
Sejak kediaman mereka memiliki telepon, kedua orang tuanya paling getol duduk di ruang tamu. Sekarang telepon itu diletakkan di ruang tamu untuk mempermudahkan seseorang menghubungi Baili.
Dulu mereka adalah orang yang paling menghitung setiap sen yang keluar dari kantong sendiri ,tapi sekarang mereka berbeda jauh.
Melihat kedekatan Baili dengan para "dewa" tentu saja mereka yakin jika putri mereka tidak kekurangan uang sedikitpun. Apalah artinya biaya beberapa rupiah untuk menghubungi desa demi bergosip ria.
Dengan sambungan telepon di rumah, memang hubungan komunikasi antara berbagai kota sekarang sudah cukup bagus.
Contohnya Wang sufeng yang melaporkan jika dia sudah sukses dan menghabiskan semua produk yang ada.
Awalnya Wang Sufeng meminta 20.000 kain tapi baili berinisiatif menambahkan 10.000 helai lagi namun dengan produk kelas 1.
Berpikir produk itu paling lambat akan habis sekitar dua atau tiga minggu. Justru kejadiannya berbalik. Sebelum produk tiba di Shanghai ,Wang sufeng sudah berpromosi terlebih dahulu.
Dengan begitu , beberapa kolega yang mengenali Wang Sufeng justru sudah menunggu-nunggu produk dan berpikir bagaimana bisa meraup keuntungan dari produk tersebut.
Sebelum bahan tiba di Shanghai sebenarnya 20,000 produk kelas 3 dan 10,000 produk kelas satu
ini sebenarnya sudah dipesan oleh kenalannya.
Karena penjualannya bersifat grosir tentu saja keuntungannya tidak sama dengan orang yang menjual secara eceran. Meski begitu perputarannya lebih cepat dari penjualan eceran tentu nya.
Hanya dengan membuka mulut dan minim usaha. Wang sufeng menghasilkan puluhan ribu hanya dalam satu hari sejak barang-barang itu tiba di shanghai.
Setelah merasakan manisnya Wang sufeng menjadi ketagihan dan berniat melakukan cara ini secara terus-menerus.
Dia bahkan dengan sedikit memohon meminta dikirimi barang kedua dengan jumlah yang lebih banyak.
Karena sifat penjualannya adalah grosir tentu saja beberapa orang bergerak cepat menangkap produk yang dia bawa pulang.
Setelah itu Wang sufeng memesan produk sebanyak dua kali lipat lagi dan membayar biaya awal secara keseluruhannya.
Karena sudah perjanjian di awal maka untuk pemesanan kedua, Wang sufeng harus membayar biaya setengahnya.
Dari pemesanan pertama sebenarnya Wang sufeng harus mengembalikan dana awal sebanyak, Rp 120,000.
Jika dibandingkan dengan uang di tahun 2020 sebenarnya ini sudah setara dengan miliaran rupiah. Jumlah uang yang baili sendiri tidak pernah bayangkan.
Di era modern baili paling banyak, pernah menggenggam uang ratusan juta dan itu masih belum dihitung sebagai hutang.
Ini adalah biaya endorsement dan sebagainya.
Sekarang dia sudah mencapai uang ini yang membuat guan Ru tersenyum lebar. Hutang kain pertama dan kain kedua berikut dengan pemasangan telepon sebenarnya mereka harus membayar sekitar rp100.000.
Memang terdengarnya cukup banyak dan merugikan. Tapi setelah pembayaran penuh dari Wang sufeng ini mereka sebenarnya masih memiliki 20,000 rupiah sebagai keuntungan bersih.
Tapi kegembiraan tidak sampai di situ saja, secara bertahap telepon berbunyi lagi.Ini masih mengabarkan situasi yang hampir mirip dengan Wang Sufang tadi.
Selain mengembalikan dana awal mereka juga memesan produk sebanyak 2 kali lipat. Pemesanan ini juga dibayar setengahnya.
Menghitung uang yang datang, Guan Ru sebenarnya hampir pingsan dan tangannya sudah patah karena berkutat dengan kertas dan pena.
Orang di yang hidup di tahun 2020 sebenarnya mungkin tertawa mendengar jika tangan guan Ru patah demi menulis.
Tapi sebenarnya tidak bisa dikatakan sebagai hal yang dibuat-buat. Orang yang sudah terbiasa mengetik dengan papan keyboard akan tertawa tapi bayangkan saja jika anda perlu menulis dengan pena untuk satu buku tebal dalam waktu 1 hari.
Sesenang dan sebahagia apapun, Anda juga akan letih apalagi tidak ada kalkulator untuk menghitung secara sistematik.Semuanya hanya mengandalkan otak dan tangan.
Apalagi guan Ru hanya memiliki sebelah tangan sebagai tenaga dorongnya.
Hanya setelah ini saja guan Ru berpikir untuk mencari seseorang yang membantunya untuk menulis. Tapi dia masih harus membicarakan ini dengan baik di masa depan. Untuk sekarang pastikan kegembiraan dalam menghitung uang tidak berlalu dengan cepat.
__ADS_1
Setelah tim Wang Sufeng selesai menelpon. Baru kemudian telepon datang lagi dari donghong yang menanyakan situasi keluarganya pada baili.
Dia ingin bertanya pendapat baili tentang apa yang harus dilakukan. Pada saat itu saja Baili tahu dengan kondisi keluarga dong Hong dan mengatakan jika dia sudah bagus dalam membuat keputusan.
kakak ipar yang sekarang menjadi menantu perempuan sebenarnya masih hal yang bagus kok.
Kehidupan wanita di tahun ini sangat berat.
Setelah perceraian sangat lumrah jika orang wanita itu melakukan aksi bunuh diri. Mereka justru akan dikecam jika tidak melakukannya.
Karena perceraian adalah sesuatu yang memalukan dan membuat noda di dalam keluarga kelahiran kembali.
Contohnya jika Anda bertemu dengan keluarga laki-laki yang berniat dijodohkan oleh Mak comblang. Mereka akan melihat kondisi keluarga calon terlebih dahulu . Jika ada kabar keluarga pernah bercerai jadi mereka akan beranggapan pernikahan itu pasti tidak aman dan akan berakhir perceraian juga. Sebab itulah keluarga yang mengalami perceraian di dalamnya ,sangat tidak menerima kembalinya wanita bercerai ke dalam rumah.
Tapi justru merasa keputusan bunuh diri itu lebih bagus lagi.
Sebab itulah Baili mendukung keputusan donghong dan tidak meremehkannya sama sekali.
Awalnya dong Hong juga merasa bersalah dan berpikir baili akan menuduhnya sebagai pria bodoh. Tapi setelah mendengar jawaban Baili ,dia justru berbangga hati dan berpikir ini adalah hal bagus.
Mereka adalah keluarga yang tinggal lama di bawah satu atap. Bagaimana dia tidak tahu tentang perilaku mantan kakak iparnya ini.
Masih seorang wanita yang lembut dan berperilaku baik ,tidak mau melawan meskipun diintimidasi setiap hari .Hanya bisa menangis dan menangis sendirian. Perilakunya sama persis dengan ibu kandung donghong sendiri .
Sehingga donghong merasa kasihan meskipun tidak ada perasaan cinta.
Tapi karena sudah terlanjur memiliki dua wanita dengan perilaku rendah diri ,karena itu dong Hong mendorong adik perempuannya. Agar bersifat percaya diri dan berani melawan atas ketidakadilan yang kemungkinan besar akan dirasakannya suatu hari nanti.
Dengan begitu adik perempuan donghong diberi banyak pilihan untuk menentukan siapa calon pasangannya di masa depan .
Jika pun dia diintimidasi di keluarga suaminya kelak, kakaknya masih hidup dan akan menerima dia selalu.
Dong hong justru menyambut dengan uluran tangan jika dia kembali ke rumah suatu saat.
Mereka tidak lagi bertanya tentang Beijing tapi bertanya usaha apa yang bagus untuk mereka lakukan di kota.
Setelah itu Baili bahkan membuka sebuah koperasi simpan pinjam, hal-hal yang dia buka secara mendadak dan tentu saja dibantu oleh kepala desa .
Walaupun tujuan warga menelpon ke Beijing karena ini bertanya. Tapi kedua lansia ini malah bersemangat bisa mendengar suara-suara yang familiar di telinga mereka.
Hidup di Beijing sangat nyaman untuk makan dan berpakaian bagus. Mereka juga bisa berjalan-jalan dan pergi bertamasya di luar sana.
Tapi masih tidak sama dengan hidup di pedesaan yang serba sederhana namun dikelilingi oleh banyak kenalan lama. Rasanya masih sangat berbeda.
karena itu selain televisi telepon sekarang menjadi hiburan tersendiri untuk keduanya. jika tidak ada yang menelpon ke Beijing maka mereka bisa menelpon kembali ke desa jiang chun.
Cukup panggil seseorang dan tanyakan sesuatu tentang gosip terbaru.
Tapi siapa sangka hari ini mereka ditelepon oleh putra sendiri, Bai you. Putra jauh yang tidak pernah menghubungi dan mengirimi kabar setelah pergi ke kota cahaya.
Mendengar siapa yang ada di seberang ibu baili yang sudah tua jadi tidak bersemangat. Walau bagaimanapun ini adalah putra yang pernah dia lahirkan dengan susah payah.
Tapi putranya ini benar-benar melupakan ibu setelah mendapatkan menantu perempuan. Ibu mana yang senang dengan putra seperti itu.
Jika ini adalah wanita desa yang bergantung keseluruhan kepada putra pertama tentu akan berbeda cerita. Tapi dia adalah ibu tua yang sama sekali tidak perlu mendapatkan dukungan dari mereka .
Jadi dia masih menjawab dengan malas. Yang lebih tidak terduganya adalah Baiyou yang langsung menangis begitu mendengar suara ibu kandungnya.
Saat kembali ke desa Jiang Chun mereka berdua langsung pergi ke rumah Bai xinxin untuk bertanyakan situasi.
Anehnya lagi Bai xinxin bahkan tidak tahu apa yang terjadi antara mereka berdua dan baili. Dengan begini bukankah Baili sendiri tidak menceritakan perseteruan mereka beberapa waktu yang lalu.
__ADS_1
Dengan begitu rasa bersalah semakin dalam dan mereka berdua semakin sadar jika kesalahan ini begitu berat.
"ibu maafkan anakmu yang tidak berbakti ini aku mengaku salah ibu jangan pernah tinggalkan kami huhuhu"
Tentu saja ibu Baili yang sudah tua terkejut mendengar baiyou yang menangis seperti itu. Setelah dewasa putranya bahkan tidak pernah menangis lagi .Meskipun mereka dalam kondisi setengah kenyang.
Jadi kenapa dia berperilaku aneh hari ini.
"Ayou Ada apa nak kenapa kamu menangis, katakan pada ibu apa ada orang yang menggertak kamu di sana Hem?"kata ibu Bali yang sudah tua.
Kata-kata yang penuh dengan perhatian ini justru menambah tangisan yang tidak etis untuk seorang pria dewasa.
"ibu ...
Seketika tidak ada suara di sana. Mana ibu baili tahu jika sebenarnya baiyou yang menangis pergi menjauh dari telepon.Ini karena dia tidak bisa menahan rasa sesak di dadanya.
Rasa bersalah ini kian dalam saja mendengar suara penuh kasih sayang itu. Kenapa dia bisa melupakan kasih sayang yang sebenar hanya karena suara-suara sumbang yang dilepaskan oleh menantu perempuan.
Kenapa dia bahkan tidak menyadari menantu perempuannya adalah wanita yang egois.
Baiyau pergi jadi segera telepon diambil alih oleh Baitou. Putra kedua bai ini masih lebih kuat daripada putra pertamanya .Jadi dia bisa berbicara lancar walaupun sesekali terdengar cegukan.
"ibu apa kabar apakah ibu baik-baik saja dan tidak merindukan kami di sini?"tanyanya seolah-olah tidak terjadi apapun.
"kenapa kau baru bertanya sekarang dari dulu ke mana aja kalian.Kau...
"Ibu maafkan kami, kami tidak berbakti dan tidak tahu salah. tapi kenapa ibu tidak menyebutkan masalahnya sehingga kami tahu lebih awal. ibu lebih baik menegur dan memarahi daripada mendiamkannya seperti ini"kata baitou.
Baitou tahu tidak bermaksud seperti itu. Tapi ibunya yang sudah tua justru sudah sangat tersinggung karena dituduh secara tidak bermoral.
"Hah jadi ini adalah salahku, semua yang aku lakukan agar kalian saudara saling akur dan saling sayang menyayangi. ibu tidak pernah membedakan antara anak perempuan dan anak laki-laki. bagi ibu kalian semua adalah anak-anak yang lahir dari perutku. jadi tidak ada yang berbeda"
Setelah itu ibu baili yang sudah tua langsung mengatakan keluhannya selama ini. Bagaimana dia tidak senang dengan perilaku dua menantu perempuannya.
Dulu sewaktu susah mereka mungkin menahan diri karena tidak nyaman dan tidak memiliki hak di rumah.
Tapi setelah melakukan perpisahan justru mereka memperlihatkan wajah asli masing-masing.
Menyenangkan kedua orang tua sendiri itu memang adalah hal yang baik dan masih dibenarkan. tapi mengapa masih mengabaikan perilaku sopan yang seharusnya dilakukan oleh menantu perempuan pada umumnya.
wajar jika mereka tidak bisa melayani ibu mertua karena tinggal jauh di kota cahaya tapi setelah kembali apa salahnya melakukan itu.
bayi tahu tidak mengetahui tapi setelah diberi tahu akhirnya dia menyadari bagaimana cara layanan menantu perempuan dengan ibu mertua yang tidak setara.
Sesekali kembali ke desa Jiang sebenarnya menantu perempuan bahkan tidak pernah menyapa dengan baik. Mereka menganggap semuanya wajar karena sudah berpisah.Juga wajar jika hanya menunggu nasi yang sudah matang.
Bukankah seharusnya menantu perempuan yang mengambil alih tugas di dapur jika kembali ke rumah ibu mertua.
Tapi mereka merasa wajar hanya duduk berpangku tangan dan menerima masakan yang sudah jadi.Hal-hal yang dilakukan oleh ibu mertua di dapur.
Tidak sampai di situ,ibu Baili juga melepaskan semua nya sekaligus.Ini seperti borok yang bernanah di hati nya.
Jika ingin memberikan sesuatu pada keluarga kelahiran apa salahnya lakukan secara sembunyi-sembunyi. Jadi hal itu tidak menimbulkan rasa iri bagi ibu baili yang sudah tua .
Tapi rasa sakit itu datang saat menantu perempuan berkata "Cincin ini untuk ibuku ,pakaian ini untuk ayahku atau adik perempuanku yang akan menikah harus diberikan sepotong kain yang indah.Atau ibu ku sakit jadi kirim Rp 100 dulu.
Apakah itu kata-kata yang wajar dilemparkan pada ibu mertua. Secara dia tidak pernah mengirimkan satu helai benang pun dari hasil pekerjaan putranya sendiri.
"aku tersinggung dan sangat tidak bisa memaafkan kalian. Putriku menikah lagi tapi apa yang kalian lakukan. Baili tidak pernah mengatakan apapun tapi aku merasa tidak nyaman karena pernikahan itu semua di sponsori olehnya tanpa ada campur tangan kalian sebagai saudara laki-laki.Sekarang kenapa kalian bertanya tentang hak sementara kewajiban tidak pernah terlaksana, Hem?"
Saat ibu tua baili mengatakan begini. Bukankah artinya baili tidak pernah menceritakan keluhannya pada kedua orang tua.
__ADS_1
Jadi kemarahan yang ada untuk baili sebenarnya adalah sesuatu yang tidak perlu. Hanya saja orang tua yang terlanjur merasa sakit hati dengan kedua putra laki-laki.
Putra yang tidak lagi peduli dengan keluarga sendiri.