
Kali ini pengalaman perjalanan naik kereta api jadul ke kota kaisaran dan kembali lagi ke Jiang Chun sangat berbeda dan terasa lebih unik.
Mungkin berkat kebersamaannya dengan Ran Shadong membuat semuanya terasa berbeda.
Baili pikir juga begitu,berkat Ran Shadong perjalanan selama lima hari empat malam tidak begitu menyesak kan.
Kereta api tiba di stasiun sekitar jam 02.00 sore. Pasangan ini sudah pun melewati jam makan siang jadi mereka sengaja pergi ke hotel negara terlebih dahulu alih-alih langsung kembali ke desa Jiang Chun.
Hidangan di hotel negara kali ini tidak begitu banyak berubah hanya ada beberapa menu yang serupa seperti roti kukus dan mie daging.
Sebenarnya roti kukus bisa dikatakan sebagai makanan pokok selain daripada pancake telur.
Yang membedakan hanyalah isiannya saja.
jika Anda menggunakan roti kukus tanpa isian justru Anda harus menyediakan beberapa menu tambahan lainnya.
Tapi jika anda melakukan roti kukus dengan daging contohnya. Anda tidak perlu membuat hidangan lain. ini bisa dibilang hidangan praktis yang bisa dibawa ke mana saja.
Orang miskin hanya bisa membuat roti kukus isi vegetarian atau sayuran liar. Meski begitu roti kukus tidak umum dilakukan oleh penduduk pedesaan terutama dan dengan desa Jiang Chun.
Ingatlah tepung itu sangat mahal jadi mereka lebih memilih dedak gandum atau pun tepung multigrain daripada tepung putih.
Di desa menu pokok yang lebih sering di masak adalah bubur ubi jalar dan bubur milet yang lengket seperti papeda.
Jadi sekarang baili memesan dua roti kukus isi daging ini sudah bisa di katakan mewah.
Ran Shandong memesan sepuluh roti kukus isi daging lagi untuk di bawa pulang ke rumah.
Tapi sebelum benar-benar pulang Ran Shadong ingin pergi ke stasiun daur ulang sampah terlebih dahulu.
Dirinya sudah lama sekali meninggalkan stasiun daur ulang sampah. Untung saja pekerja di sana bisa diandalkan lagi pula perjalanan yang dia lakukan bisa dikatakan resmi dan tidak melanggar pengaturan seorang direktur stasiun.
Baili juga setuju dan dia justru bersemangat sekali untuk melihat stasiun daur ulang sampah.Meski kesempatan untuk memiliki berbagai harta karun tidak besar.
Baili mengandalkan Ran Shadong untuk mencari harta karun untuknya. Sekarang Ran Shadong sendiri tidak bisa terus-menerus berada di stasiun daur ulang sampah karena terlalu sibuk.
Tapi perjalanannya di kota kekaisaran juga membuat dia menumpukkan barang-barang berharga itu dengan jumlah yang tidak terhitung banyaknya.
Jadi Baili sama sekali tidak merasa dirugikan.
"oke siapa tahu masih ada berapa barang yang bisa ditemukan dan layak jual hahaha"
"aku baru tahu jika menantu perempuanku begitu menyukai uang"
"Siapa orang yang tidak menyukai uang di dunia ini.Jika ada yang mengatakannya maka orang itu tentu saja munafik" kata Baili serius.
Sebagai selebritis online baili ternyata banyak hutang daripada banyak uang. Ini sangat memalukan apalagi dia kerap kali tidak bisa tidur memikirkan hutang-hutang yang begitu banyak.
Sehingga dia sempat bermimpi mencari gunungan emas untuk menutup lubang-lubang itu.
sekarang dia memiliki kesempatan untuk menciptakan uang dari udara yang tipis dan tidak lagi memiliki hutang yang perlu dia pikirkan.
Tidak tahu apakah dirinya bisa kembali ke dunia asli atau tidak yang jelas sekarang dia lebih menikmatinya daripada pertama kali datang.
Di sini dia memiliki keluarga besar bahkan kesempatan untuk meraih kekayaan. Jika dipikir lagi hidup di sini lebih nyaman daripada hidup di dunia asli.
Entah kembali atau tidak yang jelas Baili lebih suka di sini dan dia sangat menikmati langkah-langkah dalam menjadi kaya.
"Ya menantu perempuanku selalu benar"kata Ran shadong tertawa.
Mereka berdua menghabiskan makanannya dengan cepat dan langsung bergerak ke stasiun daur ulang sampah seperti yang direncanakan sebelumnya.
kali ini balik sama sekali tidak berniat pergi ke kantor pos untuk mencari perangko berharga.
Sebelum dirinya pergi ke kota kekaisaran .Dia sudah meninggalkan sejumlah besar artikel-artikel yang sudah dia tulis di rumah.
Seseorang perlu mengirimkan artikel itu satu minggu sekali ke alamat-alamat yang sudah tertera di atasnya.
Dengan begitu Baili tidak pernah absen mengirimkan artikel dan tentu saja dia bahkan pasti sudah menerima balasan dan biaya penulisannya saat ini.
Karena itu tujuannya kali ini memang hanya benar-benar pergi ke stasiun daur ulang sampah bersama Ran Shadong.
__ADS_1
Turun dari kereta api tadi sebenarnya pasangan ini sudah mengambil lagi sepeda Phoenix yang pernah mereka tinggalkan di stasiun kereta api.
Dengan begitu mereka berdua tidak perlu berjalan kaki. Berkat sepeda itu pula perjalanan lebih lancar dan terasa lebih santai.
Satu hal yang tidak menyenangkan di sini sebenarnya baili tidak bisa menggunakan sepeda listriknya lagi jika berangkat bersama Ran Shadong.
Duduk di sepeda besar seperti sepeda ontel ini sebenarnya tidak nyaman.
Dudukannya sama sekali tidak memakai busa seperti yang di umum dipakaikan pada sepeda di era selanjutnya.
Mereka masih menggunakan besi yang membuat bokong mu mekar saat duduk di atasnya.
Namun begitu daripada jalan kaki, naik sepeda phoenix ini benar-benar pilihan yang lebih baik.
Dalam sekejap keduanya sampai di stasiun daur ulang sampah. Hal pertama yang dilakukan tentu saja membuka pintu rumah yang sudah lebih dari sebulan tidak terbuka.
Ran Shadong tidak lama di rumah, dia hanya menggantikan pakaian yang biasa dibawa untuk bekerja di lapangan.
Saat membuka pakaian tubuh Ran Shadong terlihat jelas di mata baili sekarang perubahannya sangat mengerikan tidak ada perut buncit tapi lebih condong pada perut sixpack atau delapan kotak.
Mungkin tulangnya masih belum bisa stabil jadi Ran Shadong sampai saat ini masih saja menggunakan sabuk penopang tulang yang dibelikan oleh baili dari waktu ke waktu.
Namun berkat sabuk penopang tulang itu tampilan body dari Ran Shadong terlihat lebih macho dan lebih maskulin.
Baili paling menyukai body seperti ini sejak di dunia asli ataupun sekarang.
Sekarang dia bahkan tidak bisa menyebutkan Ran Shadong sebagai suaminya yang jelek.
Meskipun belum pernah melihat wujud asli dari pahlawan pria dari buku.Yang jelas Ran Shadong sekarang terlihat tampan dan mungkin selevel dengannya.
Baili mematung melihat dan sedang berganti pakaian. Dia seperti sosok dewa Yunani yang kerap diagung-agungkan itu.
Putih tinggi dan sosok seperti Hercules yang diperankan oleh aktor Amerika sana.
Berkat pelatihannya di bidang kemiliteran dan dia sampai sekarang masih aktif berlatih kebugaran. Tubuhnya jadi begitu kekar dan pesona nya jadi sulit ditolak.
Dengan memakai pakaian panjang dan sedikit longgar efek ini tidak begitu terlihat tapi jika sudah membuka pakaian seperti ini tampilannya lebih mempesona dan menggugah hati Baili.
Mungkin banyak wanita yang akan jatuh hati dan rela menjadi orang ketiga.
Sampai di sini Baili merasa dirinya cukup beruntung menikahi Ran Shadong lebih awal. Jika tidak mungkin dia hanya bisa menangis dan menghapus air mata dengan lutut.
Tapi ngomong-ngomong dia juga adalah penyumbang terbesar atas perubahan Ran Shadong saat ini. Jika tidak ada skin Care dan vitamin kebugaran lainnya ,apakah dia akan berubah sejauh ini.
Jadi jika ada orang yang layak untuk dipuji itu adalah dirinya sendiri. Mau tidak mau baili mencoba untuk bertepuk tangan untuk dirinya.
"lili aku pergi"kata Ran Shadong pada baili yang masih membeku di tempat.
"Oh o.. oke"kata Baili terbata bata.
Ran Shadong tidak tahu apa yang dipikirkan oleh menantu perempuannya. Yang jelas dia bergegas pergi menemui pekerja yang sedang bertugas di lapangan.
Ditinggal pergi oleh Ran Shadong. Baili juga tidak tinggal diam ,dia langsung mengambil sapu dan kain pel. Rumah yang sudah ditinggal begitu lama ternyata memiliki banyak debu yang perlu dibersihkan.
Di lirik lagi ke belakang, persediaan di dapur sudah banyak yang berkurang tapi ada juga beberapa hal yang sedikit berjamur dan tidak bisa di gunakan lagi.
Seperti tepung dan beberapa ubi jalar yang sudah mulai membusuk.
Baili juga membereskannya menyingkirnya ke halaman dan membakarnya sekaligus bersama barang-barang lain yang tidak diperlukan lagi.
ini sudah sudah musim semi jadi tapi belum terlambat untuk menjemur beberapa selimut.
Untuk musim semi ,selimut yang dipakai haruslah lebih tipis daripada selimut yang digunakan di musim dingin.
Jadi baili juga mengganti selimut yang cocok untuk musim semi.
Ada terlalu banyak pekerjaan yang harus dilakukan di rumah ini tapi baili tidak tahu apakah mereka perlu menginap di sini atau kembali saja ke desa secepat mungkin.
Dengan sepeda Phoenix ,Baili dan Ran Shadong tidak khawatir ketinggalan bus.
Walaupun begitu Baili lebih memilih untuk menyiapkan makan malam. Jika pun mereka perlu kembali makanan ini bisa dikemas untuk dibawa pulang.
__ADS_1
Sebelum memasak Baili mencuci mangkok dan sumpit juga peralatan dapur yang sudah lama tidak di gunakan.
Kali ini dia sengaja memilih ikan gurame besar alih-alih daging. Sebenarnya baili ingin sekali memasak udang karang pedas yang harum .Tapi bagaimana dia akan menjawabnya jika Ran Shadong bertanya tentang asal usul udang karang ini.
Lobster karang juga tidak umum dimakan oleh penduduk desa mereka terlalu memiliki cangkang dan tidak terlalu memiliki daging
Rasanya sedikit pahit dan juga amis. sebenarnya penduduk desa hanya tidak tahu bagaimana cara memasaknya saja selebih itu sebenarnya lobster karang adalah hal yang baik.
Jadi baili menyingkirkan niatnya untuk memakan lobster ini dan memilih ikan gurame sebagai gantinya.
Baili mengemas ikan bakar ala Sichuan ,sup biji teratai dengan bawang putih.Dia juga memasak nasi putih hangat sebagai makanan pokok.
Selesai memasak Ran Shadong belum juga kembali jadi baili mengambil waktu ini untuk mandi di kamar khusus.
khawatir Ran Shadong akan mencarinya, dia tidak memakan waktu lama di kamar khusus.
Untungnya lima menit kemudian Ran Shadong kembali dan dia berkata "maaf lama tadi begitu banyak pekerjaan"
"Tidak apa apa, gimana rencananya kita pulang atau bermalam di sini dulu?" Tanya baili pada Ran Shadong.
"Hem, maukah menantu perempuanku tinggal ,sepertinya ini bukan ide yang buruk" kata Ran Shadong .
Ran Shadong tentu lebih menyukai Ide ini. Dia akan jarang kembali ke desa. Jika menantu perempuan ingin tinggal di sini itu justru akan lebih baik lagi.
"Hem terserah lah" kata Baili.
"Oke tinggal dan pergi ke desa besok "putus Ran Shadong
"oke aku juga ingin melihat apa ada sesuatu yang bisa ditemukan hari ini. Kebetulan sekali sudah lama aku tidak menemukan barang-barang berharga" manusia adalah makhluk yang serakah baik tidak akan pernah puas dengan barang-barang yang dia temukan dia sangat ingin menemukan lagi dan lagi.
"Hahaha apa yang kemarin belum cukup ternyata menantu perempuanku juga sangat serakah ya"
"kupikir Wang sufeng pasti akan memerlukan uang yang lebih banyak untuk membeli halaman rusak di Shanghai. Jadi ada baiknya berjaga-jaga dan mengumpulkan uang sebanyak mungkin sebelum dia meminta" kata Baili.
Ran Shadong mengangguk-angguk setuju dia melupakan hal yang satu ini.
"oke serahkan padaku, datang ke sini dua atau tiga hari sekali aku akan menyimpannya untukmu"kata Ran shadong serius.
Baili mencoba merenung, sejak kapan dirinya terlalu bergantung pada pria ini. Jika semua hal diserahkan padanya apalagi yang bisa dia lakukan.
Tapi dia sama sekali tidak pernah meminta Ran Shandong melakukannya. Dia melakukannya secara sukarela.
Pria seperti ini sebenarnya tidak buruk.
Pada akhirnya pasangan ini memutuskan untuk kembali ke desa jiang Chun besok pagi.
Dengan keputusan ini Baili memiliki waktu untuk berburu harta karun di stasiun daur ulang sampah.
Tapi setelah mencari sampai waktu makan malam tiba. Dia hanya mendapatkan sebuah lukisan tanpa tau pelukis nya dan vas dari dinasti Ming yang pecah.
Ran Shadong juga menemukan tempat lilin yang dibuat entah dari era mana. Yang penting barang ini telah nampak tua dan asli. Meski begitu ada satu atau dua hal yang sudah hilang
Tidak disangka barang-barang ini juga bisa menarik perhatian baili. Tidak tahu hal pecah ini berharga atau tidak. Yang pasti bawa dan biarkan online shop susu memutuskannya.
Saat Ran Shadong melihat dua barang itu di hargai oleh menantu perempuan nya . Dia terkejut dan bertanya dengan nada heran" apakah hal seperti ini juga bisa ditukarkan dengan uang dan tiket?"
" aku tidak tahu tapi mari kita coba dulu.Jika sudah dipastikan berhasil maka kau bisa menemukan untukku lebih banyak" kata Baili.
"Oke "Ran Shadong memiliki pemikiran tersendiri dengan hal-hal ajaib yang bisa dilakukan oleh menantu perempuan.
Rumah Pegadaian mana yang mau membeli barang seperti ini. Mereka segelas sudah rusak dan tidak memiliki nilai jual.
Mereka sudah pecah bahkan tidak bisa digunakan jika sudah begitu apa yang diinginkan oleh pembeli dari barang barang ini.
Apakah pembeli itu bodoh atau dia yang tidak tau menghargai barang.
Tapi jika hal ini benar-benar berhasil dia bisa mencari sesuatu dan bahkan mengenali seseorang yang memiliki barang-barang seperti ini.
Hal-hal yang tidak berguna di tangan orang lain adalah hal-hal yang bisa diubah menjadi uang oleh menantu perempuan.
Ran Shadong diam-diam menggangguk dan merencanakan sesuatu.
__ADS_1