
Kepulangan baili di desa segera di sambut dengan mata berkaca-kaca dari tiga lansia.Tidak terasa sebenarnya baili sudah pergi empat puluh hari lamanya.
Wanita tua itu tidak pernah berpisah dengan Baili dalam waktu lama.
Untung saja Ran Shadong ikut serta. Jika tidak dia pasti tidak akan mengizinkan Baili pergi ke tempat yang jauh.
"Ibu , Ayah ibu mertua "sapanya.
Ibu Baili yang sudah tua segera memeluk nya dan melihat dari atas ke bawah.Dia tidak melihat ada sesuatu yang kurang jadi dia bisa lega.
"Ibu jangan khawatir,aku baik baik saja kok"
" ibu tau Ran Shadong pasti akan menjaga mu di jalan tapi tetap saja ibu khawatir"katanya pelan.
"Nyonya tua, mereka lelah biarkan istirahat dulu"kata ayah nya yang sekarang sudah lebih energik dan tumbuh sedikit daging di pipinya.
"Ayah sebenarnya kami tidak lelah ,kami tiba semalam tapi nginap di stasiun daur ulang sampah karena kemalaman"kata Baili tertawa.
"Ohh anak nakal, rupanya sudah dari kemaren, pantas segar gini"kata ibu mertuanya dengan senyum lebar.
Ran Shadong juga tidak merasa lelah.Dia langsung pergi bertemu dengan mantan prajurit yang mengurus akun pertukaran baili.
Hari ini Baili kembali jadi ini adalah hari terakhir dia membantu di sini.Karena ini adalah urusan Ran Shadong, Baili tidak masuk campur.
Tapi ketika dia melihat pengaturan akun yang rapi dia pikir orang ini cukup lumayan lah.
Jika dia masih mau bekerja mungkin pria ini bisa mengaturnya dalam untuk waktu 3 bulan ini.Itupun jika dia mau, masalahnya dia ingin pergi ke pabrik peleburan.
Ran Shadong pernah bertanya mengenai alasan baili menyerah kan toko pertukarkan ini pada militer.
Baili bilang ini karena dia ingin negara semakin kuat yang dimulai dari ketahanan pangan. Tapi sebenarnya anak baili yang mengetahui alasan dibalik itu.
Setelah reformasi dan keterbukaan yang terjadi di tahun 78, semua orang sedang bergegas untuk merebut pot emasnya masing-masing.
Saat itu jumlah wirausaha seperti jamur di musim hujan. Akibatnya banyak pabrik milik negara yang tutup . Bahkan tindakan jual beli membuat koperasi pemasokan dan pengadaan berikut dengan departemen store akan runtuh.
Secara berangsur-angsur akan ada banyak tokoh-tokoh pribadi yang dibuka. Saat itu tokoh pertukaran justru tidak akan diperlukan lagi.
Ada begitu banyak saingan yang membuat baili tidak bisa bergerak semudah ini di tahun mendatang.
Memberikan toko pertukaran ini pada negara ,justru akan membuat dia memiliki keuntungan lebih dari yang dia dapatkan jika melakukannya sendiri.
Negara akan belajar dan tentu saja tokoh pertukaran ini adalah awal dari segalanya.
Toko pertukaran akan menjadi cikal bakal dari supermarket. Jika negara yang mengelolanya ,ini akan lebih fleksibel. Apalagi sekarang Wang sufeng sudah membukanya di berbagai kota. Ini memudahkan negara untuk mengembangkannya lebih maju.
Dengan begitu Baili akan mendapatkan untung hanya dengan ongkang-ongkang kaki di rumah.
Supermarket raksasa pertama yang akan di bentuk sebenarnya dimulai dari tokoh pertukaran Jiang Chun.
Mungkin saat itu akan ada banyak peniru-peniru yang mengikuti langkah untuk membuka supermarket secara pribadi.
Bukan tidak mungkin pada saat itu toko pertukaran akan mengalami kemunduran.
Tapi pada saat itu baili sudah pun meraup keuntungan yang tidak sedikit.Sekali lagi baili adalah seseorang yang maju dua langkah di depan.
Hal pertama yang dilakukan oleh baili begitu pulang adalah melihat lihat rumah baru nya.
Dia pergi selama 40 hari namun saat ini rumah sudah selesai 90%. Para pekerja sungguh-sungguh membuatnya seperti yang diaturkan oleh baili.
Rumah baili hari ini dibuat dari beton bertulang dengan tiga lantai. ini adalah rumah dengan tiga lantai pertama di desa Jiang Chun.
Lantai pertama diatur menjadi sebuah gudang besar yang mudah diakses. Gudang sengaja dibuat di area kiri dan kanan sementara tengahnya dibiarkan kosong begitu saja.
Ada tangga kecil untuk naik ke lantai 2. di lantai 2 ini adalah ruangan keluarga, di mana ada 5 kamar besar di dalamnya. Satu kamar untuk baili satu lagi untuk kedua orang tuanya dan yang lain untuk ibu mertua. Dua kamar kosong adalah kamar kerja dan kamar tidur untuk para tamu.
__ADS_1
Jika keponakan perempuan pulang mereka bisa tidur di kamar ini.
Ukuran kamar juga lebih luas daripada kamar asli.Ini memudahkan baili untuk memasukkan beberapa furniture di dalamnya.
Sayangnya baili masih tidak bisa menarik kasur Dunlop ke sini jika tidak ini akan tampak sempurna.
Yang lebih menarik setiap kamar memiliki toilet modern. Baili mengatakan dia membelinya di pasar gelap namun sebenarnya hanya pergi sebentar di online shop susu.
Berbagai perlengkapan lain seperti pipa paralon keran air ,bahkan bak mandi portabel juga di bawanya dengan alasan yang sama.
Barang-barang ini terlihat baru namun begitu para pekerja memang orang-orang yang ahli di bidangnya hanya dengan satu perkataan mereka langsung mengerti apa yang harus dilakukan.
Baili saat ini tidak lagi pusing memikirkan air sumur yang akan memaksa seseorang bekerja keras untuk membawa air ke atas.
Meskipun alat-alat ini sekilas baru tapi tidak ada orang yang menganggap aneh jika baili ini bisa menemukan barang-barang ini.
Dapur keluarga juga sangat luas. Jika beberapa wanita yang ingin memasak sekaligus mereka juga tidak perlu berdesak-desakan.
Pengaturan dapurnya juga mirip seperti di era modern. Namun begitu semuanya di menggunakan beton bertulang.
Seperti bak mencuci piring, orang mungkin akan berpikir aneh jika menemukan bak stainless steel.jadi baili merancangnya dengan menggunakan sistem cor ,namun bentuknya sama.
Mungkin agak merepotkan dalam tata cara membersihkan bak cuci piring nanti nya. Namun ini lebih baik daripada anda mencuci piring dalam kondisi berjongkok.
Dapur tidak akan menggunakan kayu bakar tapi beli akan memilih kompor batubara sebagai gantinya.
Penggunaan cerobong juga memungkinkan kondisi dapur yang bebas dari asap.
Sangat nyaman untuk memasak di sini.Baili sangat puas.
Sekarang rumah sudah siap tapi sebenarnya masih ada beberapa hal yang perlu dirapikan.
Baili sangat ingin menggunakan porselen sebagai lantainya tapi ini akan lebih mencolok dan orang-orang pasti akan curiga jika dia adalah seorang monster.
Dilihat dari situasinya baili ,cukup puas dengan hasil pengerjaan. Di lantai ketiga adalah ruang besar.
Baili sudah meminta dibuat kam pengaturan agar air hujan tidak akan tergenang di atas ini.
Di sini dibangun pondok kecil dengan atap jerami. Ada juga kamar kecil yang dibangun dengan gaya sama di lantai kedua.jika seseorang ada di atas dan ingin menggunakan toilet mereka tidak perlu turun ke bawah.
Sangat sangat nyaman di sini dan Baili jatuh cinta dengan nya.Suatu hari dia akan membuat taman kecil di sini dengan ruangan yang ditanami bunga.
Atau ada pokok anggur di sekeliling itu juga lebih bagus. Menemukan sesuatu untuk dimakan seraya bersantai.
Di musim panas di malam hari di sini juga akan sangat nyaman untuk memandang bintang seraya berbaring.
Baili bisa membayangkan itu.
Untuk mengerjakan rumah sebesar ini hanya dalam waktu pengerjaan 40 hari. Para pekerja ini sebenarnya bisa diacungi jempol. Baili pikir gaji yang dia tawarkan cukup murah dan pengerjaan ini harus dihargai lebih banyak lagi.
Baili menghitung barang apa saja yang perlu di beli,dia siap shoping di online shop susu.
Ibu dan ayah yang sudah tua bisa mengerti tapi bagaimana dengan Ran Shadong dan ibunya.
Setelah melihat lihat Baili turun ke bawah.Dia bertemu dengan pria tua kurus sebagai master pertukangan.
"Bagaimana Kamerad Bai,ada yang kurang?" tanya nya.
Harus diakui dia cukup senang mengerjakan rumah bai .Nyatanya ini adalah rumah modern dengan gaya tabung yang ada di perkotaan.
Namun lebih maju dan pengerjaannya juga cukup mudah.Dia belajar banyak di sini.
Baili tidak pelit dengan ilmu jadi dia mungkin akan mengaplikasikan nya pada pembangunan rumah yang lain.
Hanya saja barang barang aneh itu sangat sulit di temukan. Mungkin ini di beli di luar negri.Tapi mungkin saja dia bisa menirunya dengan bahan lain.
__ADS_1
"Sejauh ini puas, tapi bisakah Paman membeli beberapa furniture lagi. Aku akan membayar nya di muka "
"Tentu saja bisa, kebetulan sekali desa kami memang memiliki spesialis ini" katanya gembira.
Di desa nya pekerjaan perabotan akan dihitung sebagai poin.Jika Kouta di penuhi barulah pengrajin bisa mengambil selisihnya.
Ada empat pengrajin di desa termasuk lah dirinya.Jika Baili memesan barang pada nya maka.dia bisa mendapatkan selisih nya.Rumah ini tentu saja membutuhkan banyak perabotan kayu.
"Hem begitu saja, tiga ranjang dan tiga lemari pakaian. Dua Meja makan bulat lengkap dengan sepuluh kursi dan satu meja belajarnya " kata baili melafazkan beberapa item yang dia inginkan.
Pria tua itu berbinar mendengar nya.Beberapa item jadi sudah ada di rumah nya,tapi tidak tahu apakah Baili suka atau tidak.
"Oke kirim kan saja, jika sudah maka kami bisa pindah rumah" baili berkata begitu dia segera membayar jasa pengerjaan nya berikut dengan bonus yang dia katakan.
Ada juga uang muka perabotan yang dia katakan tadi.Tidak lupa dia mengundang nya untuk datang dua hari lagi di hari pindah rumah.
Pria tua itu segera berterima kasih dan pergi dengan kantong penuh.
Baili naik lagi ke atas,di sana dia pergi ke online shop susu.Ada begitu banyak pilihan di sana.
Walau begitu dia tidak bisa memiliki membeli banyak barang sesuka hati.Tapi harus lebih condong memilih yang sesuai dengan estetika trend tahun 70-an.
Untuk kamar kedua orang tuanya bayi bisa melakukannya karena mereka pasti tidak akan mempertanyakan dan membuat masalah dengan itu.
Untuk kamar mereka baili berani menarik yang dia suka.Sofa besar yang di letakkan di sudut kanan dengan banyak bantal kecil.
Ada radio kecil produksi 80 han agar pria tua nyaman di kamarnya.Nakas di pinggir ranjang untuk meletakkan sesuatu.
Bantal terapi juga dipesan agar tidur mereka lebih nyaman juga dengan kursi pijat refleksi.Anak
anak terlalu sibuk dengan urusan masing-masing jadi tidak ada waktu untuk memijat punggung nenek dam kakeknya.
Kursi ini bisa di anggap hadiah untuk mereka berdua . Sayangnya ibu mertua tidak bisa mendapatkan perawatan seperti ini.
Sangat di sayangkan sekali.
Lampu tidur juga di sedia kan dengan baterai isi ulang yang bisa terus hidup selama 100 jam. Jika baterai habis tinggal cas di ruang tunggu.Sangat nyaman untuk dua lansia.
Tapi dia juga meletakkan lampu tidur yang sama untuk setiap kamar.Katakan saja item ini di pesan dari luar.Dengan ini mereka tidak khawatir tentang gelap dan minyak tanah.
Di rumah ayah dan ibu ,baili bebas mengeluarkan barang barang baru tapi tidak dengan kamar sendiri.
Sekarang baili iri dengan perawatan di kamar pasangan tua ini.Tapi jelas baili senang.Paling tidak dia bisa melihat nya di dunia ini.
Selesai di kamar orang tua, baili pindah ke dapur.Dia mengeluarkan koleksi nya di sana, seperti mangkok dan sumpit porselen putih. Gelas gelas kaca dengan berbagai ukuran.
Beberapa mangkuk besar untuk hidangan dan sebagai nya.Peralatan masak yang lebih lengkap dari pada yang pernah dia berikan pada koki di hotel negara.
Barang barang ini di susun rapi di rak atas.Dia juga menyimpan banyak bumbu di gudang dapur.
Beras tepung telur dan ikan kering juga di letakkan di sini.Sebenatnya mereka tidak perlu memasak tapi akan ada waktu untuk itu di masa depan.
Jika saat nya tiba, tidak ada yang perlu turun ke gudang bawah untuk mencari bahan memasak makanan.
Semua nya ada di sini.
Di sini semua jenis permen tanpa takut di atur Baili. Ada juga barisan keju dan Saos Belanda.
Dulu ada dua kakak ipar jadi dia tidak bisa leluasa untuk mengeluarkan nya.
Tapi sekarang dia bebas mengeluarkan apapun termasuk dengan makanan ringan dan keripik kentang.
Gudangnya tidak besar tapi sekarang sudah penuh dengan barang barang yang memanjakan mata.
Seperti ini lah rasanya rumah.
__ADS_1