Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
The whole country is red.


__ADS_3

Bus bolak-balik dari komune ke kota ada dua sesi.Jika baili ingin ke kota setelah makam siang ,dia harus pergi ke komune sebelumnya.


Jam untuk kembali adalah jam lima sore dan tiba di komune hari sudah gelap .Belum lagi jika berjalan kaki dari komune ke desanya.


Ini sudah begitu terlambat.


Ibu tua ingin menolak baili tapi pria tua itu mengizinkan nya begitu saja.Wanita tua itu mengerut kan dahi nya yang memang sudah berkerut.


Ini lucu.


Segera saja baili berangkat ke pintu gerbang desa.Ibu tua itu mengantarkan nya dengan khawatir.


Tiba di pintu gerbang desa.Baili melirik apa ada orang lain di sana.Merasa aman, baili menarik ibunya ke sudut.


Awalnya wanita tua itu tidak mengerti tapi kemudian matanya terbuka lebar.


Sepeda merk Phoenix.


Baili benar benar mengeluarkan sebuah sepeda merk Phoenix dari ruang tunggu nya.


"Lili..ini..se...sepeda?"


"Hem aku sudah kama mendapatkan nya tapi baru sekarang aku bisa mengunakan nya bu.Karena ini dari tempat dewa,dia tidak perlu di kayuh.Kecepatannya lebih cepat dari bus yang pergi ke kota itu lho" kata Baili bangga.


"Hah begitu kah?ini ..ini hebat "beberapa kali orang tua ini mengelus elus sepeda dengan keranjang di depan.


Sepeda Phoenix sekarang ada dua model.Yang satu tinggi tanpa keranjang ,ada dudukan besi lebar untuk penumpang di belakang.Di tengah ada besi bulat panjang yang di sebut dengan balak.


Terkadang ada penumpang yang duduk di balak ini.


Setelah dua tahun berjalan barulah sepeda Phoenix wanita di produksi.Sepeda ini lebih rendah , hadir dengan keranjang tapi tanpa balak di tengah nya.Kursi belakang masih ada tapi lebih kecil.


Model ini yang di tiru oleh Baili.


"oke bu,jadi jangan khawatir lagi kan hehehe "kata baili yang melihat wanita tua itu masih bengong.


"Hah pergi cepat dan kembali dengan cepat juga "lambai nya.


Baili di dorong begitu saja. Tanpa ragu baili naik dan memasukkan kunci starter.


Brrrrrr


Suara halus sepeda listrik ini,mau tak mau membuat wanita tua ini terkejut lagi.Ini benar benar mengeluarkan suara yang mirip dengan suara bus itu. Tapi suara nya tidak berisik.


"Da ibu,lain kali kita pergi berdua ke kota.Ibu sudah lama tidak ke kota kan?"


"Ya..ya kain kali ajak ibu juga hehehe"


Baili langsung berangkat pergi dengan kelajuan 100 km perjam.


Dengan kelajuan seperti ini dia bisa tiba di kota dalam waktu setengah jam saja.


Ibu tua hanya bisa melihat debu yang di tinggal kan oleh sepeda listrik Baili.


Tiba-tiba hati tuanya bergetar.


Keluarga bai sedang di berkati oleh dewa.


Satu jam kemudian baili tiba di pintu gerbang kota.Dia turun dan menyimpan sepedanya lagi ke ruang tunggu.


Tujuan utama Baili adalah kantor pos.Dia perlu berjalan dua puluh menit ke sana.


Seperti kemaren, Baili mengirimkan empat surat untuk empat alamat koran yang berbeda.


Ehh


Baili yang sudah melangkah keluar berbalik lagi ke kantor pos.Dia melihat ke arah gadis yang melayani nya tadi.


Dengan ragu Baili berkata "Kakak yang baik, paman ku bertanya apakah ada perangko lama kak.Dia suka menyimpan nya"


"Perangko lama?ada mau berapa banyak?"


Yuhuu ada harapan.


"Kalau bisa semua nya aja hehe" katanya pura pura polos.

__ADS_1


"Oke tunggu sebentar"


Dia termasuk penjual yang ramah.


Jika orang lain mereka mungkin berpikir mereka adalah dewa yang harus di sanjung.


Dari kepangan nya dia sepertinya masih gadis yang belum menikah.


Mungkin dia baru masuk atau pekerja sementara.


Pantas saja dia ramah.


Tak lama kemudian dia datang dengan setumpuk perangko lama yang belum terjual.


Ada bonus tertentu jika satu eksemplar terjual.Meski tidak berharap banyak tapi dia bisa mencoba nya.


Baili tercengang melihat begitu banyak lembaran yang ada.Ini sungguh di luar dugaan.


Baili membolak-balik perangko yang kebanyakan nya masih lengkap.Ada perangko lama yang tinggal separuh ada juga yang hanya terpakai dua atau tiga keping saja.


Tiba-tiba tangan Baili kaku.


Baili ingin menjerit kaget tapi dia menahan nya jangan ada yang curiga.


Ini adalah perangko legendaris.


The whole country is Red ..



perangko yang satu ini berasal dari Cina dan pertama kali dikeluarkan pada tahun 1968 saat revolusi kebudayaan .


Perangko ini merupakan karya Wang weiseng dengan gambar seorang buruh ,petani dan tentara yang memegang buku selected work of chairman Mao" yang berhasil terjual seharga USD 250.000 atau setara dengan 3,3 miliar rupiah..


Baili tidak menyangka dia akan menjadi seberuntung ini mendapatkan perangko termahal di China.


Meskipun yang lain tidak seberharga itu ,namun baili yakin jika dia meletakkannya di area penjualan. Hal ini juga akan bernilai dengan uang yang membuat akun saldonya gendut


"ehem ehem.. Kakak kupikir aku mau semuanya apa bisa kakak hitung berapa yang harus aku bayar?"


"Oke tunggu sebentar aku akan memanggil Manager dulu"


mungkin jika bali membeli satu explain persijap dia bisa menangani menangani nya namun bailey menginginkan semuanya tanpa berpikir jadi ini adalah bisnis besar karena itu dia buk bukanlah wewenangnya lagi.


segera saja penjual di kantor pos ini berlari ke dalam dan ke luar bersama seorang pria tinggi jangkung di atas 30-an.


kemungkinan dia adalah ketua di kantor pos ini.


" halo kamerarad hem


"Baili hehehe "


" oh kamera bali apa benar kau ini membeli keseluruhan perangko lama ini?"


" saya serius ,apa lagi saya perlu kembali secepatnya ke desa sebentar lagi .Jadi tidak punya banyak waktu untuk memilih" kata Baili berkeringat sangking gugupnya dia.


Manajer kantor pos berpikir jika baili memang sedang dikejar waktu.


" oke kalau begitu mari kita hitung dulu" katanya bersemangat.


Dia segera memanggil beberapa orang pekerja kantor pos dan menghitung nya bersama-sama.


Sangat jarang bertemu orang yang mengkoleksi prangko. Tapi ini juga wajar mengingat semua orang memerlukan perangko untuk berkirim surat.


Saat ini harga perangko hanya sekitar 1sen per item. Karena yang diinginkan oleh Baili adalah perangko lama . Jadi harganya bisa dipotong setengah.


Perlu setengah jam untuk menghitung semua perangko yang tersedia. Akhirnya sebuah angka disebutkan dengan hati-hati.


" jika dihitung dengan harga sekarang. Ini seharusnya Rp300 dan 80 sen.Karena ini adalah perangko lama jadi dipotong setengah menjadi Rp150 dan 40 sen. Mengingat jumlah yang begitu banyak ,bagaimana jika 40 sen dipotong dan kita ambil harga bulat nya menjadi Rp150" katanya.


Harga ini memang cukup mahal jika anda membeli perangko yang tidak mungkin dipakai dalam jangka waktu yang dekat.


Hanya baili yang tahu harga asli dari barang-barang ini . Mereka akan meningkat menjadi ribuan kali lipat dari sekarang. Jadi harga ini sebenarnya harga yang kecil bagi Baili.


"Oke" baili langsung mengeluarkan jumlah uang yang disebutkan oleh manajer tadi.

__ADS_1


Setelah membayar kan uang baili bergegas pergi namun sebelum pergi dia berpesan pada manager jika ada perangko lama lagi. Di masa depan dia juga akan menerimanya.


Yang paling diutamakan adalah perangko yang" tidak berharga" tersebut.


"pernahkah kamerad bai mendengar perangko monyet merah ?perangko ini akan dimusnahkan dalam waktu dekat namun jika kamerad menginginkannya aku bisa mengurus itu "


Mata baili segera berbinar terang mendengarnya. Perangko monyet merah adalah salah satu perangko yang berharga jutaan. Meski itu masih dibawah perangko di atas. Dia juga berharga karena kualitas nya.


Entah bagaimana perangko ini tidak laku dijual setelah dia diproduksi. Sebanyak jutaan exklempar yang diproduksi .Hanya beberapa keping yang terjual.Karena itulah dia akan di hancurkan dan tidak digunakan lagi.


Penghancuran inilah yang membuat harga perangko tersebut naik di masa depan.


" tentu saja aku mau dan carilah sebanyak yang manager bisa" kata baili senang.


Ketika dia berangkat dari rumah tadi dia tidak berpikir jika perjalanan ini akan berharga miliaran rupiah.


Baili keluar dari kantor pos dan pergi ke sebuah lorong kecil. Sampai disana baili di langsung pergi ke ruang tunggu .Dia tidak akan lama pastikan ini hanya sebentar di luar.


Langsung saja baili masuk masuk ke supermarket dan pergi ke area penjualan.


Semua perangko tadi diletakkan di atas air di dalam area dan memutar tombol penjualan otomatis.


Setelah tombol penjualan atau mati sini artinya semua hal tentang jual beli diurus oleh pihak online shop susu.


Dia tidak akan ikut campur tentang siapa dan bagaimana barang-barang ini dijual. Baili hanya tahu sejumlah uang akan masuk ke dalam rekening nya.


troli berhasil dijual oleh online shop susu namun setengah setengah harga penjualan dipotong langsung oleh online shop susu.


awalnya bali masih bergembira mendengar dia akan menerima Rp250.000 setelah mengalami pengurangan harga tersebut.


Namun siapa tahu online shop susu masih melakukan perubahan mata uang yang berakibat dari daya beli masyarakat di era di mana sang penjual berada.


Mari kita pikirkan cara penghitungan online shop susu ini.


Jika kita berada di tahun 2000, dengan Rp250.000 .Anda bisa membeli 2 kg daging.


Harga daging di tahun 70-an masih berkisar 80 sen jika di kali dua itu adalah 160 sen. Yang bahkan belum menjajah setengah dari Rp100.


Awalnya baili sangat kecewa melihat harga yang dia dapatkan dari menjual 10 troli tersebut. Namun jika di pikir lagi, itu adalah barang-barang gratis.


Uang pada saldo juga ada dua jenis. Sesudah ditukar atau sebelum ditukar.


Uang yang belum ditukar bisa dipakai untuk membeli barang-barang di era modern melalui online shop susu.


Uang yang sudah ditukar bisa diambil dan digunakan di luar semaunya.


Namun begitu ada beberapa syarat yang membuat baili sedikit pusing dengan pengaturan online shop susu.


Uang dari troli langsung mengalami penukaran karena troli juga berasal dari supermarket sendiri.


Pada dasarnya akun modern baili masih kosong dan akun lama baili, sudah terisi 160 sen dari hasil penjualan troli tersebut.


Namun begitu baili masih memiliki simpanan resmi . Yang dia dapat dari koran dan perpisahan kemaren.


Setelah dikurangi dengan pembayaran pembayaran perangko dia masih mengantongi Rp500 bersih.


Seperti kata kakak iparnya, baili adalah wanita terkaya di desa Jiangcun.


setelah keluar dari kantor pos bali langsung bergerak menuju tempat sampah legendaris.


Seharusnya di tempat inilah nanti putra pertama keluarga ran akan bekerja dan menghabiskan hari hari terakhirnya yang menyedihkan.


Baili juga berjanji kepada kedua kakak ipar untuk membelikan panci seperti yang dia miliki di rumah.Itu hanyalah alasan baili saja.Agar dia bisa pergi ke kota .


Sebenarnya baili memiliki dua kitchen set kitchen set, bisa saja dia mengambil beberapa panci dari kitchen set tersebut di ruang tunggu.


Ada juga beberapa makanan ringan yang baili tabung dalam lari berhadiah nya. ini bisa dikatakan sebagai oleh-oleh untuk dua keponakan kecil.


Ada begitu banyak barang yang baili timbun di ruang tunggu nya .saat ini ruang tunggu sudah membentuk gudang kecil .


Dia akan mengambil beberapa dan mengatakan jika barang-barang ini dibeli di departemen store.


Ini adalah alasan yang bagus untuk mengurangi timbunan barang barang ini.


Saat ini Baili tidak memikirkan barang apa yang akan dia ambil untuk dibawa kembali ke rumahnya. Dia hanya berpikir jika dia benar-benar menjadi wanita kaya hanya karena perangko yang tidak di inginkan.

__ADS_1


__ADS_2