
Pembangunan rumah bai xinxin tiba tiba menjadi acara meraih di desa.Semua orang tidak ragu untuk pergi membantu.
Melihat jumlah makanan yang disediakan .Mereka malu untuk menyembunyikan tenaga .Pekerjaan yang diperkirakan akan selesai dalam tiga hari rupanya selesai dalam dua hari pengerjaan saja.
Dengan kecepatan seperti ini. Pada hari kedua baili mengeluarkan stok daging yang dia beli semalam.
Ada jeroan kering di sana. Ini juga bisa dihitung sebagai daging. Ketika kering jeroan ini menyusut.Namun ketika sampai di perebusan jumlahnya tiba-tiba membengkak.
menu sarapan kedua pada hari kedua masih sama namun pada makan siang jauh berbeda.
Ada jeroan sapi masak bumbu kecap yang belum begitu familiar di desa.
Kondisinya sudah kering jadi semua orang berpikir. Hal bagus ini didapatkan oleh baili di kota yang tentu saja mengacu di pasar gelap.
Semalam mereka hanya disuguhkan bubuk bubur nasi putih kali ini ada roti kukus daging babi pedas dengan banyak sayuran liar.
Tidak tanggung-tanggung ,Baili menyediakan lebih dari 20 kilogram tepung mewah.
Yang disebut dengan tepung mewah adalah tepung yang memang berbentuk putih tanpa campuran tepung yang sedikit berwarna hitam.
Harganya sangat jauh berbeda dibandingkan tepung tepung yang bercampur dedak.
Baili juga mengarahkan wanita-wanita desa untuk mengerjakan roti berwajah putih ini.
Ini adalah ilmu dapur biasa yang diperlukan oleh wanita-wanita di desa pada umumnya.
Wanita desa tidak bodoh tapi mereka tidak memiliki bahan sama sekali.
Baili sangat menyukai orang-orang yang ingin belajar ini artinya mereka juga ingin maju di dalam hidup.
Orang-orang seperti inilah yang bisa meraih meraih pot emas di tahun 70-an ini.
Saat ini warga desa tidak memiliki kesempatan tapi tunggulah 2 tahun kemudian.
Tapi ketika kesempatan itu tiba,
bagaimana jika warga desa tidak memiliki keahlian untuk bertarung.
itulah sebabnya baili repot-repot memberikan mereka ilmu pengetahuan.
Kesempatan akan datang dan mereka memiliki ilmu namun tidak dipergunakan itu adalah salah sendiri.
Hanya orang malas saja yang tidak berhasil di tahun ini.
Dengan peralatan yang memang sudah tersedia semua roti kukus yang awalnya dipikir sulit akhirnya terpecahkan.
5000 keping roti kukus disediakan oleh wanita-wanita desa. Pisahkan setengahnya untuk makan malam.
Satu orang sekeping.
Satu tidak cukup tapi itu sudah lebih baik dari tidak ada. Anda juga tahu harga roti kukus isi daging di kota.
Baili tidak pelit menggunakan daging dan banyak bumbu sebagai isiannya.
semua orang tidak akan mengeluh meskipun hanya mendapatkan satu keping saja.
Tapi tahukah Anda ukuran roti kukus di tahun 70-an tidak sama dengan ukuran roti kukus di tahun 2020.
Ukurannya hampir tiga kali lipat dari tahun 2020.
Anak-anak bahkan tidak akan sanggup menghabiskan satu keping roti kukus.
Agar perut lebih kenyang baili juga menyediakan sup tulang besar. Dia meminta seseorang membelinya di pasar komune.
Tulang sangat murah di tahun ini tapi tidak banyak orang yang membelinya.
ini disebabkan tidak ada sedikitpun daging yang tersisa di tulang itu. Karena daging yang ada jelas sudah dicukur sebelumnya.
Tapi Baili menggunakan tulang ini hanya untuk bumbu dasar nya saja
Sebagai gantinya dia meletakkan banyak kentang, wortel dan kubis di dalam sup ini.
Minum sup ini dengan roti kukus akan menyegarkan perutmu dan membuatnya penuh.
__ADS_1
Setelah makan siang, para pria masih disuguhkan dengan satu batang rokok masing-masing.
Beberapa pria tidak tega membakar rokok berharga ini.Mereka lebih bersedia menyimpannya seperti harta karun.
Siapa tau ada waktu baik untuk mengunakan nya.
Makan malam masih ada roti daging yang di panaskan.
Ada hal yang menggelitik terjadi di desa mengenai roti kukus isi daging ini.
keluarga yang memiliki anak kecil juga mendapatkan satu keping roti kukus isi daging yang sama. Bedanya anak-anak tidak akan bisa menghabiskan satu keping roti kukus.
Orang tua dengan tega memotong dua satu roti kukus untuk dibagi oleh dua anak. Roti kukus yang masih utuh perlu disimpan untuk besok.
Tidak hanya satu keluarga yang melakukannya .Hampir beberapa keluarga melakukannya juga mereka merasa menghemat makanan lebih bagus daripada membuang-buangnya.
Untuk urusan makanan 2 kakak ipar lebih cerdik lagi. Mereka berdiri di posisi pembagian.Dengan begitu tidak ada yang akan mendapatkan porsi lebih dari yang seharusnya.
Tapi siapa yang tidak tahu jika dua kakak ipar baili ini .Sebenarnya menyerahkan sisa daging roti daging ini pada keluarga masing-masing.
Ada 2.500 keping roti untuk dimakan satu sesi. Warga desa tidak ada sebanyak itu. Meskipun sudah dibagi masih banyak roti daging yang tersisa.
Sisa inilah yang diperdebatkan oleh warga desa terutama wanita yang berlidah panjang.
Mereka tidak malu untuk menyerang he lanlan secara langsung. ingin bertanya ke manakah pergi sisanya itu.
"aku sudah bertanya kepada kepala desa jumlah warga desa kita yang ikut kali ini hanya 500-an lebih. Itupun sudah termasuk anak-anak"
"kau memberi kami hanya satu keping ke mana sisanya?"Tanya wanita itu pada he lanlan.
He lanlan juga gugup menanggapi pertanyaan ini tidak perlu ditanyakan ke mana roti kukus itu pergi.
Dia menyisakan beberapa ratus keping untuk dibawa kembali ke rumah kelahirannya besok.
Bagaimana jika hal ini ketahuan oleh ibu mertua.
Di manakah dia bisa menyembunyikan wajahnya di rumah keluarga bai.
Tentu saja kata-kata he lanlan itu sangatlah benar.Ini adalah roti kukus dari keluarga bai dan dia adalah menantu keluarga bai .
Tentu saja dia berhak mengalokasikan ke mana perginya roti kukus itu.
Semua orang berpikir begitu tapi wanita berlidah panjang ini tidak .Dia langsung menjerit dan menarikan gerakan menangis di tanah.
"Hohoho lihatlah nasibku yang buruk Aku hanya ingin makan roti kukus tapi apa kata menantu perempuan bai ini huhuhu" katanya seraya menampar dada nya sendiri.
"roti kukus itu cukup banyak. Kenapa kau begitu serakah he lanlan. Kau berani menyembunyikannya kan
Roti kukus berasal dari Baili bukan keluargamu. Kenapa kau begitu sombong!"pekik nya lagi.
Dia menumpahkan banyak kata lagi dan he lanlan tidak bisa menjawabnya. Bukan tidak bisa tapi tidak pantas sama sekali .Karena mereka berbeda generasi.
Wanita ini juga mengandalkan perbedaan generasi ini dalam berargumen. Dia tahu kekuatan dan kekurangannya tapi he lanlan tidak akan bisa menanggungnya sama sekali.
Ketika membuat roti kukus semua orang menghitungnya dengan cermat memang ada 5000 keping.
Jumlah sebanyak ini dibagi untuk makan siang dan makan malam.
Namun tidak ada yang berpikir untuk bertanya pada kepala desa. Berapa jumlah warga di desa mereka saat ini.
Setelah ditanya pada kepala desa, warga desa yang hadir tidak sampai 1000 orang. lalu ke manakah pergi sisanya itu.
Hal inilah yang dia tanyakan pada menantu perempuan pertama bai.
Awalnya dia bertanya baik-baik tapi siapa sangka menantu perempuan bai ini merasa gugup dan menjawab dengan kasar.
Suasana yang semakin berisik akhirnya membuat ibu baili datang dan menarik baili bersama untuk memecahkan masalah.
Ibu baili bukanlah sosok yang berlindah panjang ataupun wanita hemat bahan bakar.
Dia adalah tipe wanita lembut dan selalu mengalah. Jadi ibu baili ini tidak pernah bisa melawan kata-kata orang lain.
Ada baiknya Baili yang memutuskannya apalagi wanita yang berlidah panjang ini mengatakan hanya baili yang berhak mengalokasikan roti kukus isi daging tersebut.
__ADS_1
Baili yang ditarik oleh ibu tua nya. Awalnya tidak mengerti tapi ketika melihat atraksi wanita tua yang menangis di tanah akhirnya dia mengerti masalahnya .jadi baili berkata
"kalau begitu ambil 2000 keping dan serahkan kepada kapten tim. Biarkan dia yang mengalokasikan roti kukus ini.Sisa roti adalah milik keluarga bai dan kakak ipar pertama juga berhak mengalokasinya sesuka hati"
Apa yang dikatakan oleh baili ini sebenarnya untuk menjaga wajah kakak ipar pertama.
Baili sama sekali tidak berpikir jika warga desa malah begitu aktif menghitung jumlah roti kukus isi daging yang baru selesai dibuat.
Dia hanya berpikir 20 kilo tidak akan cukup. Jadi dia menambahkan beberapa kilo lagi bahkan menambahkan tepung jagung ke dalamnya.
Baili sangat puas dengan jumlah roti kukus yang dihasilkan. Namun siapa tahu jumlah banyak ini malah membuat masalah baru untuk warga desa. Yang memang belum pernah mencicipi. Bagaimana rasanya roti kukus isi daging.
Wanita tua yang berlidah panjang itu terdiam sesaat begitu mendengar pengaturan dari baili.Setelah itu dia menghitungnya di dalam hati.
Dengan pengaturan seperti ini, alih-alih mendapatkan satu keping roti kukus isi daging. Dia pada akhirnya akan menerima dua keping bahkan bisa lebih. Bukankah ini dikatakan sebagai untung besar.
Wanita tua yang dipanggil oleh bibi di mulut Baili ini. Buru-buru berterima kasih dan mengatakan jika Baili adalah gadis kecil yang masuk akal dan sangat pintar.
Kakak ipar pertama juga puas dengan pengaturan ini. 2000 keping dialokasikan pada warga tapi 500 kepingnya berada di tangannya. Bagaimana dia tidak senang dengan pengaturan seperti ini.
Tapi siapa sangka begitu bai selesai barusan dengan wanita berlidah panjang dia berbicara padanya sebagai anggota keluarga bai.
"dua kakak ipar masing-masing memiliki 100 keping roti kukus isi daging. sisanya kembalikan padaku oke"kata Baili.
Wajah ibu tua baili tersenyum dan dia bersyukur .Bagaimana bisa gadis kecilnya sepintar ini.
dia bisa berlaku adil untuk warga desa dan memindahkan masalah pembagian roti kukus ini di pundak kapten tim.
kapten yang ditunjuk juga berwajah hitam.Jika dia salah dalam mengalokasikan jumlah roti kukus ini mungkin kemarahan warga desa Akan berpindah pada dirinya.
Roti kukus yang semula harum dan menggiurkan jadi tidak harum lagi untuk sang kapten.
Di sisi lain Baili juga menjaga wajah kakak iparnya. Agar tidak dipandang remeh oleh warga desa yang lain.
Dia berbicara pada kakak Ipar pertama setelah menariknya ke dalam dan mengumpulkan keluarga nya agar pengaturan ini jelas dan transparan.
Kakak ipar pertama jelas pucat mendengar pengaturan ini tapi pada akhirnya dia juga lega.
Seratus keping di siang hari dan seratus lagi di malam hari. Ini sudah lumayan hebat.Lagi pula dia bisa mengambilnya tanpa takut ketahuan seperti sebelumnya.
Sisa yang akan disimpan oleh Baili tentu saja akan masuk ke mulutnya juga nanti pada akhirnya.
Andai tidak dibagikan tentu saja roti-roti ini akan membusuk dan menjamur jika dibiarkan terlalu lama.
Tapi dia tidak tahu jika baili ingin menyimpannya di ruang tunggu . Dia tidak akan memakan nya di lain hari.Baili berniat membagikan roti kukus ini pada pelanggan Wang sufeng sebagai bentuk terima kasih.
Jika kakak ipar pertama mengetahui ide ini mungkin dia juga akan marah dan berpikir baik tidak berlaku adil.
Jadi masalah roti kukus selesai di sini.
Seperti yang diperkirakan, besoknya baili mendengar kabar. Jika kapten tim juga dimarahi dan dimaki karena pembagian yang dikira tidak adil.
Tapi itu untuk besok.
Sekarang kondisi sudah membaik dan tidak ada lagi desas-desus setelah itu. Mereka kembali makan dengan bahagia dan pergi melanjutkan pembangunan rumah Bai xinxin.
Rumah Bai xinxin telah selesai malam itu juga. Karena Baili juga menyediakan satu panci arak buatannya dengan kacang goreng rasa madu sebagai camilan nya.
Dengan anggur sebanyak ini, pemuda desa bersemangat kembali dan mereka memutuskan untuk bekerja lembur.
Lagi pula hari memburu akan tiba mereka juga perlu beristirahat sebelumnya.
Setelah pengerjaan rumah diselesaikan makan besar perlu dilakukan.
Baili bingung lagi menu apa yang harus dia suguhkan kali ini .Warga desa benar-benar ingin membuat dirinya bangkrut.
Untung saja baili memiliki jari emas. Andaikan dia tidak memilikinya ,
pasti baili sudah bangkrut dari kemarin.
Untung.. Untung.
Negara juga bisa bangkrut jika memiliki warga yang kelaparan seperti ini....Ckckck
__ADS_1