Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
180


__ADS_3

Meskipun agak sedikit enggan dan merasa tidak nyaman dengan ide-ide yang disampaikan oleh Baili nyatanya dia adalah bos di sini.


Guan Ru seorang mantan militer tidak pernah ragu dalam mengorbankan nyawanya ketika dia masih seorang prajurit.


Jangan naik di meja sekarang dia sudah berkeringat dingin mendengar betapa beraninya baili melakukan spekulasi secara terang-terangan.


Jadi saya kembalinya dari rumah Baili sebenarnya Guan ru tidak pernah tinggal. Dia tetap berputar pada dokumen-dokumen yang berserakan di meja.


Menghitung dari setiap sen yang akan dihabiskan dengan ide yang disampaikan oleh menantu perempuan Ran shadong ini.


Setiap sel ini adalah hutang yang perlu dikembalikan sewaktu-waktu. Begitu kain mulai dikirim itu menandakan berakhirnya penerimaan dividen bagi dirinya sendiri.


Dia harus berjuang keras untuk membuat usaha pakaian jadi ini bisa mendatangkan untung.


"suamiku kenapa kau masih belum tidur meski sudah selalu ini?"tanya menantu perempuannya yang bikin khawatir melihat guan ru sibuk.


dulu dia adalah seorang prajurit yang memegang senjata sekarang dia bekerja di bawah orang lain tapi memegang pena.


memang mereka lebih nyaman dengan ini karena tidak perlu menanggung resiko kematian di medan perang. tapi melihat gerak dari suaminya nyatanya menjadi asisten itu tidak mudah.


Guan Ru tidak nyaman untuk makan selagi pekerjaannya belum terselesaikan. Tapi pulang dari rumah bos suaminya ini seperti menanggung beban yang tidak terlihat. Hanya saja dia tidak mau membagikannya dengan menantu perempuan.


"Hah menantu perempuan bulan ini kau harus lebih berhemat, kupikir pekerjaanku tidak bisa bertahan"kata Guan Ru yang memegang kepalanya.


Kain memang tidak bisa tidak menggunakan biaya tapi bagaimana dengan benang dan kancing.Ada juga mesin-mesin yang dikatakan masih berhutang yang harganya tentu saja tidak murah.


Mungkin membuat kain itu sebagai produk jadi tidak akan mengalami kendala.Tapi masalahnya bagaimana mereka bisa menjual dan menghasilkan keuntungan dari itu.


Sementara jika menjual sesuatu Anda akan ditangkap oleh pihak yang berwajib.Jika usaha produk jadi ini ditangkap oleh biro keamanan umum artinya dia juga akan ikut tersangkut.


Inilah yang membuat dirinya pusing, keuntungan tidak didapat, modal habis.Dirinya juga akan dipendam dalam kamar gelap.


Menantu perempuannya sedikit terkejut mendengar jika suaminya ini tidak optimis dengan bisnis baru.


"suamiku dengar ,meski aku tidak pernah bertemu dengan dia.Tapi aku yakin pemikirannya jauh melampaui dari pemikiran kita sendiri.Kau sendiri yang bilang dia bisa menghasilkan uang yang bisa menyemai 10 direktur pabrik sekalipun" kata menantu perempuannya.


Guan Ru menatap menantu perempuan dan berpikir sebentar.


"aku tidak tahu dengan apa yang akan kalian lakukan tapi aku yakin dengan kamerad Bai. dia tahu banyak hal daripada kita, jadi yakinlah ini akan baik-baik saja. jika pun kita tidak bisa membuka panci karena itu yakin jika suatu hari dia mampu membalikkan keadaan"kata menantu perempuannya optimis.


kalaupun mereka kalah dengan ujian kali ini nyatanya mereka sudah terlepas dari rongrongan keluarga utama sendiri. mereka dulu tinggal di desa dengan makan semangkuk caci maki.


Tapi mengikuti sayap Baili mereka bisa hidup seperti layaknya manusia.Dihargai oleh orang luar meskipun memiliki cacat fisik sekalipun.


"apakah menurutmu aku harus mengikutinya atau kita menyerah sampai di sini dan pergi mencari pekerjaan lain?"tanya Guan ru was-was.


"menurutmu pabrik mana yang akan menerima pria tangan satu ?" tanya menantu perempuannya lagi.


Deg


Guan Ru artinya mengangguk setuju. meski berat tapi menantu perempuannya sangat mendukung ini. Jika pun mereka gagal keluarga tetap akan bersama di Beijing.


Tapi baili bukanlah sosok yang akan menyerah begitu mudah.Dia pasti akan memiliki jalan untuk membalikkan keadaan seperti kata menantu perempuannya tadi.


jadi gua rum menggigitkan giginya dan berkata "oke kalau kalah kita akan sama-sama kalah. kakak ipar pasti bisa membalikkan keadaan"


"baik tapi sebelum itu mari makan dulu baru lanjutkan pekerjaanmu"kata menantu perempuan ini senang jika guan Ru bisa berpikir jernih lagi.


Mereka memiliki dua anak balita yang sekarang pergi ke pembibitan. Pembibitan adalah sebutan untuk sekolah paud.


Saat ini dua anak sudah tertidur lelah di kamar mereka masing-masing. Dulu di desa mereka harus berdesak-desakan dalam satu kamar sempit sekarang satu anak bisa memiliki kamarnya sendiri yang sangat luas.

__ADS_1


Jika pun kalah ini masih harus mereka nikmati karena rumah ini diberikan disewa.


hanya setelah itu guandu bisa menyantap makan malam. Sedikit terlambat namun rumah sudah dialiri listrik. Jadi walaupun sudah gelap ,ini masih nyaman untuk makan.


Setelah makan guan ru benar-benar tidak tidur lagi dia menyelesaikan dua akun.


Besok dia akan mulai membuat dua akun berbeda yang tentu saja berada di atas nama baili.


Satu akun untuk pakaian jadi dan satu lagi untuk transportasi lintas provinsi.


Dengan begitu Guan Ru tidak pernah datang lagi ke rumah Baili. Karena dia begitu banyak kesibukan.


Dia juga harus sering bolak-balik ke militer, untuk menanyakan masalah truk.


Selain masalah truk guan ru juga mengontrak beberapa mantan militer untuk pergi ke rumah baili membuat beberapa pengaturan tentang pembangunan tempat jahit.


Setelah memperkenalkan mereka semua kepada baili dia tidak ada hubungannya lagi karena dia begitu di sibukkan dengan berbagai macam urusan.


Meski begitu Guan Ru masih menyempatkan diri untuk mampir ketika bahan kain dari militer tiba. dia sangat berbesar hati dengan jumlah kain yang tiga kali ini. ada beragam jenis kain dan beragam warna yang membuat baili senang.


Meskipun jumlahnya tidak sebanyak ketika di desa jiang ,namun jumlah sudah di luar nalar.


Berapa uang yang perlu dikeluarkan jika bahan ini dibeli.Jadi tidak ada yang dirugikan dalam hal ini. Setelah kain tiba hal kedua tentulah mencari penjahit yang dikatakan oleh Guan Ru sebelumnya.


Enam wanita 5 diantaranya penjahit dan satu lagi seseorang yang dipekerjakan sebagai koki.Dengan ini baili tidak ada hubungannya dengan makan minum para pekerja.


Juga ada dua gay yang cacat fisik. Baili pikir meskipun cacat mereka bisa melakukan sesuatu untukmu. Keduanya memiliki kaki pincang, tapi dia masih bisa menggerakkan mesin jahit. Karena seorang gay dan tidak memiliki pengalaman menjahit jadi mereka bisa ditempatkan pada mesin obras.


Tapi masalahnya mereka masih perlu belajar membuat pola standar. Namun karena pola versi mini ini sangat mudah dan tidak begitu merepotkan.Apalagi daya belajar orang-orang di tahun 70-an sangat luar biasa.


Baili mulai fokus pada dua pria yang akan menjadi tombak ukur dalam usaha pakaian jadi nya.


Enam wanita penjahit tidak akan datang tapi keduanya sudah mulai mempelajari , apa itu pola standar.


Pada bulan pertama kuliah tiga keponakan perempuan tidak kembali sama sekali mungkin mereka memelukkan waktu beradaptasi di sana.


Tapi baili sama sekali tidak khawatir.


Tahu jika baili akan membangun sesuatu ibu Han Pan melamar untuk menjadi koki juga.


Baili tidak menolak dengan ide ini hanya saja dia saat ini belum memerlukan dua koki. Untuk sementara baili hanya bisa berjanji kepada ibu han pan agar dia bersabar menunggu yang tepat.


Jadi sementara baili sedang sibuk mengajari dua pria itu.Rumah juga disibukkan dengan pembangunan tambahan.


Tapi Baili yakin mereka akan cepat belajar karena itu dia langsung pada rencananya untuk membuat model baru.


Pada malam hari baili pergi ke online shop susu untuk membeli beberapa peralatan menjahit. Empat mesin jahit dan dua mesin obras. satu mesin khusus untuk menggunting pola.


Dia juga memesan banyak benang jahit dan juga jarum dan kancing.


Yang tentu saja ditulis dan disesuaikan dengan harga di tahun ini.


Biaya pembelian akan dikenakan pada akun pakaian jadi sebagai sebuah hutang.


Setelah di hitung itu masih di kisaran Rp 5000 yang cukup banyak.Yang setara dengan 40 jutaan tahun 2020.


biaya ini belum termasuk dengan biaya makanan di gudang kecil yang masuk ke Rp 300.


Guan Ru melaporkan untuk semua biaya dari segala lini di usaha pakaian jadi sebenarnya sudah menghabiskan dana sekitar Rp 6000 yang cukup banyak.


Guan Ru sangat tertekan mendengar biaya yang dihutangkan ini ,namun Baili terkesan tidak acuh tak acuh dengannya.Melihat baili yang tidak peduli ,hati guan Ru serasa jatuh ke tanah.Jadi para penjahit sudah bisa masuk tiga hari kemudian setelah mesin jahit datang.

__ADS_1


Ayah dan ibu tua baili sama sekali tidak mempedulikan apa yang dilakukan oleh Putri kecil mereka. Mereka yakin jika baili ini tahu apa batasannya.Hanya saja ibu baili yang sudah tua selalu mengikuti kemana langkah baili pergi.


Padahal baili hanya berjalan di sekitar rumah.Para penjahit juga masih ada di gedung yang sama apa yang perlu ditakutkan dengan itu.


"ibu tahu kamu pintar jadi tidak perlu ibu mengkhawatirkannya lagi?" kata nya yang tidak peduli.


Walaupun baili didukung oleh dewa sekalipun.Tapi hatinya tidak senang melihat betapa sibuknya baili saat ini.Berjalan mondar-mandir dengan mengurusi banyak hal meskipun hanya lewat mulut.


"bukan begitu Bu aku risih diikutin seperti ini seperti penjahat saja"yang melihat begitu canggih nya Ibu tua nya dalam menjaga wanita hamil.


baili sama sekali tidak berdaya dan dia tidak bisa menolak perlakuan seperti ini dari wanita tua. tapi hari ini adalah hari pertama usaha pakaian jadinya mulai di lakukan.


Dia sedang menerima penjahit baru. dua pria yang dipekerjakan sebagai pembuat pola standar juga sudah menyelesaikan tugasnya.


Setelah pola standar selesai baili hanya tinggal memeriksa apakah ada yang salah.Setelah tidak ada kesalahan barulah ini akan dibuat sebagai produk jadi.


Karena pola dasar sudah dibuat keduanya di alih fungsikan lagi sebagai penjahit di mesin obras.


Sekarang ada lima penjahit di depan.Tapi Baili berubah pikiran lagi dia memesan dua penjahit tambahan yang lagi-lagi membuat guaanruk pusing.Dengan tambahan dua penjahit lagi artinya akan ada penambahan hutang.


Tapi dia hanya bisa menelan rasa tertekannya dan berkata


"perkenalkan ini tuan bai bos di sini"


" Bos Bai "sapa semua penjahit yang ada hari ini.


Tidak satupun yang memanggilnya sebagai Bibi kecil di sini karena mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan itu.


"Hem bagus, baik sekarang aku tanya kalian semua sudah pernah menjahit?"tanya baili serius.


"kakak ipar sebenarnya mereka ini adalah menantu perempuan dari mantan militer yang terluka.Tapi urusan menjahit tentu saja mereka tahu hanya tidak begitu profesional saja"kata Guan Ru malu.


"tidak masalah yang penting kalian tahu bagaimana cara menjalankan mesin"


"Kami tau "jawab mereka serempak.


Baili sampai menggeleng-geleng kepala melihat kelakuan Guan Ru ini sebenarnya dia bukan mencari pekerja tapi memanfaatkan mantan militer yang ada.


Para penjahit ini sebenarnya adalah menantu perempuan militer juga.Heh jiwa prajurit itu memang tidak pernah mati.


"Oke begini, kalian di sini bekerja sebagai satu tim. berhasil menyelesaikan satu pakaian artinya lima sen yang murah "


Baili takut mereka mengharapkan bayaran yang cukup banyak.Lima sen ini tidak banyak sama sekali. Tapi akan cukup memuaskan jika anda bisa menghasilkan puluhan pakaian setiap harinya.


Semua menantu perempuan ini mengangkut setuju mereka sudah diberitahu sebelumnya tentang harga jadi tapi tidak tahu jika dipekerjakan sebagai sebuah tim.


Jika ini dikatakan 5 sen untuk setiap pakaian jadi .Berapa yang harus mereka bagikan sementara mereka berjumlah 9 orang.Bisakah ini di buat.


Mereka semua saling pandang mengingat harga ini yang cukup murah tapi sudah terlanjur datang kenapa tidak mencobanya terlebih dahulu.


Melihat tidak ada yang menolak baili berkata lagi" ada enam proses di sini. Menggunting bahan ,Proses dua mengobras kain yang sudah digunting dengan mesin. Yang ke tiga akan menjahit tubuh pakaian, ke empat menjahit atau menggabungkan lengan dan kerah.Yang ke lima memasang kancing atau resleting atau oun kantung ,yang ke enam menggosok pakaian jadi"


Jadi sebenarnya setiap orang memiliki pekerjaan yang tetap jika anda adalah di mesin gunting maka anda akan tetap di situ sampai produksi selesai.Begitu juga jika Anda memilih di posisi lain.


"jadi di antara kalian harus memilih ketua di sini. Aku hanya akan bertanya pada orang tersebut.Dia perlu bertanggung jawab tentang hasil produksi. Hasil yang disetujui saja yang akan mendapatkan bayaran"kata Baili lagi


Dari 9 orang ini ,1 adalah koki yang juga akan mendapatkan bayaran dari sistem tim tersebut. Dua pria ini jelas adalah dari bagian gunting dan obras.


Namun sisanya mereka bisa atur sendiri di posisi mana yang mereka mau.


Mereka yang tadinya sedikit kecewa mendengar bayaran yang murah. Sekarang mata mereka berbinar dengan cerah.Jika cara seperti ini dilakukan bukan tidak mungkin puluhan pakaian bisa selesai dalam satu hari.

__ADS_1


Tapi yang namanya pekerja tim jika ada yang memiliki waktu luang mereka juga bisa membantu yang lain.


Sepertinya ini masih bisa di lakukan.


__ADS_2