Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
121


__ADS_3

Sebelum Para pemimpin dan wartawan pergi meninggalkan desa, mereka di beri oleh oleh khas desa Jiang Chun.


Teh bunga dan saos jamur rasa daging dari Baili.Sedangkan untuk pemimpin kabupaten dan pemimpin Komune. Mereka masing-masing mendapatkan tambahan dengan dua botol arak buah buatan Baili sendiri.


Di harap kan pabrik segera di bangun secepat nya demi desa Jiang Chun sendiri.


Sebelum pergi pemimpin kabupaten menyerah kan sertifikat toko pertukaran Baili dengan membuka izin kerjasama dengan pabrik lain sesuai persyaratan Baili sendiri.


adapun perkataan Bali dengan toko pertukaran yang sama sekali tidak mendapatkan untung mereka juga percaya dengan kata-kata itu.


Menukarkan barang dengan sesuatu yang setara .Untung dari mana yang bisa diambil dari bisnis seperti ini.


Baili bahkan harus menambahkan modal dari kantongnya sendiri.


Ini adalah hal yang sudah diselidiki oleh pangsa pasar dan diakui oleh para ahli. Jadi pihak atas tidak lagi bertanya mengenai untung rugi dan percaya membabi buta pada kebenaran kata-kata ini.


setelah para pemimpin meninggalkan desa Jiang Chun kepala desa masih mengadakan pesta minum teh.


Ayah dan ibu baili yang sudah tua sangat bersemangat dan menangis haru saat Baili di wawancara.


Saat itu Baili adalah tokoh Sentral dari peristiwa bersejarah ini. Slogan-slogan yang disampaikannya juga inspiratif dan membuat motivasi tersendiri bagi warga desa.


"jangan tanya apa yang dilakukan negara untuk mu tapi tanyakan pada dirimu apa yang sudah kamu lakukan untuk negaramu"


Baili berkata begitu di tengah-tengah wawancara yang membuat darah para penduduk desa mendidih.


Mereka sangat kagum atas kata-kata Yang melampaui imajinasi. Kata-kata yang sulit dilupakan dan sesuai dengan era sekarang.


"Mari buat perubahan dan itu bermula dari keluarga sendiri"


Motivasi bagus untuk memperbaiki karakter keluarga.Ini lebih di sukai dari slogan pertama.


"Bibi kecil, mungkin surat kabar hanya akan menerbitkan ini beberapa hari lagi. Tapi bibi kecil adalah bintang di desa Jiang Chun.Jika pabrik di buka ini juga berkat Bibi kecil " kata warga tua yang bangga.


"mungkin kita tidak perlu repot-repot ke kota menjadi pekerjaan mangkok besi cukup tetap di rumah hahaha"


"jangan terlalu berharap dengan ini Mari kita jalankan kehidupan kita seperti biasa pabrik itu mungkin memerlukan satu atau dua tahun untuk direalisasikan"


"Ah selama ini kah?"


"kupikir begitu" jawab Baili yang langsung membuat warga seperti balon kempes.


"tidak masalah kita bisa memulai pekerjaan kolektif kita dari sekarang, bagaimana sepupu kecil " kata kepala desa.


"entah ada pabrik atau tidak yang pasti mereka harus tetap mencari nafkah dan hidup dengan mengandalkan poin.Sekarang,ayo lupakan dulu dan mari kita minum " kata kepala desa lagi.


Hari ini entah bagaimana dia ingin mabuk dan tidak ingin bangun dari mimpi.


Dia ditanya tentang keluarganya. Awalnya dia justru takut dengan wawancara yang mengarah pada keluarga namun Baili sudah mempersiapkan jawaban yang cocok dengan situasi ini.


Song linan secara suka rela dia pergi ke militer untuk mendukung garis depan.Song linan pada akhirnya mengagumi prajurit militer sebagai pahlawan yang gagah berani.


Ini adalah jawaban yang sempurna namun kenyataannya sangat jauh berbeda. Song linan tidak pernah rela tapi pergi dalam keadaan terpaksa.


Kata-kata ini menyiratkan jika song linan adalah pria yang cinta pada negara. Hanya kepala desa yang tau jika itu tidak benar sama sekali.


Siapapun tahu keluarga desa yang mengirim putra mereka pergi menjadi militer .Rata-rata berasal dari keluarga miskin yang tidak memiliki pilihan.


Song linan adalah putra kepala desa dan tidak memiliki kekurangan dari segi ekonomi.


Dia adalah pemuda kelas dua tapi di hati kepala desa dia adalah bola mata nya.


Jika saja, song linan tidak memiliki masalah di pabrik kain, mungkin kepala desa tidak akan mengirim nya kemiliter.


Kadang kepala desa menyesali tindakannya itu.Tapi song linan sudah mendekam dalam penjara sebanyak dua kali dan yang ketiga mungkin tidak bisa berubah lagi.


Sebagai seorang ayah, kepala desa merasa gagal dalam mendidik song linan sendiri.Bagaimana dia bisa percaya begitu saja dengan kata kata yang menyesatkan itu.


"Kepala desa, kau mabuk, pulang lah" baili melihat wajah kepala desa yang semakin jelek itu.


"Oh sepupu kecil, andai kau mau jadi menantu perempuan Linan , mungkin dia tidak pergi sejauh itu"kata kepala desa dengan wajah kosong.


Baili tergelak mendengar nya, beberapa penduduk juga mencibir kepala desa tapi mereka tidak akan mengatakan nya di depan wajah pria tua itu.


"Sepupu ku yang sudah tua, bisakah kau pikirkan sekali lagi.Kita adalah sepupu seharusnya linan adalah keponakan ku kan.Jika tidak pikir kan ini,apa aku harus memanggil mu sepupu mertua hem?" kata baili serius.

__ADS_1


"Hem begitu kah?" tanya kepala desa yang sudah tidak bisa berpikir jernih lagi.


Tapi dia pikir ini masuk akal.


Seorang keponakan yang menikahi Bibi nya sendiri.Ini salah.


Tapi dia dan Baili hanya sepupu jauh yang tidak bisa di sebut sebagai sepupu juga.


"Tapi kenapa tidak bisa ,duh pusing"pikir kepala desa.Dia menarik semangkok lagi arak buatan baili.


Sekali lagi kepala desa kagum.


Dulu mereka tidak pernah berpikir anggur bisa diseduh sendiri. Jika ingin minum anggur, mereka harus mengeluarkan tabungan yang tidak sedikit.


Jika tidak ada keperluan mendesak, anggur tidak akan diberikan pada tamu tapi justru akan dikonsumsi sendiri.


Bisa juga anggur dipersembahkan dengan tujuan menyuap atau menghangatkan hati para pemimpin.


"Tidak sepupu kecil, kau bisa jadi menantu perempuan song linan kan, Ayo menikah hahaha"kata kepala desa yang mabuk.


"Kepala desa, sepupu tua,aku sudah menikah,ingat?" kata baili, pria tua ini mengacau kan diri nya sendiri.


Dia mabuk berat sehingga lupa baili sudah menikah dengan Ran Shadong.


"Ehh benarkah? kenapa aku.. aku tidak tahu hem?" katanya dengan maya memerah.


Dia memiring kan Kepala nya untuk berpikir."ahh Shadong kan haha lupa aku hahaha "


Semuanya ikut tertawa keras melihat tingkah laku kepala desa hari ini.Dia menampilkan sisi lain dari dirinya di hari biasa.


Tapi hari itu bukan kepala desa saja yang mabuk dalam kegembiraan. Rata-rata pria di desa itu mengalami hal yang sama. Mereka belum pernah bisa menikmati arak sepuas ini dalam kondisi bahagia.


Seolah-olah masa depan itu semakin terang dan sedang menunggu untuk mereka raih.


Di kota Jian,Xi Yanyan juga sedang berbahagia hari ini.Bagaimana tidak,dia dan Jiang Yuan mendapatkan sertifikat pernikahan resmi.


Penantian nya setelah melewati satu kehidupan sudah berakhir. Pada akhirnya dia adalah pasangan resmi dari pria sukses di masa depan.


Karena usia yang sudah mencukupi syarat . Yanyan seharusnya pergi mengunjungi kerabatnya sebelum pergi ke area militer.


Setelah mendapatkan sertifikat keduanya langsung naik kereta api dan pergi ke kota sangjiang.


Jiang Yuan tidak bisa berlama-lama di satu tempat karena dia masih dalam tugas. Hanya karena janji dan persyaratan yang sudah mencukupi. Jiang Yuan akhirnya menyempatkan diri untuk ke kota cahaya dan mendapatkan sertifikat pernikahan.


Mereka tidak akan melakukan perjamuan makan untuk kerabat di kota cahaya. Namun perjamuan akan tetap dilakukan di kamp militer.


Di sana tiga anak sudah menunggu kehadiran ibu tiri yang baru.


Pasangan menikah di tahun ini sangat pemalu dan tidak bisa terbuka dalam mengumbar rasa sayang.


Mereka bahkan tidak akan bergandengan tangan di depan umum.


Ini juga yang terjadi pada pasangan yang baru menikah ,Yanyan dan Jiang Yuan.


Mereka duduk di peron selama beberapa menit sebelum kereta api tiba.


Perjalanan ke tujuan berdurasi selama 3 hari 4 malam. Selama itu Mereka akan melewati beberapa stasiun lagi.


Jiang Yuan membeli tiket tidur yang nyaman untuk perjalanan jauh. Menantu perempuannya masih muda dan belum pernah mengalami perjalanan jauh seperti ini.


Dia pasti tidak akan nyaman dengan tiket duduk terlebih lagi dengan tiket berdiri.Pemilihan tiket tidur lebih bagus daripada dua tiket di atas.


Mereka berdua mulai masuk ke dalam kereta api bersama puluhan orang yang memiliki niat yang sama.


Aksi saling dorong segera terjadi karena orang-orang justru tidak sabar berdiri di pintu masuk.Jiang Yuan memakai seragam militer jadi orang orang masih memandang tinggi kada seragam nya.


Meski begitu dia tidak bisa bertahan dengan pergerakan cepat dari puluhan orang di belakang.


Dengan sikap teguh , Jiang Yuan berusaha menghalangi agar menantu perempuannya tidak ikut terdorong.


Yanyan melihat perilaku yang membuat dia tersipu dan merasa bangga di saat yang sama. Siapa yang tidak menyukai pasangannya melindungi dia dari panas dan hujan.


Dulu dia sangat iri melihat yang Jiang Yuan melakukan hal-hal seperti ini pada Bibi kecil.


Sekarang Jiang Yuan adalah suaminya dan dia hanya boleh melakukan hal seperti ini pada dirinya . Tidak bisa pada wanita yang lain.

__ADS_1


Pernikahan militer adalah pernikahan yang dilindungi oleh negara. jika terjadi perceraian seorang prajurit besar kemungkinan akan dikeluarkan dari militer.


Hukuman paling ringan adalah penurunan pangkat orang yang terkait.


Jika ada sosok ketiga yang mencoba menggangu, mereka akan dihadapkan dengan hukum negara dengan hukum perselingkuhan.


Hukumannya adalah lima tahun menjadi tahanan reformasi dan ketenagakerjaan di pedesaan.


Siapa yang mau mengambil resiko seperti ini hanya karena menginginkan suami orang lain.


Setelah bersusah payah Yanyan akhirnya tiba di sebuah ruangan di mana ada ranjang susun di dalamnya.


Mereka memiliki dua ranjang susun satu di atas dan satu di bawah. Untuk mempermudah pergerakan Jiang Yuan memilih ranjang bawah untuk menantu perempuannya.


Dia dengan cepat mengatur barang-barang nya ke sisi dalam ranjang susun.


"Ayo duduk lah" kata Jiang Yuan pada Yanyan yang tersenyum malu-malu.Tapi dia mengangguk kecil dan duduk di ranjang bawah.


Melihat interaksi antara mereka berdua .Semua orang yang ada di ruang kecil ini, mengetahui jika mereka adalah pasangan.


Di ranjang kiri ada dua pria separuh baya , melihat dari pakaiannya mereka bukan dari kalangan bawah. Sepertinya mereka berdua sudah ada di sini dari stasiun lain.


Datangnya pasangan yang baru menikah bahkan tidak mengganggu waktu istirahat mereka berdua.


Saat ini wajar jika seseorang berperilaku acuh tidak acuh apalagi posisinya sedang di dalam kereta api.


Kereta api sangat ramai dan berdesak-desakan sehingga rentan penculikan dan perampasan.Banyak juga kasus tentang orang hilang yang berasal dari kereta api.


Yang paling disukai adalah wanita cantik dan anak-anak.


Di era ini CCTV belum ditemui. Jika anda kehilangan seseorang di kereta api.Besar kemungkinan anda tidak akan pernah bertemu dengan orang ini lagi.


Pihak kepolisian juga tidak berdaya dalam menanggulangi masalah seperti ini.


Ada begitu banyak kasus yang tidak terungkap sampai sekarang. Jadi semua orang harus bertanggung jawab pada diri dan keluarga masing-masing alih-alih mengharapkan bantuan dari pihak biro keamanan publik.


Jika dua pria tua itu acuh tidak acuh. Wanita tua yang bersama dengan cucu kecilnya beda lagi.


Dia juga masuk ke kamar ini lebih awal dari Jiang Yuan.


"Halo kamerad, apa kalian pasangan atau target?" tanya nya.


"Pasangan, Bibi sendirian?"tanya Jiang Yuan ramah.


"Ohh yah begitu lah,ini Cucu, dia tinggal bersamaku di desa tapi kami menghabiskan tahun baru di rumah ayahnya di kota kota cahaya " Kata nya dengan wajah cerah.


Jiang Yuan mengambil sebungkus permen dari kantongnya dan menyerahkan pada anak kecil itu.


Pria kecil itu sangat pemalu dan dia menyembunyikan wajahnya di balik tubuh sang nenek.


Dari matanya semua orang mengetahui jika dia menginginkan permen itu juga .Namun ada rasa takut dan sedikit enggan untuk mengambil permen itu dari tangan Jiang Yuan.


Tahun ini hampir tidak ada anak yang menolak godaan sebungkus permen.


"Ayo lah ambil satu oke,ini manis"bujuk nya pada pria kecil.


Neneknya mengisyaratkan dia untuk mengambil permen dan berterima kasih.


Dia mengulurkan tangan dan kembali menyembunyikan diri di balik tubuh wanita tua itu.Tapi dia membuka bungkus permen dan memasukkan nya ke dalam mulutnya dengan diam diam.


Jiang Yuan langsung mengingat tiga anak di rumahnya. Di kamp anak-anak terkenal nakal dan sering bertengkar dengan anak-anak lain.


Sebenarnya mereka melakukan itu karena terdesak dengan naluri mempertahankan diri. Orang dewasa mengetahui siapa tiga anak itu pada Jiang Yuan tapi anak-anak kecil di camp tidak begitu.


Mereka pikir tiga anak juang ini adalah anak tanpa ibu. Tanpa belas kasihan mereka diejek sebagai anak-anak liar yang tidak diinginkan oleh ibu sendiri.


Inilah mereka mengapa mereka bertengkar dan menjadi anak nakal di kompleks militer.


Sekarang Jiang Yuan akan kembali bersama seorang ibu baru. Akan kah tiga anak nakal ini menerimanya dengan tulus. Bisakah yanyan yang masih muda mengurus 3 anak nakal itu.


Jiang Yuan melirik ke arah Yanyan yang masih tersipu malu. Jauh di dalam hati Yanyan bahkan ingin menari dan melompat-lompat saat ini juga.


Dunia indah dan kekayaan yang melimpah akan menghampirinya sebentar lagi. Dia juga akan bertemu dengan tiga anak baik yang akan memujanya seumur hidup.


Kebahagiaan dan kekayaan, datanglah.

__ADS_1


__ADS_2