Pot Emas Di Era 70

Pot Emas Di Era 70
210


__ADS_3

Baili yang saat ini sedang jauh di ibukota sama sekali tidak masuk campur urusan donghong dan keluarganya .Jujur dia hanya ingin membantu seseorang dengan pancing bukan dengan ikan.


Tapi apa yang terjadi dengan Dong Hong sudah membuka atau pikiran orang-orang desa setelah itu. Mungkin mereka membutuhkan waktu agak lama untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.


Ini di picu dengan hal yang tak terduga.Hal yang terjadi dari sisi kepala desa sendiri. Dia langsung mengirimkan keturunan nya yang masih muda dan cakap pergi ke kota Jiang untuk menyusul dong Hong di hari kedua.


Saat di tanya kenapa kepala desa melakukan hal itu. Kepala desa tidak lagi bersembunyi ,dia justru ingin warganya belajar dari donghong. Bagaimana caranya untuk menjadi kaya.


Kabar ini seperti Guntur di siang hari yang tidak pernah diduga oleh siapapun.Begitu juga yang dirasakan oleh ayah dan Kakak tertuanya.


Pada penghujung hari setelah perpisahan .Mereka masih menatap warga desa dengan pandangan bangga dan seolah-olah berbicara tentang "aku bebas".


Bebas dari anak durhaka yang melakukan kesalahan terbesar di sisi undang-undang.


Mereka juga berpikir jika sudah bebas dari para pecundang di rumah yang hanya bisa menghabiskan uang saja.


Adapun saudara kandung dari ayah dong Hong pula sangat menyetujui langkah ini. Mereka bilang jika akan mendukung ayah dong Hong sepenuhnya setelah ini di masa depan.


Siapa yang menginginkan kerabat memalukan seperti donghong .Yang jelas sudah pernah dikritik karena perilakunya melakukan spekulasi.


Tapi pada hari di mana kepala desa membawa 4 orang cucunya dan satu orang anak laki-lakinya .Dia menarik mereka untuk pergi ke kota Jiang,jadi semua orang tentunya akan bertanya-tanya.


Kenapa dan apa tujuan kepala desa pergi ke kota Jiang bersama sama dengan anak dan cucunya. Sementara biasanya dia tidak seperti itu.


Jika ada kasus khusus penduduk desa adalah orang yang paling tahu sebelumnya.Tapi masalah ini jelas dilakukan oleh kepala desa secara diam-diam.


Ketika pertanyaan itu terjawab semua orang tiba-tiba menganga dengan lebar.


Bukan hanya warga desa yang terkejut. Dua paman dari donghong sendiri juga menyesali usus mereka secara tiba-tiba. Kenapa mereka tidak membuat konsesi terlebih dahulu sebelum melontarkan kata putus.


Jika dong Hong masih berada dalam genggaman tentu dia akan memprioritaskan keluarga sendiri oleh-oleh keluarga kepala desa.


Hanya dengan seperti ini ayah dong Hong lagi-lagi didorong untuk kembali menjemput kasih sayang dengan menantu perempuannya yang dibawa pergi oleh donghong.


Alasannya sangat mudah ,mereka belum bercerai hanya berpisah begitu saja. Dengan begitu bukankah ibu dari donghong masih istri menantu perempuannya secara sah.


Sementara di rumah paman donghong mereka sedang berbicara dengan ayah dong Hong. Bagaimana caranya menarik dong Hong kembali ke pangkuan.


Kepala desa dan 5 pemuda kuat juga sudah tiba di kota Jiang.


Mungkin kepala desa tidak tahu Di manakah dong Hong saat ini tapi mereka sudah berbicara sebelumnya dan mengatakan alamat yang perlu dicari kepala desa Jika dia memiliki masalah.


Jadi dengan mudah kepala desa segera tiba di rumah yang saat ini didiami oleh adik dan ibu dong Hong.


Di depan pintu besar,ibu dan adik perempuan dong Hong baru kembali dari departemen store.Baru satu hari perubahan besar jelas terjadi pada mereka berdua.


Tidak ada lagi pakaian penuh tambalan dan wajah kusam.Mereka memakai pakaian baru dengan corak indah.


Di matanya hanya ada sinar kebahagiaan saja dengan senyum yang merekah.


Dong Hong berjalan di belakang dengan menenteng belanjaan.Entah apa yang mereka beli yang jelas seperti nya ini berat.


"Kepala desa?"sapa mereka semua.


Kepala desa mengganggu tersenyum dan pergi mengikuti langkah dong Hong untuk masuk ke rumah. Dia hanya pernah mendengar tapi baru kali ini melihatnya secara langsung.


Rumah nya memang tidak mewah tapi memiliki di tingkat yang bikin iri.Baru kemudian diketahui jika ini bukan rumah donghong melainkan rumah baili yang dipercayakan padanya untuk dikelola.


Tapi karena semua rumah rusak sudah mengalami renovasi.


Beberapa rumah tampil dalam kondisi yang hampir mirip seperti rumah ini.


Setelah masuk mereka semakin yakin untuk mengikuti Dong Hong.

__ADS_1


Pada hari itu Dong hong mengajak mereka untuk berkeliling mengenal di mana lokasi yang bisa mereka sewa dan dikira berpotensi cukup besar untuk meraih pundi-pundi rupiah.


adapun untuk mengajak mereka berjualan pakaian dari brainly tentu saja tidak mungkin.Karena produk pertama sudah habis,jadi saat ini di Hongkong sedang menunggu pengiriman produk kedua.


Diperkirakan produk kedua paling cepat akan sampai 1 minggu kemudian.Tapi anak dan cucu kepala desa tidak bisa menunggu selama itu tanpa menghasilkan satu sen pun.


Dong Hong mengajak mereka berlima pergi ke pabrik es. Sulit untuk membeli produk es sekarang.


Harga satu batang es krim adalah dua sen. Mungkin sulit untuk membayangkan model es di zaman 70-an tapi kita bisa memperkirakannya seperti bentuk es lilin.Jenis es yang bisa dipotong dua atau satu batang utuh.


Jika dihitung secara benar, anda bisa membeli lima potong es krim dengan harga 7 sen artinya anda bisa mendapatkan tiga sen sebagai selisih.


Masalahnya pabrik tidak akan membiarkan orang membelinya dalam 5 potong.Pesanan hanya akan dipenuhi jika jumlah minimum sekitar 1000 potong.


Inilah yang membuat orang tidak tertarik menjadi penjual es krim. Untuk satu kali pesanan anda harus menghabiskan modal sekitar, 700 sen. Belum lagi dengan modal kotak kardus yang bisa menahan es krim agar tidak mudah meleleh.


Satu kardus masih seharga 100 sen.


Di bawah pimpinan dongho mereka memesan 3000 batang es krim dan dua kotak kardus. Keluarga song tidak memiliki dana jadi dong hong dengan sukarela meminjamkan uang sendiri sebagai modal awal.


Ini bisa dikatakan sebagai bentuk terima kasih karena kebaikan kepala desa atas kejadian semalam yang berakhir manis.


Tapi untuk setiap pembelian 3000 batang es krim anda akan masih akan mendapatkan 100 Batang sebagai bonus gratis.


Dari seratus batang ini saja sudah bisa mengantongi 200 sen penuh. itulah sebabnya donghong memesan 3000 batang sekaligus.


Karena orang tua sendiri yang mempercayakan masalah ini kepada dong Hong. Keluarga song sama sekali tidak bertanya, mereka hanya mengikuti apa yang dikatakan oleh donghong.


Pertama-tama bagi 1500 batang untuk di setiap kotak. Es krim saat ini hanya ada rasa kacang hijau dan rasa kacang merah.Jadi tidak terlalu banyak varian rasa di sini.


Satu kotak kardus dikirim untuk mendirikan warung di depan sekolah. Di samping sekolah masih ada sebuah pabrik.


Di sinilah dong Hong mulai mempraktekkan kemampuannya sebagai seorang penjual di masa lalu.


5 song ini sedikit malu dan mereka tidak bisa menjerit seperti yang dikatakan oleh dong Hong. Dong hong juga tidak memaksakan mereka untuk ikut-ikutan berteriak.


Dua sen itu cukup mahal tapi jika anda bisa membaginya dengan satu set lagi mungkin beberapa orang akan tertarik.


Satu persatu anak-anak bergegas keluar untuk membeli es krim. Saat ini belum musim panas tapi cuaca memang sedikit hangat.


Bisa membeli es krim dengan harga satu sen itu sudah merupakan sebuah kemewahan. tapi ini adalah kota Jiang bukan desa yang Chun.


Anak-anak yang bisa pergi sekolah juga bukan anak-anak pedesaan yang tidak pernah melihat uang.


Dengan itu satu persatu batang es krim terjual membuat keluarga song ini bersemangat.


Namun begitu 1500 batang es krim dijual oleh para pemula tentu tidak mudah untuk menghabiskan.


Melihat keluarga song sudah belajar dari sini .Jadi dong Hong menarik dua diantara mereka untuk pergi ke pabrik lain.


Jarak antara sekolah dan pabrik ini sekitar 20 menit berjalan kaki. yang ditinggal juga mengerti dan mereka aktif setelah ditinggalkan oleh donghong.


Di depan pabrik donghong juga melakukan hal yang sama.Di berteriak mempromosikan produk es krim mereka.


Tapi di pabrik tidak ada anak-anak, mereka justru akan langsung membelikan satu batang sekaligus.


1 jam kemudian keluarga song di pabrik juga sudah bisa berteriak seperti yang dia lakukan sebelumnya.


Mendapati hal ini dong Hong berlari lagi ke depan sekolah untuk melihat mereka yang dia tinggalkan.


Warga desa adalah orang-orang yang tahan banting dan keras dalam belajar jadi tidak sulit berteriak dan menerima uang. Apa yang dilakukan oleh donghong sebelumnya mereka pelajari dengan cepat dan ketika dong Hong datang tidak ada lagi rasa khawatir melainkan senyum yang semakin lebar.


Donghong juga buat hati melihat ini. jadi dia bisa santai meninggalkan mereka tanpa khawatir.

__ADS_1


Hanya saat makan siang keluarga song harus kembali beristirahat dan berjualan lagi setelah itu.


Namun yang tidak diduga adalah 3000 batang es krim tadi sebenarnya sudah terjual habis sebelum waktu makan siang tiba.


Donghong yang kembali ke rumah bertemu lagi dengan kepala desa. Mereka berbincang-bincang tentang bagaimana kelanjutan setelah ini.


Siapa sangka pembicaraan belum selesai tapi tim song yang ditinggalkan tadi kembali lagi dengan kotak es yang kosong.


Ketika disebut jika 3000 es krim sudah habis terjual kepala desa lagi-lagi tercanang. dia benar-benar tidak percaya bagaimana kemampuan daya beli orang-orang di kota.


Apalagi dia sendiri sudah mendengar dari donghong berapa yang akan didapatkan oleh para cucu saat menjual produk tersebut.


Untuk 1000 batang es krim kelompok song masih mendapatkan keuntungan sekitar 600 sen. tapi masalahnya mereka berhasil menjual sekitar 3000 es krim sekaligus ditambah 100 Batang sebagai.


Karena tidak tidak ingin terjadi selisih paham .Donghong langsung menghitung semuanya yang langsung dipotong sebagai modal awal.


Untuk 3000 batang saja mereka sudah mendapat keuntungan bersih sebanyak Rp 100 dan 800 sen. 100 batang es krim yang menjadi bonus sebenarnya sudah mengembalikan dana 2 kotak kardus busa tadi.


Hari ini 5 keluarga song tiba-tiba bersemangat lagi dan mereka ingin cepat-cepat pergi kembali berjualan.


tapi sebenarnya ini bukanlah ide yang baik.


"sebenarnya Bibi kecil yang sudah mengusulkan tentang penjualan es krim ini. jika memang laku keuntungannya masih lumayan tapi harus diingat tentang cuaca juga. es krim adalah produk yang mudah meleleh jadi produk harus dihabiskan hari ini juga. jika membeli lagi mungkin lebih baik membelinya sekitar 1000 potong dulu"


Maksud dong hong mereka bisa saja membeli produk lagi dari pabrik tapi jangan terlalu banyak karena jika sore orang tidak akan mengingat tentang es krim lagi.


Lagi pula es krim model ini tidak bisa disimpan untuk dijual besok. karena mereka tidak memiliki kulkas.


Karena pengingat dari donghong ini mereka masih bersemangat untuk menjualnya di sesi sore. Tapi hanya berani memesan seribu batang es krim saja.


Di pagi hari kelompok ini sama sekali tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli es krim di pabrik. Tapi sekarang mereka bisa membelinya dengan modal sendiri jika hanya 1000 batang.


Harga beli 1000 batang adalah Rp100 dan 400 sen, tapi karena pembelian hanya 1000 batang maka tidak akan ada bonus diberikan sama sekali.


Tapi karena dari seribu batang ini kelompok song masih mendapatkan keuntungan sekitar 600 sen yang cukup lumayan.


Sebelum terlalu sore tim ini kembali dengan gaya pahlawan yang pulang dari perang.


400 x600


Dengan perputaran 1 hari ini kiranya kepala desa kembali bersama anak dan para cucu dengan 200 rupiah dan 100 sen di tangan.


mereka menitipkan dua kotak kardus di rumah dong Hong sebelum kembali yang artinya mereka akan datang lagi besok untuk berjualan es krim.


rp200 hanya didasarkan dengan keuntungan satu hari penjualan saja. Ini tiba-tiba membuat warga desa Jiang Chun geger.


walaupun metode ini dikatakan berasal dari Bali yang jauh di Beijing sebenarnya mereka masih khawatir.


tapi begitu kepala desa kembali beberapa orang langsung datang untuk bertanya apa yang terjadi di kota.


kepala desa tidak menyembunyikan


nya sama sekali .Karena memang niatnya ingin mendorong orang-orang untuk maju bersama-sama.


Melihat keuntungan bersih adalah rp200 dan 100 sen ,ini membuat semua orang segera mendidih. Ini baru keuntungan untuk 1 hari jadi, bagaimana jika itu satu minggu dan satu bulan kemudian kemudian.


Mereka ingin mengikuti kelompok song untuk pergi ke kota Jiang untuk bertanya langsung kepada dong Hong. Apalagi yang harus dilakukan untuk menjual produk yang menghasilkan ,tidak mungkin mereka ikut-ikutan menjual es krim seperti yang dilakukan oleh kelompok song.


Kepala desa senang dan mendukung mereka untuk pergi.


Tapi kali ini orang-orang benar-benar harus berterima kasih lagi kepada baili di atas idenya bagaimana cara meraih uang. Semua ini adalah ide dari baili dan donghong hanyalah orang yang berperan sebagai perantara.


Pada hari itu komune mendapatkan sebuah fenomena baru. Beberapa warga desa Jiang khususnya buru-buru pergi menelpon ke sisi Baili. Dari kepala desa mereka juga mengetahui jika saat ini Baili memiliki telepon sendiri di rumah.

__ADS_1


Siapapun bisa bebas pergi dan bertanya langsung kepada dirinya tanpa ada orang ketiga.Masalahnya apakah anda memiliki cukup uang untuk membayar sambungan telepon.


__ADS_2