
Empat saudara kandung bertemu lagi di hotel negara.Mereka segera pergi ke departemen store untuk membeli beberapa barang yang di perlukan di rumah baru.
Hal yang paling penting adalah kompor batubara dan beberapa bahan makanan.
Hari ini baili dan Bai xinxin akan membantu sedikit.Mereka punya menantu perempuan sendiri.Tidak perlu merepotkan diri sendiri.
Untuk makan,ada kantin umum.
Kedua nya bisa makan di kantin pabrik sebelum menantu perempuan mereka datang.
Tapi Bai xinxin perlu tidur di sini paling tidak seminggu sekali.Semua sudah setuju membuat satu kamar untuk Bai xinxin.
Ibaratnya numpang tidur.
Empat saudara berbelanja dengan gembira.Baili tidak di perlukan karena usia nya tapi dia di perlukan karena kantongnya.
Baik baiyou atau baitou memiliki wajah,mereka akan menghitung dengan hutang.Jika di hadapan dengan menantu perempuan , pasti tidak kan ada hutang.
Mereka adalah wanita perhitungan.
Belanja hari ini sangat meriah, tapi masih ada barang yang belum terbeli.
Wajan dan panci tidak sebaik di rumah.Jadi tunggu saja menantu perempuan masuk ke rumah dengan barang barangnya.
Ayo beli bumbu dapur sedikit saja tapi juga pakai uang dan tiket.Bai you tertekan,takut menantu perempuan nya marah jika tau.
Mereka membeli ,beras ,tepung
sabun dan garam juga gula.
Setelah di hitung masih lebih dari 100 sen.Padahal belum masuk pabrik.
"Kakak tertua,jika tidak di beli kakak mau makan apa. Gaji belum turun begitu juga dengan tiket kan.Ini sama,bayar aku ketika gaji mu turun"kata baili.
"Kakak tertua, di rumah ada Baili jadi tidak ada biaya untuk makan.Kenapa takut Hem?"kata Bai xinxin pula.
Sekarang dia tidak lagi memandang Baili dari segi usia.Ini adalah adik perempuan yang lebih unggul dari pada diri nya sendiri.
"Oke catat saja,kakak ke dua juga akan hutang dulu,ayo" kata baitou semangat.
Dia akan membeli barang , pertama kali di dalam hidup nya.Dia sangat senang dan berpikir ini adalah mimpi.
Keluarga mereka sudah terkenal dengan kondisi miskin nya di desa. bisa makan saja mereka sudah senang dan itu dianggap kemewahan.
Seumur hidup dari kecil sampai sekarang. Baitou itu sama sekali tidak pernah menapakkan kakinya di tempat yang bernama departement store.
Dia bahkan tidak pernah pergi ke komune.Sekarang berkat adik kecilnya dia bisa pergi jauh sampai ke kota cahaya.
Ini adalah pengalaman pertama dan tidak akan pernah bisa di lupakan bagaimana rasanya.
"Oke ,kakak ke dua mau beli apa, Hem"tanya Baili.
"Belum tau apa , tapi lihat daftar nya dulu" dia pikir tidak perlu beli banyak barang.Semua hal ada di rumah eh di gudang lili.
Tidak pakai uang.
Jika menantu perempuan mengetahui dia sudah membeli barang yang menghabiskan banyak uang dan juga tiket.Sudah dipastikan wajah menantu perempuan akan memburuk.
Tapi dia ingin merasakan bagaimana rasanya menghabiskan uang.
Lupakan saja.
"kakak iparmu akan datang satu minggu lagi bersama anak-anak.
Kira-kira barang apa yang diperlukan tapi tidak ada di gudangmu?"
"Hem bagaimana dengan ketel air panas.Atau sepatu Zizi dan Niuniu kan" kata baili.
Katel di sini lebih mirip dengan ceret atau sebuah termos stainless.
Mereka mengangguk setuju, kebetulan sekali bai you dan Bai xinxin juga tidak memiliki katel yang dimaksudkan.
di online shop susu, bukan tidak ada katel atau termos seperti ini dia juga bisa mencari dengan katel yang sangat mirip produksi jadul.
Hanya saja Baili sering melupakan sesuatu dan ini termasuklah katel.
Untuk membeli barang ini diperlukan tiket selain uang .Baili memiliki banyak tiket di tangannya termasuklah tiket katel.
Dengan santai baili mengeluarkan satu tiket untuk masing-masing saudara.
Katel tidak akan digunakan sekarang. Namun orang lebih menyukainya di musim dingin.Masih ada beberapa bulan lagi untuk menjemput musim dingin namun hal-hal ini bisa dibeli sekarang apalagi untuk kegunaan di malam hari.
__ADS_1
Ada juga barang-barang seperti baskom dan bak mandi .Mereka memerlukannya tidak mungkin membawa barang-barang itu dengan kereta api.
Jadi semua hal dipersiapkan sebelum menantu perempuan benar-benar tiba.
Ketika datang ke kota cahaya. Ketiganya membawa perangkat tidur seperti selimut tebal dan beberapa makanan kering.
Jadi selimut tidak diperlukan.
Merasa semua barang sudah dibeli pertama mereka semua pergi ke pabrik baja.Dalam hal ini semua orang bergegas menempatkan barang-barang baiyou ke tempat yang seharusnya.
Dalam satu jam dapur yang diinginkan sudah selesai. Begitu juga dengan kamar mandi.
Tidak banyak orang yang buat kamar mandi di tahun ini.Ini karena ada kamar mandi umum yang bisa di pakai sebagai bebas dan gratis.
Tapi Baili mengatakan ,ini semuanya untuk kenyamanan.
Jadi di buat lah penyekat ruangan dan itu selesai.
Mereka menghabiskan waktu lagi di sini hampir satu jam .Sebelum pergi ke rumah yang disediakan khusus untuk baitou.
Perawatan di rumah baitou juga hampir mirip dengan yang dilakukan di rumah bai you.
Barang-barang yang diserahkan juga hampir mirip. mereka adalah orang besar namun masih saudara kandung dengan ayah dan ibu yang sama.
Tapi siapa bisa menduga hati manusia.Terkadaang hanya selisih satu barang saja. Orang akan menganggap ini perlakuan yang tidak adil.
Baili tidak mau kedua kakak laki lakinya ini merasakan hal yang seperti itu .Jadi dia memperlakukan semua orang sama bahkan barang yang dibeli pun hampir sama.
Bai xinxin tidak bisa membelinya karena dia tidak akan tinggal di kota cahaya tapi perlakuan ini juga akan diterima. Seandainya dia memilih tinggal di kota ini.
Bukankah dirinya juga mendapatkan rumah tinggal dari hotel negara.
Tapi seorang wanita tanpa suami akan dilecehkan dan diremehkan oleh banyak orang. Apalagi jika dia tinggal sendirian.
Dua anak Bai xinxin juga berjenis kelamin perempuan.Jadi baili rasa tidak begitu aman membiarkan kakak perempuan tertuanya tinggal di kota cahaya dengan cara ini.
Mungkin sedikit lelah harus bolak-balik dari kota cahaya ke desa dalam waktu 1 minggu sekali.
Tapi hal ini bisa dipersingkat lagi. Jika Bai xinxin mengambil daftar untuk satu bulan penuh.
Dengan Baili tidak perlu repot mencari ke pelosok negeri.Cukup dirikan satu buah gudang lagi atas nama hotel negara.
Mereka segera bersiap mengantarkan baili ke stasiun kereta api lagi.
Tapi Baili tidak memiliki rencana untuk tinggal di kota cahaya kali ini.
Dia juga punya" suami" yang harus diperhatikan.
Empat saudara kandung tiba lagi di stasiun kereta api. Keberuntungan benar-benar tidak berpihak pada baili . Hanya tinggal beberapa tiket lagi dan itu pun hanya tiket berdiri.
Ini tidak bagus.
"lili Bagaimana jika kita menyewa kamar malam ini besok pagi ,kau bisa kembali .tiket berdiri tidak baik untuk kesehatanmu" kata bai xinxin tertekan.
Walau bagaimanapun Billi masih seorang gadis berusia 15 tahun .
Dia belum cukup dewasa dan belum mengetahui bagaimana kejamnya dunia.
Menikah dan bisa menghasilkan uang sendiri. Belum bisa dikatakan dewasa. Jadi sebagai seorang kakak perempuan, bai xinxin juga merasa khawatir dengan keselamatan adik perempuan kecilnya.
Ketika bai xinxin menikah, Baili belum lahir ke dunia .Dia lahir setelah Bai xinxin melahirkan anak pertama.
Jadi pada dasarnya hubungan mereka tidak begitu kuat.
Bertemu dengan adik perempuan kecil ini. Bisa dikatakan satu tahun sekali. Itupun hanya beberapa jam saja.Waktu seperti ini tidak cukup untuk mengenal karakter masing-masing.
Tapi setelah kembali dan bercerai dia entah mengapa tidak lagi berpikir bahwa dia masih anak yang belum cukup umur melainkan seseorang yang bisa diajak bertukar pikiran.
Di sini Bai xinxin merasa jika adik kecilnya ini sudah dewasa sebelum waktunya.
Bagaimana dia bisa tahu jika sebenarnya.Ada jiwa lain di dalam tubuh yang sama.
Meskipun masih kecil tapi dia selalu mampu membuat keputusan yang bisa menyelamatkan banyak hal.
Terkadang Bai xinxin berpikir, siapa adik dan siapa kakak.
"Aku tidak bilang dengan ibu jika aku harus bermalam di sini.Takut ibu akan khawatir ,dia sudah terlalu tua, kan" kata baili beralasan.
"ibu tidak akan berpikir banyak jika kau tinggal. Kami ada di sini jadi ibu tidak akan khawatir" bujuk baitou.
Baitou awalnya tidak berpikir begitu. Tapi ketika mendengar kata dari bai xinxin .Dia melihat lagi ke arah Baili.
__ADS_1
Sejujurnya Baili masih begitu muda. Mereka mungkin akan menjadi saudara laki-laki yang paling buruk di dunia.Masih bergantung dengan gadis kecil usia 15 tahun dan membiarkan dia pulang dengan cara ini.
Baili paling tidak tahan berdiri terlalu lama .Meskipun dia tidak merengek atau mengeluh tapi siapapun tahu. Wajahnya memburuk ketika mendapatkan tiket duduk.
Apalagi sekarang hanya ada tiket berdiri bisakah gadis 15 tahun berdiri selama 3 jam, tanpa khawatir.
"Tapi...
"Tidak ada tapi-tapian, aku adalah kakak tertua di sini. Jadi kata-kataku bisa dianggap sebagai kata kata ayah kan. jadi kau tinggal dan menginap oke" kata Bai You.
"Kakak aku... Aku bukan anak kecil lagi. Ingat aku sudah menikah oke"kata baili tegas.
"kau sudah cukup besar tapi usiamu baru 15 tahun. Apa kau melupakan itu? sekarang banyak penculikan dan perdagangan manusia. Bagaimana jika diculik dan dibawa ke pegunungan untuk dijadikan pengantin perempuan Hem?" ancam baiyou lagi.
Sejak tiba di dunia novel ,baru kali ini. Dia diancam dan dianggap sebagai anak kecil .Ini sangat tidak wajar dan tidak menyenangkan.
Dalam hati Baili ingin menjerit dan berkata "aku tidak sudah 30 tahun oke ,bukan anak-anak lagi"
Tapi dia tidak bisa mengatakannya dan menelan kata-kata itu di dalam hati.
Mau tidak mau empat saudara ini mundur lagi.Mereka sepakat untuk bermalam di rumah baru baiyou.
Bailli tidak berdaya menolak ini.jika dirinya berada di posisi bai xinxin. Mungkin dia juga akan tidak nyaman melepas adik bungsu berjalan jauh.
Jaraknya adalah antar kota ke kota bukan dari desa ke desa.Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan selain itu pada tahun ini keberadaan perdagangan manusia masih kerap terjadi.
Selain anak-anak para wanita muda yang seusia Baili kerap menjadi korban penculikan dan penipuan.
Jadi wajar sebenarnya jika tiga saudara kandung menolak untuk dia pergi pada saat .
Lagi pula jika baili tetap nekat.Baili hanya bisa sampai ke desa ketika hari sudah malam.
Jauh di dalam hati, Baili juga merasa terharu. 30 tahun kehidupan di dunia asli, Baili tidak memiliki satu orang pun yang peduli dengan dirinya.
Dari itu dia tidak akan marah mendapatkan perlakuan seperti ini. Hanya saja dirinya kesal karena dianggap masih anak-anak yang tidak tahu apa-apa.
Sementara itu tiga saudara kandung, menatap adik kecil mereka ini dengan pandangan yang serba salah.
Mereka berpikir jika Baili sedang kesal sendiri.Sepanjang malam, Baili hanya berdiam diri dan tidak berbicara banyak.
Tentu saja ketiga saudaranya mengerti jika gadis kecil mereka sedang merajuk.
Pada saat inilah mereka bertiga menyadari. Bailli masih terlalu muda bahkan menikah juga dianggap sebuah kelalaian.
Ran Shadong begitu beruntung.
Tapi sudah terlambat untuk mengkhawatirkan Ran Shadong. Kubis kecil kecil mereka sudah pun dibawa lari.
Kenapa penyesalan itu selalu datang terlambat.
"Lili aku dengar ada bioskop di sini apa kau ingin menonton ?" tanya baitou untuk membujuk Baili.
Bai xinxin dan baiyou melirik perubahan wajah si bungsu.Di desa tidak banyak hiburan dan bioskop adalah hal baru bagi para gadis-gadis.
Jika ini adalah gadis desa mungkin Baili akan tersentuh dan mengiyakan dengan cepat .Namun dia bukanlah gadis tahun 70-an.
film macam apa yang belum dia tonton.
Tahun 70-an filmnya masih bernuansa Hitam putih .Ada juga yang sudah berwarna namun hanya satu banding sepuluh.
Tahun 70-an ini film juga dibatasi mereka terkonsentrasi dengan film yang bernuansa perang dan pengorbanan.
Mungkin sedikit ditaburi bumbu-bumbu bernuansa cinta. Namun itu terasa hambar karena tidak ada sentuhan yang romantis di dalamnya.
film-film seperti ini biasanya adalah propaganda untuk mendorong semangat rakyat dalam mengenali apa itu perang.
Dia juga di harapkan agar bisa menumbuhkan semangat untuk menjadi seorang prajurit di garis depan.
Melalui film-film seperti ini , orang-orang mulai belajar dan mengenali .Bagaimana beratnya seorang prajurit. Mereka diharuskan berkorban nyawa dan darah untuk negara.
Baili sangat jelas dengan film-film seperti ini. Dia adalah seorang selebritis online terkadang ada juga hal-hal yang perlu diketahui mengenai film. Sesekali baili juga mereview sebuah film untuk para pengikutnya.
Semuanya adalah film yang berbagai genre.
Jadi dia menolak seraya mencibir di dalam hati.
"Tidak mau" kata nya singkat.
"Hem lili kau...
"Aku mau istirahat,oke"kata baili yang langsung pergi ke sudut di mana sebuah selimut di hampar kan agar lantai tidak begitu dingin.
__ADS_1
Tiga saudara tidak berdaya.
Hadeh...