
Kejadian di rumah Dong Hong segera menarik perhatian banyak orang dan kepala desa dipanggil untuk meredakan suasana.
Saat kepala desa datang dong Hong dan kakak laki-lakinya sudah bertengkar hebat mereka sama-sama adalah seorang laki-laki kuat dan tidak mau mengalah.
Donghae merasa dia sudah dikhianati oleh menantu perempuan dan Adik laki-lakinya sendiri. Ini membuat dia mual dan ingin muntah.
Ditambah dengan sang ayah yang selalu mendukung apa yang dia katakan membuat Donghae menjadi gelap mata di sisi lain dong Hong juga tidak terima dengan tuduhan tersebut.
Jika pun ingin marah mereka adalah saudara sekandung. Jadi kenapa masalah ini tidak ditanyakan secara baik-baik.Ibu sudah tua dan tidak bisa menanggung beban berat seperti saat ini .Kakak ipar juga demikian dia baru saja melahirkan dan sekarang sudah menerima perlakuan yang tidak wajar berkali-kali. Bukankah itu bukan manusia namanya.
Hal ini dipicu hanya karena dia sudah melahirkan anak perempuan.Yang lebih menyedihkan adalah adik perempuan tersayangnya yang sekarang dalam kondisi tidak normal.
Mungkin dia sangat ketakutan dengan kejadian itu tapi memaksakan diri memeluk gadis kecil yang baru lahir.
Sari mulut adik perempuan Jelas ayah dan kakak laki-laki ini sudah merencanakan ingin memberikan anak perempuan ini pada orang lain yang sampai sekarang tidak tahu itu siapa.
Tapi sudah dipastikan jika mereka menolak membesarkan bayi perempuan, sesuatu hal yang membuang-buang uang secara gratis.
pada saat itulah ibu dohong yang sudah tua dan kakak ipar yang masih dalam kurungan bergegas menarik bayi perempuan itu agar tidak dibawa pergi.
hal ini yang membuat marah dan lagi-lagi Donghae mengamuk
Tapi siapa sangka dalam keadaan itu justru hal-hal baik yang dikirimkan oleh donghong tadi segera terbuka.
Bukankah masalah ini sudah dipertanyakan terakhir kali tapi donghong masih saja mengirimkan hal-hal tersebut untuk menantu perempuannya.
Dengan begini bukankah perselingkuh adalah hal yang sudah pasti terjadi di antara mereka berdua.Karena emosi tingkat tinggi Donghae tidak lagi ingin menjual putrinya.
Justru ingin membunuhnya di tempat, dengan asumsi itu bukanlah putrinya melainkan putri dari donghong sendiri.
adik perempuan donghong tidak pernah ikut bertengkar atau membela ibunya yang sudah tua Dia hanya bersembunyi di sudut takut terkena imbasnya namun mengetahui nasib keponakan yang baru lahir tidak lebih buruk dari dirinya sendiri dia tidak tega melihat gadis itu mati konyol.
dengan begitu dia tidak memperdulikan nasib dirinya sendiri sehingga berinisiatif menarik gadis kecil itu dari gendongan kakak laki-laki dan bersembunyi di sudut.
Hanya setelah itulah dirinya mendapat luka yang tidak manusiawi.Di balik pakaiannya ada banyak lebam dan luka-luka jika seseorang bisa melihat dengan jelas.
Setelah tahu kejadian aslinya Dong Hong menjadi marah lagi dan dia tidak berpikir jika itu adalah kakak laki-laki melainkan iblis yang harus dia pukul.
Jika tidak ingin memberi makan anak, maka jangan memiliki anak begitulah yang dikatakan oleh Dong Hong dalam kondisi marah.
melihat putra tertua dipukul oleh adik yang lebih kecil membuat ayah dong Hong tidak nyaman dia juga ikut campur dan memukuli donghong sedemikian rupa.
Di sini dong Hong terlihat tidak berdaya dia bisa memukul kakak laki-lakinya tapi tidak dengan ayah kandungnya sejahat apapun dia tidak bisa melakukan itu seenak hati.
Sekarang dong Hong hanya bisa memukuli kakaknya yang bodoh tapi tetap menerima pukulan dari ayahnya yang juga sudah tua.
Tidak ada satupun warga desa yang ingin membantu sampailah kepala desa dan sekretaris berikut dengan kapten datang untuk melerai pertengkaran.
setelah mendapatkan amarah dari kepala desa dan kapten tim mereka bertiga duduk akur sementara ayah ibu tua dan kakak iparnya sudah hampir pingsan di lantai.
Kondisi ini sangat mengenaskan namun hal-hal seperti ini sudah biasa terjadi .Tidak ada yang akan melaporkan masalah ini ke biro keamanan umum walau bagaimana bentuk cederanya sekalipun.
Kepala desa bertanya duduk permasalahannya. Sampai detik itu Donghae tetap yakin dengan apa yang dia pikirkan sebelumnya.
Jika menantu perempuan dan adik laki-lakinya sebenarnya bermain api di belakang nya.
Di sini mereka menjatuhkan beberapa argumen untuk menjelaskan kebenaran tentang asumsi ini.
Meskipun dong Hong dan kakak ipar membantah mati-matian mereka tidak menerimanya sama sekali.
__ADS_1
Pada akhirnya Donghae memutuskan untuk mengembalikan kakak ipar ke rumah kelahiran yang artinya dia akan menceraikannya.
Karena mereka tidak memiliki surat nikah .Tentu saja perceraiannya sangat mudah, cukup kirimkan dia kembali ke rumah kelahiran. Dan katakan saja mereka sudah putus.Itu sudah dikatakan perceraian yang resmi.
Tapi kakak ipar ini memiliki sifat seperti ibu dong Hong .Dia tidak ingin berpisah tapi lebih memilih mati.Entah kapan dia memegang pisau dan berniat untuk bunuh diri di tempat.
Untung saja beberapa menantu perempuan di desa segera menghentikannya.Tidak ada yang percaya dengan argumen jika dong Hong dan kakak iparnya ini berselingkuh.
Tapi bisakah mereka menghentikan mulut Donghae yang merasa benar sendiri.
Dong Hong memandang dengan sedih kakak iparnya.Jika pun kakak iparnya ini dikembalikan ke rumah kelahirannya.
Hidupnya di sana juga tidak akan mudah, dia masih akan diintimidasi dan kemungkinan besar akan dinikahkan dengan pria yang lebih buruk daripada Donghae sendiri.
"kepala desa tolong bantu aku buat pengaturan lain, mulai saat ini aku akan mengambil kakak iparku menjadi menantu perempuan dan membawa keponakan perempuanku bersama "tiba-tiba saja dong Hong membuat keputusan sepihak membuat semua orang menganga tidak percaya.
Tapi kata yang disebutkan adalah kakak ipar dan keponakan yang menekankan sekali lagi jika dia tidak bersalah dalam hal ini namun berani bertanggung jawab dan menanggung segala resiko.
Menantu perempuan Donghae yang tadinya menangis juga tidak bisa berbicara.Dia tidak menyangka jika dong Hong akan bertindak begitu. Meski tidak setuju tapi bisakah dia memiliki pilihan lain.
Sebagai seorang lesbian sejak muda hidupnya tidak mudah di rumah. Sampai di rumah suami hidupnya juga sama .Namun dia masih memiliki dukungan dari ibu mertua. Paling tidak ini adalah alasan eh dia masih ingin tinggal.
Tapi siapa sangka nasibnya akan berubah sedemikian rupa hanya karena alasan satu kaleng susu bubuk saja.
Namun di telinga Donghae ini adalah pengakuan secara terselubung. Di sini dia tertawa lebar dan menghina dong Hong secara terang-terangan.
Seorang penjahat spekulasi yang hebat. Bagaimana caranya memberi makan wanita dan anak-anak. Mungkinkah masih melakukan kejahatan yang sama dan akan ditarik oleh biro keamanan umum untuk segera membusuk dipenjara seumur hidup.
Mendengar kata-kata itu ayah dong Hong juga menggigil dan tidak terima jika dia dikaitkan dengan seorang anak dengan perilaku spekulasi.
Dia dengan tegas langsung mengatakan untuk memutuskan hubungan ayah dan anak dengan dong Hong dan membiarkan menantu perempuan donghong pergi dari rumah ini dengan status yang berbeda.
"tidak mungkin "meski suara ibu donghong ini sekecil nyamuk tapi telinga ayahnya yang sudah tua sangatlah tajam .Kata-kata ini membuat dia marah lagi dan membuat keputusan terburuk.
Semua orang berbisik-bisik mendengar kata-kata itu.Bukan saja dia membuang menantu perempuan Donghae secara impulsif. Tapi ayah dong Hong juga membuang menantu perempuan yang sudah bersamanya selama berpuluh tahun.
Apakah ini masuk akal.
Tapi ibu dong Hong ini tidak terima dia dibuang seperti benda yang tidak berharga .Sama seperti menantu perempuan Donghae.
Dia justru lebih baik mati daripada pergi dari rumah ini.
Dengan perasaan takut ibu dong Hong merangkak ke kaki ayah dong Hong dan menangis agar dirinya tidak diusir.Tapi ayah dong Hong sudah keras hati dia tidak ingin tinggal lebih lama dengan sesuatu yang tidak berguna.
Donghong yang awalnya marah sekarang sudah melihat secerca harapan.Bisa membawa ibu dan adiknya adalah cita-citanya sejak lama. Kepala desa juga sudah tahu itu tapi mereka tidak mempunyai celah.Sekarang ada jalan lalu kenapa dia tidak menggunakannya.
"jangan takut aku akan membawa ibu dan kakak ipar pergi Tapi ingat jangan pernah kalian berpikir untuk mengambil kembali apa yang sudah kalian buang.Karena ibu dan kakak ipar adalah sampah aku juga akan mengambil sampah terakhir di rumah itu, Aru segera berkemas ikut kakak"kata dong Hong dengan percaya diri.
Donghong segera memberikan kode kepala kepada kepala desa .Pria tua itu segera menggangguk dan tahu apa yang harus dilakukan.
Dengan mengambil hati dong Hong. Bukankah jalan untuk anak dan cucunya akan lebih cerah. Jadi inilah waktu untuk menunjukkan taring dan kekuasaan seorang kepala desa.
"Dong Yun setelah kulihat dan kutimbang.Kau memang tidak bisa menjaga keluargamu sekarang dong Hong sudah setuju mengambil semuanya ke sisi nya.jadi....
Kepala desa mengatakan beberapa hal tentang baik dan buruknya. Tapi cara dia berbicara lebih menekankan baiknya memindahkan para "sampah" pada donghong secara donghong juga adalah sampah.
Tapi masalah adik perempuan donghong lebih rumit.Ini karena dia hampir mencapai usia untuk menerima ciuman. Dengan begitu bukankah uang mahar akan jatuh di kantong mereka suatu hari nanti.
Mahar ini bisa digunakan untuk Donghae mencari menantu perempuan yang baru
__ADS_1
Kembali perundingan menjadi alot tapi dengan bantuan kepala desa donghong sanggup membayar rp1.000 demi menebus mahar adik perempuannya.
Perlu diketahui maha harga mahar di desa hanya sekitar rp100 atau rp200 saja. Tapi donghong sanggup membayarnya rp1.000 meski katanya harus berhutang dengan kepala desa.
Dengan uang sebanyak itu donghong berhasil membebaskan ibu dan adik perempuannya. Donghae sendiri tidak tahan melihat godaan uang yang banyak itu.
Tapi masalah nya karena tuduhan selingkuh dengan memberikan topi hijau maka dong Hong tidak akan mendapat kan properti apapun, seperti rumah dan tanah.
Ayah dan kakak dong Hong percaya jika suatu hari , mereka semua akan kembali merangkak ingin masuk ke rumah tidak bisa makan di luar sana.
Donghong tidak memiliki kemampuan lain selain melakukan spekulasi yang jelas sudah dilarang oleh pemerintah.Berani-beraninya dia memberi makan menantu dan anak-anak dari uang yang berhasilkan dengan spekulasi.
Jika dong Hong sendirian ,mungkin dia bisa bertahan hidup di kota tapi dengan membawa tiga wanita dan anak-anak tentu saja dong Hong harus memiliki uang untuk menyewa wisma.
Jadi keduanya hanya menunggu melihat kabar baik dari dong Hong dan melihat dia menjilat ludah sendiri.
Ayah dong Hong puas bisa mengusir putranya ini dari rumahnya
Dia pikir saudara-saudara yang lain pasti akan mendukung dan memandang wajahnya lagi setelah dia melakukan ini
Dia sama sekali tidak menduga arah angin akan segera berubah secepat mata.Jika dong Hong bukanlah siapa-siapa yang dia inginkan pasti terjadi.
Mana dia tahu jika dong Hong adalah pria kaya dengan 10.000 di tangannya.Dengan mudah dong Hong bisa membalikkan hati orang-orang dan yang menjilat ludah sendiri adalah dia dan putra tertuanya.
Tapi ini adalah masalah lain, untuk sekarang donghong sedang berbahagia.Apa yang dia inginkan sudah terjadi tapi masalahnya adalah kakak ipar yang sekarang sudah berubah status menjadi menantu perempuan.
Apakah ini realistis.
Tapi sebagai seorang laki-laki yang bermartabat dong Hong akan tetap berpegang teguh pada kata-katanya.
Kakak ipar sekarang menjadi menantu perempuan sendiri maka dia akan mengikuti takdir.
Ibu dong Hong yang sudah tua juga menangis sepanjang jalan.Dia sedang berpikir bagaimana hidup setelah ini.Di mana mereka akan tinggal dan apa yang mereka makan.
Adik perempuan tidak berpikir banyak dia tapi dia tersenyum melihat masa depan. Sekarang dia sudah berada di sayap donghong alih-alih Donghae sebagai kakak tertua.
Yang dia pikirkan hanyalah hutang pada kepala desa karena ingin menebus diri sendiri.
Begitu juga dengan kakak ipar yang saat ini sudah disebut sebagai menantu perempuan dong Hong.
Mereka pikir akan tetap tinggal di desa tapi siapa tahu kepala desa sendiri yang melambaikan tangan dan mengusir mereka dengan senyuman.
Karena hidup sekarang bergantung pada donghong. Mau tidak mau tiga wanita dan satu anak ini hanya mengikuti langkah dong Hong.
Tapi siapa sangka kejutan yang tidak terduga terjadi begitu mereka tiba di kota Jiang.
Jarak antara kota Jiang dan desa Jiang Chun sebenarnya hanya sekitar 1 jam dengan gerobak sapi. Pemikiran belum habis tapi saat itu kejutan datang karena dong Hong membawa kelompok ini pada sebuah rumah besar.
Meski hunian ini tidak begitu besar tapi masih lebih bagus dari rumah mereka di desa Jiang Chun.
Sejatinya ini bukanlah rumah dong Hong .Rumah milik pribadinya ada di kota kabupaten.Mengingat kakak ipar yang sekarang menjadi menantu perempuan sendiri sedang dalam kondisi pengurungan
Maka dia pikir lebih baik tinggal sementara di kota Jiang.
Tidak memikirkan masalah yang lain dong Hong langsung pergi menelpon Baili dan berkisah tentang kejadian di rumahnya pada hari ini.
Tentu baili tidak mengharapkan hal seperti ini. Tapi jika sudah terjadi mungkin ini adalah yang terbaik.
Karena itu Baili hanya bisa mengucapkan selamat karena sudah mendapatkan menantu perempuan dan seorang anak perempuan secara gratis.
__ADS_1
Berkat nasehat dari Baili ,pada akhirnya dong Hong dengan cepat menerima perubahan identitasnya. Dari seorang bujangan tua, menjadi pria yang menikah dengan satu anak.
Roda kehidupan dong Hong berputar dengan cepat.