
Setelah Baili mengatur pekerjaan, semua orang merasa puas.
Pengaturan ini juga bagus,dua keluarga bisa pergi ke hakou perkotaan.
Wajah dua kakak ipar segera jadi cerah lagi.
"Tapi...
Ehh.
Kata tapi terkadang menjadi kata yang tidak enak jika sebuah keputusan sudah dibuat .Wajah yang awalnya sudah cerah jadi mendung lagi.
" pekerjaan ini awalnya milikku.Aku tidak berniat memberikannya secara gratis"
"Bayar?"
"Ya kalian tahu harga sebuah pekerjaan kan?"
"Iya sih tapi kan hehehe"
" menurut perhitungan satu pekerjaan ini berharga Rp1.000. Namun sebagai saudara aku tidak akan memenangkan kalian dengan harga yang sama. bagaimana jika setiap penerima gaji kalian harus memberikan 10% gaji yang terlihat dapatkan dan itu berlaku sampai kalian berhenti bekerja.Jika sudah berhenti pekerjaan akan kembali padaku dan terserah aku pada siapa aku akan memberikannya lagi" kata Baili.
bali masih memiliki dua orang tua mereka juga ingin menikmati bakti dari anak-anak yang sudah dilahirkan.
Dulu mungkin mereka tidak memiliki kemampuan. Namun sekarang tiga kakak akan pergi bekerja ke kota dan menghasilkan. Kenapa ayah dan ibu tidak ikut menikmati padahal mereka masih hidup.
"Tapi sepuluh persen,apakah banyak?" bai you tidak tahu berhitung jadi dia bertanya bertanya jumlah 10% itu.
" itu tidak banyak , Hem setiap Rp100 adalah 10 sen , apakah banyak?"
" dikatakan gaji di perkotaan adalah Rp350. Jadi setiap bulan kami harus mengirimkan sekitar 35 sen ,begitu?" Tanya he lanlan serius.
"Hem kakak ipar pertama, tidak pandai berhitung tapi kalau masalah uang, pemikiran nya cepat" kata Baili lucu.
Hahaha..
He lanlan bersemu merah karena di ejek oleh Baili.
35 sen itu tidak banyak jadi semua orang setuju.Dengan ini baili bisa mendapatkan Rp100 dan lima sen setiap bulannya.
Di desa Jiang Chun dengan Rp100 anda sudah bisa makan kenyang.
Jadi Baili tidak rugi juga.
"Nah sekarang bagaimana dengan ayah dan ibu. Biasanya ketika terjadi perpisahan .Anak-anak tidak akan dikenai biaya dengan premis orang tua tidak di bawah sayap nya.
Namun tetap ada biaya untuk bakti anak. Ketika berpisah kita sama sekali tidak membicarakan masalah uang kebaktian ini. Sekarang kakak semua sudah memiliki pekerjaan kan.Jadi bagaimana dengan uang kebaktian?"
Semua orang melupakan hal-hal dasar seperti ini.Ayah dan ibu Bai memiliki empat anak, dua putra dan dua putri.
Sekarang orang tua ada di bawah sayap Baili adik perempuan kecil.Dia yang harus bertanggung jawab atas makan dan minum kedua orang tuanya.
Sebagai saudara lelaki, mereka harus nya merasa malu mengalihkan tanggung jawab ini pada adik perempuan kecil.
Tapi Baili memiliki kemampuan lebih dari pada mereka semua.
Sekarang mereka juga punya gaji dan makanan nasional , tidak salah pengaturan nya di bahas ulang.
"Oke ,aku akan memberikan uang bakti sebanyak lima belas sen setiap bulan.Bai tou dan Bai xinxin juga harus.Selain itu ketika orang tua sakit.Semuanya harus membagi biaya menjadi empat bagian yang sama banyak"kata Bai you.
Sebagai seorang anak tertua dia memiliki hak berbicara.Lima belas sen tidak banyak.
Dengan uang untuk baili, hanya perlu total 50 sen yang cukup murah.
Seharusnya bai xinxin tidak akan dikenai biaya yang sama mengingat dirinya adalah seorang lesbian.
Namun sejak awal bai xinxin juga mendapatkan hak yang sama dengan saudara laki-lakinya. Jadi dia juga akan dikenai kewajiban yang sama dengan itu.
Selain dari dua kakak ipar perempuan, semua orang setuju dengan pengaturan ini. Bailli bilang hal ini perlu mendapatkan surat Hitam putih.
Hati orang selalu berubah dan mereka harus mengantisipasinya terlebih dulu.
Masalah ini selesai dengan cara ini.
"mengenai dua pekerjaan sementara aku tetap akan menyerahkan pada Wang Sufeng.Mau dengan afeng?"
"Dengar bibi"
"pengaturannya tetap sama 10% setiap bulan.Jika berhenti pekerjaan akan dikembalikan padaku.pergi diskusikan masalah ini dengan yang lain jika sudah selesai mari kita tandatangani perjanjian bersama-sama di depan kepala desa"kata Baili.
Wang Sufeng tetap tidak percaya ini.Dia tidak pernah menyangka akan dapat hal baik hanya dengan mengikuti bibi kecil.
__ADS_1
Bersama dengan dirinya, mereka ada 7 orang .Sekarang dua pekerjaan akan dialokasikan pada timnya. Bukan tidak mungkin ke depan masih akan ada pekerjaan lain yang didapatkan oleh bibi kecil seperti yang dia katakan sebelumnya.
Dengan cara ini, mungkin mereka semua akan diberikan pekerjaan yang bagus di masa depan.
Wang Sufeng segera berlari ke halaman.Dia ingin membagi kan hal ini secepatnya.
Sementara itu Baili masih ingat untuk berkata lagi"aku akan menanggung biaya siapapun yang ingin ke sekolah dan itu tidak akan berubah meskipun kalian memiliki pekerjaan.Siapapun bisa makan di rumah ini seperti biasanya" kata Baili lagi.
"Tapi kami akan ke kota lalu bagaimana?" tanya Zhang liwen lesu.
Dia ingin sekali membawa putra dan putrinya ke kota untuk menikmati kehidupan baik bersama-sama.
Namun untuk pergi ke sekolah juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sekarang bibi kecil masih menjanjikan biaya untuk anak-anak ke sekolah. Tapi bagaimana bisa ini tetap di lakukan seandainya mereka pindah ke perkotaan.
"selagi toko penggantian ini masih berdiri Aku akan mengirimkan biaya keponakanku ke sekolah"
"Wenwen dan nannan kata nya ingin pergi jadi bagaimana dengan Ayi?"tanya Bai xinxin.
Dua putri bersin sudah menyatakan keinginannya untuk menyambung sekolah lagi.
Dengan reputasi buruk yang mereka Pikul sekarang. Menikah pasti hanya akan membuat lubang api untuk diri mereka sendiri.
Kata bibi kecil, ilmu akan merubah seseorang. Sekarang mereka bisa pergi sekolah dengan dibiayai oleh bibi kecil. Lalu kenapa mereka menolak.
"ayi mau pergi juga? tapi Ayi sama sekali tidak kenal huruf. wewen dan Nanan sudah menamatkan sekolah dasar mereka bisa menyambung ke sekolah menengah pertama. tapi Ayi sama sekali tidak bisa"kata He lanlan serius.
Sekarang sekolah tidak lagi menjadi masalah bagi anak-anak keluarga bai.
Hanya saja bai jiayi tidak memiliki pengalaman bersekolah.Jika pun dia harus ke sekolah mungkin hanya bisa duduk di bangku sekolah dasar.
Berapa usianya untuk duduk di bangku itu.
Baili juga mengerti hal ini adalah benar tapi dia mengetahui Ayi sering pergi belajar sesuatu di kandang babi.
Orang tua di kandang babi juga mengatakan jika Ayi adalah gadis yang berbakat.Dia bisa mengejar beberapa pelajaran yang bahkan tidak pernah dia pelajari selama ini.
Menghentikan pembelajaran Ayi sama artinya mengubur bakat seseorang jenius.
Hanya saja orang di tahun 70-an ini memandang rendah Pria tua yang tinggal di kandang babi. Mengakui jika mereka belajar dari sana maka sama artinya Anda melanggar hukum.
Jadi ketika Ayi belajar tidak ada seorangpun yang mengetahuinya kecuali baili sendiri.
"Ayi?" tanya Baili
"katakan saja kau mau bibi akan menguruskannya tenang saja" kata Baili.Jika orang mau merubah nasib, mereka harus berubah dari dirinya sendiri dulu.
"Aku mau bibi" kata Ayi tegas.
"Oke, bagaimana dengan kalian?"tanya Baili pada dua keponakan lelaki.
"Tidak bibi" kata mereka serempak.
"Oke kalau kalian tidak mau.Tapi bibi ingatkan sekali lagi tetap belajar membaca dan berhitung. Suatu hari kalian akan bersyukur dan berterima kasih karena sudah belajar."
Semua nya setuju.
Dengan pengaturan ini tidak ada yang terlewati.Mereka pada akhirnya memiliki sebuah keputusan yang tidak mengganggu kepentingan yang lain.
Hari ini dijadwalkan bai you dan baitou pergi mencari beberapa pekerja lepas untuk membantu membangun rumah bai xinxin secepatnya.
Semakin ramai orang maka akan semakin baik . Mereka akan pergi ke kota tiga hari lagi tidak mungkin meninggalkan rumah setengah jadi.
Baiyou berkata pada ayah tuanya ,apa kah mereka harus mengali dua tim sekaligus untuk mempercepat proses pembangunan.
Apa bentuk dasarnya dan apa material yang masih perlu di cari.Bai xinxin.Juga di tanya kan apa refrensi nya tentang rumah yang akan dibangun nanti.
Bai xinxin segera menjawab pertanyaan dengan rumah impian yang dia inginkan.
Bailli tidak masuk campur bagaimana cara rumah itu didirikan. Ini bukanlah lagi urusannya.
Sekarang dia harus mengirimkan suami tercinta untuk pergi ke stasiun daur ulang sampah. Ran Shadong direncanakan hanya akan kembali satu minggu sekali.
Dia bisa saja sering pulang namun jika tidak ada hal mendesak lebih baik tetap di stasiun daur ulang sampah.
Ran Shadong ingin sekali cepat sembuh dari penyakitnya.Jadi dia harus lebih banyak istirahat.
Bolak-balik dari desa ke kota hanya akan menambah cedera pada punggungnya.
"Lili jika kau pergi ke kota mampir ke stasiun daur ulang dulu.Aku ingat katanya kau sering mampir ke sana mencari sesuatu. katakan apa yang kau suka aku akan menyimpannya untukmu" kata Ran Shadong.
Dia menanyakan masalah Baili yang kerap datang ke stasiun daur ulang sampah pada wanita itu. Setelah mengetahuinya tentu saja dia ingin menyimpan apa yang disukai oleh menantu perempuan sebagai hadiah.
__ADS_1
mungkin tidak setiap hari barang-barang itu tersedia namun tidak tertutup kemungkinan masih ada barang lain yang disukai olehnya.
Jadi dia bertanya apa yang disukai oleh menantu perempuan.
"benarkah kau akan menyimpannya untukku?" tanya baili dengan mata cerah.
Ran Shadong mengangguk.
Jika pria bodoh ini setuju menyimpan barang-barang tersebut untuk dirinya .Ini hanya akan membuat berjalannya perjalanannya untuk menjadi kaya ,lebih ringan.
Kadang-kadang baili juga bertanya apakah dia putri dari Dewi keberuntungan.
"Aku menyukai hal-hal kuno seperti lukisan vas dan sebagainya. barang-barang seperti emas dan giok juga aku suka hehehe' jawab Baili dengan cepat.Dia tentu saja tidak ingin Ran Shadong berubah pikiran.
Ran Shadong tidak mengetahui jika hal ini bernilai di mata baili. Mereka bahkan bisa ditukar menjadi uang yang nyata.
Ran Shadong mengerti jika Baili menyukai benda-benda lama dan antik . Jadi dia mencatatnya dalam hati dan berusaha untuk mengumpulkannya sebanyak mungkin.
Dengan ini dia bisa memenangkan hati Baili sepenuhnya.
Tadi malam dia sangat mabukm Padahal malam itu adalah malam pernikahan mereka berdua.
Mabuk ini sebenarnya disengaja oleh Ran Shadong. Dia sangat tidak ingin melihat wajah kecewa yang akan ditampilkan oleh Baili nantinya.
Tapi siapa sangka ketika bangun pagi .Ran Shadong mendapati jika dirinya sedang tidur di lantai yang dingin.
Meskipun itu masih ada bantal dan selimut.
Menantu perempuan yang baru dinikahi sama sekali tidak memiliki inisiatif untuk membantunya naik ke atas ranjang.
Apakah ini artinya menantu perempuan belum sepenuhnya setuju untuk hidup bersama.
Hal ini membuat pemikiran Ran Shadong tidak tenang.Apakah gadis itu sebenarnya terpaksa dengan pernikahan ini.
Tapi ketika mereka berbicara Ran Shadong sama sekali tidak merasakan penolakan itu.Baili masih terkesan santai setiap kali dia berbicara.
Apa sebenarnya yang dipikirkan oleh baili tentang dirinya.
Lalu apakah Baili juga mendengar gosip-gosip di luar mengenai dirinya yang tidak mampu.
Apakah hal itu membuat baili meremehkan dirinya.
Namun dari sikap baili sama sekali tidak ada gejala kearah meremehkan dan sebagainya.
Jadi Ran Shadong sama sekali tidak bisa membaca apapun dari sikap gadis ini.
Terkadang dia berpikir tentang usia yang terpaut jauh.Apakah Baili setuju menikah hanya karena dirinya yang lebih tua saja. Sehingga baili bisa menganggapnya sebagai seorang kakak laki-laki.
Dia pernah mengatakan memberikan waktu dan rela jika suatu hari Baili jatuh cinta dengan pria lain.
Apakah ini sama memberikan Billi kesempatan untuk pergi dari sisinya.
Apakah gadis itu memang berpikir dirinya sebagai saudara daripada sebagai pasangan hidup.
Hal seperti ini tidak boleh terlintas dalam pikiran Baili.Jadi Ran Shadong harus berbuat dan membuktikan bahwa dia bukanlah kakak laki-laki.Dirinya adalah pasangan sejati yang akan tetap bersama sampai maut memisahkan.
"Oke setiap kali aku pulang aku akan membawakan sesuatu untukmu"Kat Ran Shadong.
Bali tidak menyadari perubahan sikap dari pria yang menikahinya.Dia hanya mengangguk seraya tersenyum membayangkan uang-uang itu akan berlari menuju ke arahnya.
"Aku kaya..aku kaya" pikir Baili.
Bailli mengantarkan Ran Shadong sampai ke pintu gerbang masuk desa.Sampai di sini mereka akan berpisah untuk beberapa waktu.
Baili juga berbicara tentang surat, ada baiknya sesekali Ran Shadong pergi melihat. Apakah ada surat
dari koran tiba atas namanya.
"Oke " kata Ran Shadong, dia melihat ke kiri dan ke kanan .Ketika menyadari tidak ada satu orang pun di sekitar. Ran Shadong memutar wajahnya sedikit lalu...
Cup...
"Ehh kau, Ran Shadong kau"
"Menantu perempuan ,aku pergi"kata Ran Shadong yang langsung naik ke atas sepeda phoenixnya.
Dia tidak bisa tetap di sini menunggu Baili berteriak dan memakinya atas pencurian bergengsi tadi.
Ciuman ini harus dilakukan secara berkala. Dengan itu baili akan menghapus identitasnya sebagai kakak laki-laki di dalam hati.
Sementara itu Baili masih tercengang dengan apa yang dilakukan oleh pria jelek itu.
__ADS_1
Dia lengah.