar-benar memiliki wajah di desa.
Setelah itu semua, masih ada daging harum yang bisa dimakan di malam hari.
"Akhhh ibu aku kenyang" kata niuniu berteriak keras.
Sebenarnya dia masih ingin makan beberapa suap lagi tapi perutnya tidak mengizinkan untuk itu. Bagaimana dia tidak kesal.
__ADS_1
"Lili... keahlian mu tidak buruk .Ini berkah untuk keluarga kita" billy yang dipuji oleh ayah tuanya segera memerah. Entah kenapa dia sangat menyukai pujian seperti ini.