
Meskipun ada sedikit rasa keengganan di dalam hati Baili . Dia masih tetap jujur meminta tuan rumah menghitung segala sesuatunya agar perhitungan itu jelas antara dia dan Wang Danu. Begitu juga antara Wang Danu dan para saudaranya.
Namun dia juga menasehati Wang Danu agar tidak terlalu banyak dalam mengambil keuntungan.
Terutama keluarga sendiri karena walau bagaimanapun orang terdekatmu adalah tetangga .
Dan sekarang tetangga itu masih saudara sendiri .Tentu saja mereka harus saling bantu membantu agar bisa maju dan kaya bersama-sama.Bukan saling mencekik darah keluarga sendiri meskipun terdengar masih wajar.
Setelah mendapat beberapa kata nasehat dari baili. Wang Danu mengecilkan lehernya karena merasa ngeri.Dia tahu apa yang sudah dia lakukan adalah salah
dia bisa menilai jika bayi tidak menyukai perilaku seperti ini ada baiknya menghindar terlebih dahulu sebelum Bibi kecil benar-benar membencinya dan membuat daftar hitam atas nama dirinya di masa depan.
Jadi Wang Danu buru-buru berkata dengan nada ketakutan "Bibi kecil aku hanya akan melakukannya kali ini saja.di masa depan tidak akan ada lagi.Beri tau Bibi kecil, bagaimana caranya aku bisa mendapatkan untung juga " kata Wang Danu serius.
Saat mereka berdua sedang berbicara ,sebenarnya 5 saudara Wang danu yang lain sedang menunggu di luar .Mereka berbicara di dalam ruangan saat ini jadi tidak khawatir masalah ini akan bocor. Namun begitu Wang Danu tidak berani membuka suaranya keras-keras.
"kau bisa menjual produk secara grosir pada mereka seperti yang aku lakukan pada uang Sugeng dan yang lain. Mungkin untungnya akan kecil tapi kau dengan begitu kalian tidak akan berselisih paham di masa depan" kata Baili lagi.
Wang Danu juga setuju dengan itu. Keluarga Wang terkenal sebagai keluarga harmonis dan tidak pernah mengalami pertengkaran sejak mereka berada di desa Jiang sebelumnya.
Jika ada sesuatu yang terjadi bukankah dia sendiri yang memicu perselisihan itu hanya karena masalah uang.
Jadi Wang Danu yang diajari oleh Bailey tersipu malu dan wajahnya memerah dengan cepat. Untung saja Bibi kecil mengingatkannya jika tidak kemungkinan besar dia adalah pendosa dalam keluarga uang suatu hari nanti.
Melihat Wang Danu mengambil berat tentang nasehatnya. Baili juga tersenyum dengan puas dia tidak ingin mengubah sesuatu yang indah menjadi buruk rupa.
Jauh di dalam hati Baili berpikir. Seandainya Wang Danu ini masih berperilaku yang sama. Kemungkinan besar dia tidak akan memberikan jalan selain mengusirnya dari kelompok.
Sekarang Wang Danu berniat untuk berubah jadi dia masih memberikan kesempatan kedua.
tak lama kemudian Aguan lu datang dengan satu helai kertas. mereka berbicara mengenai masalah penjualan kemarin.
Setelah dihitung dengan cermat Wang Danu berhasil mendapatkan keuntungan bersih untuk timnya sebanyak 10.000.
Wang Danu sendiri terkejut mendengar hasilnya. Dia dan keluarganya sudah menghitungnya tadi malam.
mereka membawa pulang uang sejumlah lebih dari sekarang mereka berhak mendapatkan 10 rupiah sebagai keuntungan bersih.
Tapi ini belum dihitung dari pendapatan pakaian bonus yang kesemuanya dijual menjadi milik Wang Danu seutuhnya.
Wang Danu menggigil mendengar keuntungan rp10.000 yang mereka dapatkan hanya dalam satu kali penjualan.Namun itu harus didasari dengan rasa terima kasih pada gadis kecil yang sudah mendorong pembeli berpotensi pada mereka saat penjualan di pasar malam.
" rp10.000 ini kau bagikan kepada mereka berlima sedang kau sudah cukup mendapat keuntungan dari pakaian bonus bukan. Jika dihitung melalui potongan harga dan pakaian bonus saja .Kau mendapatkan lebih dari 3.000 hanya dalam satu hari. Bukankah ini sudah cukup besar. Tapi aku tidak senang jika kau melakukan ini lain kali oke" kata Baili lagi.
Wang Danu mengangguk cepat, takut dia dieliminasi dalam kelompok. Lalu berkata buru-buru di dalam hatinya. Jangan serakah... jangan serakah... jangan serakah...
Setelah menyelesaikan hitung-hitungannya. Wang Danu keluar dari ruang dan memanggil semua keluarga saudaranya untuk kembali ke rumah mereka.
Wajahnya memucat saat keluar dan saudaranya merasa menjadi khawatir karena itu.
"saudaraku apa yang terjadi ?"tanya yang lain. mereka pikir Bibi kecil pasti mengatakan sesuatu yang membuat Wang Danu ini terkejut.
Tapi Wang Danu menggelengkan kepala dan memamerkan senyum manisnya.
__ADS_1
"tidak apa-apa bibi kecil hanya bilang. Produk belum selesai 2 hari lagi baru akan ada pakaian lain"kata Wang Danu beralasan.
Semua orang menarik nafas lega mendengar kata itu. Rupanya mereka takut akan sesuatu yang belum tentu terjadi.
"kalian baru tiba di sini jadi beristirahat terlebih dahulu ada dua waktu dua hari sebelum kembali berjualan.Rencanakan masalah lokasi jangan sampai bertabrakan oke "kata Baili mengingatkan mereka.
mereka juga mengucapkan banyak terima kasih kepada bayi karena memberikan kesempatan untuk datang ke Beijing dan mengubah kehidupan mereka secara keseluruhan.
Baili juga memberikan mereka semangat dan motivasi untuk segera bangkit dan tidak malu membuka suara pada saat menjual produk.
sebenarnya bayi sendiri memiliki berbagai cara untuk mendulang pundi-pundi rupiah dia bisa mengirimkan produk yang sudah jadi pada tim uang supeng alih-alih memberi kesempatan ini bagi uang Danu dan keluarganya.
tapi uang Danu bisa dikatakan sebagai seseorang yang beruntung karena di Beijing sendiri toko Jiang bai belum dibuka. ini dikarenakan baili masih menunggu waktu sebelum surat izin dikeluarkan
Jadi dalam masa transisi ini tim Wang Danu ini harus belajar mandiri dan berpikir cerdas. Agar mereka tidak terlindas dengan para pesaing yang akan bermunculan seperti jamur di musim hujan.
Baili tidak akan bertanggung jawab tentang diri mereka. setiap orang memiliki potensinya masing-masing hanya saja mereka tidak memiliki kesempatan di masa yang lalu namun sekarang kesempatan sudah terbuka lebar dan saat ini bayi juga sudah memberikan mereka modal awal yang cukup bagus.
"tahukah kalian jika tidak malu sebenarnya menjadi penjual es keliling saja sudah bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Bahkan kalian bisa menghasilkan uang yang lebih banyak dibanding dengan para pekerja pabrik sekalipun"kata Baili.
tidak ada satupun dari mereka yang berbicara melainkan hanya diam dan merenungi kata-kata itu dengan baik.
Baili yang sekarang sudah hamil 6 bulan .Sebenarnya masih sangat energik sekali. Jika tidak karena perutnya dia sudah berkeliling kota Beijing untuk berdagang sendiri.
Alih-alih memberikan kesempatan ini pada Wang min dan Wang Danu.
Setelah banyak berbicara akhirnya kelompok Wang danu ini kembali ke rumah lagi.Kedua orang tuanya juga diminta agar sering datang ke kediaman Bai.
Setelah tiba di rumah mereka barulah Wang Danu membeberkan berapa hasil yang mereka dapatkan setelah bekerja keras semalam.
Namun dengan begitu walaupun demikian dia masih saja mengantongi 1.500 sendirian.
"12.000 apakah kau bercanda? kita menghasilkan uang sebanyak ini hanya dalam satu hari berjualan pakaian ?yang katanya masih dipotong setengah harga?"jangankan Wang bau dan Wang jaifeng ,kedua kakek dan nenek Wang juga hampir pingsan saat mendengar kabar ini.
"kenapa begitu mudahnya mencari uang di Beijing ?"keluh kakek Wang.
"pantas saja orang Beijing itu bisa hidup senang dan kaya ya, mereka membuang uang secara cuma-cuma seperti ini" kata Wang jiefeng.
"Bibi kecil tadi sudah mengabarkan padaku jika produk setelah ini harus dibayar setengah harga di muka. Artinya kita harus memiliki modal jadi jangan terburu-buru untuk senang"kata wang Danu mengingat kan.
Wang Danu juga berkata setelah ini mereka berlima harus berpecah jika ingin berjualan. Keuntungan dan kerugian adalah milik masing-masing pribadi. Tidak tidak ada sangkut pautnya dengan orang lain.
Sedangkan pakaian dari pabrik Bibi kecil hanya dia yang bisa mengambilkannya.
Setelah lama berbicara pada akhirnya 12.000 ini dibagi rata menjadi 6 orang. Artinya setiap orang masih mendapatkan rp2.000 yang cukup banyak.
Masing-masing bertanggung jawab dengan diri sendiri. Artinya jika ingin membeli produk baru mereka harus mempersiapkan dana di kantong sendiri.
Sebagai biaya makan mereka juga menyisihkan rp100 alih-alih 100 sen. Dihitung dari 6 orang artinya nenek Wang mendapatkan Rp 600 untuk biaya makan sebulan.
Tapi ini masih cucu sendiri jadi nenek Wang berbahagia dan berpikir tentang makan daging.
Daging rebus,ayam rebus.
__ADS_1
Wang Danu juga mengingatkan lagi. Mereka bisa berpikir tentang membeli halaman yang rusak.
Seandainya ada kabar dari guan Ru.
Dengan itu setiap orang memiliki kesempatan untuk mengambil menantu perempuan mereka di desa jika mereka mau.
Mendengar ini mereka makin bersemangat. Dengan 2000 sebenarnya sudah cukup jika anda ingin membeli rumah di kota Jiang. Tapi di Beijing harganya tidak akan seperti itu ,mungkin bisa dikatakan tiga atau empat kali lipatnya.
Namun jika mereka terus-menerus bisa berjualan pakaian kemungkinan besar hal itu sangat mudah.
Setelah membayar dana untuk makan tentu mereka masih menggenggam 1900 di tangan masing-masing.Setiap orang menggigil dan berteriak di dalam hati.Jika tidak malu mereka masih ingin menari bergembira.
Sebelumnya mereka adalah keluarga besar dan tidak mungkin menyimpan uang pribadi.Jika pun masih bisa menyimpan uang pribadi itu hanya bisa dikatakan sebagai sen bukan rupiah sama sekali.
Sekarang setelah datang ke Beijing mereka bahkan bisa menggenggam rp1.900 sekaligus. Dulu saat di desa mereka merasa iri dengan para pekerja pabrik yang nyatanya hanya memiliki gaji sebanyak Rp 300 per bulannya .Meski itu belum dihitung dengan makanan nasional.
Tapi sekarang lihatlah betapa banyak uang yang mereka hasilkan. Ini bahkan lebih banyak dari gaji pekerja itu selama beberapa tahun.
Ini gila memang sungguh gila. Mau tidak mau mereka berbicara tentang menantu perempuan wang Danu yang melarikan diri.
"entah di mana dia sekarang tapi kita sebenarnya harus berterima kasih pada dirinya. Jika dia tidak memiliki perilaku demikian, Bagaimana kakak Danu pergi ke Beijing. Jika kakak tidak ke Beijing maka kita tidak akan memiliki kesempatan untuk menghasilkan uang seperti ini "kata wang jiefeng yang memikirkan masalah ini sejak dia menggenggam uangnya pertama kali.
Wang Danu sudah mati rasa terhadap menantu perempuannya ini. lagi pula Wang Danu sudah memberikan hadiah pelajaran yang tidak akan pernah dia lupakan seumur hidup.
Jadi Wang Danu tidak memiliki reaksi pahit di dalam hatinya seperti yang pernah dia rasakan sebelum ini. Sekarang Wang Danu malah setuju apa yang disebutkan oleh adiknya .Karena ini semua adalah berkat menantu perempuan yang melarikan diri ke Beijing.
sementara itu beli yang ditinggal oleh keluarga uang Danu ini sebenarnya akan bergerak ke kantor pos untuk menelpon desa Jiang.
Kepala desa sudah mengirimkan pesan pada keluarga Wang sebelumnya ,dia ingin berbicara dengan serius. Entah apa yang ingin dibicarakan oleh sepupu baili yang sudah tua itu. Kemungkinan besar ini hanyalah tentang warga desa Jiang sendiri.
Itulah saat ini Baili sebenarnya akan pergi di kantor pos .Tentu saja dia ditemani oleh asisten yang bertangan satu.
Kedua orang tuanya sekarang tidak nyaman membiarkan baili pergi sendiri. Mereka yakin guan Ru bisa menjaga Baili di jalan meskipun kondisi fisiknya tidak normal.
Tapi siapa sangka begitu mereka akan keluar dari rumah ,seseorang yang tidak terlihat dalam beberapa bulan ini .Sekarang sedang berdiri di pintu dengan memamerkan sederet gigi yang putih.
"Ran Shadong?" panggil baili terkejut.
"Merindukan aku?"Tanya Ran Shadong dengan wajah bercanda. lama tidak dilihat sebenarnya Ran shadong makin putih dan terlihat semakin muda tidak sesuai dengan usia yang sebenarnya.
Jika baili membandingkan Ran Shadong dan Jiang Yuan. Sebenarnya mereka sangat jauh seperti bumi dan langit.
ini seperti sebuah pembalikan yang mengguncang dunia. Ran Shadong yang dulunya hitam seperti pantat kuali. Sekarang sudah memutih banyak. fitur wajahnya juga terlihat jelas karena kulitnya yang putih ini.
Meski tidak sebagus para artis Korea yang sudah si operasi plastik. Namun wajah dengan kulit putih ini bisa menambahkan nilai-nilai plus bagi Ran Shadong . Ditambah dengan tubuhnya yang memang terlihat kekar dengan basicnya seorang prajurit militer.
Dengan tinggi yang pas dia cocok dikatakan tampan dan mampu mencuri hati para gadis.
Di sisi lain Baili tidak tahu jika sebenarnya Jiang yuan memiliki tempat sama namun jurusan yang berbeda .Jiang Yuan memiliki pelatihan di tempat terbuka yang membuat dia sering terbakar sinar matahari secara langsung.
Dengan begitu Jiang Yuan yang dulunya berkulit putih bersih.
Sekarang menjadi hitam sehitam pantat kuali layaknya Ran Shadong sebelum mereka menikah.
__ADS_1
Seandainya Baili melihat sosok Jiang Yuan saat ini .Kemungkinan besar dia sendiri tidak akan bisa mengenalinya lagi.
Siapa suruh Jiang Yuan sudah kehilangan lingkaran cahaya pahlawan pria.