Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
135


__ADS_3

Wang sufeng duduk di sebuah ruangan kecil dengan sepoci teh dan sepiring makanan kecil.Dia menunggu di sini untuk Ran Shadong.Agak membosankan memang tapi ini akan segera berakhir


"hantu perempuan berencana mengembangkan tokoh pertukarannya di berbagai kota. namun dia memiliki kendala atas beberapa anak kelas 2. Di sini saya mengusulkan agar tokoh pertukaran ini di mendapat dukungan dari militer sepenuhnya"


Apa yang dia katakan segera mendapat perhatian dari semua pemimpin tua yang hadir.


Sudah lama kabar mengenai toko pertukaran ini berhembus dan beberapa orang bahkan mengikuti langkah ini. Namun hanya toko pertukaran dari menantu perempuan Ran shadong sajalah yang dikatakan resmi.


Sekarang dia meminta dukungan dari pihak militer secara langsung. tapi dukungan macam apa Ran Shadong masih perlu menjelaskan.


"dia berencana membuka toko pertukaran untuk setiap kota tapi di sini saya mengusulkan untuk memilih manajer langsung dari latar belakang militer"


"mereka akan digaji dengan gaji yang sama dengan pabrik. Meskipun keuntungannya tidak besar tetapi memberikan gaji pada manajer dan beberapa staff lagi bukanlah hal yang tidak mungkin" katanya pelan.


"maksudnya kamu ingin militer juga mengambil alih toko pertukaran ini?" tanya pemimpin tidak percaya.


"walau bagaimanapun menantu perempuan saya adalah seorang wanita kecil. Dia tidak bisa berlarian dari kota ke kota. kami sudah membicarakannya sebelum ini dia juga setuju atas pengambil alihan ini hanya saja menantu perempuan ingin memiliki dividen yang lebih besar atas usahanya"


"Oh begitu, apakah 2 persen?"


"10% dan ini tidak kurang sama sekali. Tapi kerjasama dengan beberapa pabrik di beberapa kota masih harus ditanganinya"kata Ran shadong lagi.


"meski begitu mengenai sumber daya yang dia miliki untuk membangun toko pertukaran ini masih tidak layak disebut"


Semua orang mengetahui maksud perkataan dari Ran Shadong ini. Sangat disayangkan jika sumber ini tidak diketahui namanya.


Orang ini memiliki sesuatu yang penting di tangannya dan pasti berguna jika sudah ditangan pemerintah.


Tapi sekarang toko pertukaran ini sudah merambah ke berbagai kota. Memang tidak mudah namun tidak sulit untuk militer mengembangkan hal-hal yang sudah jadi.


Baili setuju melepas toko pertukaran ini.Dia sendiri tidak tahu mengapa. untuk pelepasan sepenuhnya diperlukan waktu 3 bulan ke depan.


Alasannya Wang sufeng perlu membuka akses ke tiga kota lagi.


Shanghai, kota M dan kota pelajar.


Pemimpin tua segera saling pandang .Mereka bisa membaca keuntungan apa yang didapatkan jika mereka berhasil mengambil alih toko pertukaran ini.


Adapun waktu tiga bulan yang diminta oleh Ran Shadong ini sebenarnya sangat wajar.


Dalam waktu itu tingkat popularitas tokoh pertukaran mungkin sudah naik di level selanjutnya.


Di samping itu akan ada beberapa prajurit lama yang bisa diserap pada toko ini.


Dengan begitu deviden 10% sangat layak disebut.


"oke kami setuju dengan dividen 10 persen. Mulai sekarang beberapa prajurit militer akan diperbantukan untuk menjamin keselamatan pekerja di toko pertukaran ini" kata pemimpin tua.


meskipun tidak banyak sebenarnya 10% deviden di toko pertukaran dan 1% di pabrik peleburan bisa membuat menantu perempuan dan sadong memiliki gaji tertinggi di seluruh negeri.


Mereka hampir saja menempati diri sendiri karena ini. Kenapa tidak pernah terpikirkan untuk membuka toko seperti ini di masa lalu.


Bukankah negara hanya melarang penjualan dan pembelian secara pribadi tapi bukan penukaran antara barang dan barang.


Nyatanya gadis kecil itu sangat menjanjikan. Dia bahkan bisa melibatkan beberapa pabrik sekaligus untuk melancarkan tokonya.


Hal-hal ini wajib dipelajari lebih lanjut agar toko yang akan mereka militer pegang nantinya tidak akan mengalami kemunduran. Mungkin mereka perlu mengaplikasikan beberapa aturan tambahan di dalamnya.


Ran Shadong berterima kasih pada mereka lagi. Itu mereka masih membahas masalah toko pertukaran dan segera menandatangani surat perjanjian resmi.


Setelah menyelesaikan masalah ini Ran Shadong akhirnya keluar untuk bertemu dengan Wang sufeng lagi.


Wang sufeng yang tidak tahu pekerjaannya sebenarnya sudah dirampok. Masih menyambut paman kecil dengan senyuman yang cerah.


Nanti ketika dia mendapatkan kabar ini dirinya pasti shock berat dan mungkin pingsan di tempat.


Tapi itulah cerita nanti ,sekarang keduanya segera berangkat ke desa yang disebutkan oleh Wang sufeng.


Untuk berjalan dari kompleks militer dan desa tertinggal, keduanya memelukkan waktu lebih dari satu jam.

__ADS_1


Setelah tiba di desa tersebut seperti yang dikatakan oleh Wang sufeng.


Sebenarnya desa ini sangat sunyi dari orang yang beraktivitas.


Pertama kali masuk , keduanya langsung mencari rumah kepala desa.


Untuk mencari rumah kepala desa, anda hanya perlu menemukan rumah yang paling bagus dari rumah-rumah yang lain.


Rumah seperti itu tidak sulit untuk menemukannya.


"halo, kami mencari rumah kepala desa apakah di sini tanya Wang sufeng pada seorang wanita tua yang kebetulan sedang duduk di depan rumah


"Ya ada apa?"dia mengerikan dahinya seraya berpikir apakah orang ini menginginkan sesuatu.


"kami hanya ingin bertemu dengan beliau, ada sesuatu yang ingin disampaikan"kata Wang sufeng lagi.


"Oh tunggu sebentar "kata nya. dia segera memanggil seorang anak dari dalam kemungkinan itu cucunya sendiri.


Anak di bawah umur ini segera berlari ke suatu tempat.Setengah jam kemudian dia kembali lagi bersama pria tua yang sedikit bungkuk.


"Halo, kepala desa kah?"


"Ya saya,ada apa ya?"tanyanya heran. Sangat jarang bertemu orang asing di tempat ini lagi pula di desa sekarang hanya ada orang tua dan anak-anak.


"Ohh begini kepala desa, saya mendengar kabar jika ada beberapa halaman rusak yang dijual di sini. kami ingin melihatnya"kata kata Wang sufeng lagi.


dia juga pernah datang di sini untuk menukarkan barang namun sepertinya tidak ada yang layak dipertukarkan di sini.


Mereka semua mengandalkan gaji yang dikirim anak-anak mereka dari kota.


Untuk mengisi waktu mereka hanya bercocok tanam di belakang rumah demi kepentingan diri sendiri.


Tidak ada lahan yang ditanami padi seperti di desa Jiang Chun.Di sini area lebih condong menanam buah-buahan yang umum.


Setiap penduduk memiliki tanah yang harus ditanami buah-buahan dan mereka diwajibkan untuk menyerahkan hasilnya pada biro khusus untuk dikenali dengan poin.


Sama dengan poin yang akan didapatkan jika anda bekerja di ladang.


Meski begitu masih ada saja rumah milik pribadi yang sampai saat ini statusnya adalah abu-abu.


Banyak rumah seperti itu di tahun. contohnya adalah rumah mantan tuan tanah di tahun-tahun awal pergolakan.


Atau rumah-rumah para pemimpin dan orang kaya lama yang sudah di tarik sebagai tahanan reformasi ke pedesaan.


Rumah-rumah seperti ini tidak bisa dimiliki oleh penduduk setempat. Mereka masih bisa memakai rumah ini semaunya tapi hak milik masih ada pada pemilik asli.


Anak-anak dari penduduk kulit hitam seperti ini hidupnya sangat tidak layak dan melanggar hak asasi manusia.


Mereka disebut sebagai orang yang tidak layak makan di meja yang sama dengan para petani.


Sungguh ironis memang tapi itulah yang terjadi di tahun 70-an setidaknya di dunia novel ini.


Sekarang kabar yang berhembus mengatakan ada dua rumah seperti ini yang dijual oleh anak-anak pemilik asli.


Meskipun harganya sangat jauh menurun namun sangat sedikit orang yang ingin membeli rumah seperti ini.


Siapa yang ingin dihina dan dikritik hanya karena dituduh membeli rumah sarang kapitalisme orde lama.


Rumah ini sejujurnya sudah akan dijual tahun lalu tapi sampai sekarang tidak ada orang yang datang menawar.


Tidak ada yang mengetahui satu tahun setelah reformasi dan keterbukaan semua status dari para penduduk kulit hitam akan dipulihkan seutuhnya.


Berikut dengan pekerjaan lama bahkan harta benda mereka.


Pada saat itu mereka baru mengetahui jika hal-hal ini sangat berharga.Tapi untuk menyesalinya itu sudah sangat terlambat.


Ran Shadong sejujurnya tidak tahu tujuan Baili untuk membeli rumah-rumah seperti ini. tapi dia memiliki prinsip ,asalkan menantu perempuan senang.


Kepala desa segera mengangguk dan mengirim mereka berdua ke halaman rusak yang akan dijual.

__ADS_1


Satu buah rumah megah yang besar kemungkinan milik tuan tanah di zaman dulu terlihat begitu canggung namun sedikit angker.


Luasnya 3 kali lipat dari yang dimiliki yang sekarang disewa oleh Wang sufeng.


Halaman ini memiliki tembok setinggi 2 m yang sepertinya masih kokoh. Namun rumput dan ilalang di dalamnya membuat takut anak anak.


Seorang wanita muda mengintip dari celah dinding. Mengikuti perilakunya mungkinkah ini anak dari pemilik rumah yang rusak.


Ran Shadong pikir baili akan menyukai rumah ini jadi dia bertanya tentang harganya.


"Ini rp3.800, apa suka?"


Ran Shadong dan Wang Sufeng mengeryitkan dahi nya.Harga rumah tabung di kota masih 3000 tapi lahan nya sempit banget .


Halaman yang rusak ini memiliki paling tidak 1000×1000 M.Ini masih sangat murah di tambah lagi kayu nya di jaga dan masih kuat bertahan untuk sepuluh tahun lagi.


Kepala desa menganggap harga ini masih mahal. dia takut pembeli akan menolaknya karena status rumah ini yang tidak menyenangkan.


Jadi dia buru-buru berkata"Rp 3500 tidak kurang. ini bisa dikatakan menjual rugi. Lihat saja harga rumah di kota, anda tidak akan menemukan harga rumah yang murah seperti ini lagi di masa depan"


Berbicara secara asal acak tapi sebenarnya itulah yang akan terjadi.


"apakah hanya ada rumah ini saja?"tanya Ran Shadong.


Pria tua itu menunduk lesu dia pikir rumah ini tidak akan terjual sampai kapanpun.


"masih ada satu di depan tidak jauh dari gerbang masuk desa, ayo aku tunjukkan" kata nya.


Mereka bertiga berjalan lagi menuju pintu masuk gerbang. Di sana ada sebuah rumah namun luasnya lebih kecil dari rumah yang pertama.


Rumah ini dibangun dengan beton bertulang berbeda jauh dengan rumah yang pertama tadi.


Kepala desa menawarkan harga yang lebih murah tentunya yaitu Rp 3.000.


Desa hanya akan mengambil 10% dari harga yang beli. Jika pembeli tidak jadi membeli rumah ini, bukankah akan membuat desa dirugikan.


Jadi dia buru-buru menurunkan harga sebelum orang ini berbicara. Yang tidak dia duga adalah Ran Shadong membeli keduanya sekaligus tanpa menawar lagi.


Segera saja proses jual beli dan mengalih nama dilakukan.


Kadang-kadang masuk dan Wang sufeng tidak berhenti sampai di sini dia pergi ke desa-desa terpinggirkan yang lain.


Mereka mendapatkan empat rumah lagi di desa yang berlainan. Harga-harga halamannya rusak ini membuka mata untuk keduanya.


Di kota kekaisaran rumah yang disewa Wang sufeng sebenarnya juga turut dijual oleh pemiliknya namun harganya adalah Rp 5 .200.


Tapi Baili tetap menginginkan halaman rusak itu. Sehingga uang Subang juga sudah melobi pemilik rumah sebelumnya.


Sekarang dengan harga yang sama mereka bisa membeli dua halaman rusak sekaligus yang luasnya berbeda jauh.


Selagi berjalan Wang sufeng dikabari jika toko pertukaran sudah diambil alih oleh militer dan mereka hanya akan bekerja tiga bulan ke depan.


Jelas terlihat wajah Wang sufeng yang terlihat kecewa dengan pengaturan Bibi kecil. Tapi bagaimanapun dia hanya bekerja dan uang yang dihasilkan juga tidak mengecewakan.


"Bibi kecilmu berkata tugas sebenarnya bukanlah untuk membuka toko pertukaran namun membeli lahan-lahan rusak seperti ini. Ambil waktu tiga bulan ini untuk membeli halaman rusak sebanyak mungkin di tiga kota lagi" Kata Ran Shadong.


"apakah Bibi kecil berkata begitu?"sejak bekerja di bawah sayap baili, Wang Sufeng menganggap kata-kata Baili adalah kata-kata dari dewa.


"Hem saya tidak pernah menyembunyikan apapun dariku. Dia bilang kau harus mulai belajar mandiri tentang usaha dan mengembangkan diri sendiri tanpa bergantung dengan orang lain. dalam 3 bulan ini kalian akan diatur untuk pergi ke tiga kota besar. usahakan untuk membeli lahan halaman yang rusak lebih banyak saat itu. tentu saja komisi yang kau miliki tidak akan berkurang" kata Ran shadong yang mencoba bersikap sombong.


Wang sufeng segera mengerti, Bibi kecil juga pernah mengatakan jika dia perlu mengumpulkan banyak harta untuk 2 tahun. Dengan properti yang dia miliki dia bebas memindahkan haukou perkotaan.


Namun sampai sekarang Bibi kecil berkata memindahkan hakou sekarang bukan saat yang tepat.


Itulah sebabnya dia belum memindahkan haukou nya dan dia masih tercatat sebagai penduduk Jiang Chun.


"Shanghai,ya oke,kupikir jadi penduduk kota Shanghai juga bagus hahaha" kata nya puas.


Pada penghujung hari keduanya pulang dengan beberapa sertifikat sebagai piala. Ketika pulang mereka berdua merasa seperti seorang jenderal yang kembali dari medan perang dengan kemenangan mutlak.

__ADS_1


Puas


__ADS_2