Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
Ruang penjualan


__ADS_3

Di rumah keluarga bai, semua cucu cucu, sudah tidur .Hanya menyisakan dua anak lelaki dan dua menantu perempuan.Ada juga baili dan kedua orang tua nya.


Mereka sedang membagi harta gono gini yang sebenarnya sudah hampir selesai. Namun karena kekacauan yang dibuat oleh baili , pengaturan harus diulang lagi dari awal.


Walaupun pengaturan ini tidak adil untuk dua anak laki-lakinya. Bai you dan baitou justru adalah anak-anak baik dan berbakti pada kedua orang tuanya. Karena itu mereka tidak ambil hati dengan pengaturan tersebut.


Berbeda lagi dengan menantu perempuan mereka masing-masing. Yang berdiri di sudut dengan wajah masam tidak berbentuk.


mana ada keluarga baik di kota ataupun di desa yang membagi harta keluarga pada anak perempuannya sudah menikah.


baru kali ini mereka mendengarnya.


Jika hal ini dikatakan di depan kepala desa dan sekretaris desa. Kemungkinan besar pengaturan baili tidak akan bekerja.


Namun demi untuk menghormati kedua kedua mertua .Apa tah lagi para suami juga tidak mengungkapkan ketidaksenangan


nya. Maka dua menantu perempuan tidak bisa berkutik terpaksa berdiam diri menahan rasa kesal di dalam hati masing-masing.


" Aku setuju dengan cara pembagian rumah dan tidak membantah ini sama sekali.Karena kakak perempuan juga memiliki rumahnya sendiri di keluarga suami"


Dua kakak ipar langsung lega dengan pengaturan ini mereka sampai berfikir rumah ini juga akan dibagi menjadi empat bagian berapa kecil hasilnya nanti.


" aku hanya mengatakan masalah uang yang perlu dibagi menjadi empat bagian. Setiap orang akan mendapatkan Rp150 kan"


"Dan lagi masalah jam tangan itu, Cucu di rumah ini bukan hanya Bai yun dan bai jiahui kan. Karena pembagian ini harus adil ,maka semua cucu harus masuk hitungan. kakak bai you memiliki tiga anak. Kakak perempuan bai xinyi memiliki dua anak dan kakak baitou ada dua anak"


" apa maksudmu jam ini harus dibagi sama banyak. Mereka cuma ada dua kan. Apa kita harus menjualnya dulu dan membagi uangnya sama banyak begitu maksud mu?"


Kali ini kakak ipar pertama, he lanlan tidak tahan lagi. Dia langsung mengatakan apa yang dia pikirkan saat ini juga .


Pada awalnya dia sangat bersuka hati.mendapatkan dua buah jam tangan sekaligus. Untuk hadiah perpisahan.


Menurutnya ini sangat wajar mengingat suaminya adalah anak pertama lelaki, itu memang hak mereka.


" aku juga setuju ini dibagi ulang. Namun tidak setuju karena harus dibagi sama rata dengan cucu perempuan juga. Bukankah ini aneh?" kata kakak ipar kedua Zhou liwen.


" lagipula zizi masih kecil, dia belum berumur sepuluh tahun .Tiba saatnya nanti jam itu juga sudah berkarat dan tak bisa digunakan lagi" bantah he lanlan.


Pada dasarnya dia ingin dua jam iyu kedalam kantong nya bukan di bagi seperti ini.


Setelah uang juga dibagi itu menyusut dengan drastis.


Harapannya hanya tinggal pada dua jam ini saja .Tapi jam ini juga terancam lepas dari tangannya bagaimana dia bisa senang.


Baili belum menyelesaikan kata-katanya .Namun kedua kakak ipar ini sudah memperlihatkan wajah asli mereka masing-masing.


Baik itu bai you atau Bai tou jadi malu melihat perilaku menantu perempuannya.Mereka berusaha mencegah dengan menarik menantu perempuan masing-masing ke sudut ruangan.


"Ayah,ibu maaf heheh"kata bai you tidak enak hati.


" tidak apa-apa perpisahan itu baik untuk kita kan?"


"Ya Ayah dan ibu benar,kami tidak akan minta banyak.Sesuai dengan pengaturan ayah dan ibu saja" kata baitou menimpali.


Dalam hati dia juga meyakini jika perpisahan itu sebenarnya adalah baik untuk semua orang.


Perpisahan bukan berarti mereka tidak akan berbakti pada kedua orang tua mereka lagi.


"Oke bis akau lanjut kan?" tanya baili.


"Ole adik perempuan" keduanya akur dengan cepat.Bai you melirik jam tangan itu dengan menelan ludah.


Jam ini walau bagaimana pun adalah milik adik perempuannya. a

__ADS_1


Bagaimana dia mengatur nya itu adalah urusan dirinya sendiri. Mereka bahkan tidak berhak ikut campur. Namun adik perempuan ini berbaik hati untuk memberikannya begitu saja mengingat mereka adalah keluarga yang berhubungan dengan darah.


Dia juga tidak menolaknya karena keluarga nya juga butuh itu .Tapi sekarang jam ini juga terancam untuk dijual kembali.Demi keutuhan keluarga baiyou juga tidak banyak berkomentar.


baili pergi ke kamarnya untuk berpura-pura mengambil sesuatu. Padahal barang itu tetap ada pada tubuhnya namun dia tidak akan mengekspos itu terlalu cepat.


Ketika kembali dia meletakkan Lima buah jam tangan sekaligus .Yang membuat jam itu berjumlah tujuh buah.


Baik kakak ipar dan kakak lelaki. Semuanya terkejut melihat jumlah jam tangan yang ada di meja. Jadi sebenarnya baili tidak hanya memiliki beberapa buah jam yang dia jual di kota. Melainkan menyimpan sisanya di rumah seperti menyimpan tisu bekas.


" Di sini ada tujuh buah jam jadi setiap cucu bisa menerima satu buah perorang. Apakah ini adil, kakak ipar?" tanyanya seraya memandang dua kakak ipar yang tadi memberontak.


Kali ini keduanya menatap baili dengan malu-malu tapi mereka justru menyalahkan baili kenapa tidak mengatakan secara jujur jumlah asli jam tangan itu. Jadi mereka tidak akan merobek wajah begitu cepat tadi.


lagi pula mereka pasti tidak menduga jika baili memiliki banyak jam tangan seperti ini Kalian bisa bayangkan berapa harga jam tangan di pasaran.


1 buah jam tangan itu berharga


Rp 200 di pasaran .Baili mengaku jam tangan ini adalah barang palsu.Tapi mereka masih bisa dihargai dengan Rp150 tanpa tiket.


Sedangkan Rp200 itu sebenarnya gaji pegawai sebulan di di pabrik. Sama dengan penghasilan penduduk desa selama dua tahun jika mereka bekerja keras.


Sekarang mereka memiliki tujuh buah totalnya yang tergeletak begitu saja di meja makan. Jika semua ini digabungkan, bukankah mereka memiliki uang paling banyak di desa saat ini .


Tiba-tiba dua menantu perempuan menyayangkan perpisahan ini. Mereka baru tahu jika keluarga bai sebenarnya adalah orang terkaya di desa.


" Kalau begitu setiap cucu akan mendapatkan sebuah jam tangan sebagai hadiah perpisahan. Semua orang berhak melakukan apapun pada jam itu tanpa perlu izin dari orang tua. Namun begitu keberadaan jam ini jangan disebutkan pada kepala desa ataupun sekretaris nanti .Karena kita tidak perlu keributan tambahan"


"Oke ayah" mendengar pengarahan ini semua orang setuju dengan cepat mereka sangat puas dengan hasilnya dan ini adalah lebih baik daripada sebelumnya.


" barang-barang di gudang bisa dihitung dan dibagi empat juga. Tapi mulai besok usahakan dibuat gudang sendiri di rumah masing-masing.Selain itu jatah kakak perempuan. Tidak perlu diserahkan. Ini akan disimpan oleh ibu hanya akan digunakan pada saat darurat saja"


Semua puas dengan pengaturan ini jadi tidak ada yang bersuara lagi. Hanya memikirkan uang Rp150 di tangan dengan beberapa buah jam tangan.


setelah puas dengan pengaturan ini semua orang kembali ke kamar masing-masing tidak ada yang tidur sampai pagi datang mereka sibuk memikirkan tentang apa yang harus mereka lakukan besok pagi.


Yang jelas tidak ada satu pun dari mereka yang akan pergi bekerja mengambil cm.


Pagi-pagi sekali bai you pergi ke rumah kepala desa untuk melaporkan perpisahan dengan beberapa cerita yang ditambah dan dikurangi.


Hal pertama tentulah wajah terkejut dari kepala desa yang sebenarnya menginginkan hubungan pernikahan putra bungsu dengan baili.


Namun setelah mendapat konfirmasi dari kakek bai,dia langsung mengatakan jika baili hanya akan merekrut. Kepala desa langsung mundur sepuluh langkah.


Jangan pernah menegosiasi pernikahan lagi dengan keluarga bai. Mereka semua sudah gila.


Sekarang kegilaan itu bertambah lagi dan mereka memikirkan sebuah perpisahan tanpa sebab yang jelas.


Tapi siapa yang mau melayani keluarga miskin dan gila itu .


Dengan santai kepala desa tentu saja setuju dan meminta baiyou untuk kembali. Dia akan datang ke rumah keluarga bai serta sekretaris dan juga kapten tim sebagai saksi.


Setelah baiyou kembali dari rumah kepala desa. Dia bergegas menyusun meja dan kursi di halaman.


di desa tidak ada jamuan khusus untuk menjamu tamu yang akan tiba. Hanya ada air hangat di mangkok sebagai basa basi.


Ini memang sudah biasa di desa Jiang cun. Namun jika seseorang bisa menyajikan tamunya dengan air gula merah atau air manis. Itu sudah dianggap sebagai keluarga terpandang.


baili juga bisa melakukan hal itu sebenarnya. Tanpa banyak memakan biaya. Namun dia tidak akan melakukan itu hanya untuk menjaga wajah keluarga bai.


Jangan terlalu mencolok.


Semua orang sedang sibuk mempersiapkan sidang khusus pagi ini .Bersama kepada desa dan sekretaris desa.

__ADS_1


Namun baili tetap santai di ruangan tunggunya menunggu waktu terbaik untuk lari berbayar.


selama mengumpulkan barang-barang ini sekarang ruang tunggu nya sudah sesak sehingga dia sulit berdiri di tempat. Namun dia tidak peduli dengan itu. Ada banyak hal-hal kecil yang bisa diambil secara gratis kenapa dia menolak melakukan itu.


__________________&&&&__________


Gelang warna warni 100 paket


Buku cerber terlaris terbitan


70an dan 80 an 3 eks


Set lengkap kosmetik 20 set


Sabun pemutih 200 set


Tabir Surya 100 set


P3K 10 set


troli belanja 1


__________&__&_________________


Setelah menuliskan Baili langsung bersiap-siap untuk memulai lari paginya. Setelah berpengalaman selama setengah bulan .Baili mendapat tahu jika dia sangat mudah melakukan itu di dalam , namun sulit untuk berlari secepat itu di luar.


Jadi dia sedikit santai apalagi jika menggunakan troli. Ini akan lebih mudah lagi. Hasilnya akan lebih banyak meski begitu ada saja barang-barang yang terlewatkan olehnya.


Untuk sejauh ini Baili puas.


Setelah menyelesaikan rutinitas nya. Akhirnya baili menarik troli pergi ke ruang tunggu di mana ruang tunggu ini selalu sudah penuh sesak dengan barang-barang yang belum bisa dipakai.


Memang sangat mudah mengambil barang menggunakan troli setiap paginya .Namun troli ini tidak bisa dikembalikan lagi ke supermarket setelah dia menggunakannya.


Hasilnya troli juga menjadi menumpuk yang menambah sesak uang tunggu.


Andai saja troli ini bisa dijual di luar sana. Dia pasti akan menghasilkan beberapa rupiah lagi. Namun situasi di luar sangat tidak menguntungkan untuk melakukan itu. Troli belanja tidak diproduksi di era tahun 70-an.


Andai bisa di jual lagi ke supermarket.


Ehh


Tunggu dulu ,bukankah dia juga memiliki area penjualan miliknya sendiri. Kenapa tidak mencoba air dengan troli belanja ini.


Setengah berlari, baili berjalan menarik satu troli menuju ke area penjualan atau namanya.


Dengan cepat baili nama troli berikut harga yang dia inginkan di sana.


Karena ini hanya untuk mencoba air bali menjualnya dengan harga paling murah. Rp50.000 per item.


Beli 10 gratis 1, itulah slogan yang dipasang baili di data miliknya.


Tiba-tiba ada garis merah yang tertulis di layar penjualan. Disebutkan jika item yang dijual tidak mencukupi.


"Hah apakah ini diterima? troli ini hanya satu ,aku menuliskan nya beberapa, ini artinya troli ini diterima begitu saja. Tapi aku harus memenuhi kuota terlebih dahulu. tadi aku menawarkan beli 10 gratis 1. Artinya harus ada 11 troli yang diletakkan di area ini"


Baili meloncat karena gembira. Akhirnya dia menyelesaikan masalah troli yang menumpuk seperti gudang kecil di area tunggunya .Tentu saja baili memiliki jumlah tersebut.Bahkan dia memiliki lebih banyak dari itu.


dengan pas banget di bali menarik 10 troli lagi untuk diletakkan di area penjualan miliknya.


Sekarang dia hanya perlu menunggu apakah ada seseorang yang menginginkannya. jika ada orang yang membeli itu artinya saldo baili akan mengalami peningkatan.


Huhuhu aku akan kaya lagi, yes...

__ADS_1


?


__ADS_2