
Setelah ujian masuk ke universitas dilakukan semua orang menunggu dengan jantung berdebar di tempat masing-masing.
Namun begitu bagi warga desa yang tidak ada sangkut pautnya dengan ujian masuk itu. Mereka masih menjalani kehidupan sama seperti sebelumnya.
Karena ini sudah masuk musim dingin jadi tidak ada pekerjaan di ladang untuk sementara waktu.
Warga desa lebih memilih meringkuk di kamar masing-masing dengan selimut tebal. Namun musim dingin ini lebih bagus daripada musim dingin di tahun sebelumnya.
Ada begitu banyak makanan di gudang semua orang jadi warga desa jiangchun tidak khawatir mati kelaparan tahun ini.
Walaupun begitu tetap saja ada orang-orang yang kehidupannya sangat tidak manusiawi bukan karena tidak memiliki uang.
Namun justru karena posisi keluarga yang membuat hidup mereka bertambah sulit.
Seperti yang terjadi pada anak kedua dong. Dong Hong ini masih satu kerabat dengan dongdong.
Nenek donghong dan nenek dongdong adalah saudari kandung. mereka bahkan menikah dengan kakak dan adik dalam keluarga yang sama.
Ayah Dong Hong ada dua saudara dan satu saudari.Namun nenek donghong sangat bias dia hanya menyukai putra pertama dan Putri kecilnya.
Apalagi ibu dong hong ini berasal dari keluarga yang sama miskinnya. Saat menikah dia bahkan tidak membawa mahar yang cukup.
Jadi Keluarga dong Hong ini di anggap anak yang gagal.Dong Hong sendiri adalah empat bersaudara. dua laki-laki dan 2 perempuan. jadi dong Hong ini disebut sebagai anak kedua dari keluarga dong.
meski demikian ayah mereka adalah sosok yang mandiri sejak awal jadi hampir dua tahun yang lalu mereka sudah memisahkan diri dari keluarga inti.
meskipun saat itu terjadi drama yang cukup epic namun perpisahan terjadi pada akhirnya. Karena pemberontakan dia hanya menerima rp100.
Sebenarnya perpisahan seperti ini sangat tidak wajar bagi penduduk desa. Saat berpisah keluarga harus membagi sama rata semua tanah bahkan sumpit dan mangkuk sekalipun bagi anak laki-laki.
Justru keluarga ini membaginya sama rata bersama dengan anak perempuan. Yang disesalkan ayah dong hong sama sekali tidak dapat pembagian tanah karena dikatakan dia adalah anak yang tidak berbakti.
Walaupun ayah dong Hong tidak menagih pembagian tanah namun kepala desa cukup adil. Dia menyebutkan tanah yang seharusnya menjadi uang bakti seumur hidup untuk kedua orang tuanya.
Dengan begitu ayah dong Hong tidak perlu membayar uang berbakti untuk orang tuanya lagi.
Tapi siapa tahu ibu dong Hong sendiri berhati lembut. Dia kerap kali memberikan sesuatu di rumah kepada keluarga nenek.
Tentu saja dirinya berharap agar hubungan mereka baik-baik saja meskipun sudah putus.
Tapi ini hanyalah buah simalakama.
Nenek dong Hong sendiri berpikir jika itu adalah kewajibannya sebagai seorang anak.
keluarga semakin ditekan dan ditekan lagi.Anak pertama sudah menikah tahun lalu menantu perempuannya bahkan sedang hamil tua saat ini.
Keluarga dong hong bahkan tidak memiliki cadangan uang untuk menyambut keluarga baru. Ditambah adik perempuan sudah memiliki target yang seharusnya mulai bersiap mengumpulkan mahar.
memikirkan masalah seperti ini dan hormon bulu burung mengambil tindakan. Dia melakukan tindakan spekulatif yang pada awalnya berhasil.
Seharusnya dia dipuji untuk usahanya itu tapi siapa tahu hal ini diketahui oleh seseorang dan dilaporkan pada kepala desa.
Yang membuat dong Hong sedih adalah adik perempuannya sendiri memprokasi hubungan mereka di atas panggung.
Ibu dong menangis dengan sedih melihat putra keduanya mendapat perlakuan yang tidak pantas di panggung hari itu. Dia tahu tujuan putra kecilnya ini sangat tulus. Tapi mau bagaimana lagi jika tindakan itu memang benar-benar melanggar undang-undang saat ini.
Sekembalinya dari panggung hari itu dong Hong di pukuli lagi oleh kakak tertuanya.
Dia mengatakan malu memiliki donghong sebagai adik laki-laki. Begitu pula dengan ayah kandungnya sendiri. Mereka berdua tidak mempertimbangkan apa yang menjadikan dia melakukan hal itu.
Hanya adik perempuan nya yang membelanya mati-matian. Pada akhirnya dua saudara dipukuli sampai babak belur.
Dong hong memang menyesali tindakannya sementara dia berniat baik. Tapi dua hari kemudian Ayue datang menemuinya secara diam-diam.
Tidak seperti yang lain Ayue memuji tindakannya melakukan spekulasi. tentu saja dia terkejut dengan pengakuan Ayue itu.
semua orang menghujat bahkan melemparinya dengan telur busuk. Itu juga termasuk dengan keluarganya sendiri tapi kenapa ayue berpandangan berbeda.
"Bibi kecil mengatakan kau memiliki pemikiran untuk maju namun sekarang belum saat yang tepat untuk melakukan itu. walaupun begitu kau harus menjaga semangatmu tetap seperti ini orang seperti kamulah yang akan bangkit dan menjadi kaya di tahun selanjutnya" Kata Ayue yang membuat donghong terbelalak.
__ADS_1
Siapa yang tidak mengenal dengan Bibi kecil di desa jiangchun. Sepupu jauhnya dong dong bahkan berhasil menjadi orang kota berkat dia.
Sekarang dia mendapat pujian dari Bibi kecil benarkah itu.
Meskipun tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Ayue . Tapi dia semakin bersemangat dan tidak berpikir jika spekulasi itu adalah hal yang salah.
Hal itu salah jika diketahui oleh seseorang. Tapi akan jadi benar jika tidak ada yang mengetahuinya.
Sejak hari itu dia dan ayue kerap bertukar pikiran.Ini membuat pemikiran baru tentang dunia bagi dong hong sendiri.
Untuk bisa maju dan menjadi orang sukses seseorang harus mengandalkan diri sendiri dan belajar lebih banyak.
Keyakinan ini bertambah ketika suatu hari Ayue membawa dong Hong ke hadapan Bibi kecil dan mereka berbicara dari hati ke hati.
Bibi kecil berkata untuk menjadi kaya seseorang harus memiliki tekad yang kuat dan otak yang lebih encer.
jika seseorang memiliki keduanya maka untuk menjadi kaya tidak sulit di tahun 70-an ini.
Tapi bagaimana dengan modal.
"aku memberikan waktu sebelum surat kelulusan di universitas keluar. temukan arah ke mana kau ingin pergi dan aku akan memberikan kau modal untuk itu. Hanya saja kau perlu memberikan aku 20% keuntungan setiap tahunnya. Dan itu berlaku untuk 10 tahun kedepan"
Kata-kata Baili ini seperti kata sebuah pujian tersendiri bagi dong Hong. Sejak itu dia sudah mulai terjun ke pasar gelap dan mulai belajar mengenali sosok-sosok pembesar dari sana.
Namun di depan mata keluarga sendiri dia menjadi penyendiri dan semakin tidak disukai dari hari ke hari.
seperti musim dingin ini tidak ada yang bertanya kemana pria itu pergi apakah sudah makan atau belum.
Hanya ibu dan adik perempuan kedua yang bertanya tentang itu.
Dong Hong sudah menganggap Baili sebagai panutannya dan dia juga berpikir sama dengan Bibi kecil saat ini.
Perlakukan seseorang seperti orang itu memperlakukanmu.
Saat ini seluruh anggota keluarganya berpikir dia sudah kapok namun justru dia melakukan hal itu lebih ekstrem dari sebelumnya.
Apalagi sejak ujian masuk universitas di beritakan sebenarnya pasar gelap tidak seekstrem dulu. Tapi semua itu masih harus diwaspadai jangan sampai menimbulkan kecurigaan orang-orang yang menaruh rasa iri dan dengki.
Jadi ketika pulang dari pasar gelap donghong sebenarnya melaporkan kejadian hari ini pada Bibi kecil yaitu baili.
Dia masih ingin menyimpan mahar untuk adik perempuannya. Tapi bukan adik perempuan yang melemparinya dengan batu melainkan adik perempuan yang saat ini masih berusia 12 tahun.
Hanya dalam waktu 1 bulan saja dong Hong sudah berhasil menyimpan uang sebanyak 600 lebih.
Baili sangat terkejut melihat hasil yang dia dapatkan melalui spekulasi di pasar gelap . Terlebih lagi ini masih musim dingin di mana kegiatan jual beli di pasar gelap masih tidak seaktif biasanya.
Bayangkan saja apa yang dia dapatkan jika ini adalah musim di mana pasar gelap memang sedang booming.
Sungguh seorang pria yang tidak takut panas dan dingin.
Semakin dipikir semakin yakin bagi tentang dong hong yang akan menjadi sosok kaya di masa.
Jadi dong Hong adalah sosok yang masuk dalam daftar rencananya di reformasi dan keterbukaan yang akan tiba tahun depan.
Donghong sama sekali tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Bibi kecil tentang dirinya.Dia tidak kelaparan seperti yang dipikirkan oleh keluarga melainkan numpang makan di rumah baili layaknya Ayue
Hanya saja Ayue akan datang secara terang-terangan namun dia harus bersembunyi dari pandangan banyak orang.
Sebenarnya baili di musim dingin tidak sesibuk yang sebelumnya. sejak kontrak ditandatangani dia lepas tangan dari pekerjaan itu hanya menerima barang jadi dari 7 keluarga yang sudah mengambil perjanjian tersebut.
Namun begitu baili tetap harus bolak-balik dari komune untuk menelpon seseorang demi kelancaran usahanya.
Kehadiran dong hong juga membantu baili untuk tidak sibuk mengirimkan artikelnya ke kota.
Dong hong akan senang hati melakukan itu untuk baili. lagi pula dia memang pergi bolak-balik dari kota ke desa siangjung setiap harinya ini tidak akan menghabiskan tenaga nya sama sekali.
ingat dirinya akan pergi ke Beijing tidak lama lagi bayinya juga harus merencanakan apa yang harus dibuat oleh dong Hong.
Untuk itu dia bertanya kepada dong Hong tentang rencana masa depannya.Apakah dia akan pergi ke kota bersamanya atau tidak.
__ADS_1
"Bibi kecil sejujurnya desa ini tidak nyaman buatku apalagi aku sudah diperlakukan seperti layaknya hewan hari itu. tapi aku lahir di sini dan ingin mati di sini juga"kata dong hong dengan serius.
Artinya dia akan tetap di desa Jiang Chun walaupun negara akan menghembuskan udara perubahan.
"apakah serius berpikiran begitu?" tanya baili.
"ya bibi kecil aku serius "katanya lagi.
Sebenarnya rencana yang ditulis untuk dong hong adalah menyangkut kota Jiang sendiri.
Dia akan pergi tapi siapa yang akan mengurusi aset-aset dan halaman yang rusaknya di kota Jiang.
Jumlahnya tidak banyak tapi masih layak untuk disebut. Baili bahkan memiliki dua halaman rusak di kabupaten.
"apa kau tidak menyesal dengan pilihanmu negara akan berkembang dan hidup di kota Akan lebih memuaskan daripada sekarang. aku tidak menjamin tapi ku pikir akan ada pekerjaan untukmu di kota nantinya"kata baili lagi membujuk.
Tapi pria muda yang seumuran dengan baili ini langsung menggelengkan kepala.
Meskipun memuakkan tapi keluarganya ada di sini. Ayah tidak bias meski agak menjengkelkan
Tapi bagaimana ibu yang menyayanginya dengan tulus. Bagaimana dengan adik perempuan kecilnya yang bahkan tidak bisa dia bawa seandainya dia pergi.
Adik perempuannya yang itu, lupakan saja. Dia akan menikah setelah tahun baru setelah itu dong Hong tidak akan pernah menemuinya lagi.
"oke kalau begitu aku akan menyusun rencana untukmu bersiap-siaplah" kata Baili.
Dong hong tidak tahu apa yang dimaksudkan bibi kecil tapi dia setuju saja.
"pergi bersama paman kecilmu dua hari lagi ke kota dan ke kabupaten. dia akan menjelaskan situasinya padamu"kata Baili.
Tadi malam Ran shadong sudah menyetujui apa maksudnya dengan dong hong ini. Hanya jika dong hong bersedia maka dia akan menyerahkannya. Jika tidak Baili masih memiliki rencana B untuk pria ini.
Pergi atau tidaknya , baili ke Beijing nanti,dia tetap ingin menjadi ikan asin.Hal-hal yang berat serahkan saja kepada suaminya yang jelek.
Donghong tidak bertanya masalah ini lebih lanjut dia hanya langsung menyetujuinya. Apapun yang bibi kecil lakukan tentu memiliki maksud tersendiri.
Setidaknya itu yang dia pikirkan sebelum ini.
Malam itu saat Ran Shadong kembali dari stasiun daur ulang sampah.Baili langsung saja menceritakan jika dong Hong setuju untuk bekerja sama.
"tapi menantu perempuan tidakkah kau kasihan padaku aku jadi pengangguran sekarang tadi resmi hari terakhir aku bekerja di stasiun daur ulang sampah"Kata Ran Shadong ketika memeluk baili di ranjang.
"Begitu kah, apakah serius ingin membuat usaha sendiri aku akan membantu memikirkannya untukmu"
"tentu saja aku serius menantu perempuan. orang lain harus menandatangani perjanjian 10 tahun dan 20% keuntungan untukmu sedangkan aku akan menandatangani seumur hidup dan semua keuntungan untukmu bagaimana?"tawar Ran Shadong.
beli bergerak seakan-akan sedang memikirkan sesuatu.
"gimana kalau aku menolak. Sepertinya tidak ada yang menarik dengan penawaran itu"
"Benarkah?"
"Hem...
"Gimana kalau begini?"Ran Shadong langsung saja menggerogoti bibir baili.Dia bertekad untuk tidak membiarkan baili tidur malam ini.
"Tidak.. tidak mau"pekik Baili.
Segera saja pasangan ini membuat suara suara ambigu di kamar mereka. Sebuah kesenangan manusia primitif yang hanya akan berakhir beberapa jam kemudian.
Sementara itu dong Hong sendiri, kembali saat rumahnya dalam kondisi gelap.
Dong Ling segera terbangun ketika ada suara dari luar dia berpikir kakak keduanya kembali entah dari mana.
Walau ayah sedang marah namun begitu dia tetap berkata untuk menyimpan satu mangkok makanan pedas untuk kakak kedua.
Jadi saat dong Hong membuka pintu ,yang dilihatnya adalah adik perempuan kecilnya dengan satu mangkok makanan di tangannya.
Dong Ling adalah salah satu sebab Dong Hong tidak ingin meninggalkan desa Jiang Chun.
__ADS_1
Kecuali adik perempuan pertama, keluarga nya masih yang terbaik.