Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
233


__ADS_3

Xi Yanyan yang dipanggil ke kantor dekan segera, dia diberikan kabar jika desainnya lolos ke babak selanjutnya.


Sebenarnya kabar ini sudah dia perkirakan sebelumnya dan desain itu tidak akan jauh dari tiga besar.


Dia sudah berpikir keras untuk mengingat mode pakaian pada tahun itu. Meskipun berbeda namun akan mendekati dengan produk aslinya.


Paling tidak satu langkah sudah terlewati hanya tinggal beberapa langkah lagi. Maka dia akan segera populer dan menjadi wanita kaya di tahun 70-an.


Ups ini sudah tahun 1980.


"ini adalah dokumen yang perlu ditandatangani dan bacalah jika tidak mengerti"kata dekan pada 15 kontestan yang hadir.


Semuanya mengangguk setuju meskipun mereka belum membaca dokumen secara detail namun sekilas sudah tahu apa isinya.


Lagi pula dokumen ini juga telah diteliti oleh para dekan sebelumnya. Sehingga keaslian dan keamanannya bisa dijamin. Lagipula bukankah hal ini sudah diketahui oleh khalayak umum sebelumnya.


Dengan begitu tidak ada yang menolak untuk menandatangani berkas tersebut. Termasuk dengan Yanyan sang pahlawan wanita ,dia menandatangani berkas dan tersenyum lega setelahnya.


Sementara 5 kontestan lagi perlu memikirkan apakah mau bekerja sama atau tidak . Jika mereka menginginkan maka mereka secara sadar harus mendatangani surat perjanjian dan penjualan hak cipta.


Di masa depan mereka tidak bisa menuntut dan mengatakan itu adalah produk dari hasil karya mereka sendiri. Karena sejatinya setelah berkas ditandatangani mereka sudah melepaskan hak untuk itu.


Selain daripada uang langsung, mereka tidak akan mendapat piagam penghargaan ataupun deviden dan sejenisnya.


Setiap desain akan dihargai sekitar Rp 200 dan lima desain artinya senilai Rp 1000 yang sangat banyak.


surat dokumen ini ada tiga baris , satu dipegang oleh pihak pabrik,satu lagi untuk kontestan dan satu lagi disimpan oleh universitas.


Guan Ru tersenyum dengan Rama dan mengulurkan tangan untuk menyapa semua orang.


"selamat bekerja sama dan selamat bersaing"katanya pada setiap orang.


Dia juga tersenyum pada Yanyan secara simbolis. Sebenarnya guan Ru sama sekali tidak memiliki kontak dan bahkan tidak tahu siapa sosok Yanyan ini.


Di matanya yanyan hanya lah salah satu kontestan yang terpilih dan itu tidak lebih sama sekali.


kepala pertunjukan desain di sebaiknya diadakan di universitas saja. Mereka juga bisa memberikan tanggal yang cocok agar pada hari itu Lili dari keluarga baili bisa turun tangan.


Dan waktunya adalah tiga minggu lagi.


Dia juga melewati senyum sinis dan senyum penuh ejekan yang dilontarkan oleh Yanyan di belakang punggungnya.


Ketika guan Ru meninggalkan universitas, dia pergi dengan 5 dokumen di tangannya.


pemiliknya sudah melepaskan segala hak atas desain ini. sejak mereka menandatanganinya semuanya adalah hak milik pabrik beily sudah mengatakan jika berkas sudah ditandatangani besok mereka bisa memproduksi 5 desain ini menjadi produk yang baru.


Karena tidak begitu percaya dengan desain yang baru ini jumlahnya akan dibatasi .Jika ada kemajuan maka akan mengalami produksi kedua.


Mengikuti kemampuan produksi pabrik pakaian jadi saat ini mereka bisa menghasilkan barang dan langsung dikirim keesokan harinya sebagai produk contoh.

__ADS_1


Tujuannya tentu saja dituju ke kota berbeda.


karena itu ketik ketika kembali lagi ke rumah Bali sebenarnya Guan ru tidak bertemu tapi langsung bertemu dengan Feng an.


Di bawah Feng an sudah ada seseorang yang bisa membuat pola produk dari desain itu.


Melewati stasiun pola produk langsung dipotong.Pada hari itu juga dari 5 desainer yang artinya 25 model pakaian sudah langsung diproduksi secara massal.


Beberapa desain sudah di beri tanda oleh Baili yang menunjukkan produk itu akan menjadi produk kelas atas dengan jenis kain yang berbeda.


ketika pabrik sedang mengolah pakaian jadi sebenarnya gua dulu berlari lagi untuk menghubungi beberapa kota seperti Shanghai dan yang lainnya.


Mereka akan melakukan pengiriman dan berharap , Tim Wang sufeng segera bersiap siap untuk menyambut barang jadi.


Sejak baili melahirkan seorang baili kediaman bai tidak pernah sepi pengunjung. Selain dengan Bai Xinxin yang lebih sering kembali ada jaga ada juga tiga keponakan yang tidak pernah Alfa untuk pulang.


Ada juga nenek dan kakek uang yang lebih kerap berkunjung karena kesibukan mereka saat ini benar-benar bisa dibilang nol besar.


Saudara Wang Danu benar-benar sudah merasakan manisnya hidup di kota besar. Jadi mereka mengirim sejumlah dana dan membiarkan menantu perempuan masing-masing untuk hidup bersama-sama di ibukota.


Dua dari mereka sudah membeli sebuah hunian.Sementara yang lain masih nyaman tinggal bersama di rumah Wang Danu.


Karena itulah nenek Wang sebenarnya tidak memiliki kesibukan lagi di rumah .Karena semuanya sudah diambil alih oleh orang menantu perempuan.


Karena itu mereka memiliki banyak waktu untuk berjalan-jalan ke rumah keluarga bai.Apalagi lokasi rumah itu sangat nyaman dan ayah juga ibu baili masih menyambut mereka dengan tangan terbuka.


Belum lagi nenek dan kakek Wang ada juga ibu Han pan. Dulu dia memang selalu ingin mampir namun agak risih karena takut dipikir mau mencari keuntungan pribadi.


Ini adalah pertama kalinya menantu perempuan Guan Ru menampakkan dirinya pada keluarga bai.


Sejak pertama kali datang semua orang berinisiatif untuk melakukan kunjungan yang kedua ,ketiga dan seterusnya .Karena itulah keluarga bai tidak lagi sunyi.


Ayah dan ibu baili yang sudah tua sangat menyukai ini dan berharap mereka akan terus datang di masa depan.


Tapi sebenarnya tidak semua orang dalam keadaan bahagia saat ini. Salah satunya adalah Jiang bai.


Dia dan Ran Shadong masih berada di akademi militer yang sama.Tapi benar-benar terpisah gedung karena jurusan yang berbeda.


Setiap departemen pula memiliki rahasia pribadi yang tidak bisa diungkapkan meskipun itu masih sesama militer sendiri.


jadi Jiang Yuan tidak tahu apa yang dilakukan oleh Ran Shadong di departemen penelitian.


jika tahu pun dia tidak akan pernah memikirkan itu adalah sebuah masalah baginya ransadong adalah pria yang memiliki usia pendek dia bisa mati kapan saja dan di mana saja karena itu ransel dong bukanlah sebuah halangan untuk yang Yuan bersatu dengan baik di masa depan.


Karena Ran Shadong akan segera meninggal. Bukankah pada waktu itu kesempatan untuk bersama baili lagi dan menjadikannya sebagai menantu perempuan akan menjadi nyata.


Selama waktu menunggu itulah yang Iwan segera menumpukkan harta benda dan mencoba membuat dirinya kaya paling tidak harus setara dengan Baili saat ini.


Setelah mengikuti Baili sebagai pebisnis rahasia sebenarnya kekayaan Jiang Yuan sudah pun berlipat ganda.

__ADS_1


berbekalkan mimpi ujian Iwan menyadari betapa bagusnya baili dalam membuka lahan usaha baru dan bisa menjadi kaya berdasarkan itu karena itulah dia mengikutinya dari belakang tanpa banyak bicara.


fakta memang mengatakan hal ini adalah kebenaran. Buktinya dari sejumlah modal yang dia pertaruhkan di awal. Sekarang modal bukan hanya kembali tapi keuntungan yang dia dapatkan sudah lebih dari modal itu sendiri.


Dan itu sudah dipotong dengan biaya tenaga kerja.


Hal ini membuat Jiang Yuan bertambah kagum dengan wanita yang seharusnya menjadi menantu perempuannya sendiri. ini membuatkan dia semakin bersemangat saja mengumpulkan pundi-pundi rupiah berharap dengan kekayaan yang nanti dia kembangkan Bailey akan kembali ke pangkuannya..


Hanya saja untuk itu dia harus menunggu Ran Shadong menjemput ajalnya. Mereka adalah sahabat lama pasti Jiang Yuan tidak mengharapkan hal yang buruk terjadi kepada Ran Shadong. Tapi perlu diketahui itu memang sudah nasibnya dan umurnya memang sudah ditakdirkan akan pendek.


Lagi pula dalam perang dan cinta semuanya di benarkan.


selagi menunggu waktu itu benar-benar datang dan menunggu kekayaannya yang menumpuk. Kabar lain segera menghantam pemikiran Jiang Yuan seperti sebuah topan dan angin ****** beliung.


Baru saja dia membaca sebuah koran pagi dan isinya membuat kepalanya hampir pecah.


Ran Shadong tidak saja urung menjemput kematiannya sendiri. Dia sekarang menjadi seorang peneliti yang sangat dihargai oleh negara dan ketua di atas pun memujinya dengan sangat.


Bukan hanya itu Ran Shadong juga dikatakan mendapatkan hadiah dari atas berupa Rp 50,000 dan dividen atas produk itu sebanyak 5% dan itu berlaku seumur hidup.


Adapun mengapa itu berlaku seumur hidup ini dikatakan undang-undang dari hak cipta dan hak paten itu sendiri.


Hanya dengan ini saja Ran Shadong tidak perlu bekerja keras seumur hidup. Dia bisa santai dan menerima deviden sepanjang hidupnya.


Yang lebih mengerikan lagi pihak luar segera datang untuk menagih kerjasama atas hak paten itu. Bahkan beberapa orang ingin membeli hak paten itu untuk diri mereka sendiri.


Tidak disebutkan di dalam surat kabar. Tapi jiang Yuan menyadari angkanya tidak akan kecil jika produk sudah dilirik oleh pihak luar.


Bukankah artinya harta yang sekarang sedang dia kumpulkan. Tidak akan bisa melampaui kinerja Ran Shadong hanya untuk satu produk penelitian saja.


Bagaimana jika di masa depan dia menemukan produk baru dan mendapatkan dividen lagi .Bukankah artinya jurang di antara mereka sudah sangat jauh dan akan sulit bagi Jiang Yuan untuk mengejarnya.


"tidak aku tidak boleh kalah dalam hal ini. Lili adalah menantu perempuan ku, Ran Shadong kenapa kau tidak mati saja. Itu adalah takdirmu maka cepatlah pergi"Pekik Jiang Yuan yang sudah kesal .


Dia melempar apa saja yang ada di atas mejanya saat ini. Untung saja tidak ada orang di sekitar jika mereka melihatnya mungkin akan berpikir jika Jiang Yuan sudah hilang akal.


Sejak hari itu Jiang Yuan mulai memikirkan tentang uang, uang dan uang saja .Bukan lagi bagaimana mencari jasa di kemiliteran ,dia bahkan tidak sempat belajar bagaimana menyusun strategi perang di lapangan.


Kinerjanya di bidang militer merosot dengan cepat .Namun begitu tabungan keuangannya malah meningkat.


Semua ini dipicu oleh surat kabar yang mengabari kabar baik.Tapi sebenarnya ada orang lain yang ikut membaca surat kabar hari itu dan ternganga lebar.


orang ini menggosok-gosokkan matanya dan mengejar-ngejarnya berbagai kali dia bahkan mencoba membaca surat kabar itu berulang-ulang.


Seolah-olah apa yang dibacanya hanyalah sebuah fantasi.Setelah memastikannya pria itu tidak ayal jadi terkejut tapi kemudian dia tersenyum dan tertawa dengan keras.


Ran Shadong maupun baili sama sekali tidak menyadari akibat dari surat kabar yang beredar hari ini. Mereka sebenarnya sedang merekrut musuh lama dan juga musuh yang baru.


Hari di mana surat kabar itu diterbitkan.Ada tiga orang yang sedang merencanakan sesuatu atas pasangan ini.

__ADS_1


Meskipun merasa tujuannya berbeda tapi sasarannya masih sama.


Baili dan Ran Shadong


__ADS_2